Connect with us

Crypto

Pelaku Industri Kripto Optimis Badai akan Berlalu

Published

on

Pelaku Industri Kripto Optimis Badai akan Berlalu

Untuk pertama kalinya sejak Januari 2021, kapitalisasi pasar kripto global turun di bawah $1 triliun ke kisaran US$ 977 miliar sejak 13 Juni 2022. Merujuk CoinMarketCap, kapitalisasi pasar kripto global saat artikel ini ditulis mencapai US$ 854,63 milyar.

Berdasarkan Crypto Fear dan Greed Index, sentimen investor sekarang berada dalam zona “ketakutan yang ekstrem”. Meski demikian, masih banyak pelaku industri kripto yang optimis pasar bearish ini akan berlalu dan kembali menghangat.

CEO Ripple, Brad Garlinghouse, mendorong investor kripto baru untuk bersabar di tengah pasar bearish yang memburuk.

Dia mencatat bahwa situasi pasar seperti ini bukanlah hal baru dan akan segera berlalu dan pulih. Hal itu berdasarkan pengalaman dan keyakinannya setelah melihat banyak pergerakan bullish di tahun-tahun sebelumnya.

Garlinghouse mencatat pasar mungkin menyusut dalam waktu dekat tetapi kripto akan berhasil di masa depan. “Saya dan banyak lainnya memiliki keyakinan bahwa kripto akan berhasil di masa depan sebagai bagian integral dari sistem keuangan global,” jelas dia.

Rasa optimis yang sama disampaikan oleh miliader dan investor kripto, Mark Cuban, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Apa Itu Metaverse? Masa Depan Dunia Virtual

Dia percaya pasar akan bangkit dengan syarat pelaku industrinya dapat mengembangkan aplikasi atau platform dengan utilitas yang benar-benar berguna sehingga dapat menarik kripto dari keterpurukannya.

Terkait dengan utilitas proyek, Founder Kuncicoin, Joko Crypto, menjelaskan pihaknya concern dan memiliki fundamental dengan use case project-project menarik yang tengah dibangun dan terus dikembangkan ke depannya yang menjadikannya utilitas bagi pemanfaatan Kunci.

“Kunci ingin menunjukkan kepada publik dan global, bahwa Kunci serius dalam membangun ekosistem kripto yang jelas dan berfundamental di Indonesia,” katanya kepada portalkripto.com.

Dia juga menjelaskan potensi industri kripto di Indonesia sangat besar, karena pemanfaatan kripto dapat menjadi alternatif penyelesaian beberapa masalah yang terjadi di industri kripto.

Contohnya, kripto dapat menjadi alternatif instrumen investasi dan NFT dapat menjadi cara untuk menjaga originalitas suatu karya, menambah nilai karya seni, dan memberikan royalti yang lebih baik bagi para artis sebagai pelaku industri kreatif.

Joko optimis pasar kripto, khususnya di Tanah Air, akan pulih dan berkembang terutama karena regulasi pemerintah yang mendukung.

“Regulasi aset kripto di Indonesia sudah baik dan pemerintah juga menyambut kehadiran teknologi yang masih terhitung baru seperti tidak hanya kripto tetapi juga blockchain,” kata dia.

Baca juga: Game GTA VI Bakal Pakai Sistem Rewards Kripto?

Seperti diketahui tidak semua negara memiliki regulasi untuk mengatur kripto, apalagi mendukungnya. Setidaknya ada 12 negara yang secara terbuka menyampaikan menentang industri kripto, di antaranya Mesir, Irak, Qatar, Oman, Moroko, Algeria, Tunisia, Bangladesh, dan yang terbesar China.

Saat sebagian pelaku industri kripto optimis pasar yang sedang turun ini akan pulih, pelaku industri lainnya merasa pesimis.

Investor dan manajer hedge fund terkemuka asal AS, John Alfred Paulson, menganggap kripto adalah bubble yang akan terbukti “tidak berharga.”

Dia menyatakan bahwa kripto memiliki “limited supply of nothing” dan tidak memiliki nilai intrinsik karena volatilitas yang tinggi dibandingkan dengan yang pasar tradisional yang relatif stabil

Paulson menyimpulkan pemikirannya tentang kripto dengan dengan pernyataan tegas.

“Kripto entah dari mana mereka diperdagangkan pada akhirnya akan terbukti tidak berharga. Setelah kegembiraan habis atau likuiditas mengering, mereka akan menjadi nol. Saya tidak akan merekomendasikan siapa pun untuk berinvestasi dalam mata uang kripto,” tandasnya.

Terlepas dari optimisme dan pesimisme, teknologi blockchain dan kripto akan terus berkembang dan menawarkan fitur, fungsionalitas, dan kemampuan baru. Adopsi arus utama diprediksi semakin mungkin terjadi di tahun-tahun yang akan datang.

Crypto

Token TKO Terdaftar Bappebti, Dorong Ekosistem Blockchain Lebih Masif 

Published

on

Ilustrasi satu tahun TKO, proyek kripto dari Tokocrypto.

Bappebti (Badan Pengawas Perdagagan Berjangka Komoditi) resmi memasukkan Toko Token (TKO) sebagai aset kripto yang legal diperdagangkan di pasar fisik aset kripto di Indonesia. TKO masuk ke dalam daftar baru dari 383 aset kripto yang dapat diperdagangkan saat ini. 

Keputusan tersebut merupakan bagian dari terbitnya Peraturan Bappebti (PerBa) Nomor 11 Tahun 2022 tentang Penetapan Daftar Aset Kripto Yang Diperdagangkan Di Pasar Fisik Aset Kripto. Dalam PerBa itu terjadi peningkatan signifikan jumlah daftar legal dari 229 aset kripto yang sebelumnya boleh diperdagangkan.

Masuknya TKO ke dalam daftar aset kripto legal Bappebti membuktikan bahwa token kripto tersebut, sudah memenuhi aspek legalitas di Indonesia melalui proses due diligence yang ketat berdasarkan metode penilaian Analytical Hierarchy Process (AHP).

TKO sendiri merupakan project aset kripto dari Tokocrypto yang telah genap memasuki usia satu tahun pada bulan April lalu. TKO mengusung desain project kripto pertama di Indonesia yang menyediakan model token hybrid unik, Centralized Finance (CeFi) dan Decentralized Finance (DeFi).

Co-Founder & CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai.
Co-Founder & CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai. Foto: Tokocrypto.

Baca juga: Bintang Crystal Luncurkan Koleksi NFT Eksklusif Gandeng Irukandji

CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai, mengatakan pencapaian ini tentunya merupakan kabar baik untuk seluruh pihak yang terlibat dalam development TKO dan semua holders token. Selain itu, momentum ini juga baik untuk mengenalkan utilitas TKO yang ingin mendorong adopsi ekosistem blockchain di Indonesia.

“Telah banyak hal yang dilalui oleh TKO dalam menghadirkan utilitas yang bermanfaat bagi kemajuan adopsi ekosistem blockchain di indonesia. Kami akan terus memperkokoh fundamental dari TKO. Di samping itu,  TKO ini telah menjadi backbone dalam pengembangan ekosistem blockchain dari Tokocrypto bernama TokoVerse,” kata Kai.

Lebih lanjut Kai, menjelaskan saat ini TKO telah berfungsi sebagai utilitas benang pemersatu yang menjalin berbagai komponen ekosistem blockchain di TokoVerse. Mulai dari TokoMall (NFT marketplace), TKO sebagai alat redeem NFT. Aplikasi learn & earn, Kriptoversity, belajar blockchain dan aset kripto bisa dapet TKO yang didapatkan bisa di klaim ke wallet kripto Tokocrypto atau bisa didonasikan via TokoCare. 

Ilustrasi ekosistem blockchain, TokoVerse by Tokocrypto.
Ilustrasi ekosistem blockchain, TokoVerse by Tokocrypto.

Baca juga: Aset Kripto Lokal yang Masuk Daftar Legal Bappebti

Fitur dan Utilitas Lain TKO

Tokocrypto selalu mengembangkan fitur untuk membuat TKO terus berkembang. Salah satunya adalah TKO Lock yang menguntungkan bagi para holders TKO. Dengan “mengunci” TKO selama pilihan periode waktu tertentu, investor bisa mendapatkan rewards sampai dengan 0,065 TKO per hari. Ini bisa jadi salah satu cara mendapatkan passive income dari investasi aset kripto.

Ada pula TKO Trading Fee, di mana pengguna bisa membayar biaya trading menggunakan TKO dan mendapatkan diskon sebesar 25%. Diskon trading fee ini bisa digunakan semua pengguna dengan berbagai pilihan aset kripto.

Ilustrasi TKO Token yang terdaftar resmi Bappebti.
Ilustrasi TKO Token yang terdaftar resmi Bappebti.

Baca juga: Daftar Lengkap 383 Aset Kripto Legal Terdaftar Bappebti di Indonesia

Tidak hanya itu, untuk menjaga nilai kelangkaan token, Tokocrypto melakukan TKO burn setiap kuartal. Tokocrypto menyisihkan 10% dari revenue generated berdasarkan trading volume crypto-to-crypto platform untuk burn token TKO sebanyak 10% dari total token suplai. Untuk kuartal 2 2022, ada 778.164 TKO yang akan di-burn secara bertahap.

“Fase TKO burn dapat dijadikan kesempatan bagi para user untuk mengakumulasi kepemilikan TKO-nya. Token burn akan kami lakukan rutin setiap kuartal demi mempertahankan tingkat inflasi TKO sebagai kelanjutan dari kebijakan kami dalam rangka mengoptimalkan nilai dan potensi token TKO,” pungkas Kai.

Continue Reading

Crypto

Jadwal Baru Rilis Ethereum 2.0 dan Gas Fees Lebih Murah

Published

on

Ilustrasi Ethereum.

Era baru Ethereum 2.0 mungkin akan datang lebih cepat dari yang diharapkan. Peningkatan Ethereum yang telah lama ditunggu-tunggu — dikenal sebagai The Merge — telah diumumkan akan terjadi lebih cepat dari jadwal sebelumnya.

Dilaporkan Decrypt, pengembang Ethereum telah mengumumkan proses migrasi jaringan blockchan ETH yang Proof-of-Work (PoW) menjadi Proof-of-Stake (PoS) akan terjadi pada 15 atau 16 September mendatang.

Pembaruan yang akan menyelesaikan perpindahan Ethereum ke mekanisme konsensus bukti kepemilikan ini pada awalnya diharapkan terjadi pada atau sekitar 19 September 2022.

Anthony Sassano, seorang “Ethereum educator” independen, yang ikut mendirikan situs web penelitian Ethereum EthHub, mengatakan di Twitter: “Penggabungan mainnet Ethereum telah dijadwalkan untuk sementara sekitar 15/16 September.”

Baca juga: Analis: Ethereum Mungkin Bisa Beri Banyak Untung Daripada Bitcoin

Era Baru ETH 2.0 Semakin Dekat

Ada dua langkah tersisa sampai Ethereum menyelesaikan peningkatannya: dikenal sebagai “Bellatrix” dan “Paris.” Pengembang ETH mengatakan bahwa “Bellatrix” akan berlangsung pada 6 September.

Bagian terakhir dari peningkatan, yang dikenal sebagai “Paris,” akan terjadi ketika tingkat hash Ethereum (ukuran kekuatan komputasi jaringan) mencapai tingkat tertentu. Itu saat ini diperkirakan akan terjadi pada 15 September.

Tapi ini bisa berubah dalam beberapa hari dan minggu mendatang, karena tingkat hash jaringan tidak konstan dan dapat meningkat atau menurun seiring waktu.

Ethereum 2.0: Ramah Lingkungan dan Lebih Cepat

Upgrade Ethereum ke ETH 2.0 berarti bahwa alih-alih menjadi blockchain Proof-of-Work, Ethereum akan menjadi Proof-of-Stake. Ini akan menghilangkan kebutuhan akan penambang. Validator akan menggantikan mereka dan menjaga keamanan jaringan dengan mengunci kripto asli jaringan, ETH.

Perubahan yang telah lama ditunggu-tunggu dan dibicarakan ini diharapkan membuat blockchain smart contract terkemuka di dunia lebih cepat, lebih terukur, dan jauh lebih hemat energi. Pada Konferensi Komunitas Ethereum di Prancis pada bulan Juli lalu, salah satu pendiri Ethereum, Vitalik Buterin, mengatakan bahwa pembaruan jaringan berikut akan “bagus untuk desentralisasi”.

Perubahan ini juga diharapkan memiliki dampak deflasi pada ETH, karena mempertaruhkan kemungkinan akan memperlambat laju peningkatan pasokan ETH. Dan jika pertumbuhan pasokan melambat sementara permintaan meningkat, itu terbukti bermanfaat bagi investor Ethereum.

Ethereum 2.0: Gas Fees Murah

Buterin juga mengatakan biaya gas fees US$ 5 di Ethereum terlalu tinggi untuk beberapa negara. Ini adalah salah satu hal penting yang dapat diperbaiki oleh The Merge.

Pendiri Ethereum, Vitalik Buterin bicara soal ETH 2.0..
Pendiri Ethereum, Vitalik Buterin bicara soal ETH 2.0.

Baca juga: Daftar Lengkap 383 Aset Kripto Legal Terdaftar Bappebti di Indonesia

“Hari ini, dengan rollup, kadang-kadang sudah 25 sen, kadang-kadang kurang dari 25 sen. Dan jika Anda menganalisis apa yang akan terjadi sebagai hasil dari perbaikan, maka kita berbicara tentang biaya potensial mungkin US$ 0,05 sen, atau mungkin bahkan sebagai serendah US$ 0,002,” kata Buterin dikutip Kitco.

“Transaksi yang jauh lebih murah ke titik di mana transaksi on-chain akan menjadi terjangkau bagi banyak orang yang saat ini tidak terjangkau?”

Continue Reading

Crypto

Bos Apple: Investasi Kripto adalah Keputusan Masuk Akal dan Menarik

Published

on

CEO Apple, Tim Cook. Sumber: Reuters.

Aset kripto kini menjadi salah satu pilihan investasi yang banyak diminati. Tak disangka, CEO Apple, Tim Cook, juga turut bersuara mengenai investasi aset kripto yang tengah tren ini.

Dikutip CNBC, Cook mengakui keunggulan aset kripto sebagai instrumen investasi. Menurutnya berinvestasi pada aset digital itu akan menjadi suatu hal yang umum dan masuk akal.

Dalam sebuah video wawancara, Cook bahkan menceritakan dia memiliki sejumlah aset kripto yang disimpan. Meski, untuk membuat perusahaannya, Apple masuk ke industri kripto atau blockchain belum dilakukan.

“Ya, saya pribadi bersedia (investasi kripto). Saya rasa memilikinya sebagai bagian dari portofolio yang terdiversifikasi adalah hal (yang) masuk akal,” katanya.

CEO Apple, Tim Cook.
CEO Apple, Tim Cook. Sumber: Getty Images

Baca juga: Kenal Fear and Greed Index Crypto dan Cara Kerjanya

Tak Berikan Saran Investasi

Sosok Cook memang bisa menjadi patut dalam hal apapun, terlebih dia adalah nakhoda perusahaan teknologi raksasa dunia. Pria berkacamata itu pun menekankan tidak berniat mengajak atau memberikan rekomendasi ataupun nasihat keuangan terkait investasi dalam bentuk apapun, termasuk kripto.

Cook sendiri pun dari awal telah memutuskan tetap terus melakukan riset mendalam soal ekosistem kripto, hingga akhirnya menganggap hal tersebut adalah menarik.

Ilustrasi investasi aset kripto.
Ilustrasi investasi aset kripto.

Baca juga: Data Baru Inflasi AS Dorong Market Kripto Reli Kencang, Tanda Bull Run?

Cook juga menegaskan bahwa minatnya berasal dari “sudut pandang pribadi” dan menolak saran bahwa Apple mungkin mengambil aset kripto dengan imbalan produk sebagai tender atau membelinya dengan dana perusahaan.

“Perusahaan tidak akan berinvestasi di kripto, bukan karena saya tidak akan menginvestasikan uang saya sendiri, tetapi karena saya tidak berpikir orang membeli saham Apple untuk mendapatkan eksposur ke kripto,” pungkasnya.

Continue Reading

Popular