Connect with us

Altcoin News

Tokenisasi Saham Makin Panas, Harga BABAB Berpeluang Lanjut Reli?

Tivan

Published

on

alibaba

Harga Alibaba Tokenized bStocks (BABAB) naik 3,03% ke US$112,70 dalam 24 jam terakhir, saat pasar kripto secara umum bergerak relatif datar. Kenaikan ini terjadi di tengah menguatnya minat terhadap aset saham yang ditokenisasi atau tokenized stocks.

Berdasarkan data CoinMarketCap, penguatan BABAB lebih berkaitan dengan momentum sektor tokenisasi saham secara keseluruhan daripada katalis spesifik dari Alibaba. Namun, kenaikan harga tersebut masih perlu dicermati karena belum ada faktor tambahan yang teridentifikasi sebagai pendorong langsung.

Aktivitas perdagangan BABAB turut meningkat. Volume transaksi dalam 24 jam melonjak 358% menjadi sekitar US$15,67 juta. Lonjakan volume ini menunjukkan meningkatnya aktivitas pasar, meski belum cukup untuk memastikan apakah tren kenaikan akan berlanjut.

Sektor Tokenisasi Saham Menguat

BABAB bergerak di tengah pertumbuhan pasar tokenisasi saham. Mengacu pada data yang dikutip dalam materi analisis, nilai pasar sektor ini meningkat sekitar 15% dalam 30 hari terakhir hingga mendekati US$3,3 miliar.

Perkembangan regulasi terkait perdagangan saham secara on-chain juga menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan. Jika kejelasan regulasi dan minat pasar terus berkembang, sektor tokenisasi aset dunia nyata atau real-world assets (RWA) berpotensi memperoleh dukungan lebih lanjut.

Meski demikian, pertumbuhan sektor tidak selalu berarti seluruh aset di dalamnya akan mengalami kenaikan yang sama. Pergerakan BABAB tetap dipengaruhi oleh likuiditas, permintaan pasar, serta mekanisme perdagangan token yang digunakan.

Belum ditemukan katalis sekunder yang jelas untuk menjelaskan kenaikan BABAB secara spesifik. Karena itu, penguatan harga saat ini lebih tepat dilihat sebagai bagian dari momentum sektor, bukan sebagai respons terhadap berita terbaru mengenai kinerja bisnis Alibaba.

Analisis Harga BABAB: Resistance US$115 Jadi Perhatian

BABAB
BABAB

Dalam jangka pendek, pergerakan BABAB berpotensi dipengaruhi oleh momentum sektor tokenisasi saham dan sentimen makroekonomi. Data inflasi konsumen Amerika Serikat (CPI) September yang dijadwalkan rilis pada 14 Oktober 2026 menjadi salah satu agenda yang perlu dicermati pasar.

Jika sentimen tetap positif dan harga mampu bertahan di atas US$110, BABAB berpeluang menguji area resistance di sekitar US$115. Penembusan level tersebut perlu disertai volume transaksi yang memadai agar penguatan memiliki konfirmasi lebih kuat.

Sebaliknya, jika harga turun di bawah US$110, momentum bullish berpotensi melemah. Dalam skenario tersebut, area US$108 menjadi level berikutnya yang dapat diperhatikan sebagai potensi area penurunan.

Kendati demikian, level support dan resistance tersebut merupakan acuan teknikal jangka pendek, bukan jaminan arah pergerakan harga. Reaksi pasar setelah rilis data CPI juga dapat mengubah prospek tersebut.

Prospek BABAB Masih Bergantung pada Sentimen Pasar

Kenaikan BABAB sebesar 3,03% menunjukkan bahwa tokenisasi saham tetap menjadi salah satu segmen yang menarik perhatian pelaku pasar. Namun, belum ada bukti yang cukup untuk menyimpulkan bahwa kenaikan ini didorong oleh perkembangan khusus dari Alibaba.

Untuk jangka pendek, pelaku pasar dapat mencermati kemampuan BABAB mempertahankan level US$110, pergerakan volume transaksi, serta respons pasar terhadap data inflasi AS.

Jika momentum sektor berlanjut, peluang pengujian US$115 tetap terbuka. Sebaliknya, pelemahan sentimen risiko atau penurunan di bawah US$110 dapat meningkatkan risiko koreksi harga.

Perlu diingat, token saham memiliki risiko tersendiri, termasuk volatilitas harga, likuiditas, mekanisme produk, dan ketentuan platform perdagangan. Pergerakan harga token juga tidak selalu identik dengan saham yang menjadi acuannya.

Baca juga: Panduan Lengkap Fitur Chatroom Tokocrypto


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Trending

Skip to toolbar