Connect with us

Blockchain

Hubungan Game Play to Earn dengan NFT dan 5 Game yang Potensial

Published

on

play to earn untuk mendapatkan bitcoin

Setiap bulan, selalu ada game baru yang diluncurkan. Ada banyak sekali tipe game yang tidak hanya seru, tetapi juga digadang-gadang sebagai sumber penghasilan tambahan yang cukup menarik. Salah satunya adalah play to earn games yang mengadopsi Non-Fungible Token (NFT).

Apa itu Play to Earn Games?

Para gamers mungkin sudah mengenal model bisnis berupa free-to-play games di mana para pemain bisa bebas bermain dan mengakses konten secara gratis. Namun, kini ada juga yang dinamakan play to earn games. Lantas, apa rewards yang didapatkan oleh para pemain? Umumnya, rewards yang ditawarkan berupa uang. Tentunya menarik sekali jika Anda bisa dibayar untuk bermain, bukan?

Dalam praktiknya, mekanisme play to earn games tidak sesederhana itu. Sebagai pemain, aset Anda adalah akun permainan. Semakin tinggi level, maka akun Anda akan semakin berharga. Apalagi jika Anda berhasil memiliki aset lainnya seperti skin, pakaian, perlengkapan, dan aksesoris langka. Kemudian, Anda bisa menjual akun tersebut ke pemain lainnya dengan imbalan uang. Begitulah konsepnya. Beberapa game seperti World of Warcraft, DotA, CS:GO, dan Seal Online BOD mengadopsi model play to earn ini.  

Jadi, play earn games adalah permainan yang mengusung konsep di mana platform memberikan kesempatan kepada player untuk memperoleh serta mengumpulkan aset, dan juga item dalam dunia game yang nantinya aset tersebut bisa ditransfer ke dunia nyata menjadi bentuk uang atau alat tukar bernilai lainnya

Hubungan Play to Earn dengan NFT

Model play to earn games ternyata sangat cocok dengan NFT. Jika biasanya pemain mengumpulkan items seperti skin, heroes, dan aksesoris, play to earn games memungkinkan pemain untuk mengumpulkan in-game items yang juga merupakan NFT. Ya, in-game items ini bisa diperjualbelikan secara bebas sebagai NFT sehingga dapat menguntungkan pemain yang memilikinya. 

Salah satu keunikannya adalah in-game items tersebut cukup langka, sehingga nilai NFT pun punya potensi naik. Hal ini berbeda dengan in-game items pada model games lainnya yang sepenuhnya dimiliki oleh perusahaan game developer. Ketika Anda mendapatkan atau membeli in-game items berbentuk NFT, maka Anda menjadi pemilik tunggal dari items tersebut.

Baca juga: Tokocrypto Market Signal 23 Februari 2022: Pasar Kripto Tertekan Buat BTC & ETH Lemah

5 Game P2E NFT yang potensial pada 2022

Tertarik untuk bermain play to earn games yang diadopsi NFT? Ada beberapa pilihan games yang bisa Anda nikmati, baik sebagai gamer pemula maupun yang sudah cukup piawai. Berikut ini bahasannya.

1. Axie Infinity

axie infinity game play to earn

Salah satu P2E NFT paling populer dibuat oleh Sky Mavis yang berbasis di Vietnam, dengan 2,7 juta pemain aktif setiap bulannya. Bahkan, banyak juga yang menjadikan game ini sebagai sumber passive income. 

Konsep permainannya mengingatkan kita kepada Pokemon, di mana Anda akan bertarung menggunakan Axies, makhluk imut yang juga merupakan NFT. Setiap Axie memiliki kekuatan dan kelemahan, serta rarity (kelangkaan) tersendiri. Harga satu Axie berkisar antara $60-$300.

