Connect with us

Market

Rekor Buruk Altcoin Pecah: 13 Bulan Dijual Terus, Total -$209 Miliar

Tivan

Published

on

Ilustrasi market aset kripto. Sumber: Shutterstock.

Tekanan jual di pasar altcoin dilaporkan mencapai level paling ekstrem dalam lima tahun terakhir. Data cumulative buy/sell difference untuk altcoin (di luar Bitcoin dan Ethereum) menunjukkan angka -$209 miliar, menandakan arus jual bersih yang terus menumpuk dalam 13 bulan terakhir di pasar spot exchange terpusat (CEX).

Angka tersebut kontras dengan kondisi pada Januari 2025, ketika metrik yang sama berada di kisaran mendekati nol. Pada periode itu, permintaan masih relatif seimbang dengan suplai, atau dengan kata lain, aksi beli masih mampu mengimbangi tekanan jual. Namun setelahnya, tren bergerak satu arah: arus jual bersih terus melebar hingga menembus -$209 miliar.

Tekanan Saat Bitcoin Lemah

Dilaporkan Crypto Quant, tekanan ini terjadi di tengah pelemahan harga Bitcoin. BTC saat ini berada di sekitar $68.800, turun jauh dari rekor tertinggi lebih dari $125.000 yang dicapai pada Oktober 2025. Pelemahan aset utama tersebut dinilai ikut memperburuk sentimen risiko, terutama untuk altcoin yang cenderung lebih sensitif terhadap penurunan likuiditas dan perubahan selera pasar.

Kondisi ini juga disebut memperlihatkan perubahan perilaku pelaku pasar. Aktivitas investor ritel dinilai melemah, sementara “smart money” disebut telah melakukan rotasi, meninggalkan sebagian besar altcoin. Pada saat yang sama, tidak terlihat indikasi akumulasi altcoin oleh institusi dalam skala besar, sehingga pasar kehilangan katalis pembelian yang biasanya mampu menahan tekanan jual.

Pasar Sudah Sampai Bottom?

Meski demikian, angka -$209 miliar tidak otomatis mengonfirmasi bahwa pasar telah mencapai dasar (bottom). Data tersebut lebih menggambarkan satu hal: minat beli melemah dan pembeli tidak cukup hadir untuk menyerap suplai yang terus masuk ke order book.

Dalam konteks pasar spot CEX, tren ini dipandang bukan sekadar koreksi jangka pendek, melainkan fase jual bersih yang berlangsung terus-menerus selama 13 bulan. Dengan kondisi permintaan yang belum pulih, tekanan jual altcoin berpotensi tetap menjadi faktor dominan dalam jangka menengah, sembari pelaku pasar menunggu apakah likuiditas dan risk appetite bisa kembali masuk ke segmen altcoin.

Menurut Tim Research Tokocrypto, kondisi ekstrem ini menunjukkan kelelahan penjual (seller exhaustion). Meskipun menyakitkan dalam jangka pendek, secara historis level ekstrem seperti ini memberikan rasio risk/reward yang menarik.

Baca juga: Waspada! 3 Altcoin Ini Bisa Picu Likuidasi Rp50 Triliun Lebih Minggu Ini


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending