Connect with us

Market

Pasar Kripto Lesu, Tapi Data Industri Justru Cetak Rekor Baru

Tim Research Tokocrypto menilai untuk saat ini, pasar kripto masih menghadapi tekanan harga.
Pertumbuhan penggunaan stablecoin, DeFi, tokenisasi aset, prediction market, dan adopsi institusional tunjukkan industri tidak berhenti berkembang.

Tivan

Published

on

Ilustrasi market aset kripto. Sumber: Shutterstock.

Pasar kripto masih berada dalam tekanan, tetapi sejumlah laporan terbaru menunjukkan bahwa fundamental industri justru terus menguat. Meski harga aset utama melemah, penggunaan stablecoin, tokenisasi aset, hingga prediction market mencatat pertumbuhan signifikan.

Menurut laporan Bitwise dikutip BeInCrypto, volume stablecoin mencapai rekor US$1,79 triliun pada Juni 2026, meskipun total suplai stablecoin menyusut. Kondisi ini menunjukkan bahwa pasar mungkin sedang menilai kripto seperti berada dalam fase bear market, sementara penggunaan infrastrukturnya terus meningkat.

Pada kuartal kedua, pasar kripto mencatat penurunan untuk kuartal ketiga berturut-turut, menjadi rangkaian pelemahan terpanjang sejak 2022. Bitwise 10 Large Cap Crypto Index turun 15,4%, sementara ETF Bitcoin spot mencatat kuartal terburuk dari sisi outflow.

Kinerja Indeks Kripto Kapitalisasi Besar Bitwise 10. Sumber: Bitwise.
Kinerja Indeks Kripto Kapitalisasi Besar Bitwise 10. Sumber: Bitwise.

Harga Turun, Aktivitas On-Chain Tetap Tumbuh

Meski harga melemah, Bitwise menilai fondasi industri kripto kini jauh lebih kuat dibanding siklus sebelumnya. Dibandingkan titik terendah pada 2022, aktivitas transaksi Ethereum naik sekitar 13 kali lipat.

Nilai yang terkunci di DeFi juga meningkat lebih dari 60%, sementara aset stablecoin secara umum hampir dua kali lebih besar dibanding periode bear market sebelumnya.

Laporan tersebut menunjukkan adanya perbedaan besar antara harga pasar dan perkembangan infrastruktur. Di satu sisi, mayoritas aset besar masih bergerak negatif. Di sisi lain, likuiditas, partisipasi institusional, dan penggunaan jaringan terus berkembang.

Kondisi ini kembali memunculkan pertanyaan apakah pasar kripto sudah mendekati dasar bear market, terutama karena aktivitas fundamental tetap meningkat meskipun harga belum pulih.

Baca juga: Altcoin Season Mulai Terlihat? Indeks Naik saat Dominasi Bitcoin Melemah

Stablecoin dan Derivatif Jadi Pendorong Utama

Stablecoin menjadi salah satu sektor paling kuat sepanjang kuartal terakhir. Bitwise menyebut stablecoin telah menyelesaikan transaksi sekitar 2,3 kali lebih besar dibanding volume pembayaran Visa dalam satu tahun terakhir.

Pada Juni, volume transfer stablecoin mencapai rekor US$1,79 triliun berdasarkan data Visa Onchain Analytics. Peningkatan ini didorong oleh meningkatnya penggunaan stablecoin oleh institusi.

Volume Spot Bulanan di Bursa. Sumber: WuBlockchain.
Volume Spot Bulanan di Bursa. Sumber: WuBlockchain.

USDC memimpin aktivitas tersebut dengan menyumbang sekitar dua pertiga dari total volume. Hal ini menunjukkan bahwa stablecoin yang lebih teregulasi mulai mendapatkan porsi lebih besar di kalangan institusi.

Aktivitas perdagangan juga menunjukkan pola yang menarik. Volume spot di bursa utama turun sekitar 5% dari Mei, tetapi volume derivatif naik sekitar 4%. Artinya, trader aktif masih tetap terlibat di pasar, meskipun minat pembeli ritel cenderung melemah.

Tokenisasi Aset dan Prediction Market Cetak Rekor

Selain stablecoin, sektor tokenisasi aset dunia nyata atau real-world assets juga terus tumbuh. Nilai tokenized assets naik 50,3% sepanjang tahun ini menjadi US$32,89 miliar.

Prediction market juga mencatat rekor baru dengan volume US$43,2 miliar pada kuartal tersebut. Angka ini hampir 18 kali lebih besar dibanding periode yang sama tahun lalu.

Saham-saham perusahaan kripto juga relatif kuat. Bitwise Crypto Innovators 30 Index naik 30,6%, menunjukkan bahwa sebagian perusahaan di sektor ini tetap menarik bagi investor meskipun harga aset kripto utama melemah.

Beberapa aplikasi kripto juga terus mencatat pendapatan besar. Hyperliquid, PancakeSwap, dan Aave masing-masing menghasilkan hampir US$900 juta pendapatan dalam satu tahun terakhir.

Di sisi kepemilikan Bitcoin, investor individu masih memegang sekitar dua pertiga dari total suplai. Namun, institusi dan fund tercatat membeli sekitar 829.000 BTC pada 2025, sementara wallet ritel menjual sekitar 696.000 BTC menurut data River.

10 Aplikasi Kripto Teratas Berdasarkan Pendapatan. Sumber: Bitwise.
10 Aplikasi Kripto Teratas Berdasarkan Pendapatan. Sumber: Bitwise.

Data tersebut menunjukkan adanya pergeseran kepemilikan dari ritel ke institusi. Pada saat yang sama, penasihat keuangan disebut semakin tertarik pada stablecoin dan tokenisasi aset dibanding eksposur langsung ke Bitcoin.

Tim Research Tokocrypto menilai untuk saat ini, pasar kripto masih menghadapi tekanan harga. Namun, pertumbuhan penggunaan stablecoin, DeFi, tokenisasi aset, prediction market, dan adopsi institusional menunjukkan bahwa industri tidak berhenti berkembang.

“Jika tren penggunaan ini terus berlanjut, fundamental yang semakin kuat dapat menjadi dasar untuk siklus pemulihan berikutnya. Namun, pasar masih perlu membuktikan apakah pertumbuhan aktivitas benar-benar mampu mendorong harga aset kripto kembali naik,” pungkasnya.

Baca juga: Apa Itu $CASHCAT? Meme Coin Viral dari Robinhood Chain


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending