Altcoin News
Tim Trump Pindahkan Token TRUMP Senilai US$17 Juta, Isu CLARITY Act
Tim Research Tokocrypto melihat pergerakan ini langsung memicu spekulasi pasar karena wallet tersebut sebelumnya juga pernah menerima token TRUMP dan mengirimkannya ke BitGo.
Tim di balik Official Trump (TRUMP) memecoin kembali menjadi perhatian setelah memindahkan token senilai hampir US$17 juta ke beberapa wallet kustodian Fireblocks. Perpindahan on-chain ini terjadi di tengah meningkatnya pembahasan soal CLARITY Act dan jadwal unlock token TRUMP.
Berdasarkan data Arkham Intelligence yang dikutip CoinGape, tim TRUMP memindahkan 16,84 juta token TRUMP senilai sekitar US$16,91 juta ke tiga alamat Fireblocks Custody.
Tim Research Tokocrypto melihat pergerakan ini langsung memicu spekulasi pasar karena wallet tersebut sebelumnya juga pernah menerima token TRUMP dan mengirimkannya ke BitGo. Arkham mempertanyakan apakah perpindahan tersebut berkaitan dengan distribusi token unlock.
“Spekulasi ini muncul karena sebagian besar suplai TRUMP masih dikendalikan pihak insider, sehingga setiap perpindahan token dalam jumlah besar menjadi perhatian trader,” jelasnya.
Token Dipindahkan ke Tiga Wallet Fireblocks
Perpindahan token TRUMP dilakukan ke tiga alamat berbeda di Fireblocks. Transfer pertama mencakup sekitar 3,555 juta token TRUMP senilai US$5,5 juta. Setelah itu, tim memindahkan sekitar 3,596 juta token ke alamat kedua, lalu sekitar 3,686 juta token ke alamat ketiga.
Total nilai transfer pada saat transaksi berlangsung diperkirakan mencapai US$16,91 juta. Meski perpindahan ke kustodian tidak selalu berarti token akan dijual, pasar tetap menilai aktivitas ini sebagai sinyal yang perlu dipantau.
Dilaporkan Coingape, perhatian semakin besar karena tim TRUMP disebut memiliki kemampuan untuk menjual hingga 96 juta token, atau sekitar 9,6% dari total suplai. Pada harga saat ini, jumlah tersebut bernilai sekitar US$150 juta.
Secara tokenomics, sekitar 80% dari total suplai TRUMP berada di tangan entitas yang berafiliasi dengan Trump dan menjalani jadwal vesting hingga 2028. Kondisi ini membuat risiko suplai dan unlock menjadi salah satu isu utama bagi pemegang token.
Pada saat laporan dibuat, TRUMP diperdagangkan di sekitar US$1,57. Harga tersebut mencerminkan penurunan sekitar 83% dari level tertinggi tahunannya dan hampir 98% dari puncak US$73,43 yang dicapai pada Januari 2025.
Data yang dikutip dalam laporan juga menyebut sekitar 1 juta pembeli telah mencatat kerugian gabungan hingga US$3,81 miliar. Angka ini memperkuat kekhawatiran bahwa tekanan suplai dari insider dapat semakin membebani investor ritel.
Baca juga: Bitcoin dan XRP Rebound Usai Trump Klaim Iran Ingin Berdamai
CLARITY Act Tambah Tekanan Sentimen
Pergerakan token TRUMP terjadi ketika pembahasan regulasi aset digital di Washington kembali memanas. Senate Majority Leader John Thune disebut berupaya membawa CLARITY Act ke floor sebelum masa reses Agustus, meskipun peluang memperoleh 60 suara yang dibutuhkan masih belum pasti.
CLARITY Act merupakan rancangan aturan struktur pasar kripto yang bertujuan memperjelas pengawasan aset digital di Amerika Serikat. Namun, pembahasan RUU ini masih menghadapi sejumlah isu, termasuk aturan etika dan perlindungan konsumen.

Salah satu poin yang menjadi perhatian adalah potensi konflik kepentingan terkait bisnis kripto Donald Trump, termasuk token TRUMP. Sejumlah laporan menyebut pembahasan etika menjadi salah satu bagian penting dalam negosiasi CLARITY Act menjelang vote di Senat.
Karena itu, perpindahan token TRUMP ke kustodian memicu diskusi di komunitas kripto. Sebagian pelaku pasar menilai perpindahan ini bisa saja berkaitan dengan pengelolaan treasury atau distribusi unlock. Namun, tanpa konfirmasi resmi, tujuan transfer tersebut masih belum dapat dipastikan.
Risiko Unlock Masih Jadi Fokus
Bagi investor, isu utama TRUMP saat ini bukan hanya pergerakan harga harian, tetapi juga struktur kepemilikan token. Dengan porsi besar suplai berada di tangan insider, setiap unlock atau transfer besar dapat menciptakan tekanan jual tambahan.
Perpindahan ke Fireblocks memang bisa berarti penyimpanan institusional, manajemen kustodian, atau persiapan distribusi. Namun, pasar biasanya tetap bereaksi sensitif terhadap aktivitas seperti ini, terutama ketika harga token sudah berada dalam tren turun tajam.
Untuk saat ini, outlook TRUMP masih lemah karena kombinasi tekanan harga, risiko suplai, dan ketidakpastian regulasi. CLARITY Act dapat menjadi katalis besar bagi industri kripto AS, tetapi untuk token yang terkait langsung dengan figur politik, pembahasan etika justru dapat menambah volatilitas.
Selama belum ada penjelasan resmi dari tim TRUMP mengenai tujuan transfer ke Fireblocks, trader kemungkinan akan terus memantau pergerakan wallet terkait. Jika token tersebut mulai bergerak ke exchange atau terjadi distribusi besar, tekanan jual terhadap TRUMP dapat meningkat kembali.
Baca juga: Heboh! Profesor Jiang Bongkar Bitcoin Adalah Operasi CIA!
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. IkutiGoogle News Tokonews untuk updateberita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Market5 days agoPasar Kripto Hari Ini 21 Juli 2026: BTC Capai $65.000 Didorong Arus Dana ETF
-
Market4 days agoPasar Kripto Hari Ini 22 Juli 2026: BTC Tertahan di Bawah US$67.000
-
Market3 days agoPasar Kripto Hari Ini 23 Juli 2026: BTC Sideways di Tengah Geopolitik
-
Bitcoin News3 days agoSetelah Tidur 8 Tahun, Dompet Bitcoin Ini Pindahkan BTC Senilai Rp6,9 Triliun

