Connect with us

Altcoin News

Snapshot RNGR Digelar, Ranger Distribusikan 5 Juta USDC ke Holder

Ranger akan melakukan snapshot holder RNGR untuk distribusi 5.047.250 USDC. Menurut Tim Research Tokocrypto, distribusi USDC sebesar ini cukup material dan berfungsi seperti one-time dividend yang bisa mendorong akumulasi menjelang snapshot.

Tivan

Published

on

Ilustrasi stablecoin USDC. SUmber: Shutterstock.

Ekosistem kripto kembali menghadirkan program distribusi dana bagi komunitasnya.

Proyek Ranger Token (RNGR) dijadwalkan melakukan snapshot holder sebagai bagian dari rencana distribusi dana sebesar 5.047.250 USDC kepada para pemegang token.

Menurut laporan Coinmarketcal, Snapshot tersebut dijadwalkan berlangsung pada 12 Maret pukul 11 PM UTC, atau sekitar 4 PM PST, dan akan menjadi dasar penentuan siapa saja yang berhak menerima bagian dari distribusi dana tersebut.

Program ini diumumkan oleh MetaDAO, yang menyatakan bahwa dana USDC telah dipindahkan dari treasury dan liquidity pool proyek untuk kemudian dibagikan kepada komunitas pemegang RNGR.

Distribusi ini menarik perhatian pasar karena jumlah dana yang dibagikan tergolong besar dan berpotensi memengaruhi dinamika perdagangan token menjelang maupun setelah snapshot dilakukan.

Baca Juga: Geger! JPMorgan Terbitkan Surat Utang AS Pertama di Blockchain Solana

Detail Distribusi 5 Juta USDC

Dalam pengumuman resmi, MetaDAO mengonfirmasi bahwa total 5.047.250 USDC telah dialokasikan untuk dibagikan kepada para holder RNGR.

Dana tersebut sebelumnya berada dalam treasury proyek dan liquidity pool, kemudian dipindahkan untuk tujuan distribusi kepada komunitas.

Sebagai bagian dari mekanisme program ini, snapshot akan mencatat jumlah kepemilikan RNGR di setiap wallet pada waktu yang telah ditentukan.

Data tersebut kemudian digunakan untuk menentukan besaran distribusi USDC yang akan diterima masing-masing holder.

Namun, proyek juga memberikan catatan penting terkait kelayakan (eligibility) bagi pemegang token.

Holder RNGR yang menyimpan token di centralized exchange (CEX) atau dalam liquidity pool disarankan untuk memindahkan token mereka ke wallet pribadi sebelum waktu snapshot agar tetap memenuhi syarat menerima distribusi.

Langkah ini penting karena sistem snapshot biasanya hanya menghitung token yang berada di alamat wallet yang dapat diverifikasi secara langsung di blockchain.

Potensi Dampak pada Pergerakan Harga RNGR

Program distribusi dana dalam ekosistem kripto sering kali berdampak langsung terhadap pergerakan harga token terkait.

Menurut analis, skema seperti ini sering memicu akumulasi token menjelang snapshot, karena investor ingin memastikan mereka masuk dalam daftar penerima distribusi.

Sementara itu, Tim Research Tokocrypto menilai bahwa nilai distribusi ini cukup signifikan bagi komunitas RNGR.

“Untuk RNGR, distribusi USDC sebesar ini cukup material dan berfungsi seperti one-time dividend yang bisa mendorong akumulasi menjelang snapshot. Tapi setup seperti ini juga klasik buy the rumor, sell the news: setelah snapshot selesai, tekanan ambil untung bisa meningkat tajam dan volatilitas kemungkinan tetap tinggi di sekitar event,” ujar Tim Research Tokocrypto.

Pola buy the rumor, sell the news memang cukup sering terjadi dalam berbagai event kripto, mulai dari airdrop hingga pembagian reward komunitas.

Investor biasanya membeli token sebelum event berlangsung untuk mendapatkan manfaatnya, kemudian menjual setelah snapshot selesai.

Snapshot dan Airdrop dalam Ekosistem Kripto

Snapshot merupakan mekanisme yang umum digunakan dalam dunia kripto untuk menentukan hak distribusi token, airdrop, atau reward komunitas.

Pada waktu tertentu yang telah ditetapkan, sistem akan mengambil data kepemilikan token di blockchain. Data ini kemudian menjadi dasar pembagian reward kepada holder yang memenuhi syarat.

Program seperti ini sering digunakan oleh proyek kripto untuk meningkatkan partisipasi komunitas, memperkuat loyalitas holder, dan mendorong aktivitas ekosistem.

Namun, di sisi lain, event snapshot juga sering memicu lonjakan volatilitas harga karena adanya perubahan perilaku trading dari investor.

Volatilitas Potensial Setelah Snapshot

Meski program distribusi USDC dapat menarik minat investor, analis juga mengingatkan bahwa volatilitas tinggi kemungkinan terjadi setelah snapshot.

Hal ini disebabkan oleh investor jangka pendek yang hanya ingin memperoleh distribusi reward, kemudian menjual token mereka setelah snapshot selesai.

Jika tekanan jual meningkat setelah event berlangsung, harga RNGR dapat mengalami koreksi dalam jangka pendek.

Karena itu, trader biasanya memantau volume perdagangan, sentimen pasar, dan distribusi token untuk memahami potensi pergerakan harga setelah snapshot.

Baca Juga: Solana dalam Sorotan: Sentimen Terendah dan Tantangan di Depan

Dengan demikian, snapshot RNGR untuk distribusi lebih dari 5 juta USDC menjadi salah satu event menarik dalam ekosistem kripto saat ini.

Dengan jumlah dana yang cukup besar, program ini berpotensi mendorong akumulasi token sebelum snapshot sekaligus meningkatkan aktivitas komunitas.

Namun, seperti banyak event serupa di pasar kripto, investor juga perlu memperhatikan potensi volatilitas setelah snapshot, terutama jika terjadi aksi ambil untung dalam jumlah besar.

Bagi holder RNGR, memastikan token berada di wallet pribadi sebelum waktu snapshot menjadi langkah penting agar tetap memenuhi syarat menerima distribusi USDC dari program ini.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending