Bitcoin News
Bitcoin Tembus $74.000, Altcoin Ikut Melejit Saat Sentimen Risiko Kembali
Pasar kripto mengalami reli signifikan pada awal pekan setelah Bitcoin sempat menembus level US$74.000.
Tim Research Tokocrypto menilai ini bukan sekadar squeeze kecil, karena breadth kenaikannya lebar dan altcoin ikut outperform, tanda risk appetite mulai balik.
Pasar kripto mengalami reli signifikan pada awal pekan setelah Bitcoin sempat menembus level US$74.000, memimpin kenaikan luas di berbagai aset digital utama. Ether, Solana, dan sejumlah altcoin lainnya mencatat kenaikan hingga 6% dalam satu hari perdagangan.
Dilaporkan Coindesk, kenaikan ini terjadi seiring membaiknya sentimen pasar global setelah muncul tanda-tanda meredanya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Daftar Isi
Bitcoin Pimpin Reli Pasar Kripto
Bitcoin sempat menembus level resistensi US$74.000 setelah beberapa kali gagal melewati batas tersebut dalam dua pekan terakhir. Aset kripto terbesar ini kemudian diperdagangkan sedikit di atas level tersebut pada perdagangan Senin pagi.
Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin naik sekitar 2,9% dan mencatat kenaikan mingguan sekitar 9,7%.
Sementara itu, Ether mencatat lonjakan lebih besar dengan kenaikan 7,7% dalam sehari dan sekitar 14,3% dalam sepekan, mencapai harga sekitar US$2.261.
Menurut Tim Research Tokocrypto, ini bukan sekadar squeeze kecil, karena breadth kenaikannya lebar dan altcoin ikut outperform, tanda risk appetite mulai balik.
“Tapi reli seperti ini tetap rapuh: kalau de-eskalasi Timur Tengah gagal berlanjut atau The Fed kembali terdengar hawkish, pasar bisa cepat kehilangan momentum dan membalikkan euforia risk-on tadi pagi,” jelasnya.
Altcoin Ikut Menguat

Reli pasar juga terlihat pada sejumlah altcoin utama. Solana naik sekitar 5,6% dalam 24 jam terakhir dan sekitar 12% dalam sepekan menjadi sekitar US$93.
Dogecoin juga mencatat kenaikan hingga menyentuh US$0,10 untuk pertama kalinya sejak awal Maret, dengan kenaikan harian sekitar 4,6% dan kenaikan mingguan sekitar 10,6%.
BNB naik sekitar 3,8% menjadi sekitar US$683 dengan kenaikan mingguan sekitar 9,5%. Sementara itu, XRP menguat 4,2% menjadi sekitar US$1,47, atau naik sekitar 8,9% dalam tujuh hari terakhir.
Short Squeeze Picu Lonjakan Harga
Kenaikan harga kripto juga dipicu oleh fenomena short squeeze di pasar derivatif.
Data dari CoinGlass menunjukkan bahwa sekitar US$344 juta posisi trading dilikuidasi dalam 24 jam terakhir yang melibatkan lebih dari 91.000 trader.
Dari jumlah tersebut, sekitar US$284,9 juta atau sekitar 83% merupakan likuidasi posisi short.
Posisi short Ether menjadi yang paling terdampak dengan likuidasi sekitar US$127,9 juta, diikuti Bitcoin sekitar US$124,5 juta dan Solana sekitar US$18,5 juta.
Likuidasi terbesar terjadi pada satu posisi Bitcoin senilai sekitar US$6,94 juta di bursa Bitfinex.
Baca juga: Sinyal Kripto 16 Maret 2026: Analisis Teknikal dan Proyeksi Pasar
Sentimen Makro Dorong Pasar

Reli kripto juga dipengaruhi oleh perubahan sentimen makro global. Ketegangan di Selat Hormuz menunjukkan tanda-tanda mereda setelah dua kapal tanker yang membawa gas petroleum cair berhasil melewati jalur tersebut untuk pertama kalinya sejak konflik dimulai.
Pernyataan mantan Presiden AS Donald Trump yang menyebut Amerika Serikat sedang berdialog dengan Iran juga turut meredakan kekhawatiran pasar, meskipun Iran membantah adanya permintaan negosiasi atau gencatan senjata.
Perkembangan tersebut membuat harga minyak dunia turun dari level tertingginya. Harga Brent diperdagangkan sekitar US$104 setelah sebelumnya sempat menyentuh US$106,50, sementara WTI turun di bawah US$100.
Pada saat yang sama, indeks dolar AS melemah sekitar 0,3% dan kontrak berjangka S&P 500 naik sekitar 0,5%.
Investor Menanti Pertemuan The Fed
Meskipun pasar kripto menunjukkan pemulihan, perhatian investor kini tertuju pada pertemuan Federal Reserve pada 17–18 Maret.
Dalam pertemuan tersebut, pasar akan menunggu proyeksi suku bunga terbaru (dot plot) serta pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell yang dapat memengaruhi ekspektasi pemangkasan suku bunga.
Perubahan kebijakan moneter AS dinilai akan menjadi faktor penting yang menentukan arah likuiditas global dan pergerakan aset berisiko seperti kripto dalam beberapa waktu ke depan.
Baca juga: Riset Kripto 9-13 Mar 2026: Inflasi AS Stabil, Bitcoin Masuk Fase Sideways
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
-
Event4 days agoEvent Tokocrypto Minggu Ini
-
Bitcoin News6 days agoAnalisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Tembus $69.000, Sentimen Menguat
-
Altcoin News3 days agoHarga Pi Network Melonjak 30%, Listing di Kraken Jadi Pemicu Utama Reli
-
Bitcoin News6 days agoSaylor Borong Bitcoin Lagi Rp20 Triliun, Total Kepemilikan 738.731 BTC

