Connect with us

Market News

Wajib Tahu! Inilah Ragam Jenis NFT yang Diperjualbelikan

Published

on

Ragam Jenis NFT yang Diperjualbelikan

Akhir-akhir ini perkembangan NFT di Indonesia bisa dibilang cukup pesat. Bagaimana tidak, saat ini sudah banyak warganet yang memperbincangkan NFT di berbagai media sosial, seperti Discord, Facebook, dan Twitter. Semakin cepatnya perkembangan NFT, semakin banyak pula jenis NFT yang hadir. 

Penasaran apa aja jenis NFT yang diperjualbelikan? Yuk, simak bareng!

NFT, Angin Segar bagi Bidang Seni dan Hiburan

Merupakan singkatan dari Non-Fungible Token, NFT adalah token digital yang ditautkan ke dalam sistem blockchain yang bisa digunakan untuk menjual dan membeli berbagai karya seni, seperti video, musik, tweet, desain, animasi, meme, dan sebagainya. 

Dikarenakan fungsinya yang dapat digunakan untuk menjual karya seni, bisa disimpulkan NFT adalah sebuah angin segar yang hadir khususnya bagi para seniman dan kolektor. Ini dikarenakan, melalui NFT, para seniman secara otomatis akan mendapat bukti sertifikasi kepemilikan karya digital dan bisa menjual karyanya.

Hal di atas juga berlaku untuk penikmat seni dan hiburan. Mereka bisa membeli berbagai karya digital unik di dalam sistem blockchain, dan tentunya mendapat sertifikasi kepemilikan dari sang pembuat karya bila akhirnya penikmat seni sepakat untuk membeli karya tersebut.

Artist dan Collector, Para Aktor dalam Dunia NFT

Dalam dunia NFT, mereka yang menghasilkan dan memamerkan karyanya melalui NFT disebut sebagai artist atau creator. Para creator bisa datang dari berbagai kalangan, seperti seniman dan musisi. Melibatkan NFT dalam pembuatan karya tentu menjadi terobosan bagi para creator karena bisa menghilangkan barrier atau batasan seperti lokasi dan waktu.

Setelah creator, ada collector. Collector adalah mereka yang menikmati seni NFT dan berpotensi untuk membeli karya NFT. Tujuan collector dalam membeli seni NFT pada umumnya adalah karena menyukai seni tersebut atau dijadikan sebagai aset investasi, karena tidak menutup kemungkinan harganya akan melambung tinggi di masa depan.

Jenis-jenis NFT yang Sering Ditemukan

Setelah mengetahui para aktor dalam dunia NFT, berikut jenis-jenis NFT yang populer dan diperjualbelikan saat ini:

1. NFT Art

NFT Art adalah salah satu jenis NFT yang paling banyak dibuat oleh para kreator. Secara sederhana, NFT Art merupakan karya seni yang diterbitkan ke dalam bentuk token kripto dan dapat diperjualbelikan pada sistem blockchain. Karya seni pada NFT Art biasanya merujuk kepada desain, video, logo, dan sebagainya.

Kreator yang akan menjual NFT Art-nya bisa memamerkan karyanya kepada calon kolektor potensial melalui berbagai marketplace yang tersedia.

2. NFT Music

Bagi musisi, NFT bisa digunakan untuk membagikan kepemilikan lagu kepada para pendengar setianya dan kolektor pecinta musik. Terlebih lagi, NFT Music masih terbilang jarang dan sulit ditemukan. Dilansir dari Ditto Music (2/6/21), sampai saat ini kurang lebih terdapat 150 karya NFT Music yang beredar dan akan terus bertambah seiring berjalannya waktu.

Untuk para musisi dan kolektor yang ingin memamerkan serta menikmati NFT Music, Anda bisa mencarinya pada marketplace Opulus. Opulus adalah platform pertama yang mengeluarkan copyright untuk NFT Music dan bisa menjadi opsi bagi para musisi di tengah pandemi COVID-19 untuk mendatangkan passive income

3. NFT Game

Pada dasarnya yang bisa dikategorikan ke dalam NFT Game adalah item atau komponen pelengkap pada game, seperti skin, aksesoris, kartu, dan sebagainya.

Bagi para gamers, tentu hal ini menjadi ladang cuan, karena mereka bisa memiliki NFT Games yang unik dan bisa menjualnya kembali di pasar game berbasis blockchain. Selain itu, jika semakin banyak kolektor yang membeli NFT Game, tentu saja hal ini bisa mendongkrak ekosistem perekonomian di dalam game tersebut.

Itulah ragam jenis NFT yang populer dan sering diperjualbelikan. Untuk melihat lebih banyak koleksi NFT, yuk kunjungi https://mall.tokoscape.com/ dan miliki karya seni NFT sekarang juga!

Market

NGOBRAS Season 2: Dampak Drama FTX dan Genesis ke Market Kripto

Published

on

NGOBRAS Season 2: Bahas Drama Keruntuhan FTX dan Genesis ke Market Kripto.

Keruntuhan FTX membuat dampak sistemis ke market aset kripto dan perusahaan kripto lainnya. Terbaru platform Genesis Trading Global yang memiliki eksposur di FTX, kabarnya bakal mengajukan kebangkrutan, jika tidak mendapatkan pendanaan baru untuk modal operasional.

Kabar potensi kejatuhan Genesis dan krisis FTX yang sempat bikin market kripto anjlok akan dibahas selengkapnya di video terbaru dari NGOBRAS Season 2: Episode 6. Selain itu, Trader Tokocrypto, Afid Sugiono dan Adriansah dari TokoScholar akan membagikan cerita dan analisisnya tentang market kripto di tengah drama FTX.

Baca juga: Genesis Terancam Bangkrut Potensi Kirim Bitcoin ke Titik Rendah Baru

Afid dan Rian juga bahas berita terupdate lainnya seputar dunia kripto dan blockchain. Perlu diketahui, kabar-kabar ini bisa menjadi sentimen pendorong dari pergerakan market kripto selama sepekan belakang.

Tak lupa juga ada watchlist token/koin yang bisa menjadi pegangan investor maupun trader yang diproyeksikan mendapatkan cuan. Namun, sekali lagi perlu riset mendalam juga tentang token atau koin yang disampaikan dalam video tersebut.

Penasaran? Yuk simak video lengkapnya di bawah ini.

Continue Reading

Market

NGOBRAS Season 2: FTX Bangkrut dan Analisis Bottom Harga Kripto

Published

on

NGOBRAS Season 2: Bahas FTX Bangkrut dan Analisis Bottom Harga Kripto.

Krisis yang dialami oleh platform crypto exchange, FTX yang berujung bangkrut menjadi perhatian market sepekan terakhir. Peristiwa ini membuat banyak trader kripto kegocek, karena volatilitas yang tinggi dengan naik-turunnya harga kripto.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono dan Adriansah dari TokoScholar membagikan cerita dan analisisnya tentang market yang kegocek dengan adanya krisis yang dialami oleh FTX yang bangkrut. Bagi kamu yang penasaran bisa langsung aja simak video terbaru dari NGOBRAS Season 2: Episode 5 ini.

“Kayanya kalo ditanya rugi, hampir semua trader spot mungkin mengalami kerugian minggu ini ya. Minggu yang berat buat kita semua. Minggu berdarah-darah, tetap ambil sisi positifnya. Kita analisa bottom-nya, mudah-mudahan bisa dapatkan cuan di kemudian hari,” kata Afid.

bitcoin
Ilustrasi Bitcoin. Foto: Getty Images.

Baca juga: Binance Siapkan Dana Pemulihan, Bantu Perusahaan Kripto dari Krisis

Afid dan Rian juga bahas berita ter-update lainnya seputar dunia kripto dan blockchain. Perlu diketahui, kabar-kabar ini bisa menjadi sentimen pendorong dari pergerakan market kripto selama sepekan belakang.

Tak lupa juga ada watchlist token/koin yang bisa menjadi pegangan investor maupun trader yang diproyeksikan mendapatkan cuan. Namun, sekali lagi perlu riset mendalam juga tentang token atau koin yang disampaikan dalam video tersebut.

Penasaran? Yuk simak video lengkapnya di bawah ini.

Continue Reading

Market

Analisa: Data Inflasi AS Selamatkan Market Kripto di Tengah Krisis FTX

Published

on

market aset kripto

Performa market kripto sepekan ini tampak seperti roller coaster. Investor seakan-akan dibuat tak berdaya dengan gejolak volatilitas yang terjadi di market akhir-akhir ini. Namun, ada angin segar dari data inflasi AS Oktober 2022.

Menjelang akhir pekan, investor dibuat sedikit ‘bernafas’ karena market menunjukan pertumbuhan nilai. Sejumlah aset kripto, terutama yang berkapitalisasi besar atau big cap berada zona hijau pada perdagangan Jumat (11/11) pukul 12.00 WIB. 

Misalnya saja, dari pantauan CoinMarketCap, nilai Bitcoin berada di harga US$ 17.042, naik 4,10% selama 24 jam terakhir dan turun 16,16% sepekan belakang. Ethereum (ETH) ikut melonjak 6,03% ke US$ 1.237 sehari terakhir dan turun juga 19,99% seminggu belakang.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan market kripto dan saham tengah mengalami reli sejak hari Jumat dini hari, setelah laporan Consumer Price Index (CPI) bulan Oktober menunjukkan bahwa inflasi AS akhirnya mungkin mulai mendingin.

Data inflasi AS buat market Bitcoin dan Ethereum naik. Foto: Reuters.
Data inflasi AS buat market Bitcoin dan Ethereum naik. Foto: Reuters.

Baca juga: Sam Bankman-Fried, CEO FTX Kehilangan 94% Kekayaan dalam Sehari

Laporan terbaru dari Biro Statistik Tenaga Kerja AS menemukan bahwa indeks harga konsumen naik 7,7% selama 12 bulan terakhir. Meskipun, jauh di atas target inflasi The Fed sebesar 2%, ini merupakan langkah positif karena turun dari angka 8,2% pada bulan September.

“Kenaikan ini menjadi sedikit angin segar bagi investor dan trader, melihat harga kripto yang terus jatuh dihantam oleh krisis FTX pada pekan ini. Meskipun, beberapa orang menyamakan Bitcoin dan kripto lainnya dengan lindung nilai inflasi, pasar aset digital sangat berkorelasi dengan saham selama dua tahun terakhir,” kata Afid.

Reli Singkat

Menurut Afid, selama beberapa hari ke depan, investor tampaknya masih memanfaatkan momentum lunturnya inflasi AS Oktober untuk melakukan price actions di pasar kripto. Maklum, inflasi yang melandai bisa membuat The Fed untuk mempertimbangkan pelonggaran kebijakan moneternya. Hal itu tentu bisa menjadi sentimen positif bagi pergerakan aset berisiko, salah satunya aset kripto.

“Tingkat inflasi yang menurun dapat menyebabkan orang berinvestasi lebih banyak dalam aset digital, karena dolar AS atau Euro yang mereka tempatkan di rekening tabungan sebenarnya kehilangan nilai dari waktu ke waktu. Nilai indeks dolar AS (DXY) pun masih terpantau menurun,” terangnya.

Ilustrasi market kripto bullish.
Ilustrasi market kripto bullish.

Baca juga: Market Gonjang-ganjing, Saat yang Tepatkah untuk Nabung Kripto?

Total market cap kripto juga naik sebesar 11,63%, ditutup pada level US$ 841,574 Miliar, dengan level tertinggi berada pada US$ 870,101 Miliar. Namun, meskipun angin segar berhembus pada 24 jam terakhir, Fear and Greed Index Bitcoin masih berada pada kategori Extreme Fear, ditutup pada level 25.

Dari analisis teknikal, Bitcoin masih terus mencoba untuk bergerak naik untuk mencapai level resistance terdekatnya di level US$ 17.601. Jika BTC berhasil breakout, maka level US$ 18.510 menjadi target naik selanjutya.

Namun, perlu diperhatikan penurunan tajam (dump) yang berlangsung selama dua hari beruntun membuat titik support baru BTC kini berada di level US$ 16.019. Diharapkan nantinya harga Bitcoin berhasil pullback setelah penurunan menyentuh titik tersebut.

Market Belum Stabil

Belum selesainya krisis yang dialami FTX bisa membuat market kripto tidak stabli dalam jangka pendek. Kekhawatiran keruntuhan Terra (LUNA) beserta stablecoin Terra USD (UST) pada bulan Mei lalu masih membayangi investor karena menyebabkan kerugian mendalam.

“Ekosistem kripto kembali lagi sedang diuji. Efek domino ke market diprediksi akan sama seperti kasus-kasus sebelumnya yang dialami Celsius, Blockfi, Voyager ataupun Terra. Market akan terpukul keras, karena faktor kepanikan,” ungkap Afid.

Sementara itu, selera investor terhadap market kripto kemungkinan akan tetap teredam untuk melihat arah yang lebih jelas dari penyelesaian yang dialami platform exchange tersebut.

Continue Reading

Popular