2. The Sandbox

aplikasi game play to earn sandbox

The Sandbox dibuat dengan tujuan untuk menjadi versi blockchain dari game Roblox yang begitu terkenal. Game ini memiliki keunggulan berupa aset yang dibuat dalam format 3D voxels. Format tersebut dianggap sebagai aset game yang tergolong mudah untuk dibuat ulang oleh para non-profesional. Dengan begitu, tidak hanya pihak developer yang bisa membuat 3D items sebagai aset game sekaligus NFT, tetapi para pemain juga bisa ikut menciptakan NFT karya mereka sendiri. 

3. DeFi Kingdoms

tampilan game play to earn defi kingdoms

Source by DeFi Kingdoms

Game ini merupakan permainan civilization yang cukup familiar bagi sebagian besar gamers. Untuk bermain dan mengembangkan kerajaan Anda, maka diperlukan yang namanya JEWEL token, sebuah mata uang dalam game yang juga mata uang kripto. Bisa dikatakan, JEWEL token ini membayar semua hal dalam game DeFi Kingdoms, mulai dari karakter heroes, tanah, hingga pets.

4. Mines of Dalarnia

tampilan game play to earn mines of dalaria

Source by Mines of Dalarnia

Sesuai dengan namanya, pemain mengendalikan karakter yang pergi untuk menambang. Setidaknya ada empat area yang bisa dikunjungi, yakni Lava, Darkness, Ice, dan Terra. Tujuan menambang di area-area tersebut adalah untuk mendapatkan items seperti artefak, barang peninggalan, dan sumber daya yang berharga. Tentu saja, Anda perlu membuat atau membeli peralatan dan senjata karena nantinya Anda akan berhadapan dengan berbagai monster. Selain seru, Anda juga bisa melakukan jual-beli menggunakan DAR token dan koleksi NFT Mining Apes.

5. Alien Worlds

tampilan menu game play to earn alien worlds

Source by Alien Worlds

Dalam play to earn ini, Anda akan mengunjungi berbagai planet dan menjalankan sejumlah misi untuk menemukan NFT. Setiap NFT memiliki tingkat rarity yang berbeda, dimulai dari Abundant, Common, Rare, Epic, Legendary, dan Mythical. Uniknya, Alien Worlds dibuat dengan world building yang sangat detail, lengkap dengan sejarah dan legendanya. 

Baca juga: Mirip Animal Crossing, Begini Cara Main Game Alice Crypto

Itu dia beberapa pilihan play to earn games yang juga mengadopsi NFT sebagai mata uang dalam game. Sekarang, Anda pun bisa mengisi waktu luang dengan hiburan yang produktif. Anda juga dapat membuat dan memperjualbelikan NFT sendiri melalui TokoMall!

Metaverse

Promosi Indonesia Via Metaverse, Kemenparekraf Bangun WonderVerse

Published

on

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) meluncurkan platform "WonderVerse Indonesia." Foto: Kemenparekraf.

Pemerintah Indonesia semakin mantap untuk mengembangkan teknologi metaverse untuk kebutuhan industri. Terbaru, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) meluncurkan platform “WonderVerse Indonesia” dalam upaya mempromosikan pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia secara metaverse.

Dalam pengembangan “WonderVerse Indonesia”, Kemenparekraf berkolaborasi dengan PT. Magnus Digital Indonesia. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan pemerintah harus menghadirkan dan memfasilitasi agar seluruh pihak bisa memastikan bagaimana metaverse meningkatkan kesejahteraan.

“Sesuai dengan arahan Presiden Jokowi bahwa transformasi digital termasuk metaverse harus mampu mendorong kedaulatan dan kemandirian digital Indonesia. Dalam transformasi ini, jangan sampai justru kita menjadi tamu di tanah kita sendiri. Bagaimana kita bisa menghadirkan konten-konten kreatif dan kekuatan digitalisasi kita berdasarkan Pancasila dan kebhinekaan dengan tentunya berakar pada kearifan lokal yang kita miliki,” kata Sandiaga dalam siaran persnya.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) meluncurkan platform "WonderVerse Indonesia." Foto: Kemenparekraf.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) meluncurkan platform “WonderVerse Indonesia.” Foto: Kemenparekraf.

Baca juga: Bangun Ekosistem Metaverse di Indonesia, WIR Group Untung Rp 24 M

Promosi Wisata Indonesia Via Metaverse

Pengembangan “WonderVerse Indonesia,” selain untuk mempromosikan pariwisata Indonesia ke tingkat nasional dan mancanegara, platform itu juga untuk mendorong industri ekonomi kreatif mempromosikan produknya secara digital.

“Sekarang kita ada dalam satu transisi di mana digitalisasi mendorong transformasi. Hadirnya platform baru ini adalah untuk mengangkat promosi pariwisata dan juga bagaimana ekonomi kreatif bisa kita tingkatkan dengan perkembangan teknologi,” kata Menparekraf, Sandiaga Uno.

Pemasaran melalui metaverse menjadi satu keniscayaan seiring semakin terakselerasinya digitalisasi. Potensinya pun sangat besar. Bloomberg memproyeksikan metaverse akan menjadi masa depan internet dengan nilai yang ditaksir mencapai 800 miliar dolar AS pada 2024.

Di tahun 2026 diperkirakan akan ada 25 persen dari populasi dunia yang akan menghabiskan setidaknya satu jam dalam sehari di metaverse.

WonderVerse Indonesia Jadi Game Changer

Sandiaga berharap platform “WonderVerse Indonesia” jadi game changer dalam promosi pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia ke depan. Nantinya diharapkan pelaku industri dan UMKM harus siap mengisi dengan produk-produk ekonomi kreatifnya dan destinasi wisata dipasarkan secara virtual.

“Terus dukung untuk berdayakan industri ini dalam menciptakan 1,1 juta lapangan kerja tahun ini dan 4,4 juta lapangan kerja di tahun 2024,” kata Sandiaga.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) meluncurkan platform "WonderVerse Indonesia." Foto: Kemenparekraf.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) meluncurkan platform “WonderVerse Indonesia.” Foto: Kemenparekraf.

Baca juga: Dampak Positif Metaverse dalam Keseharianmu!

Chief Executive Officer (CEO) Magnus Digital Indonesia, Hendra Liman, menjelaskan, WonderVerse Indonesia terbagi menjadi empat bagian atau yang disebut dengan nama “land” yang merupakan representasi Indonesia sebagai negara kepulauan. Dalam “land” ini terdapat berbagai keanekaragaman yang bisa dinikmati.

Eksplor WonderVerse Indonesia

Pertama adalah “Lobby”. Di sini pengunjung bisa berinteraksi dengan hewan endemik, galeri lukisan dari seniman Indonesia serta layar lebar yang disediakan untuk mengetahui keseruan apa saja yang akan datang. Selanjutnya “WonderFUN Land” yang menghadirkan berbagai gim khas Indonesia serta hiburan seperti pertunjukan wayang, tari-tarian, dan sebagainya.

Kemudian ada “WonderGoods Land”, di mana pengunjung bisa bertransaksi barang-barang khas Indonesia yang dipasarkan oleh para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif.

Dan terakhir “WonderREAL Land”. Di sini pengunjung bisa langsung membeli tiket penerbangan, hotel, dan akomodasi selama liburan untuk mengunjungi Indonesia sesuai destinasi yang diinginkan. Namun untuk saat ini, MetaVerse Indonesia masih dalam tahap penyempurnaan dan akan terus dikembangkan. Harapannya keseluruhan akan bisa mulai diakses di kuartal 4 tahun 2022 ini

“Kami berharap MetaVerse Indonesia dapat menjadi wadah untuk memperkenalkan keindahan budaya Indonesia ke mata dunia. WonderVerse Indonesia dapat memberikan manfaat yang besar untuk Indonesia dari sisi digital, dari sisi travel dan terutama dari sisi ekonomi kreatif,” kata Hendra.

Continue Reading

Blockchain

Google Diam-diam Banyak Investasi di Perusahaan Blockchain dan Kripto

Published

on

Google diketahui menginvestasikan US$ 1,5 miliar ke perusahaan di industri blockchain. Foto: Bloomberg.

Fakta unik baru ditemukan ketika Google ternyata diam-diam menjadi investor bagi banyak perusahaan di industri blockchain. Google memberikan modal melalui perusahaan induknya, Alphabet.

Dikutip Cointelegraph, Alphabet diketahui menuangkan modal paling banyak ke dalam industri blockchain dibandingkan dengan perusahaan publik lainnya, total dengan investasi lebih dari US$ 1,5 miliar antara September 2021 dan Juni 2022.

Dalam blog terbaru yang diterbitkan oleh Blockdata, Alphabet (Google) terungkap sebagai investor dengan kantong terdalam dibandingkan dengan 40 perusahaan publik teratas yang berinvestasi di perusahaan blockchain dan kripto selama periode tersebut.

Google diketahui menginvestasikan US$ 1,5 miliar ke perusahaan di industri blockchain. Foto: Getty Images.
Google diketahui menginvestasikan US$ 1,5 miliar ke perusahaan di industri blockchain. Foto: Getty Images.

Baca juga: Bangun Ekosistem Metaverse di Indonesia, WIR Group Untung Rp 24 M

Google Investasi ke Web3 dan Kripto

Google diketahui menginvestasikan US$ 1,5 miliar ke dalam ruang, berkonsentrasi pada empat perusahaan blockchain termasuk Fireblocks, platform penyimpanan aset digital; Dapper Labs, perusahaan game Web3; Bitcoin Voltage, kripto infrastruktur; Dan Digital Currency Group, perusahaan modal ventura.

Temuan ini sangat kontras dengan tahun lalu ketika Google mendiversifikasi upaya pendanaannya yang jauh lebih kecil senilai US$ 601,4 juta di 17 perusahaan berbasis blockchain, yang sekali lagi termasuk Dapper Labs, bersama dengan Alchemy, Blockchain.com, Celo, Helium, dan Ripple.

Peningkatan investasi Google ke dalam industri blockchain konsisten dengan 40 perusahaan publik teratas lainnya, dengan total US$ 6 miliar diinvestasikan selama kurung waktu tersebut. Dibandingkan Januari 2021 hingga September 2021 hanya ada total investasi US$ 1,9 miliar dan US$ 506 juta di seluruh tahun 2020.

Laporan Blockdata terkait berbagai perusahaan raksasa dunia investasi ke industri blockchain. Foto: Blockdata.
Laporan Blockdata terkait berbagai perusahaan raksasa dunia investasi ke industri blockchain. Foto: Blockdata.

Baca juga: Habis Rayakan HUT RI Ke-77, Market Aset Kripto Kembali Merana

Perusahaan Raksasa Masuk ke Industri Blockchain

Investor korporat besar lainnya termasuk perusahaan manajemen aset BlackRock , yang menginvestasikan US$ 1,17 miliar, perusahaan perbankan investasi, Morgan Stanley, menginvestasikan US$ 1,11 miliar, dan perusahaan elektronik, Samsung, dengan investasi total US$ 979,2 juta.

Seperti Google, Morgan Stanley dan BlackRock mengadopsi pendekatan yang lebih terkonsentrasi untuk berinvestasi hanya di dua hingga tiga perusahaan selama periode tersebut. Namun, Samsung sejauh ini merupakan investor paling aktif yang berinvestasi di 13 perusahaan berbeda.

Data Blockdata tersebut juga menemukan bahwa perusahaan yang menawarkan beberapa bentuk solusi Non-fungible Token (NFT) telah menjadi investasi paling populer. Investasi yang tersisa telah dibagi antara perusahaan yang menyediakan Blockchain-as-a-Service (BaaS), infrastruktur, platform kontrak pintar, solusi penskalaan, dan platform penyimpanan aset digital.

