Market
Pasar Kripto Turun ke Level Terendah sejak 2024, Soroti Tekanan Makro
Tim Research Tokocrypto menjelaskan laporan CoinGecko menunjukkan bahwa pasar kripto pada kuartal kedua 2026 tidak hanya menghadapi koreksi harga.
Penurunan juga aktivitas di beberapa metrik penting seperti stablecoin, spot trading, dan perpetual trading.
Pasar kripto kembali mengalami tekanan besar pada kuartal kedua 2026. Berdasarkan laporan CoinGecko 2026 Q2 Crypto Industry Report, total kapitalisasi pasar kripto turun 12,6% dan menutup kuartal di level US$2,1 triliun.
Angka tersebut menjadi level terendah sejak September 2024. Penurunan ini juga menandai pelemahan pasar selama tiga kuartal berturut-turut.
Menurut CoinGecko, tekanan terbesar terjadi pada Juni, ketika pasar mencatat koreksi paling tajam sepanjang kuartal kedua. Beberapa faktor utama yang menekan pasar adalah sikap hawkish The Federal Reserve, ketegangan Amerika Serikat dan Iran yang berubah-ubah, serta penjualan Bitcoin simbolis oleh Strategy.
Stablecoin dan Volume Spot Ikut Melemah
Selain penurunan kapitalisasi pasar kripto, CoinGecko juga mencatat pelemahan di beberapa sektor utama. Kapitalisasi pasar stablecoin turun 1,6% menjadi US$305,1 miliar, level terendah sejak kuartal ketiga 2023.
Volume trading spot di centralized exchange juga turun 27,9% menjadi US$1,95 triliun sepanjang kuartal kedua. Penurunan ini menunjukkan bahwa aktivitas perdagangan langsung melemah cukup signifikan di tengah sentimen pasar yang memburuk.

Volume perpetual trading di centralized exchange turut menurun 10% dari US$14,1 triliun pada kuartal pertama menjadi US$12,7 triliun pada kuartal kedua 2026.
Meski pasar secara umum melemah, beberapa sektor tetap mencatat pertumbuhan. Volume prediction market naik 48,7% secara kuartalan menjadi US$113,8 miliar. Di sektor tokenized collectibles, Collector Crypto mendominasi dengan pangsa pasar 62,8% pada Juni 2026.
CoinGecko juga menyoroti adanya perbedaan yang semakin jelas di pasar. Aset kripto besar cenderung tertekan, sementara sebagian altcoin spekulatif masih mampu menarik permintaan. Salah satu contohnya adalah Hyperliquid atau HYPE, yang berhasil masuk 10 besar berkat sentimen terkait ETF baru, prediction market, dan kesepakatan besar dengan Coinbase.
Baca juga: Trading Tokenized Stocks Tembus US$54 Miliar, Trader Kripto Mulai Lirik Saham TradFi
Bitcoin Turun di Bawah US$58.000
Bitcoin ikut menjadi pusat perhatian dalam pelemahan pasar kuartal kedua. Pada awal periode, BTC sempat mencatat kenaikan kuat dengan reli sekitar 27% dari awal April hingga pertengahan Mei.
Namun, tren tersebut berbalik tajam setelahnya. Bitcoin kemudian terkoreksi sekitar 30% dan turun di bawah US$58.000 untuk pertama kalinya sejak September 2024.

Pergerakan Bitcoin mencerminkan tekanan yang juga terjadi pada aset kripto besar lainnya. Meski beberapa altcoin seperti HYPE mampu mencatat performa lebih baik, mayoritas pasar tetap berada dalam tekanan akibat kombinasi faktor makro dan melemahnya permintaan.
Tim Research Tokocrypto menjelaskan laporan CoinGecko menunjukkan bahwa pasar kripto pada kuartal kedua 2026 tidak hanya menghadapi koreksi harga, tetapi juga penurunan aktivitas di beberapa metrik penting seperti stablecoin, spot trading, dan perpetual trading.
“Untuk saat ini, kondisi pasar masih menunjukkan sentimen yang hati-hati. Pemulihan kemungkinan akan bergantung pada perubahan arah kebijakan The Fed, stabilitas geopolitik, serta kembalinya minat investor terhadap aset berisiko,” pungkasnya.
Baca juga: Rahasia SpaceX yang Baru IPO: Punya 18.712 Bitcoin, Lebih Banyak dari Tesla!
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Market6 days agoWaspada Scam Crypto Modus Baru, Tebar Secret Phrase!
-
Altcoin News5 days agoApa Itu $CASHCAT? Meme Coin Viral dari Robinhood Chain
-
Altcoin News5 days agoApa Itu Robinhood Chain: Blockchain Meme Coin Pesaing Solana?
-
Market5 days agoPasar Kripto Tetap Kuat Meski Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

