Connect with us

Market

3 Emiten Kripto Rilis Earnings Pekan Ini, Kerugian Q1 Jadi Sorotan

Tim Research Tokocrypto melihat laporan terbaru ini akan menjadi ujian penting bagi perusahaan yang memiliki eksposur besar terhadap Bitcoin, Solana, dan Ethereum.

Tokocrypto Research Team

Published

on

Ilustrasi market aset kripto. Sumber: Shutterstock.

Tiga perusahaan kripto, yaitu Bitdeer (BTDR), Forward Industries (FWDI), dan Bit Digital (BTBT), akan merilis laporan keuangan kuartalan pekan ini. Ketiganya menjadi perhatian karena sebelumnya mencatat kerugian besar pada kuartal I akibat penurunan harga aset kripto.

Tim Research Tokocrypto melihat laporan terbaru ini akan menjadi ujian penting bagi perusahaan yang memiliki eksposur besar terhadap Bitcoin, Solana, dan Ethereum.

“Ketiga aset tersebut melemah pada kuartal sebelumnya, sehingga berpotensi menekan valuasi aset digital yang tercatat di neraca perusahaan,” tuturnya.

Investor kini akan mencermati seberapa besar dampak penurunan harga kripto terhadap kinerja masing-masing perusahaan, serta apakah pertumbuhan operasional mampu mengimbangi tekanan dari kerugian aset digital.

Bitdeer Akan Buka Pekan Earnings

Bitdeer dijadwalkan merilis laporan keuangan kuartal II 2026 pada Senin, 10 Agustus, sebelum pasar Amerika Serikat dibuka. Perusahaan diperkirakan akan melaporkan hasilnya sekitar pukul 07.00 ET.

Pada kuartal I, Bitdeer mencatat rugi bersih sebesar US$159,5 juta. Kerugian tersebut terutama dipengaruhi oleh pelemahan harga aset kripto. Meski demikian, pendapatan perusahaan naik menjadi US$188,9 juta, sementara adjusted EBITDA masih positif di US$14,4 juta.

Kinerja saham Bitdeer justru cukup kuat pada kuartal II. Saham BTDR naik sekitar 83% selama periode tersebut, jauh mengungguli Bitcoin yang turun 14,08% pada periode yang sama.

Dari sisi operasional, produksi mining Bitdeer juga meningkat tajam. Produksi pada Juni mencapai 990 BTC, naik 388% secara tahunan. Angka ini menunjukkan aktivitas mining perusahaan tetap tumbuh meskipun harga Bitcoin melemah.

Selain mining, Bitdeer juga terus memperluas bisnis infrastruktur AI. Pada Juni, anak usahanya menandatangani perjanjian colocation lease untuk data center Tydal AI di Norwegia. Perusahaan juga mulai membangun fasilitas baru di Alberta.

Kombinasi antara pertumbuhan produksi Bitcoin dan ekspansi infrastruktur AI akan menjadi fokus utama investor dalam laporan kuartal II Bitdeer.

Baca juga: 3 Altcoin Berpeluang Cetak ATH Baru Akhir Pekan Ini

Forward Industries Tertekan Write-down Solana

Forward Industries akan merilis laporan fiskal kuartal III pada Rabu. Pada fiskal kuartal II sebelumnya, perusahaan mencatat rugi bersih sebesar US$283,1 juta, terutama akibat write-down terkait kepemilikan Solana.

Meski mencatat rugi besar, pendapatan Forward meningkat lebih dari empat kali lipat secara tahunan menjadi US$13 juta. Pertumbuhan pendapatan ini menunjukkan adanya peningkatan aktivitas bisnis, tetapi belum cukup untuk menutup tekanan dari valuasi aset digital.

Forward sebelumnya mengungkapkan telah membeli lebih dari 500.000 SOL selama fiskal kuartal III dengan harga rata-rata sekitar US$79 per token. Pembelian ini membuat treasury Solana perusahaan naik menjadi 7,55 juta SOL.

Strategi akumulasi Solana tersebut sempat membantu mendorong minat investor terhadap saham perusahaan. Namun, sepanjang April hingga Juni, Forward menjadi satu-satunya saham yang melemah di antara tiga emiten ini.

Saham FWDI turun sekitar 5% pada kuartal tersebut. Meski demikian, penurunan ini masih lebih kecil dibanding Solana yang melemah sekitar 11,4% dalam periode yang sama.

Laporan terbaru Forward akan memperlihatkan apakah strategi treasury Solana dapat memberi nilai tambah jangka panjang atau justru kembali menekan laporan keuangan jika harga SOL masih bergerak lemah.

Bit Digital Jadi Sorotan Investor Ethereum

Bit Digital akan menutup rangkaian laporan pekan ini dengan merilis earnings pada Kamis sebelum pasar dibuka. Perusahaan ini menjadi perhatian karena memiliki eksposur besar terhadap Ethereum.

Pada kuartal sebelumnya, Bit Digital mencatat rugi bersih sebesar US$146,7 juta. Kerugian tersebut terutama dipicu oleh pelemahan harga Ethereum, dengan dampak sekitar US$121,1 juta dari penurunan nilai aset digital.

Pendapatan Bit Digital turun 13,6% menjadi US$27,9 juta. Pada periode tersebut, perusahaan memiliki sekitar 155.444 ETH.

Meski kinerja keuangan tertekan, saham Bit Digital tetap pulih pada kuartal II. Saham BTBT naik sekitar 37%, berlawanan dengan Ethereum yang turun 25,3% pada periode yang sama.

Perbedaan arah antara saham dan harga ETH menunjukkan investor mungkin mulai melihat prospek jangka panjang perusahaan di luar dampak jangka pendek dari valuasi aset digital. Namun, laporan terbaru tetap akan diuji oleh seberapa besar tekanan Ethereum terhadap neraca perusahaan.

Investor Pantau Dampak Penurunan Aset Kripto

Dilaporkan BeInCrypto, tiga laporan earnings pekan ini akan menjadi indikator penting bagi perusahaan publik yang memiliki eksposur besar terhadap aset kripto. Bitdeer mewakili eksposur Bitcoin dan mining, Forward Industries terkait Solana treasury, sementara Bit Digital menjadi proksi terhadap Ethereum.

Masalah utama yang akan diperhatikan investor adalah dampak penurunan harga aset digital terhadap laporan keuangan. Pada kuartal sebelumnya, ketiga perusahaan sama-sama mencatat kerugian besar karena markdown aset kripto.

Namun, ada perbedaan penting dalam respons pasar. Bitdeer dan Bit Digital mencatat kenaikan saham pada kuartal II meskipun aset kripto utama melemah. Sebaliknya, Forward Industries masih tertinggal karena tekanan dari eksposur Solana.

Jika laporan terbaru menunjukkan kerugian mulai mereda atau pendapatan operasional meningkat, sentimen terhadap saham-saham kripto dapat membaik. Sebaliknya, jika write-down aset digital kembali besar, investor berisiko kembali menekan valuasi perusahaan.

Secara keseluruhan, earnings Bitdeer, Forward Industries, dan Bit Digital pekan ini akan menunjukkan seberapa kuat perusahaan kripto publik menghadapi tekanan harga aset digital. Hasil laporan juga dapat memberi gambaran apakah reli saham kripto tertentu didukung fundamental yang membaik atau hanya bergerak karena ekspektasi pasar.

Baca juga: Harga AS Roma Fan Token Stabil di $1,82, Volume Tinggi Picu Volatilitas


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Trending