Connect with us

Market News

Simak Keuntungan Punya Usaha Sampingan beserta Rekomendasinya!

Published

on

illustrasi usaha sampingan

Saat ini, side job atau usaha sampingan menjadi salah satu yang banyak dicari orang. Bukan tanpa alasan, hal ini terjadi karena tuntutan biaya kehidupan sehari-hari yang semakin mahal dan menuntut kita untuk mencari sumber dana yang lain. Selain itu, usaha sampingan juga sering dijadikan ‘pelarian’ oleh mereka yang memiliki keahlian di satu bidang tertentu, tetapi tidak bisa disalurkan dalam pekerjaan utamanya. 

Namun, sebenarnya apa sih usaha sampingan, lalu apa keuntungannya, dan apa saja pekerjaan yang sedang populer dicari orang? Yuk, baca artikel ini selengkapnya!

Mengenal Usaha Sampingan

Usaha sampingan merupakan suatu pekerjaan yang dilakukan oleh seseorang di luar pekerjaan utama yang dimilikinya. Misalnya, seseorang bekerja sebagai pegawai kantoran. Kemudian, setelah pekerjaan tersebut selesai, ia pun melaksanakan pekerjaan lain. Nah, pekerjaan ini biasanya bersifat lebih ringan dan tidak memakan banyak waktu seperti pekerjaan utamanya, sebab porsi yang dibebankan juga berbeda. 

Sistem yang digunakan oleh pekerjaan sampingan biasanya berupa part-time atau paruh waktu juga freelance atau lepas. Jika part-time harus dilakukan dalam jangka waktu tertentu, freelance sifatnya lebih bebas mengikuti kemampuan si pekerja, selama tetap mematuhi deadline.

Lalu, bagaimana sih cara memilih usaha sampingan?

Biasanya, seseorang memilih suatu pekerjaan sebagai usaha sampingan karena sesuai dengan hobi dan keahlian yang dimilikinya, tetapi tidak bisa disalurkan melalui pekerjaan utama. Misalnya, seseorang tersebut berbakat di bidang editing, ilustrasi, hingga membuat musik, tetapi pekerjaan utamanya tidak mencakup tugas tersebut.

Jadi, banyak orang memutuskan untuk memiliki usaha sampingan untuk menyalurkan bakat yang dimilikinya. Meski begitu, tidak sedikit pula yang memiliki pekerjaan sampingan karena dapat dijadikan sumber pendapatan tambahan. Lumayan, kan, selain dari pekerjaan utama, pekerjaan sampingan juga bisa membuat dompet semakin menghijau.

3 Keuntungan Punya Usaha Sampingan

usaha sampingan yang menguntungkan

Tidak bisa dipungkiri, banyak orang yang akhirnya memilih untuk bekerja sampingan karena hal tersebut membawa banyak keuntungan bagi mereka. Berikut di antaranya:

Passive income

Yep, seperti yang telah dibahas di atas, usaha sampingan bisa memberikan Anda passive income. Kini, sumber pendapatan Anda tidak hanya berasal dari pekerjaan utama yang Anda jalankan, tetapi juga dari pekerjaan-pekerjaan yang Anda lakukan secara sampingan. Anda pun dapat mengalokasikan pendapatan ke pos lain, seperti menabung dan investasi.

Baca juga: Inilah Tips Sebelum Memulai Investasi bagi Anak Muda

Berkat hal tersebut, Anda juga bisa menghasilkan uang dengan lebih cepat. Sebagai contoh, Anda memiliki kemampuan menulis yang baik dan memiliki pekerjaan sampingan sebagai penulis blog. Dengan demikian, tiap kali sejumlah tulisan Anda submit dan disetujui, Anda akan langsung mendapatkan pembayaran. Tidak perlu menunggu selama satu bulan seperti yang terjadi pada pekerjaan utama Anda.

Jam kerja lebih fleksibel

Keuntungan lainnya adalah dalam hal jam kerja. Jika pekerjaan utama mengharuskan Anda bekerja di kantor selama 8 jam setiap harinya, berbeda dengan usaha sampingan. Anda bisa menyelesaikan pekerjaan sampingan Anda sesuka hati, selama masih sesuai dengan jangka waktu yang ditentukan. Bahkan, Anda pun bisa menyelesaikannya di akhir pekan.

Akan tetapi, hal ini tidak terlalu berlaku bagi pekerjaan sampingan yang bersifat part-time. Sebab, biasanya jam kerja part-time sudah ditentukan jangka waktunya, misalnya 4 jam bekerja pada hari Sabtu dan Minggu. Walaupun begitu, tetap saja jam kerjanya bisa disesuaikan dengan pekerjaan utama Anda.

Menambah relasi dan pengalaman

Terakhir, tentunya dengan memiliki usaha sampingan akan secara otomatis menambah relasi juga pengalaman. Pekerjaan sampingan pasti mengharuskan Anda berinteraksi dengan klien dan pihak lain yang baru Anda kenal. Dari sana, Anda akan menjalin hubungan profesional dan akan lebih banyak orang yang mengetahui kemampuan Anda.

Selain relasi, pengalaman yang Anda miliki pun akan bertambah. Hal ini tak kalah penting, sebab pengalaman bisa Anda jadikan track record untuk melamar ke pekerjaan yang selanjutnya. Baik itu pekerjaan utama, ataupun pekerjaan sampingan yang lain. Alhasil, semakin banyak pula nilai tambah yang Anda punya.

Rekomendasi Usaha Sampingan yang Bisa Dilakukan Hanya dari Rumah

rekomendasi usaha sampingan yang menguntungkan

Sekarang, mungkin Anda bertanya-tanya apa saja sih pekerjaan sampingan yang bisa Anda coba? Jangan khawatir, kami sudah merangkum tiga pekerjaan yang populer dan bisa dilakukan secara remote alias dari mana saja, yaitu:

Dropshipper

Salah satu rekomendasi pekerjaan sampingan yang bisa Anda coba adalah dropshipper. Cara kerja dropshipper memang 11:12 dengan reseller, tetapi mereka yang bekerja sebagai dropshipper hanya ditugaskan untuk mempromosikan produk dari suatu bisnis. Sehingga, para dropshipper tidak perlu melakukan kegiatan transaksi dengan pembeli.

Saat mereka berhasil mempromosikan produk dan membuat calon pelanggan tertarik, komunikasi akan dilanjutkan ke supplier. Setelah supplier mengkonfirmasi dan terjadi transaksi pembelian, produk akan dikirimkan langsung ke pelanggan oleh supplier dengan mencantumkan nama dropshipper sebagai penjual.

Freelance digital marketing

Tak kalah populer, pekerjaan sampingan selanjutnya adalah freelance digital marketing. Pekerjaan ini masih terus dicari karena saat ini hampir semua kegiatan marketing dilakukan secara online. Komponen digital marketing pun beragam, sehingga banyak orang yang bisa mencoba peruntungan di bidang tersebut.

Mulai dari penulis artikel, graphic designer, atau bahkan strategic planner yang menyusun strategi marketing suatu brand atau produk. Tentunya, semua kegiatan tersebut bertujuan untuk mendorong aktivitas pemasaran brand, sehingga brand bisa lebih dikenal luas dan menciptakan pembelian. 

Investasi aset kripto

Ide usaha sampingan yang juga sedang menarik perhatian banyak orang adalah dengan berinvestasi aset kripto. Investasi aset kripto memang sedang booming terutama di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Pasalnya, investasi yang dilakukan dengan benar sudah terbukti bisa membawa keuntungan. Selain itu, karena seluruh kegiatan dilakukan secara digital, para investor bisa melakukannya dari mana saja.

Meski bisa dijadikan alternatif untuk usaha sampingan, perlu diingat untuk tetap menggunakan uang dingin sebagai modal awal, ya. Maksudnya, modal tersebut harus terdiri dari dana yang memang sengaja disisihkan untuk berinvestasi dan bukan untuk operasional. Hal ini agar Anda bisa lebih tenang apabila dihadapkan dengan risiko investasi.

Nah, untuk memulai investasi aset kripto juga tidak sulit. Ada tiga hal utama yang harus dipersiapkan oleh pemula sebelum berinvestasi. Pertama adalah dana investasi, yang berasal dari uang dingin. Kedua yaitu aset kripto yang akan diinvestasikan, di mana bisa diketahui melalui riset pasar. Ketiga atau yang terakhir yaitu exchange kripto yang akan dipilih untuk jual-beli.

Sama seperti memilih aset kripto mana yang potensial dan bisa membawa keberuntungan, dalam memilih exchange kripto juga diperlukan perhatian khusus. Sebab, exchange yang digunakan harus terpercaya dan resmi terdaftar di Bappebti, seperti Tokocrypto. Lalu, setelah registrasi dan menyelesaikan KYC, barulah bisa mulai investasi aset kripto.

Baca juga: Ikuti 3 Tips Ini untuk Dapatkan Manfaat Investasi Kripto!

Ternyata, salah satu usaha sampingan yang sedang diminati adalah investasi aset kripto, ya. Meski dianggap menguntungkan, investor juga tetap harus selalu menggunakan strategi agar investasi terus berjalan dengan lancar dan tentunya bawa cuan, ya. Tunggu apa lagi? Segera selesaikan KYC Anda dan mulai investasi aset kripto di Tokocrypto! Kunjungi Tokonews dan gabung di Komunitas Tokocrypto untuk informasi dan tips and trick terlengkap seputar aset kripto.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Market

Pasar Sepekan: Market Kripto Terus Merana Tak Kunjung Bull Run Panjang

Published

on

Bitcoin zona merah

Menjelang akhir pekan ke-3 Agustus 2022, market aset kripto terus tertunduk lesu. Pergerakan harga 10 kripto berkapitalisasi besar atau big cap secara keseluruhan semuanya kompak nyaman di zona merah sepanjang pekan ini.

Melansir CoinMarketCap pada hari Jumat (19/8) pukul 11.00 WIB, nilai Bitcoin bertengger di zona merah dengan harga US$ 22.767 atau turun 2,95% dalam 24 jam terakhir. Altcoin lainnya, Ethereum (ETH) masih lebih baik meski sama-sama anjlok di 1,72% ke US$ 1.818. Kripto lainya, Cardano (ADA), Solana (SOL) dan Dogecoin (DOGE) anjlok lebih dari 4%.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan market kripto masih belum bisa bangkit dari keterpurukan. Saat ini, banyak investor yang terlihat sangsi melakukan akumulasi kripto lantaran sentimen makroekonomi sedang tidak baik-baik saja.

Salah satu faktor yang menghambatnya adalah The Fed menerbitkan risalah rapat komite pasar terbuka federal (FOMC) Juli pada Kamis (18/8) lalu, yang menegaskan bahwa mereka akan terus mengetatkan kebijakan suku bunga acuannya hingga inflasi benar-benar terkendali.

Ilustrasi Rekt Capital.
Ilustrasi market aset.

Baca juga: Tokocrypto Luncurkan T-Hub Solo Perluas Adopsi Blockchain dan Aset Kripto

“Risalah itu membuat investor bingung dengan sikap The Fed. Padahal sebelumnya, mereka memberi sinyal ada kemungkinan melonggarkan kebijakan moneternya selepas September mendatang. Kalau tidak benar terjadi dan ada pengetatan kebijakan moneter ditakutkan menghambat likuiditas di pasar aset berisiko, termasuk kripto,” kata Afid.

Di sisi lain, kabar mengenai tingkat Inggris yang mencapai 10,1% pada Juli 2022 juga sedikit banyak menekan laju market kripto. Perlu diketahui angka inflasi di Inggris itu merupakan Tertinggi dalam 40 Tahun terakhir.

Adanya penguatan nilai indeks Dolar AS juga menekan performa aset kripto. Nilai indeks Dolar AS pada Jumat (19/8) pagi, sempat menyentuh level 107,6 alias meningkat dari periode sama sehari sebelumnya 106,5. 

“Investor yang memegang kripto sebagian besar menjualnya asetnya karena  berisiko, seperti saham, jadi mereka lebih memilih untuk memegang dolar AS terlebih nilainya sedang menguat,” ujar Afid.

analisa teknikal
Ilustrasi Ethereum dan Bitcoin

Baca juga: Promosi Indonesia Via Metaverse, Kemenparekraf Bangun WonderVerse

Analisa Gerak Bitcoin dan Ethereum

Pergerakan Bitcoin kembali berada di bawah day-20 exponential moving average (EMA) dan ada kemungkinan meneruskan laju penurunannya. Level support BTC terdekat kini berada pada harga US$ 22.370, jika titik tersebut tertembus bisa menarik harga ke level US$ 20.701. Sementara, target rebounce BTC berada di level resistance pada level US$ 23.362.

Sementara, Ethereum (ETH) juga menunjukkan tren penurunan dalam lima hari terakhir. Meski demikian, sejak 19 Juni lalu, nilai ETH sudah naik 109% dari US$ 880,93 ke $1.818. Kenaikan ini diduga merupakan respons dari antisipasi pasar terhadap The Merge, yaitu transisi jaringan Ethereum ke proof-of-stake dari proof-of-work.

“Tapi saat ini ETH sedang menguji pertahanan harganya di level support US$ 1.783, apabila terjadi breakdown, kemungkinan ETH turun lebih dalam capai level US$ 1.663. Resistance ETH ada di level US$ 1.915,” pungkas Afid.

Continue Reading

Market

Habis Rayakan HUT RI Ke-77, Market Aset Kripto Kembali Merana

Published

on

Ilustrasi aset kripto Bitcoin.

Pergerakan market aset kripto pada Kamis (18/8) diselimuti awan mendung. Setelah sempat perkasa sejenak saat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Republik Indonesia pada 17 Agustus lalu, pasar kripto kini kembali tertunduk lesu. Apa penyebabnya?

