Connect with us

Cardano News

Cardano Summit Singapore Masuk Voting Krusial, Kenapa?

Founder Cardano, Charles Hoskinson, dan CEO Cardano Foundation, Frederik Gregaard, memberikan dukungan publik terhadap proposal revisi Cardano Summit 2026.
Tim Research Tokocrypto mengatakan voting Cardano Summit Singapore bukan hanya soal event.

Tivan

Published

on

Ilustrasi Cardano. Sumber: Pixabay.

Founder Cardano, Charles Hoskinson, dan CEO Cardano Foundation, Frederik Gregaard, memberikan dukungan publik terhadap proposal revisi Cardano Summit 2026 hanya beberapa jam sebelum voting ditutup pada 29 Mei.

Dikutip BeInCrypto, proposal tersebut meminta penarikan treasury sebesar 7,8 juta ADA, atau sekitar US$2 juta, untuk mendanai Cardano Summit dua hari di Singapura pada 5–6 Oktober 2026.

Dukungan dari dua tokoh utama ini membuat voting menjadi sorotan besar karena hasilnya akan menjadi salah satu ujian penting bagi sistem governance Cardano.

Dukungan Masih Tipis Menjelang Deadline

Voting on-chain membutuhkan sekitar 66,67% dukungan dari active DRep stake agar proposal disetujui. Snapshot terbaru menunjukkan suara “yes” berada di sekitar 65%.

Artinya, hasil akhir masih sangat bergantung pada stake yang belum memberikan suara. Dengan margin yang sangat tipis, keputusan DRep yang belum voting dapat menentukan apakah proposal ini lolos atau gagal.

Hoskinson secara langsung meminta DRep yang belum memilih untuk mendukung proposal revisi tersebut.

Singapura Dipilih untuk Debut Besar Asia

Cardano Foundation memosisikan Singapura sebagai lokasi strategis untuk summit besar pertama Cardano di Asia.

Singapura dinilai penting karena menjadi pusat regional bagi builder, asset manager, regulator, dan perusahaan Web3. Dengan menggelar summit di sana, Cardano ingin memperkuat kehadirannya di kawasan Asia-Pasifik.

Jika disetujui, event ini dapat menjadi momen penting bagi Cardano untuk membangun hubungan lebih dekat dengan ekosistem institusional dan komunitas developer di Asia.

Proposal Direvisi agar Lebih Akuntabel

Proposal terbaru sudah mengalami sejumlah revisi. Anggaran dipangkas sekitar 22% dari rencana awal, dan hubungan sponsorship dengan TOKEN2049 dihapus.

Selain itu, proposal baru menambahkan milestone payments, independent audits, dan public spending dashboard. Langkah ini dirancang untuk menjawab kekhawatiran komunitas terkait transparansi dan disiplin penggunaan dana treasury.

Dengan struktur ini, dana tidak langsung dilepas sekaligus, tetapi mengikuti pencapaian milestone tertentu.

Baca juga: Cardano Pulih dari US$0,23, Tapi Governance Jadi Ujian Besar ADA

Smart Contract dan Oversight Committee Dilibatkan

Administrasi dana akan dilakukan melalui smart contract yang dibangun oleh Sundae Labs. Jika ada ADA yang tidak digunakan, dana tersebut akan dikembalikan ke treasury on-chain Cardano.

Proposal juga mencakup oversight committee yang melibatkan Intersect dan DQuadrant. Komite ini akan memantau milestone dan memastikan penggunaan dana sesuai kerangka konstitusi Cardano.

Model ini memperlihatkan upaya Cardano untuk membuat spending proposal lebih terukur dan dapat diaudit.

Voting Ini Jadi Ujian Governance Cardano

Tim Research Tokocrypto mengatakan voting Cardano Summit Singapore bukan hanya soal event. Ini juga menjadi stress test bagi governance Cardano setelah Chang hard fork dan peralihan ke model ADA governance.

“Komunitas sedang menguji bagaimana treasury digunakan, siapa yang berhak mengarahkan dana, dan seberapa ketat mekanisme akuntabilitas harus diterapkan,” tuturnya.

Karena itu, hasil voting ini dapat memengaruhi sentimen terhadap kemampuan Cardano menjalankan governance on-chain secara efektif.

Ada Dukungan, Tapi Juga Penolakan

Selain Hoskinson dan Gregaard, CEO EMURGO Phillip Pon juga mendukung proposal ini. Namun, tidak semua DRep setuju.

Sebagian DRep memilih “no” karena alasan fiscal discipline dan prioritas lain di tengah kondisi pasar yang masih menantang. Mereka menilai dana treasury perlu digunakan lebih selektif dan harus memprioritaskan inisiatif yang berdampak langsung pada ekosistem.

Perdebatan ini menunjukkan bahwa Cardano governance semakin aktif, tetapi juga semakin kompleks.

Jika Gagal, Summit Bisa Diperkecil atau Ditunda

Jika proposal gagal lolos, rencana debut besar Cardano di Asia-Pasifik kemungkinan harus diperkecil atau ditunda. Ini bisa menjadi pukulan bagi rencana ekspansi komunitas dan branding regional Cardano.

Namun, jika proposal disetujui, dana akan dilepas dengan mekanisme pengawasan yang lebih ketat. Hal ini dapat menjadi contoh bagaimana treasury Cardano digunakan untuk event besar dengan standar transparansi yang lebih tinggi.

Baca juga: Viral Rumor Cardano Shutdown, Tapi Laporan Resmi Justru Bikin Kaget!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending