Connect with us

Crypto

XRP Bertahan di Atas US$1, Aktivitas Whale Binance Masih Tinggi

Tim Research Tokocrypto menilai kenaikan ini terjadi saat data on-chain menunjukkan aktivitas whale XRP di Binance masih berada di level tinggi.

Tivan

Published

on

Ilustrasi aset kripto XRP. Sumber: FX Empire.

Harga XRP bergerak menguat tipis pada 8 Agustus 2026 di tengah sentimen pasar kripto yang mulai membaik. Pada saat penulisan, XRP diperdagangkan di sekitar US$1,04, naik 0,46% dalam 24 jam terakhir.

Tim Research Tokocrypto menilai kenaikan ini terjadi saat data on-chain menunjukkan aktivitas whale XRP di Binance masih berada di level tinggi.

“Di saat yang sama, XRP Ledger baru saja merilis upgrade v3.3.0 yang berfokus pada peningkatan privasi dan tokenisasi di jaringan,” ungkapnya.

Meski demikian, harga XRP masih bergerak dekat dengan support psikologis US$1. Kondisi ini membuat pasar mencermati apakah aktivitas whale dan arus masuk ETF mampu membantu XRP keluar dari tekanan jangka pendek.

Aktivitas Whale di Binance Masih Tinggi

Data CryptoQuant menunjukkan Whale-Retail Spread XRP di Binance mencapai 57,7%. Angka ini menunjukkan adanya perbedaan besar antara aktivitas pelaku besar dan trader ritel di exchange tersebut.

Analis Amr Taha mencatat bahwa aktivitas whale tetap tinggi meskipun harga XRP masih lemah dan bergerak dekat support US$1. Namun, ia menekankan bahwa data ini tidak boleh langsung diartikan sebagai bukti akumulasi whale.

Menurutnya, Whale-Retail Spread lebih tepat dibaca sebagai indikator meningkatnya perbedaan aktivitas antara pemegang besar dan pelaku ritel di berbagai venue perdagangan.

Dengan kata lain, tingginya aktivitas whale menunjukkan XRP masih menjadi perhatian pelaku besar, tetapi belum otomatis berarti mereka sedang membeli dalam jumlah besar untuk akumulasi jangka panjang.

Aktivitas whale ini muncul bersamaan dengan upgrade XRP Ledger v3.3.0. Pembaruan tersebut bertujuan meningkatkan fitur privasi dan tokenisasi di jaringan, sehingga dapat memperkuat narasi penggunaan XRPL untuk aset tokenisasi.

Upgrade ini juga disebut ikut mendorong kenaikan open interest XRP, menandakan meningkatnya perhatian trader derivatif terhadap token tersebut.

Baca juga: Data Tenaga Kerja AS Mengejutkan, Bitcoin Menguat saat Ekspektasi The Fed Berubah

ETF XRP Catat Inflow Empat Pekan Beruntun

Selain aktivitas whale, sentimen positif juga datang dari produk ETF XRP. Berdasarkan data SoSoValue, ETF XRP mencatat inflow selama empat pekan berturut-turut.

Pada periode 3–7 Agustus, ETF XRP membukukan inflow sebesar US$1,01 juta. Jika tren inflow berlanjut hingga akhir Agustus, produk ETF XRP berpeluang mencatat bulan kelima berturut-turut dengan arus dana positif.

Minat institusional juga mulai terlihat dari pembelian oleh IMC-Chicago, manajer aset dengan dana kelolaan sekitar US$418 miliar. Perusahaan tersebut dilaporkan membeli 50.975 saham ETF XRP.

Secara keseluruhan, ETF XRP kini memiliki total net assets sekitar US$953 juta. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 1,49% dari total kapitalisasi pasar XRP yang berada di kisaran US$65 miliar.

Arus masuk ETF menjadi faktor penting karena dapat menunjukkan meningkatnya permintaan institusional. Namun, inflow yang relatif kecil masih perlu berlanjut secara konsisten agar dapat memberi dampak lebih kuat terhadap harga spot XRP.

Support US$1,01 Jadi Level Kunci

Secara teknikal, grafik harian XRP menunjukkan pola falling wedge. Pola ini sering dianggap sebagai sinyal potensi perubahan tren dari bearish ke bullish, terutama jika harga mampu menembus batas atas pola tersebut.

Namun, XRP saat ini masih menguji support di batas bawah channel sekitar US$1,01. Level ini menjadi area penting yang harus dipertahankan pembeli.

Jika XRP ditutup di bawah US$1,01, tren turun berisiko berlanjut dan tekanan jual dapat kembali meningkat. Dalam skenario tersebut, level psikologis US$1 akan menjadi pertahanan utama berikutnya.

Indikator RSI berada di sekitar 40, menunjukkan momentum masih cenderung berpihak pada seller. Selain itu, histogram volume menunjukkan tekanan jual masih tinggi selama lima hari berturut-turut.

Kondisi ini menandakan trader ritel belum sepenuhnya mengikuti aktivitas whale dan institusi. Jika pembeli ritel kembali masuk dan XRP mampu bertahan di atas US$1,01, peluang pemulihan dapat terbuka.

Target kenaikan terdekat berada di upper Bollinger Band sekitar US$1,14. Penembusan ke area tersebut dapat memperkuat sinyal bahwa pola falling wedge mulai bekerja sebagai struktur pembalikan.

Untuk saat ini, outlook XRP masih hati-hati. Aktivitas whale yang tinggi, inflow ETF empat pekan beruntun, dan upgrade XRPL v3.3.0 menjadi katalis positif. Namun, harga masih perlu mempertahankan support US$1,01 agar risiko penurunan lanjutan dapat dihindari.

Jika XRP mampu bertahan di atas US$1,01 dan tekanan beli meningkat, peluang menuju US$1,14 akan terbuka. Sebaliknya, jika support tersebut ditembus, XRP berisiko kembali melemah meskipun aktivitas institusional dan whale masih cukup tinggi.

Baca juga: Tokenized Stocks: Cara Baru Mengakses Saham Global Lebih Mudah


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending