Trading Untuk Pemula : Mengenal Pasar Bearish, Bullish Dan Sideways

0
2418
bullish dan bearish

Dalam dunia trading baik itu saham, komoditas aset kripto maupun forex terdapat istilah yang sama terhadap kondisi pasar, kondisi pasar tersebut antara lain Bearish, Bullish dan Sideways, mungkin bagi para trader profesional istilah-istilah terebut sudah sangat mengerti.

Apa Itu Bullish dan Bearish

Mungkin bagi para pemula masih ada yang belum paham dengan 3 istilah tersebut, nah pada artikel kali ini akan dijelaskan apa itu Bearish, Bullish dan Sideway.

Bearish

Bearish merupakan kondisi bursa ketika pergerakan harga yang di perdagangkan turun dalam jangka waktu yang cukup lama. Istilah Bearish sendiri di amabil dari kata “Bear” yang berati beruang atau penjual.

kondisi bearish akan membuat harga menjadi menurun atau downtren di karenakan volume penjual lebih banyak di banding pembeli. Pada kondisi bearish akan terjadi yang namanya panic sell atau aksi jual bersamaan. Dan dalam grafik kondisi bearish biasa ditandai dengan warna merah yang berarti harga mengalami penurunan.

Bullish

Iatilah Bullish sendiri di ambil dari kata “bull” yang artinya banteng atau pembeli. Kebalikan dari Bearish, Bullish merupakan kondisi bursa harga saham, obligasi dan komoditas yang di perdagangkan naik dalam jangka waktu yang cukup lama.

Kondisi bullish terjadi karena pembeli lebih banyak dari pada penjual sehingga harga mengalami kenaikan. Dan jika dilihat dari grafik kondisi bullish biasanya di tandai dengan warna hijau yang artinya harga mengalami kenaikan.

Sideways

Sideways adalah kondisi dimana market sedang datar, dimana terjadi keraguan dalam market. Bull dan Bearish sama-sama kuat sehingga menyebabkan Sideways.

Ciri-ciri sideways adalah terbentuknya gunung kecil dan lembah yang dangkal dengan candle hijau dan merahnya berbentuk pendek-pendek , pergerakan market stabil tidak naik tidak juga turun.

Trend bullish akan berakhir pada saat jumlah buy terlalu banyak dan harga sudah terlalu tinggi. Di titik ini, para trader akan menutup posisi buy dan beralih ke posisi sell. Sedangkan sebaliknya, bearish akan berakhir pada saat posisi sell terlalu banyak dan para trader akan memulai posisi close dan beralih membuka posisi buy.

Itulah pengertian tentang Bearish dan Bullish serta Sideways. Kondisi pasar kripto memang sangat fluktuatif, kadang cryptocurrency bergerak naik dan kadang turun. Sah-sah saja kalau Anda ingin membeli kripto pada saat pasar sedang bullish. Atau sebaliknya, menjual semua kripto saat pasar sedang bearish. 

Namun sebagai trader, Anda juga perlu melakukan analisis teknikal sampai akhirnya dapat membuat keputusan kapan harus jual dan kapan harus beli. Ketika melakukan trading ada baiknya untuk melihat fee maker dan transfer fee dari exchange yang dipilih. 

Terutama ketika membeli saat pasar sedang bullish atau menjual saat pasar sedang bearish, tentunya Anda tidak ingin merugi terlalu banyak bukan? Tokocrypto dengan program Freebruary membebaskan biaya maker dan transfer untuk Anda yang melakukan trading kripto. Yuk mulai analisa kondisi pasar dan mulai trading di Tokocrypto!