Market
Pakistan Gandeng Proyek Kripto Terkait Trump untuk Stablecoin USD1
Pemerintah Pakistan resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan SC Financial Technologies, afiliasi dari World Liberty Financial yang dikaitkan dengan keluarga mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, untuk menguji penggunaan stablecoin dolar AS bernama USD1 dalam sistem pembayaran lintas negara.
Berdasarkan sumber yang terlibat langsung dalam kesepakatan tersebut, kerja sama ini menjadi kesepakatan pertama yang diumumkan secara publik antara sebuah negara berdaulat dan proyek mata uang kripto. Rincian lanjutan dari perjanjian ini dijadwalkan akan diumumkan setelah kunjungan CEO World Liberty Financial, Zach Witkoff, ke Islamabad.
Pakistan bermitra dengan World Liberty
Dalam pengumuman resmi, World Liberty Financial menyatakan telah menandatangani MoU dengan Kementerian Keuangan Pakistan untuk mengeksplorasi inovasi keuangan digital, dengan fokus utama pada pemanfaatan stablecoin untuk transaksi lintas batas.
Melalui kesepakatan tersebut, World Liberty Financial akan bekerja sama dengan bank sentral Pakistan guna mengintegrasikan stablecoin USD1, yang dipatok ke dolar AS, ke dalam struktur pembayaran digital nasional. Stablecoin ini akan berjalan berdampingan dengan infrastruktur kripto yang sudah ada di Pakistan.
Sebelumnya, pada April 2024, World Liberty Financial dan Pakistan Crypto Council juga telah menandatangani Letter of Intent untuk mendorong adopsi blockchain serta memperluas penggunaan stablecoin dalam remitansi dan perdagangan internasional.
Dilaporkan Crypto.news, USD1 sendiri mencatat pertumbuhan pesat dalam jumlah pasokan yang beredar dan kini melampaui nilai USD 3,4 miliar. Stablecoin tersebut tersedia di sejumlah blockchain, dengan porsi terbesar berada di BNB Smart Chain dan Ethereum.
Proyek World Liberty Jadi Sorotan
Proyek World Liberty dilaporkan turut menyumbang lonjakan pendapatan Trump Organization pada paruh pertama 2025, berdasarkan laporan pengungkapan keuangan. Perusahaan ini juga telah mengajukan permohonan izin bank nasional di Amerika Serikat guna menempatkan stablecoin berbasis dolar tersebut di bawah pengawasan regulator.
Sementara itu, Pakistan dalam setahun terakhir mempercepat pembentukan ekosistem aset digital nasional. Pemerintah telah membentuk Pakistan Virtual Assets Regulatory Authority (PVARA), yang membuka jalan bagi bursa kripto besar seperti Binance dan HTX untuk beroperasi secara legal. Otoritas Pakistan juga mengisyaratkan rencana pembentukan cadangan Bitcoin strategis serta pengembangan fasilitas penambangan kripto.
Langkah ini menegaskan ambisi Pakistan untuk menjadi pemain utama dalam ekonomi digital global di tengah meningkatnya adopsi aset kripto oleh negara-negara berkembang.
Baca juga: 8,4 Juta WLFI Gratis! Begini Cara Mendapatkannya Lewat Program USD1
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Altcoin News6 days agoMantan Walikota New York Luncurkan Meme Coin, Gak Sampe 30 Menit Langsung Dump!
-
Academy3 days agoRiset Kripto 12-16 Jan 2026: Bitcoin Bullish! Target Harga Berikutnya?
-
Bitcoin News7 days agoIran Bergolak, Emas Cetak Rekor $4.600, Sinyal Bitcoin Menuju $100K?
-
Market6 days agoSinyal Kripto 14 Januari 2026: Analisis Teknikal dan Proyeksi Pasar

