Connect with us

Blockchain

Apa Itu NFT Art? Yuk Kenali Istilah dan Manfaatnya

Published

on

apa saja kelebihan kelebihan nft art?

Teknologi NFT membawa angin segar di dunia cryptocurrency, khususnya bagi para seniman dan kolektor karya seni di seluruh dunia. Beragam karya seni digital diperjualbelikan dalam bentuk token, yang biasa disebut dengan NFT Art. Di Indonesia sendiri, NFT Art sudah sangat digemari oleh para seniman digital. Kira-kira, apa kelebihan NFT Art sehingga bisa menjadi sangat populer? Simak artikel ini untuk informasi selengkapnya!

Apa itu NFT Art

Secara singkat, NFT Art adalah karya seni digital yang diterbitkan dalam bentuk token kripto, dapat diakses dan diperjualbelikan di Blockchain. Perbedaan dengan aset kripto lain adalah NFT Art tidak memiliki nilai tukar, sehingga kepemilikannya hanya dapat dimiliki oleh satu pengguna saja.

Jika kamu masih bingung apa itu nft, silahkan tonton sebentar penjelasannya di bawah ini:

Beberapa waktu belakangan, NFT Art menjadi sangat populer di kalangan seniman digital juga kolektor karya seni. Ternyata, tingginya popularitas NFT Art ini diawali dengan fenomena CEO Twitter, Jack Dorsey, yang berhasil menjual tweet pertamanya dalam bentuk NFT seharga hampir Rp 36 miliar.

Selain CEO Twitter, terdapat pula seniman digital Mike Winkelmann yang dikenal dengan alias Beeple, baru-baru ini menjual karya seni digitalnya dalam bentuk NFT. Karya seni milik Beeple sukses terjual seharga Rp 994,7 miliar.

Meme yang populer di internet sepanjang hampir satu dekade, “Nyan Cat”, juga dijadikan sebagai NFT Art oleh para penciptanya. Meme yang berupa animasi pixel dari seekor kucing berbadan kue yang meninggalkan jejak pelangi ini laku terjual seharga Rp 8,1 miliar.

Fenomena tersebut akhirnya mendorong semakin banyak seniman digital Indonesia untuk menjual karya seni miliknya berupa NFT Art di beragam forum jual-beli berbasis luar negeri. Biasanya, NFT Art dijual atau berpindah kepemilikan melalui proses lelang di berbagai platform lelang online

Keberadaan NFT Art yang mulai marak di dunia kesenian digital ini memberikan pengaruh baik terhadap seniman, dikarenakan kesadaran akan pergerakan dan nilai seni yang dimilikinya akan meningkat. Di sisi lain, NFT Art juga berpotensi menciptakan peran galeri dan museum terkesan sebagai pasar seni yang tradisional. 

Setelah mengalami pertumbuhan besar-besaran, NFT Art sempat mengalami penurunan. Penurunan pada harga serta volume penjualan NFT Art ini menandakan adanya pergerakan dari nilai seni ke arah yang lebih masuk akal, tidak semerta-merta melihat kelangkaan dan kepopuleran dari seniman maupun karya seni itu sendiri. 

Tingkat harga dari NFT Art terus tumbuh jika dibandingkan dengan harga pada tahun-tahun sebelumnya. Melihat semakin maraknya masyarakat yang terjun ke dunia aset kripto dan NFT Art, maka tidak menutup kemungkinan bahwa NFT Art akan terus bertumbuh dan bertahan sebagai alternatif dari galeri serta museum konvensional.

Kelebihan NFT Art Bagi Seniman

Bagi seniman, khususnya seniman digital, menerbitkan karya seni digitalnya menjadi token yang berupa NFT Art merupakan alternatif yang baik untuk dilakukan. Apalagi bagi seniman-seniman yang baru merintis karir di dunia seni. Berikut kelebihan NFT Art yang dapat dirasakan oleh para seniman, yaitu

1. Autentikasi Karya Seni

Para seniman yang menjual karya seni digital miliknya dalam bentuk NFT dapat sekaligus menciptakan batasan untuk menghindari pemalsuan maupun duplikasi karya seni serupa. Sehingga orisinalitas suatu karya seni tersebut akan terjamin dan terdaftar di Blockchain, ibarat sertifikat keaslian.

Hal ini terjadi pada NFT Art yang dilengkapi oleh kode unik, sehingga bersifat collectible atau dapat dikoleksi. Kode unik ini berguna untuk melacak penerbit token, pemilik awal, dan pemilik akhir untuk suatu NFT Art tersebut. Melalui kode unik ini, penggunaan pihak ketiga menjadi berkurang sehingga memungkinkan seniman untuk memiliki royaltinya.

2. Kesempatan yang Sama

Kehadiran NFT Art membuka pintu kesempatan bagi para seniman pendatang baru yang sebelumnya kesulitan untuk masuk ke pameran seni konvensional. Hal tersebut terjadi karena proses menjadikan suatu karya seni digital menjadi NFT Art sangat mudah dan singkat. Proses tersebut dikenal dengan sebutan minting. Dengan demikian, para seniman kini memiliki kesempatan yang sama dalam berunjuk karya.

3. Jangkauan Audiens Meluas

NFT Art dapat menjangkau audiens yang lebih luas hanya dengan melalui proses yang cepat. Karya seni digital milik para seniman tersedia secara virtual dan dapat dengan mudah diakses oleh berbagai kalangan audiens di seluruh dunia tanpa mengenal perbedaan waktu.

Mengapa Orang-orang Harus Beli NFT Art?

NFT Art dapat menjadi alternatif bagi para penggemar dan kolektor karya seni, terutama yang gemar mencari karya-karya seni yang unik dan langka. Para seniman yang menerbitkan NFT Art juga tidak hanya berasal dari dalam negeri, tetapi juga luar negeri. Berikut alasan mengapa orang-orang harus beli NFT Art, yaitu

1. Orisinalitas

Setiap karya seni digital yang beredar dalam bentuk NFT Art sudah terjamin keasliannya, ditandai dengan kepemilikan kode unik. NFT Art memberikan kesan eksklusif bagi para pembelinya, karena karya seni digital yang tersedia di pasar NFT Art ditautkan langsung oleh seniman atau pembuat karya asli. Dengan demikian, karya seni tidak dapat diduplikasi ataupun dimiliki oleh lebih dari satu orang dan hanya dimiliki oleh pembelinya saja.

2. Karya yang Beragam

Para penikmat karya seni digital yang membeli NFT Art akan sangat dimanjakan dengan koleksi karya seni yang sangat beragam. Mereka dapat dengan mudah menemukan dan memilih karya seni yang unik dari berbagai seniman digital, karena katalog tersebut terbuka bagi siapa saja. Jika karya seni yang terdapat pada galeri atau museum masih cenderung konvensional, maka NFT Art dapat menjadi alternatif dengan karya seni digital yang berbeda, khususnya bagi para kolektor.

3. Tidak Mengenal Jarak

Dengan membeli NFT Art, pembeli atau kolektor karya seni tidak perlu pusing memikirkan jarak serta biaya pengiriman yang biasanya sangat menguras kocek. Koleksi NFT Art terbitan seniman digital dari seluruh belahan dunia dapat dengan mudah diakses dan dibeli oleh berbagai kalangan, karena penjualan dan penyimpanannya dilakukan secara digital.

4. Kemungkinan Konversi ke Benda

Selain memperoleh kode unik yang mencirikan orisinalitas serta keunikan dari karya seni yang dimiliki, beberapa NFT yang dibeli oleh kolektor pun dapat  dikonversi ke benda fisik. Salah satunya jika anda membeli NFT di platform NFT Marketplace (TokoMall).

Setelah melihat kelebihan NFT Art, para kolektor karya seni yang sedang mencari karya-karya unik, dapat langsung terjun ke cryptocurrency NFT Art yang sedang booming, nih. Selain itu, para seniman digital juga dapat bersiap untuk listing karya seni terbaiknya di marketplace NFT Tokocrypto yang sudah terdaftar secara resmi di BAPPEBTI.

Salam To The Moon!

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Blockchain

Ini Wujud Pernikahan Metaverse Pertama di The Sandbox

Published

on

The Sandbox gelar pernikahan pertama di dunia metaverse. Foto: Smobler Studios.

The Sandbox akhirnya membawa realitas virtual ke level berikutnya dengan memanfaatkan metaverse tidak hanya untuk bermain game, tetapi juga untuk pernikahan. Untuk menggelar momen suci ini, Sandbox bekerja sama dengan 1-Group dan Smobler Studios.

The Sandbox mengadakan pernikahan pertamanya di metaverse-nya secara hybrid, digital dan kehidupan nyata. Ini merupakan lompatan baru dari perkembangan metaverse dan mendobrak tradisi pernikahan di Asia.

 The Sandbox gelar pernikahan pertama di dunia metaverse. Foto: Smobler Studios.
The Sandbox gelar pernikahan pertama di dunia metaverse. Foto: Smobler Studios.

Baca juga: The Sandbox Rilis Alpha Season 3 Harapkan Pengguna Bahagia di Metaverse

Pengantin yang menikah di metaverse Sandbox adalah pasangan asal Singapura, Joanne Tham dan Clarence Chan, yang merupakan CEO Bandwagon. Mereka merayakan pernikahan pada hari Sabtu (17/9) dalam tema “disko glam 70-an”, yang berlangsung di replika digital The Alkaff Mansion yang terkenal di Singapura.

Desain Pernikahan Metaverse

Untuk momen spesial ini, arsitektur metaverse dan agensi desain Web3, Smobler Studios, membuat aset melalui The Sandbox yang menciptakan The Alkaff Mansion dan arsitekturnya yang khas.

Sementara, pasangan itu secara fisik hadir di tempat hotel dunia nyata bersama dengan beberapa tamu, avatar digital mereka juga hadir dalam metaverse The Sandbox dan dapat dilihat oleh tamu yang bergabung dari jarak jauh. Acara ini diresmikan oleh salah satu pendiri dan kepala operasi The Sandbox Sebastien Borget dalam bentuk avatar digital.

Baca juga: Bank DBS dan The Sandbox Kolaborasi Luncurkan Metaverse Interaktif

Setelah ciuman virtual pertama mereka sebagai suami dan istri, pasangan itu keluar dari Metaverse untuk melanjutkan perayaan mereka secara offline.

Pernikahan digital sangat dapat disesuaikan sehingga dapat dibentuk sejauh imajinasi seseorang membawanya. Pasangan dapat mewujudkan impian fantastis mereka di dunia metaverse, semua tanpa biaya yang lebih besar dan batasan pernikahan fisik di dunia pasca pandemi.

Continue Reading

Blockchain

Game NFT Guild of Guardians Mulai Masuk ke Ranah Esports

Published

on

Game Web3 Guild of Guardians masuk ke ranah eSports. Foto: Guild of Guardians.

Guild of Guardians, game NFT berbasis teknologi Web3 kini mulai merambah dunia eSports. Langkah ini akan semakin memajukan game berteknologi Web3 agar bisa dinikmati semua kalangan.

Game Guild of Guardians telah bekerja sama dengan delapan organisasi eSports profesional terbesar dan paling terkemuka di dunia. Tujuan utama kemitraan ini akan membangun masa depan game Web3 dan hiburan digital, serta membuka pra-registrasi Guild of Guardians ke komunitas eSports terbesar di seluruh dunia.

Di bawah kemitraan ini, nama-nama besar eSports, termasuk Cloud9, Fnatic, Navi, Ninjas in Pyjamas, NRG, SK Gaming, T1, dan Team Liquid akan bergabung dengan dunia fantasi Guild of Guardians. Brand eSports mereka akan menjadi karakter yang dapat dimainkan sepenuhnya.

Game Web3 Guild of Guardians masuk ke ranah eSports. Foto: Guild of Guardians.
Game Web3 Guild of Guardians masuk ke ranah eSports. Foto: Guild of Guardians.

Baca juga: Ini Dia Game RPG Blockchain, Guild of Guardians!

Misi Guild of Guardians

Guild of Guardians yang dikembangkan oleh Immutable Games Studio dan Stepico Games ini bisa melanjutkan misi mereka untuk memperluas pasar. Kemitraan bersama delapan organisasi eSports belum pernah terjadi sebelumnya, maka akan ada potensi eksposur jutaan penggemar mereka — selain lebih dari 250.000 pemain yang sudah terdaftar sebelumnya — untuk masa depan game web3.

“Ini adalah kesempatan luar biasa untuk bekerja sama dengan beberapa nama yang paling menonjol dan dikenal di bidang eSports profesional,” kata Vice President and Game Director for Guild of Guardians, Derek Lau dikutip Venturebeat.

Game Web3 Guild of Guardians masuk ke ranah eSports. Foto: Guild of Guardians.
Game Web3 Guild of Guardians masuk ke ranah eSports. Foto: Guild of Guardians.

Baca juga: Game NFT “Guild of Guardians” Raih Pendanaan $ 5,3 juta. Penjualan Tokennya Laris Manis

“GOG adalah RPG tim mobile yang dibuat untuk pemain dan dirancang sebagai game yang sangat mudah diakses, menjadikannya pintu gerbang yang sempurna ke dunia Web3 untuk semua pemain.”

Penggemar eSports akan dapat mendukung tim dan pemain favorit mereka dengan cara baru dan bermakna, dengan mewakili tim favorit mereka dalam game, melalui aset digital, seperti kripto dan NFT.

Dengan kepemilikan aset digital yang sebenarnya, penggemar akan dapat membuat, memiliki, dan memperdagangkannya, selain bersaing dengan orang lain untuk mendapatkan hadiah.

Continue Reading

Blockchain

CEO Tokocrypto: Web3 Sangat Potensial untuk Masa Depan

Published

on

CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai, menjadi pembicara di loomberg Recovery and Resilience: Spotlight on Asean Business pada Senin (12/9). Foto: Bloomberg.

Tokocrypto terus berkomitmen untuk mengembangkan peluang dan memanfaatkan potensi yang ada di industri blockchain secara maksimal. Dalam acara Bloomberg Recovery and Resilience: Spotlight on Asean Business pada Senin (12/9), CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai, mengatakan situasi crypto winter mungkin akan menghambat arus investasi di industri kripto dan blockchain, tetapi tidak akan menghentikannya.

Crypto winter terjadi berdasarkan pada situasi market saat ini yang umumnya disebabkan oleh inflasi dan lainnya. Namun, kami tahu ini akan berlalu,  karena bear market itu seperti siklus dan akan rebounce kembali. Peluang dan potensi di dunia blockchain dan Web3 akan selalu ada dan menarik investor meski dalam situasi market saat ini,” kata Kai.

“Investor tidak bisa mengabaikan peluang dari blockchain. Cobalah untuk mengenali relevansi blockchain yang jauh lebih luas dengan masa depan, jangan hanya memandangnya sebagai arsitektur teknologi untuk kripto.”

CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai, menjadi pembicara di loomberg Recovery and Resilience: Spotlight on Asean Business pada Senin (12/9). Foto: Bloomberg.
CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai, menjadi pembicara di loomberg Recovery and Resilience: Spotlight on Asean Business pada Senin (12/9). Foto: Bloomberg.

Baca juga: The Merge Ethereum Sukses: NFT Gas Fees Jadi Murah?

Dorong Startup Blockchain di Indonesia

Lebih lanjut Kai menjelaskan bahwa Web3, seperti Gamefi dan metaverse sangat potensial untuk masa depan. Khusus di Indonesia, baik pihak swasta dan pemerintah saat ini mencoba mempelajari implementasinya. Beberapa proyek sekarang sedang dibangun untuk adopsi yang lebih luas.

Blockchain akan terus mengubah berbagai sektor industri secara fundamental. Bagi Tokocrypto, kita akan terus mendorong adopsinya lebih luas dengan ekosistem yang kami bangun. Seperti TokoLabs, yang menjadi program akselerator startup blockchain di Indonesia untuk meningkatkan nilai dan menumbuhkan bisnis mereka dengna berbagai project Web3,” jelasnya.

Menurutnya saat ini, kemitraan dan regulasi telah menjadi kunci penting dalam mendorong adopsi aset digital, khususnya kripto, Web3 dan project blockchain lainnya. Maka dari itu, Tokocrypto selalu membuat peluang potensi kolaborasi dengan berbagai pihak, baik pelaku usaha hingga stakeholders.

Ilustrasi Tokocrypto
Ilustrasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.

Baca juga: BNB Chain dan Google Cloud Kolaborasi Dukung Web3 dan Startup Blockchain

Tokocrypto Bangun TokoLabs

TokoLabs bersama BRI Ventures sendiri telah membantu mengembangkan bisnis berbagai project blockchain dari startup di Indonesia. Startup yang masuk dalam ekosistem TokoLabs akan mendapatkan bimbingan empat pilar utama: Branding dan marketing, strategi investasi, taktik lanskap investasi, dan akses ke peluang pendanaan. 

Adopsi blockchain oleh Tokocrypto bukan hanya dari TokoLabs saja, ada ekosistem TokoVerse telah mengembangkan T-Hub, crypto hub pertama di Asia; TokoMall, NFT marketplace pertama dan terbesar di Indonesia; Kriptoversity, aplikasi edutech blockchain learn-to-earn; TokoCare, program CSR berbasis blockchain, dan inisiatif lainnya.

Continue Reading

Popular