Connect with us

Altcoin News

BGD Labs Hengkang dari Aave DAO, Ini Intaian Risiko yang Menanti

BGD Labs resmi mengakhiri kerja sama dengan Aave DAO mulai 1 April 2026. Keputusan ini memicu kekhawatiran soal sentralisasi dan dampaknya terhadap migrasi Aave v4. Menurut Tim Research Tokocrypto, keputusan ini mencerminkan tensi internal klasik dalam DAO antara entitas komersial (Aave Labs) dan kontributor independen.

Tivan

Published

on

Aave

Ekosistem decentralized finance (DeFi) kembali diguncang kabar penting.

Sebagaimana dilansir dari News Bitcoin, BGD Labs mengumumkan akan mengakhiri kerja samanya dengan Aave DAO, efektif mulai 1 April 2026.

Keputusan ini mengakhiri empat tahun kolaborasi strategis, di mana BGD Labs berperan sebagai kontributor utama dalam pengembangan teknis dan keamanan protokol Aave.

Dalam pernyataan resminya, BGD Labs menyebut adanya ketidakseimbangan organisasi sebagai alasan utama tidak diperpanjangnya kontrak kerja sama tersebut.

Mereka menyoroti dominasi Aave Labs, yang dinilai memiliki kontrol signifikan terhadap brand dan proses voting dalam ekosistem Aave.

Baca Juga: AAVE Naik 5% Usai Semua Revenue Dialihkan ke DAO Treasury

Isu Sentralisasi dalam DAO

Sebagai organisasi otonom terdesentralisasi (DAO), Aave selama ini diposisikan sebagai protokol yang dikelola komunitas melalui mekanisme tata kelola berbasis token.

Namun, BGD Labs menilai struktur saat ini berpotensi menciptakan risiko sentralisasi.

Dominasi entitas komersial dalam pengambilan keputusan dinilai bertentangan dengan prinsip dasar desentralisasi.

Ketika satu pihak memiliki pengaruh besar terhadap arah pengembangan dan branding, muncul kekhawatiran bahwa independensi DAO dapat tergerus.

Isu ini bukan hal baru di dunia DeFi. Banyak DAO menghadapi dilema antara efisiensi operasional dan desentralisasi murni.

Ketika proyek berkembang pesat dan membutuhkan koordinasi skala besar, entitas komersial sering kali mengambil peran sentral untuk memastikan eksekusi berjalan lancar.

Namun, situasi tersebut juga berpotensi menimbulkan ketegangan internal, seperti yang kini terjadi di Aave.

Dampak terhadap Infrastruktur Teknis

BGD Labs dikenal sebagai salah satu pilar teknis utama dalam pengembangan Aave, khususnya dalam aspek keamanan smart contract dan audit teknis.

Kepergian mereka memunculkan pertanyaan tentang kesiapan DAO dalam menjaga stabilitas protokol ke depan.

Tim Research Tokocrypto menilai langkah ini sebagai kehilangan signifikan bagi ekosistem Aave.

“Keluarnya BGD Labs adalah kehilangan besar bagi infrastruktur teknis Aave. Ini mencerminkan tensi internal klasik dalam DAO antara entitas komersial (Aave Labs) dan kontributor independen. Pergeseran ini bisa memperlambat migrasi ke Aave v4 dan memaksa DAO untuk mencari auditor atau pengembang baru dalam waktu singkat guna menjaga stabilitas protokol,” ujar Tim Research Tokocrypto.

Potensi Dampak ke Aave v4

Salah satu agenda besar yang tengah dinanti komunitas adalah migrasi ke Aave v4. Versi terbaru ini diharapkan membawa peningkatan efisiensi modal, fleksibilitas arsitektur, serta sistem manajemen risiko yang lebih canggih.

Namun, tanpa dukungan teknis dari BGD Labs, proses transisi tersebut berpotensi mengalami penundaan.

DAO kini dihadapkan pada kebutuhan mendesak untuk menunjuk kontributor teknis baru, baik dalam bentuk firma audit independen maupun tim pengembang tambahan.

Keterlambatan dalam migrasi dapat berdampak pada daya saing Aave di tengah persaingan ketat protokol lending DeFi lainnya.

Tantangan Tata Kelola DAO

Kasus ini juga membuka diskusi lebih luas mengenai tata kelola DAO.

Apakah model desentralisasi penuh dapat berjalan efektif tanpa ketergantungan pada entitas komersial? Atau justru keseimbangan antara keduanya yang menjadi kunci keberlanjutan?

Bagi investor dan pengguna Aave, fokus utama saat ini adalah stabilitas protokol dan keamanan dana yang terkunci (TVL).

Selama tata kelola berjalan transparan dan proses transisi dilakukan secara terstruktur, dampak jangka pendek mungkin dapat dikelola.

Namun dalam jangka panjang, keseimbangan kekuasaan dalam DAO akan menjadi faktor krusial bagi reputasi dan keberlanjutan proyek.

Baca Juga: Jupiter DAO Gelar Voting Net-Zero Emissions, Dampak ke Harga JUP?

Keputusan BGD Labs untuk hengkang dari Aave DAO menandai babak baru dalam dinamika internal salah satu protokol DeFi terbesar.

Isu sentralisasi, tata kelola, dan kesiapan teknis kini menjadi sorotan utama komunitas.

Ke depan, kemampuan Aave DAO dalam mencari mitra teknis baru dan menjaga momentum pengembangan, khususnya menuju Aave v4, akan menjadi ujian penting bagi ketahanan ekosistemnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending