Crypto
Reli Berlanjut, Harga Ethereum Tembus US$1.920
Berdasarkan data pasar terkini, harga Ethereum diperdagangkan di harga US$1.921,68, atau naik sekitar 3% dibandingkan sehari sebelumnya.
Ethereum (ETH) kembali memperpanjang tren penguatannya dengan mencatat kenaikan yang solid dalam perdagangan 24 jam terakhir.
Berhasil menembus level US$1.920, aset kripto terbesar kedua di dunia ini menunjukkan bahwa momentum bullish masih terjaga.
Kenaikan tersebut juga memperkuat optimisme pelaku pasar bahwa Ethereum mulai memasuki fase pemulihan setelah mengalami tekanan cukup besar dalam beberapa bulan terakhir.
Berdasarkan data pasar terkini, harga Ethereum diperdagangkan di harga US$1.921,68, atau naik sekitar 3% dibandingkan sehari sebelumnya.
Sepanjang 24 jam terakhir, ETH bergerak dalam rentang US$1.863,64 hingga US$1.934,87, menandakan dominasi pembeli yang berhasil menjaga harga tetap berada di jalur positif.
Baca Juga: Mulai Pulih, Harga Ethereum Menguat Tipis ke US$1.576
Daftar Isi
Optimisme Pasar dan Akumulasi Investor Menjadi Pendorong
Kenaikan Ethereum diperkirakan didorong oleh kombinasi sentimen positif di pasar kripto dan meningkatnya aksi akumulasi dari investor.
Setelah Bitcoin berhasil mempertahankan pergerakannya di atas level US$64.000, kepercayaan pelaku pasar terhadap aset digital kembali meningkat sehingga aliran modal mulai mengarah ke Ethereum dan sejumlah altcoin berkapitalisasi besar.
Selain itu, Ethereum masih dipandang memiliki valuasi yang menarik setelah sempat terkoreksi lebih dari 17% dalam tiga bulan terakhir.
Kondisi tersebut mendorong sebagian investor memanfaatkan momentum untuk menambah kepemilikan ETH dengan harapan memperoleh keuntungan ketika tren pemulihan berlanjut.
Pergerakan dalam satu jam terakhir yang masih menguat sekitar 0,37% juga menunjukkan bahwa tekanan beli belum sepenuhnya mereda.
Kenaikan Didukung Aktivitas Perdagangan yang Stabil
Reli Ethereum kali ini berlangsung dengan dukungan aktivitas transaksi yang tetap tinggi.
Volume perdagangan dalam 24 jam terakhir tercatat mencapai sekitar US$12,66 miliar, mencerminkan bahwa minat investor terhadap ETH masih cukup besar meskipun pasar telah mengalami kenaikan selama beberapa hari berturut-turut.
Seiring menguatnya harga, kapitalisasi pasar Ethereum meningkat menjadi sekitar US$231,84 miliar, memperkokoh posisinya sebagai aset kripto terbesar kedua setelah Bitcoin.
Kombinasi antara kenaikan harga dan volume perdagangan yang stabil menunjukkan bahwa penguatan saat ini memiliki fondasi yang lebih sehat dibandingkan reli yang hanya dipicu oleh aktivitas perdagangan bervolume rendah.

Tren Jangka Pendek Berubah Semakin Positif
Performa harga Ethereum dalam beberapa periode terakhir mulai menunjukkan perubahan yang cukup signifikan.
Dalam tujuh hari terakhir, ETH berhasil mencatat kenaikan sekitar 10,84%, sementara selama 30 hari terakhir masih membukukan penguatan 8,34%.
Meski demikian, dampak koreksi yang terjadi sebelumnya masih terlihat pada data jangka menengah.
Dalam 60 hari terakhir, Tokocrypto mencatat harga Ethereum masih melemah sekitar 11,66%, sedangkan dalam periode 90 hari penurunannya mencapai 17,49%.
Artinya, reli yang terjadi saat ini menjadi bagian dari proses pemulihan untuk mengurangi kerugian yang sempat dialami investor dalam beberapa bulan terakhir.
Fundamental Ethereum Tetap Menjadi Kekuatan Utama
Selain faktor teknikal, Ethereum juga masih didukung oleh fundamental yang kuat.
Dengan jumlah pasokan beredar sekitar 120,68 juta ETH, jaringan Ethereum tetap menjadi platform blockchain terbesar untuk pengembangan aplikasi terdesentralisasi (dApps), layanan keuangan terdesentralisasi (DeFi), tokenisasi aset, hingga ekosistem NFT.
Aktivitas pengembangan yang terus berlangsung membuat Ethereum tetap menjadi salah satu aset digital yang paling banyak diminati oleh investor institusi maupun ritel.
Baca Juga: Harga Ethereum Kembali Menguat, ETH Bersiap Tembus Resistance US$1.600
Prospek Harga Ethereum Selanjutnya
Secara teknikal, keberhasilan Ethereum bertahan di atas US$1.900 menjadi sinyal positif bagi kelanjutan tren penguatan.
Jika tekanan beli tetap terjaga, ETH berpeluang menguji area resistance berikutnya di kisaran US$1.950 hingga US$2.000, yang merupakan level psikologis penting bagi pelaku pasar.
Sebaliknya, apabila terjadi aksi ambil untung setelah reli beberapa hari terakhir, area US$1.880 hingga US$1.900 diperkirakan menjadi support awal yang akan menentukan apakah tren bullish masih mampu dipertahankan.
Melihat kombinasi antara meningkatnya minat beli, volume perdagangan yang tetap tinggi, serta membaiknya sentimen pasar kripto, prospek Ethereum dalam jangka pendek masih cenderung positif.
Namun, investor tetap disarankan untuk mencermati perkembangan ekonomi global dan pergerakan Bitcoin karena keduanya masih menjadi faktor utama yang memengaruhi arah pasar aset digital.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
-
Academy6 days agoRiset Kripto 6-10 Juli 2026: Bitcoin Rebound, Koreksi Belum Usai?
-
Market6 days agoTrading Tokenized Stocks Tembus US$54 Miliar, Trader Kripto Mulai Lirik Saham TradFi
-
Market6 days agoPasar Kripto Hari Ini 10 Juli 2026: Bitcoin Mulai Pulih Meski Masih Waspada
-
Market7 days agoRisalah The Fed Soroti AI sebagai Risiko Inflasi, Kenaikan Suku Bunga Terbuka