Continue Reading

Metaverse

Bangun Ekosistem Metaverse di Indonesia, WIR Group Untung Rp 24 M

Published

on

Ilustrasi metaverse

Metaverse selalu menjadi topik hangat yang menguntungkan di Indonesia. Terbukti, perusahaan pengembang ekosistem metaverse di Indonesia, WIR Group, telah mendapatkan untung dalam bisnisnya hingga lebih dari Rp 24 miliar.

Dalam laporan keuangan perusahaan semester 1 tahun 2022, Emiten teknologi berbasis augmented reality (AR), PT WIR Asia Tbk (WIRG) atau WIR Group, telah mencetak laba neto tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai Rp 24,17 miliar, naik 43,3 persen dibandingkan semester 1 2021 sebesar Rp 16,69 miliar.

Peningkatan pendapatan WIR Group yang mencapai 112,49% menjadi katalis positif dalam hijaunya laporan keuangan perusahaan. WIR Group yang merupakan perusahaan penyedia teknologi augmented reality (AR) dan virtual reality (VR) itu berhasil meraup pendapatan sebesar Rp 650,70 miliar, bandingkan dengan total pendapatan di periode yang sama tahun lalu berjumlah Rp 306,21 miliar.

Ilustrasi WIR Group. Foto: WIR Group.
Ilustrasi WIR Group. Foto: WIR Group.

Baca juga: Dampak Positif Metaverse dalam Keseharianmu!

Tingginya Angka Penjualan

Laporan keuangan perusahaan juga mengungkap tingginya laba dihasilkan berkat tingginya angka penjualan berbagai macam barang via platform WIR Group. Perusahaan kini tengah fokus dalam membangun berbagai macam proyek metaverse bermitra dengan pemerintah maupun swasta.

Revenue stream yang muncul dalam pengembangan metaverse WIR Group mencapai Rp 505,94 miliar. Pencapaian itu meningkat 138,50% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 212,13 miliar. Segmen pendapatan ini berkontribusi sebesar 77,75% dari total pendapatan perusahaan.

Dikutip Be[in]crypto, semakin banyak mitra yang bekerja sama dengan WIR Group, maka potensi penjualan barang virtual via metaverse juga semakin besar. Capaian itu mendorong pendapatan yang berasal dari promosi iklan lewat platform metaverse, sehingga ikut meningkat signifikan.

Ilustrasi ketika lembaga pemerintahan Indonesia melirik pengembangan metaverse.
Ilustrasi ketika lembaga pemerintahan Indonesia melirik pengembangan metaverse. Foto: Pusat Penerangan Kemendagri.

Baca juga: Bahaya! Ini Alasan Kenapa Autentikasi SMS Bisa Bikin Akun Kripto Bobol

Bangun Ekosistem Metaverse di Indonesia

Chief Executive Officer (CEO) WIR Group, Michael Budi, menjelaskan rencana kolaborasi pemerintah-swasta dan antar perusahaan ini diharapkan dapat merintis metaverse versi Indonesia yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia di era digital.

“Sebab, adanya dukungan dari pemerintah yang dilakukan secara masif akan sangat berpengaruh terhadap pengembang berbagai sektor kehidupan. Dalam waktu yang relatif cepat, visi pengembangan sektor teknologi metaverse secara pesat di Indonesia dapat terwujud,” ujarnya.

WIR Group sebagai salah satu perusahaan teknologi perangkat lunak metaverse asal Indonesia akan memperkenalkan prototipe Metaverse Indonesia pada perhelatan Presidensi G20 Indonesia 2022 ini. Dalam kolaborasi ini WIR Group akan mengajak perusahaan global Meta dan Microsoft sebagai pengembang perangkat keras seperti kacamata augmented dan virtual reality.

Continue Reading

Popular