Mengenal Polkadot dan Solusi Interoperabilitas yang Ditawarkannya

0
69
Solusi Interoperabilitas Polkadot

Sebagian besar cryptocurrency atau aset kripto baru muncul untuk menyelesaikan beberapa masalah dunia nyata menggunakan teknologi blockchain. Polkadot disisi lain, muncul untuk menyelesaikan masalah blockchain itu sendiri. 

Seperti yang dinyatakan dalam situs resminya, Polkadot adalah “teknologi multi-rantai yang heterogen”. Pada dasarnya, Polkadot ditujukan untuk menjadi sebuah blockchain yang menghubungkan banyak blockchain yang berbeda. Polkadot dirancang untuk menyelesaikan beberapa masalah utama yang mencegah teknologi blockchain mencapai aplikasi berskala besar di dunia nyata. 

Dua dari masalah utama Blockchain yang ingin dipecahkan Polkadot, adalah:

  • Skalabilitas

Sederhananya, teknologi blockchain yang ada saat ini tidak dapat menjalankan jumlah transaksi di dunia desentralisasi yang dibayangkan. Saat ini, node jaringan memproses transaksi satu per satu, membentuk kemacetan yang membatasi volume yang lebih tinggi. 

  • Isolasi

Jaringan blockchain tetap terpisah dan independen, kurang interkomunikasi dan interoperabilitas. 

Baca Juga: Polkadot (DOT) Hadir di Indonesia Melalui Tokocrypto, Bisa Diperdagangkan dengan BIDR

Polkadot dapat mengatasi permasalahan diatas, karena inti struktur dari Polkadot sendiri terdiri dari:

  • Relay Chain – rantai Polkadot utama yang akan dihubungkan dengan semua individu blockchain
  • Parachain – singkatan dari ‘parallelized chain’ atau rantai paralel dimana blockchain akan berjalan secara paralel melalui jaringan Polkadot
  • Bridge Chain – Rantai jembatan yang dibuat untuk menghubungkan blockchain yang tidak menggunakan protokol tata kelola Polkadot

Dengan membaca deskripsi diatas, dapat dipahami gambaran singkat mengenai bagaimana jaringan Polkadot akan beroperasi. Menghubungkan ke Relay Chain adalah cara untuk memecahkan permasalahan interoperabilitas dengan fitur smart contract yang memastikan bahwa setiap transaksi antar rantai individu dijalankan dengan tepat. Jaringan blockchain ini terhubung menggunakan kehadiran Bridge Chain, dimana Ethereum atau EOS maupun jaringan lainnya dapat saling berinteraksi menggunakan Polkadot. Sedangkan Parachain dapat menyelesaikan masalah skalabilitas dengan memproses transaksi secara paralel. 

Kemampuan ini menunjukkan bahwa Polkadot menawarkan serangkaian aplikasi yang mulai dibangun di atas platformnya. Harapannya, solusi interoperabilitas yang ditawarkan oleh Polkadot akan mempermudah pertukaran data dan memparalelkan beban kerja antar blockchain, menyelesaikan masalah throughput yang selama ini menjadi batu sandungan untuk diadopsi DApp serta meningkatkan skalabilitas jaringan di beberapa blockchain.