Dikutip CoinMarketCap pukul 10.00 WIB, 10 aset kripto berkapitalisasi pasar atau big cap kompak masuk zona merah dalam 24 jam terakhir. Harga Bitcoin (BTC) turun 2,25% di US$ 23.467 per keping. Kemudian, Ethereum (ETH) anjlok 2,30% ke US$ 1.852 di waktu yang sama.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, menjelaskan harga Bitcoin dan Ethereum dan kripto lainnya tercatat turun untuk hari keempat berturut-turut karena investor terus bingung dengan indikator ekonomi dan laporan pendapatan perusahaan raksasa teknologi AS baru-baru ini.

“Market dihantam sentimen negatif dari risalah komite pasar terbuka federal (FOMC) bank sentral AS, The Fed yang tidak sesuai ekspetasi. Awalnya, investor berharap The Fed akan menulis soal pelonggaran kebijakan moneter di dalam risalah tersebut. Namun, isinya sedikit berbeda dan membuat investor khawatir,” kata Afid.

Ilustrasi bear market
Ilustrasi bear market.

Baca juga: Elon Musk ingin Beli Manchester United, Nilai Token MUFC Palsu Melonjak

Pupus Pelonggaran Kebijakan The Fed

Investor harus kecewa tentang ekspetasi bullish terhadap kripto, di tengah The Fed yang mungkin menggunakan risalah pertemuan Juli untuk mendorong kembali harapan kenaikan suku bunga dan pelonggaran likuiditas yang lebih lambat.

Dalam risalah yang diterbitkan pada Kamis (18/8) dinihari itu, The Fed justru menuliskan mereka akan terus mendukung kenaikan suku bunga acuan sampai tingkatan tertentu. Walaupun terdapat opsi pelonggaran kebijakan moneter, namun tidak diketahui waktu tepatnya.

“Akhirnya selera investor jauh menurun karena The Fed kemungkinan besar akan terus menaikkan suku bunga sampai inflasi turun menjadi 2%. Artinya ada kemungkinan suku bunga akan digenjot lebih tinggi, bila situasi ekonomi AS tak kunjung membaik,” jelas Afid.

Di sisi lain, performa saham juga lesu. Data pertumbuhan penjualan ritel AS yang flat sepanjang Juli menjadi penyebabnya, ini juga berimbas ke market kripto, karena menimbulkan kembali kekhawatiran soal inflasi di masa depan.

ethereum
Ilustrasi Bitcoin dan Ethereum.

Baca juga: Tokocrypto Market Signal 17 Agustus 2022: Kripto Gerak Perkasa di HUT RI ke-77

Analisis Gerak Bitcoin dan Ethereum

Afid melanjutkan dari sisi analisis teknikal, penurunan yang terjadi pada Bitcoin sekarang ini masih termasuk koreksi normal, kecuali BTC jebol di level support solidnya US$ 21.500.

“Indeks relative strength index (RSI) Bitcon telah turun mendekati titik tengah, menunjukkan keseimbangan antara penawaran dan permintaan. Jika harga bertahan di bawah 20-day EMA, kemungkinan akan turun ke US$ 22.160,” terangnya.

Sementara, Ethereum juga terkena imbas market crash dari The Fed, meski ada sentimen positif dari The Merge. Gerak ETH masih mencoba menarik harga ke zona support kuat antara 20-day EMA di US$ 1.772. Ini adalah zona penting yang harus dipertahankan, jika mereka ingin mempertahankan tren naik tetap utuh.

“Jika harga rebound dari zona support ini, ETH dapat menguji ulang resistance di US$ 2.030. Sebaliknya, jika support US$ 1.700 tertembus, ETH bisa turun ke US$ 1.492,” pungkas Afid.

Continue Reading

Market

Tokocrypto Market Signal 17 Agustus 2022: Kripto Gerak Perkasa di HUT RI ke-77

Published

on

Ilustrasi daftar 5 aset kripto bullish dan bearish pekan ketiga Agustus 2022.

Pergerakan aset kripto pada Rabu (17/8) atau bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Indonesia terpantau perkasa di zona hijau. Ada reli singkat terjadi pada Rabu siang yang mendorong beberapa aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar atau big cap melonjak harganya.

Melansir situs CoinMarketCap pada Rabu (17/8) pukul 12.00 WIB, dari 10 aset kripto big cap kompak bergerak optimis ke zona hijau dalam 24 jam terakhir. Misalnya, nilai Bitcoin (BTC) naik tipis 0,92% ke US$ 24.122 per keping dalam sehari terakhir.

Sementara, Ethereum (ETH) naik 2,37% ke US$ 1.911 di waktu yang sama. XRP, Cardano (ADA) dan Solana (SOL) punya nasib yang sama melonjak harganya masing-masing 4,88%, 4,67% dan 2,55%.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat pola pergerakan kripto bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 RI ini terpantau mulai pulih setelah terbaring lemas sejak awal pekan. Investor juga sepertinya sedang memiliki selera risiko pasar yang tinggi. 

“Hal ini terbukti dari performa altcoin yang lebih baik dari aset kripto yang lebih aman, sebut saja seperti BTC dan ETH. SHIB, DOGE, XTZ dan CHZ tumbuh sangat baik pada pekan ini. Tingginya selera risiko investor juga tercermin dari nilai indeks BTC Dominance yang saat ini berada di 39,9%, jauh lebih rendah dari 48% dua bulan sebelumnya,” kata Afid.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono. Foto: Tokocrypto.

Afid menjelaskan rendahnya indeks dominasi BTC menjadi indikator yang mengukur kekuatan kapitalisasi pasar BTC terhadap keseluruhan pasar kripto. Semakin rendah akan menjadi lebih baik untuk pertumbuhan altcoin. Artinya investor kini lebih memilih untuk akumulasi altcoin dibanding BTC.

Market kripto akan diproyeksikan jauh lebih baik menjelang akhir tahun, ada beberapa faktor penyebabnya, seperti:

  • Departemen Ketenagakerjaan AS mengumumkan tingkat inflasi tahunan sebesar 8,5% di Juli. Inflasi yang melandai bisa membuat The Fed, mempertimbangkan pelonggaran kebijakan moneternya. Hal itu, tentu saja, akan meningkatkan selera risiko investor di pasar aset kripto.
  • Ethereum mengumumkan jadwal upgrade jaringan dari proof-of-work ke proof-of-stake, yang dikenal sebagai The Merge, dari jadwal semula 19 September menjadi 15 September mendatang.
  • Banyak institusi yang masuk ke industri kripto dan blockchain, seperti BlackRock yang menyediakan jasa konsultasi untuk klien mereka di investasi kripto.

Menanti Risalah The Fed

Sentimen yang diantisipasi oleh investor kripto saat ini adalah menanti hasil risalah rapat (minutes of meeting) bank sentral AS, The Fed yang dirilis Kamis (18/8) dini hari waktu Indonesia. Dokumen tersebut diharapkan dapat memberi gambaran terkait kebijakan moneter yang bakal ditempuh otoritas moneter AS itu ke depannya.

“Jadi, jika tidak ada perubahan dari keputusan sebelumnya, di mana The Fed akan bersikap tenang menekan laju inflasi AS, prospek market kripto masih tetap terlihat menjanjikan di jangka menengah,” jelas Afid.

Ilustrasi aset kripto
Ilustrasi aset kripto

Baca juga: Indonesia Alami Pertumbuhan Jumlah Pekerja di Industri Blockchain

Dari gerak harga Bitcoin, investor sejatinya masih sangsi untuk mengakumulasi BTC, setelah kripto itu gagal mempertahankan posisinya di atas US$ 25.000. Terlebih,  trading volume yang menipis sejak awal pekan ikut membuat investor ragu-ragu melakukan aksi akumulasi.

Pergerakan harga Bitcoin masih berada diatas day-20 exponential moving average (EMA) yang menandakan masih uptrend. Target kenaikan masih berada di level US$ 25.343 dan apabila breakout target selanjutnya berada di level US$ 26.526. Sementara, level support terdekat masih berada di level US$ 23.536, sebagai pertahanan jika harga Bitcoin kembali turun.

Di samping anaisis harga Bitcoin, Afid juga memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan ketiga bulan Agustus ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

Daftar 5 Aset Kripto Bullish

1. Unifi Protocol DAO (UNFI)

Analisis teknikal Unifi Protocol DAO (UNFI).

Membuka daftar aset kripto potensi bullish pekan ini adalah Unifi Protocol DAO (UNFI). Unifi Protocol merupakan platform decentralized finance (DeFi) yang bertujuan untuk membawa teknologi modern ke dunia keuangan. 

Platform ini juga memiliki rewards program, yang memungkinkan investor dan trader untuk mendapatkan staking value untuk memegang token UNFI. Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan token UNFI memiliki potensi untuk naik harga pada pekan ini.

“Sentimen positif yang mendorong token UNFI akan reli adalah Unifi Protocol menciptakan jaringan blockchain baru yang memecahkan masalah volatilitas dan spekulasi yang mengganggu industri kripto. Peluncuran blockchain Unifi ini dilaksanakan pada tanggal 17 Agustus 2022,” kata Afid.

Dari analisis teknikalnya, saat ini pergerakan UNFI dalam reli bullish yang singkat. Fase bullish dapat mencoba mendorong harga token tembus ke level resistensinya di US$ 14. Prediksi harga UNFI bisa mencapai US$ 14,75 atau naik 25% dari US$ 13,31.

Peringkat UNFI di CoinMarketCap pada Rabu (17/8) pukul 12.00 WIB adalah #370, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 59.844.730. Pasokan yang beredar 4.515.405 koin UNFI dan maksimal pasokan 10.000.000 koin UNFI.

2. Cardano (ADA)

Analisis teknikal Cardano (ADA).

Cardano (ADA) berada di posisi sleanjutnya dalam daftar kripto potensi bullish pekan ini. Afid melihat ADA masih besar untuk melanjutkan relinya, setelah kemarin sempat naik akibat isu Vasil hard fork, namun akhirnya harus ditunda karena masalah teknis

Afid mengatakan sentimen positif yang mendorong reli ADA masih dikuatkan oleh isu Vasil hard fork. Itu adalah salah satu hard fork yang paling dinanti, dan dirancang untuk meningkatkan skalabilitas dan kegunaan Cardano secara keseluruhan.

“Dengan banyak investor yang menantikan Vasil hard fork Vasil, ada baiknya melihat bagaimana hal ini dapat berdampak pada ADA. Sentimen Vasil mengenai ADA melaporkan angka positif karena harga melonjak lebih dari 22% dalam tiga minggu terakhir,” jelas Afid.

Lebih lanjut, Afid mengungkapkan dari analisis teknikalnya kemungkinan besar harga ADA akan terus melaju menuju harga US$ 0,66. ADA masih bisa bergerak menuju harga sekitar US$ 0,58 hingga US$ 0,66 atau naik 15-20% dalam beberapa hari ke depan.

Namun, investor ADA perlu melihat rasio transaksi profit taking yang tinggi memiliki kemungkinan retracement harga jangka pendek yang lebih tinggi, yang berarti harus berhati-hati.

Peringkat ADA di CoinMarketCap pada Rabu (17/8) pukul 12.00 WIB adalah #6, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 19.028.771.024. Jumlah koin yang beredar 33.934.048.406 koin ADA dan maksimal pasokan 45.000.000.000 koin ADA.

3. Ethereum (ETH)

Analisis teknikal Ethereum (ETH).

Ethereum (ETH) kembali masuk ke dalam daftar aset kripto bullish pekan ini. Afid menjelaskan nilai ETH telah meroket setelah peluncuran Goerli pada minggu lalu. 

Di samping itu, menurut data wallet Ethereum, whales di jaringan ETH telah meningkat nilainya hampir satu miliar dolar AS selama 30 hari terakhir di belakang reli ETH yang kuat.

“Dengan waktu The Merge yang semakin dekat, investor kaya atau whales semakin ingin mengakumulasi ETH. Keberhasilan investor berkantong tebal yang memegang ETH selama reli altcoin berpotensi membuat harga Ethereum kembali melonjak,” ucap Afid.

Lebih lanjut, Afid menjelaskan dari analisis teknikalnya ETH pagi ini ditutup pada harga US$ 1.899, saat ini level tertinggi berada di harga US$ 2.012 dan level terendah berada pada harga US$ 1.872. 

Jika berhasil breakout, maka target naik ETH selanjutnya berada di day-200 EMA pada level US$ 2.257. Sedangkan, level support masih solid di US$ 1.768 untuk menahan laju penurunan jika harga ETH koreksi.

Peringkat ETH di CoinMarketCap pada Rabu (17/8) pukul 12.00 WIB adalah #2, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 231.229.056.113. Jumlah koin yang beredar 121.994.077 koin ETH dan maksimal pasokan tidak tersedia.

Baca juga: Token TKO Terdaftar Bappebti, Dorong Ekosistem Blockchain Lebih Masif 

4. XRP (XRP)

Analisis teknikal XRP (XRP).

XRP menjadi salah satu aset kripto big cap yang potensi bullish pekan ini. Afid melihat XRP punya sentimen positif datang dari Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) mengabulkan banding Ripple untuk melayani panggilan pengadilan dan mengotentikasi video pernyataan publik yang dibuat oleh pejabat badan pengatur.

“Selain keputusan SEC, sentimen XRP juga datang dari laporan yang menyatakan XRP diklasifikasikan sebagai mata uang digital oleh Goldman Sachs, Wells Fargo dan HSBC. Ripple juga diidentifikasi sebagai peluang dalam metode pembayaran,” tutur Afid.

Dari analisis teknikalnya, fase bull mencoba untuk mendorong XRP bergerak ke atas level resistance overhead di US$ 0,39. Jika tembus, maka kenaikan akan kembali mencoba untuk melewati rintangan overhead dan mendorong XRP ini ke US$ 0,48 dan kemudian ke US$ 0,54.

Peringkat XRP di CoinMarketCap pada Rabu (17/8) pukul 12.00 WIB adalah #7, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 18.968.716.408. Jumlah koin yang beredar 49.377.587.823 koin XRP dan maksimal pasokan 100.000.000.000 koin XRP.

5. Optimism (OP)

Analisis teknikal Optimism (OP).

Optimism (OP) adalah blockchain layer-dua di atas Ethereum. Optimisme mendapat manfaat dari keamanan mainnet Ethereum dan membantu menskalakan ekosistem Ethereum dengan menggunakan optimistic rollups. Afid memproyeksikan OP memiliki kesempatan untuk bullish pada pekan ini.

“Protokol Optimism telah berkembang pesat selama sebulan terakhir ini. Ini semakin meningkatkan value-nya secara keseluruhan pada tahun 2022, meskipun ada hambatan bearish. Pertumbuhan Optimism terlihat dalam perluasan protokol peringkat teratasnya. Faktanya, protokol ini menarik akumulasi whales dalam beberapa hari terakhir,” jelas Afid.

Dari analisis teknikalnya, saat ini Optimism (OP) berada di $1,47. Jika polanya berlanjut, harga OP mungkin akan mencapai level resistance US$ 2,235. Jika tren berbalik, maka harga OP bisa turun ke US$ 1,766 dan US$ 1,412.

Peringkat OP di CoinMarketCap pada Rabu (17/8) pukul 12.00 WIB adalah #109, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 345.045.620. Jumlah koin yang beredar 234.748.364 koin OP dan maksimal pasokan tidak tersedia.

Daftar 5 Aset Kripto Bearish

1. Acala Token (ACA)

Analisis teknikal Acala Token (ACA).

Acala adalah jaringan decentralized finance (DeFi) all-in-one yang menawarkan platform blockchain yang diamankan oleh Polkadot, serta rangkaian aplikasi keuangan lintas-rantai lainnya. Acala Token (ACA) digunakan sebagai token utilitas untuk mengoperasikan jaringan.

Afid memperkirakan ACA akan memasuki fase bearish pada pekan ini yang disebabkan oleh sentimen negatif dari stablecoin asli Acala Network, aUSD, yang jatuh ke nol pada hari Minggu (14/8) lalu, setelah peretas mengeksploitasi bug yang  digunakan untuk mencetak lebih dari 1,28 miliar token.

“Akibat peristiwa itu, hampir 24 jam setelah kejadian, sebagian besar fungsi jaringan Acala dibekukan, dengan sedikit pembaruan dari proyek mengenai langkah selanjutnya. Mengikuti berita tersebut, token asli jaringan, ACA, turun sekitar 7%, dari sekitar US$ 0,29 menjadi US$ 0,26,” ungkapnya.

Menurut Afid, nilai ACA kini sulit untuk tembus harga US$ 0,29 lagi. Ada kemungkinan harga akan ditarik turun hingga US$ 0,24 dalam beberapa hari ke depan, karena penyebab peretasan tersebut belum terselesaikan.

Peringkat ACA di CoinMarketCap pada Rabu (17/8) pukul 12.00 WIB adalah #179, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 131.282.038. Jumlah koin yang beredar 487.394.605 koin ACA dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin ACA.

2. Tornado Cash (TORN)

Analisis teknikal Tornado Cash (TORN).

Tornado Cash adalah platform yang menyediakan solusi privasi non-kustodian terdesentralisasi yang dibangun di atas jaringan blockchain Ethereum. Afid menerkan nilai TORN akan masuk ke fase bearish pada pekan ini.

Menurut Afid, penyebab penurunan harga bisa berdampak dari pengembang TORN ditangkap di Belanda. Penangkapan itu berawal dari Departemen Keuangan AS yang memasukkan Tornado Cash ke dalam daftar hitam, karena diklaim telah digunakan untuk mencuci aset yang diperoleh secara ilegal senilai US$ 7 miliar.

“Bersama dengan sanksi yang diberikan, harga token TORN kian anjlok, tanda investor mulai khawatir layanan menjadi benar-benar tidak dapat digunakan di masa depan. Bahkan, sejak mencetak ATH di tanggal 13 Februari 2021, harga token telah merosot lebih dari 95%,” ungkap Afid.

Harga token TORN kini berada di kisaran US$ 11,98-US$ 12,61. Peristiwa penangkapan akan membuat TORN bisa jauh terdepresiasi hingga turun harga menjadi US$ 11,54 dalam beberapa waktu ke depan.

Peringkat TORN di CoinMarketCap pada Rabu (17/8) pukul 12.00 WIB adalah #715, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 13.844.526. Jumlah koin yang beredar 1.099.795 koin TORN dan maksimal pasokan 10.000.000 koin TORN.

Baca juga: Regulasi Baru Bappebti Dorong Tingkat Keamanan Investor Kripto

3. Voyager Token (VGX)

Analisis teknikal Voyager Token (VGX).

Voyager Token masih kuat untuk potensi bearish pada pekan ini. Afid menjelaskan sentimen negatif dari VGX terjadi karena lebih banyak token yang meninggalkan bursa daripada masuk, satu-satunya kesimpulan yang dapat ditarik adalah bahwa investor sudah mulai keluar dari posisi akumulasi mereka.

Mengikuti perintah yang diberikan pengadilan AS, Voyager Digital mendapatkan persetujuan untuk mengembalikan US$ 270 juta kepada pelanggannya, yang menyumbang sebagian kecil dari aset investor yang telah dikunci sejak pengajuan kebangkrutannya bulan lalu.

“Dengan pembayaran yang akan segera dimulai, minat pada token VGX telah hilang. Ini terjadi setelah harga altcoin naik 100% dalam waktu tujuh hari sejak pengajuan kebangkrutan. Pada grafik harian, tekanan jual untuk VGX mulai meningkat. Hasilnya, Relative Strength Index-nya berada di 46,31,” ucap Afid.

Peringkat VGX di CoinMarketCap pada Rabu (17/8) pukul 12.00 WIB adalah #293, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 89.297.065. Jumlah koin yang beredar 278.482.214 koin VGX dan maksimal pasokan 279.387.971 koin VGX.

4. Spell Token (SPELL)

Analisis teknikal Spell Token (SPELL).

Spell Token (SPELL) adalah aset kripto dan beroperasi pada platform Ethereum. SPELL kini sudah dikenal luas di dunia kripto dengan status sebagai aset yang sangat menjanjikan. Namun, dalam beberapa waktu status sedang merana.

“Dalam beberapa waktu terakhir nilai SPELL terus turun tajam. Penurunannya di pekan ini bahkan diperkirakan akan mencapai -26%. Dari harga saat ini dikisaran US$ 0,001614, bisa turun kembali hingga level US$ 0,001489,” ungkap Afid.

Di sisi lain, banyak analis percaya bahwa harga token Spell akan naik tajam di masa depan. Namun, kembali lagi pasar kripto sangat fluktuatif. Kenaikan harga yang besar dan penurunan harga dapat terjadi dalam jangka pendek.

Peringkat SPELL di CoinMarketCap pada Rabu (17/3) pukul 12.00 WIB adalah #165, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 157.529.078. Pasokan yang beredar 97.605.590.467 koin SPELL dan maksimal pasokan 196.008.739.620 koin SPELL.

5. Dogecoin (DOGE)

Analisis teknikal Dogecoin (DOGE).

Dogecoin (DOGE) jadi aset kripto big cap yang masuk ke dalam daftar bearish pekan ini, alasannya karena ada kemungkinan segera membentuk pola overbought yang bisa membuat investor jenuh mengakumulasi. Pasalnya, DOGE telah naik 15% dan mungkin bisa menembus level penting.

Afid melihat kenaikan DOGE banyak dikaitkan dengan peluncuran solusi blockchain Layer-2 dari komunitas penggemar Dogecoin. Namun, seseorang harus sangat berhati-hati, karena inisiatif semacam itu tidak seperti yang mereka gambarkan. 

“Banyak proyek penipuan yang mengasosiasikan diri dengan Dogecoin asli mulai muncul secara online. Pada saat itu, pengembang dan komunitas Dogecoin mendistribusikan peringatan yang memberi tahu semua orang untuk menjauh. Jika pertumbuhan DOGE saat ini dipicu oleh pengumuman seperti itu oleh proyek palsu, maka mungkin itu bersifat buatan dan harga bisa langsung turun,” kata Afid.

Dari analisis teknikalnya, saat ini DOGE berada di US$ 0,08775. Jika polanya berlanjut, harga DOGE mungkin akan turun ke US$ 0,07500 atau anjlok sekitar 10%.

Peringkat DOGE di CoinMarketCap pada Rabu (17/8) pukul 12.00 WIB adalah #10, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 11.499.529.056. Pasokan yang beredar 132.670.764.300 koin DOGE dan maksimal pasokan tidak tersedia.

Disclaimer

Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.

Continue Reading

Popular