Crypto
Tom Lee Sebut Penurunan Ethereum Bukan Sinyal Bearish, Ini Alasannya
Tim Research Tokocrypto mengatakan pembelian ETH oleh Bitmine menunjukkan bahwa perusahaan masih memiliki keyakinan kuat terhadap prospek Ethereum.
Ethereum (ETH) kembali melemah sekitar 7% dalam sepekan terakhir dan memperpanjang penurunan bulanan menjadi hampir 22%.
Saat ini, ETH diperdagangkan di sekitar US$1.587, sedikit lebih lemah dibanding Bitcoin yang turun sekitar 19% dalam periode yang sama.
Meski harga masih tertekan, Bitmine Chairman Tom Lee menilai penurunan terbaru Ethereum bukan sinyal bearish terhadap fundamental ETH.
Daftar Isi
Tom Lee Soroti Quarter-End Rebalancing
Menurut Tom Lee, tekanan jual Ethereum dalam beberapa hari terakhir lebih banyak dipicu oleh faktor teknikal pasar institusional, terutama quarter-end portfolio rebalancing.
Ia menyebut fenomena ini sebagai bagian dari “window dressing”, yaitu strategi fund manager untuk mengurangi eksposur pada aset yang berkinerja buruk menjelang akhir kuartal.
Dengan cara ini, portofolio terlihat lebih rapi saat laporan kuartalan disampaikan kepada investor.
Penurunan ETH Dinilai Bukan karena Fundamental Lemah
Dilaporkan Coinpedia, Lee menegaskan bahwa pelemahan harga Ethereum tidak mencerminkan melemahnya fundamental jaringan.
Menurutnya, banyak investor institusional melakukan penyesuaian portofolio menjelang akhir kuartal, sehingga tekanan jual dapat meningkat sementara.
Karena itu, penurunan harga ETH saat ini lebih dilihat sebagai dampak rotasi portofolio jangka pendek, bukan perubahan besar pada prospek jangka panjang Ethereum.
Wall Street dan AI Jadi Katalis Jangka Panjang
Tom Lee tetap melihat outlook jangka panjang Ethereum secara positif.
Ia menilai adopsi blockchain oleh Wall Street terus meningkat, terutama untuk infrastruktur keuangan digital dan tokenisasi aset dunia nyata.
Selain itu, Lee juga melihat potensi Ethereum dalam mendukung sistem pembayaran berbasis artificial intelligence di masa depan.
Ethereum Dinilai Masih Memiliki Fundamental Kuat
Menurut Lee, Ethereum berada dalam fase ketika harga tertinggal dari fundamental.
Ia menyebut bahwa jaringan Ethereum terus mendapatkan tambahan aset dan use case baru.
Pertumbuhan tokenisasi real-world assets, meningkatnya penggunaan blockchain oleh institusi, serta potensi integrasi dengan sistem pembayaran AI menjadi faktor yang dapat menopang ETH dalam jangka panjang.
Bitmine Terus Membeli Ethereum
Di tengah penurunan harga, Bitmine justru terus menambah kepemilikan Ethereum.
Pekan lalu, perusahaan membeli tambahan 27.084 ETH.
Dengan pembelian tersebut, total kepemilikan Bitmine kini mencapai 5.700.040 ETH, senilai hampir US$9 miliar.
Bitmine Kuasai 4,7% Supply ETH
Kepemilikan Bitmine kini mewakili sekitar 4,7% dari total circulating supply Ethereum.
Angka ini membuat Bitmine semakin dekat dengan target jangka panjangnya untuk memiliki 5% dari seluruh supply ETH.
Perusahaan kini hanya berjarak sekitar 0,3% dari target tersebut.
Baca juga: Bitmine Beli Ethereum US$90 Juta, Ambisi 5% Supply Kian Dekat
Strategi Bitmine Tetap Agresif
Tim Research Tokocrypto mengatakan pembelian ETH oleh Bitmine menunjukkan bahwa perusahaan masih memiliki keyakinan kuat terhadap prospek Ethereum.
“Alih-alih mengurangi eksposur saat harga turun, Bitmine memanfaatkan pelemahan pasar untuk memperbesar posisi,” ujarnya.
Strategi ini menegaskan pandangan Lee bahwa tekanan harga jangka pendek belum mengubah tesis bullish terhadap ETH.
Whale Selling Tekan Harga ETH
Meski Bitmine terus membeli, tekanan jual dari whale masih membebani harga Ethereum.
Analis crypto Ali Martinez melaporkan bahwa whale Ethereum menjual hampir 550.000 ETH dalam sepekan terakhir.
Nilai penjualan tersebut mencapai sekitar US$880 juta dan ikut mendorong ETH turun di bawah support penting US$1.633.

ETH Uji Support US$1.583
Menurut analisis Martinez, Ethereum kini sedang menguji area support sekitar US$1.583.
Level ini menjadi penting karena berada dekat dengan harga saat ini.
Jika buyer mampu mempertahankan area tersebut, ETH berpeluang membentuk base jangka pendek sebelum mencoba recovery.
Risiko Turun ke US$1.237 Masih Terbuka
Jika ETH gagal bertahan di atas US$1.583, risiko penurunan lanjutan dapat meningkat.
Martinez melihat demand zone berikutnya berada di sekitar US$1.237 dan US$1.089.
Level tersebut dapat menjadi area yang dipantau trader jika tekanan jual whale berlanjut dan buyer gagal mempertahankan support terdekat.
Outlook Ethereum Masih Campuran
Untuk saat ini, outlook Ethereum masih campuran.
Dari sisi fundamental, Tom Lee tetap bullish karena melihat dorongan dari adopsi Wall Street, tokenisasi aset, dan potensi penggunaan blockchain untuk pembayaran berbasis AI.
Namun, dari sisi teknikal, ETH masih berada di bawah tekanan karena whale selling dan kegagalan mempertahankan support US$1.633.
Baca juga: Chairman BitMine Sebut Ethereum Masuki Supercycle Bitcoin
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Altcoin News6 days agoGimana Cara Beli Saham Tokenisasi di Solana? Gini Caranya
-
Academy4 days agoRiset Kripto 22-26 Juni 2026: Bitcoin Menukik, The Fed Siap Naikkan Suku Bunga
-
Market6 days agoGlassnode Deteksi Sinyal Altcoin Season, tetapi Bitcoin Masih Jadi Faktor Utama
-
Market6 days agoPasar Kripto Hari Ini 24 Juni 2026: Bitcoin Koreksi, DEXE dan HEI Melonjak

