Connect with us

Bitcoin News

Strategy Borong 4.603 Bitcoin Senilai US$370 Juta, Michael Saylor Kembali Gas?

Tim Research Tokocrypto mengatakan pembelian tersebut membawa total kepemilikan Strategy menjadi 845.050 BTC, dengan total biaya akuisisi sekitar US$63,73 miliar dan harga rata-rata US$75.412 per Bitcoin.

Tivan

Published

on

Mantan CEO dan salah satu pendiri MicroStrategy, Michael Saylor.

Strategy Inc., perusahaan yang dikenal sebagai pemegang Bitcoin korporasi terbesar di dunia, kembali melakukan akumulasi setelah lebih dari dua bulan tidak mencatat pembelian BTC baru.

Perusahaan yang dipimpin Executive Chairman Michael Saylor itu membeli 4.603 Bitcoin senilai US$369,7 juta selama periode 24–30 Agustus 2026. Rata-rata harga pembelian mencapai US$80.318 per BTC, termasuk biaya dan pengeluaran terkait transaksi.

Tim Research Tokocrypto mengatakan pembelian tersebut membawa total kepemilikan Strategy menjadi 845.050 BTC, dengan total biaya akuisisi sekitar US$63,73 miliar dan harga rata-rata US$75.412 per Bitcoin.

Langkah ini menjadi pembelian Bitcoin pertama Strategy sejak Juni 2026. Saylor sebelumnya memberikan sinyal kembalinya strategi akumulasi dengan mengunggah pesan singkat, “We’re back,” menjelang pengumuman transaksi.

US$369,7 Juta Langsung Masuk Bitcoin

Berdasarkan laporan Form 8-K yang diajukan kepada Securities and Exchange Commission (SEC) AS pada 31 Agustus, Strategy membeli 4.603 BTC menggunakan dana yang diperoleh dari penjualan saham perusahaan.

Transaksi dilakukan ketika Bitcoin berada di sekitar level US$80.000 setelah mencatat reli besar sepanjang Agustus.

Harga beli rata-rata Strategy sebesar US$80.318 bahkan berada di atas harga Bitcoin sekitar US$78.000 pada 31 Agustus. Artinya, pembelian terbaru tidak dilakukan ketika BTC berada di titik terendah, melainkan ketika harga sudah bangkit signifikan dari kisaran US$60.000-an pada pertengahan bulan.

Hal ini dapat menunjukkan Strategy masih mempertahankan pendekatan akumulasi jangka panjang dan tidak hanya menunggu koreksi besar sebelum menambah kepemilikan.

Setelah transaksi tersebut, Strategy menguasai sekitar 4% dari batas maksimum suplai Bitcoin sebanyak 21 juta BTC.

Baca juga: AVAX Dibuka untuk 39 Juta Nasabah Schwab, Harga Bisa ke US$9,80?

Strategy Jual Saham MSTR untuk Beli Bitcoin

Dikutip Crypto.news, dana pembelian Bitcoin terbaru tidak berasal dari kas operasional perusahaan.

Strategy menjual sekitar 4,53 juta saham MSTR melalui program at-the-market atau ATM selama periode 24–30 Agustus. Penjualan tersebut menghasilkan net proceeds sekitar US$602,8 juta.

Dari jumlah tersebut, Strategy mengalokasikan:

  • US$369,7 juta untuk membeli Bitcoin;
  • US$151,8 juta untuk membeli kembali saham preferen STRC;
  • US$50,7 juta untuk pembayaran dividen STRC; dan
  • US$30 juta untuk menambah akun likuiditas USD Cash.

Strategi tersebut menunjukkan model pembelian Bitcoin perusahaan masih sangat bergantung pada kemampuan Strategy mengakses pasar modal.

Alih-alih menggunakan seluruh dana yang diperoleh untuk membeli BTC, perusahaan kini juga membagi modal untuk memperkuat likuiditas dan mengelola struktur saham preferennya.

Masih Bisa Jual Saham hingga US$19 Miliar

Strategy juga masih memiliki ruang besar untuk kembali menggalang modal.

Setelah penjualan terbaru, perusahaan memiliki kapasitas sekitar US$19,09 miliar yang masih tersedia untuk penerbitan dan penjualan saham MSTR melalui program ATM.

Secara teoritis, kapasitas tersebut dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, termasuk pembelian Bitcoin tambahan, penguatan cadangan kas, hingga aktivitas pengelolaan struktur permodalan.

Namun, perusahaan belum menyatakan bahwa seluruh kapasitas US$19 miliar tersebut akan digunakan untuk membeli Bitcoin.

Pendanaan melalui penerbitan saham juga memiliki konsekuensi berupa dilusi bagi pemegang saham MSTR yang sudah ada. Karena itu, keberhasilan strategi ini sangat bergantung pada hubungan antara valuasi saham Strategy, biaya modal, dan harga Bitcoin.

Total Pegangan BTC Kini Bernilai Puluhan Miliar Dolar

Dengan kepemilikan 845.050 BTC, perubahan kecil pada harga Bitcoin dapat menghasilkan perubahan nilai aset Strategy dalam skala miliaran dolar.

Total biaya yang telah dikeluarkan perusahaan untuk membangun kepemilikan tersebut mencapai sekitar US$63,73 miliar.

Dengan Bitcoin berada di sekitar US$78.000 pada saat pengumuman, nilai pasar kepemilikan Strategy mencapai kisaran US$65,9 miliar.

Artinya, nilai pasar aset Bitcoin perusahaan berada sekitar US$2 miliar di atas keseluruhan biaya pembeliannya. Namun, selisih tersebut merupakan keuntungan yang belum direalisasikan dan dapat berubah dengan cepat mengikuti harga BTC.

Strategy juga memiliki eksposur yang sangat besar terhadap Bitcoin. Kondisi ini membuat pergerakan saham MSTR semakin terkait dengan harga BTC, tetapi investor tetap harus memperhitungkan utang, saham preferen, kas, serta potensi dilusi saham perusahaan.

Strategy Juga Siapkan Kas US$6,71 Miliar

Menariknya, Strategy tidak hanya memperbesar kepemilikan Bitcoin.

Per 30 Agustus, perusahaan memiliki USD Reserve sebesar US$5,10 miliar dan USD Cash sekitar US$1,61 miliar, sehingga total aset dolar mencapai US$6,71 miliar.

Kedua sumber likuiditas tersebut memiliki fungsi berbeda.

USD Reserve disiapkan terutama untuk mendukung pembayaran dividen saham preferen dan bunga utang. Sementara USD Cash memiliki fungsi lebih fleksibel, termasuk untuk membeli Bitcoin, menambah reserve, maupun kebutuhan pengelolaan modal lainnya.

Langkah mempertahankan miliaran dolar kas menunjukkan model Strategy kini tidak sesederhana menerbitkan saham lalu menggunakan seluruh hasilnya untuk membeli Bitcoin.

Perusahaan mulai menyeimbangkan akumulasi BTC dengan kebutuhan menjaga likuiditas untuk memenuhi kewajibannya.

Saylor Kembali Borong Saat Bitcoin Dekati US$80.000

Kembalinya Strategy ke pasar menjadi perhatian karena terjadi setelah Bitcoin mencatat reli sekitar 24% sepanjang Agustus.

Pembelian terbaru juga menunjukkan perusahaan kembali menjadi sumber permintaan korporasi ketika BTC sedang mencoba mempertahankan momentum di sekitar US$80.000.

Namun, pembelian 4.603 BTC tidak otomatis menjamin harga Bitcoin akan naik.

Dalam skala pasar Bitcoin global, transaksi tersebut merupakan salah satu komponen permintaan dan tetap harus dilihat bersama arus spot ETF, aktivitas investor institusional lain, kondisi likuiditas, serta kebijakan makroekonomi.

Yang jelas, transaksi terbaru menunjukkan Strategy belum meninggalkan strategi Bitcoin-nya.

Setelah sempat berhenti membeli sejak Juni dan mengelola kembali struktur permodalannya, perusahaan kini kembali menambah 4.603 BTC sekaligus menyediakan kapasitas penerbitan saham miliaran dolar.

Jika Strategy kembali menggunakan akses pasar modal tersebut untuk mengakumulasi Bitcoin, pembelian senilai US$369,7 juta kali ini bisa menjadi awal dari fase akumulasi baru Michael Saylor, bukan sekadar transaksi satu kali.

Baca juga: CZ Sebut Miliarder pun Bisa Sulit Punya 1 Bitcoin, Ini Alasannya


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending