Bitcoin News
Mengapa Strategy Menjual 32 BTC? Michael Saylor Beri Penjelasan di BTC Prague
Tim Research Tokocrypto menilai Saylor pernah dikenal dengan pernyataan yang sangat kuat soal tidak menjual Bitcoin, bahkan dalam bentuk retorika ekstrem.
Michael Saylor akhirnya menanggapi keputusan Strategy menjual 32 BTC untuk pertama kalinya sejak 2022. Dalam acara BTC Prague, Saylor menegaskan bahwa transaksi tersebut tidak mengubah tesis jangka panjang perusahaan terhadap Bitcoin.
Penjelasan ini muncul setelah komunitas crypto ramai mengkritik keputusan tersebut. Selama bertahun-tahun, Saylor dikenal sebagai salah satu tokoh paling vokal yang mendorong investor untuk tidak menjual Bitcoin.
Karena itu, meskipun jumlah BTC yang dijual sangat kecil, keputusan Strategy tetap memicu perdebatan besar di pasar.
Daftar Isi
Strategy Jual 32 BTC Senilai US$2,5 Juta
Dilaporkan BeInCrypto, Strategy menjual 32 BTC antara 26 Mei hingga 31 Mei dengan nilai sekitar US$2,5 juta.
Rata-rata harga jualnya berada di sekitar US$77.135 per BTC, sedikit di atas cost basis perusahaan yang berada di sekitar US$75.699 per BTC.
Transaksi ini diungkap melalui filing SEC pada 1 Juni. Setelah pengumuman tersebut, saham MSTR turun sekitar 6% dan penjualan BTC pertama sejak Desember 2022 langsung menjadi sorotan utama pasar.
Dana Digunakan untuk Dividen Preferred Stock
Menurut filing perusahaan, hasil penjualan BTC digunakan untuk membayar distribusi pada preferred stock Strategy.
Dewan direksi telah menetapkan dividen tunai pada 30 Juni untuk lima seri preferred stock perusahaan. Kewajiban ini merupakan bagian dari struktur modal Strategy.
Dengan kata lain, penjualan BTC tersebut bukan dilakukan karena perusahaan berubah bearish terhadap Bitcoin, tetapi untuk memenuhi kewajiban finansial tertentu.
Baca Juga: MicroStrategy Jual Bitcoin untuk Pertama Kalinya sejak 2022
Jumlahnya Sangat Kecil Dibanding Total Holdings
Penjualan 32 BTC hanya mewakili sekitar 0,004% dari total kepemilikan Bitcoin Strategy.
Perusahaan masih memegang sekitar 843.706 BTC, dengan nilai total sekitar US$62 miliar.
Jika dilihat dari skala treasury, penjualan US$2,5 juta hampir tidak signifikan. Namun, secara simbolis, langkah ini besar karena Strategy selama ini dikenal dengan narasi akumulasi dan tidak menjual Bitcoin.
Saylor: Nasihat “Never Sell” untuk Individu
Di BTC Prague, Saylor menjawab kritik terkait pernyataannya yang selama ini sering mendorong investor untuk tidak menjual Bitcoin.
Ia mengatakan, “I said to YOU never sell your bitcoin.”
Pernyataan ini menunjukkan bahwa menurut Saylor, nasihat tersebut ditujukan untuk investor individu, bukan berarti perusahaan tidak boleh melakukan treasury management ketika memiliki kewajiban finansial.
Treasury Management, Bukan Keluar dari Bitcoin
Saylor menggambarkan penjualan tersebut sebagai bagian dari pengelolaan treasury perusahaan.
Menurutnya, perusahaan harus tetap fleksibel dalam memenuhi kewajiban modal dan likuiditas. Dalam konteks ini, menjual sebagian kecil BTC untuk membayar dividen preferred stock bukan berarti Strategy keluar dari strategi Bitcoin.
Saylor juga menilai tidak masuk akal jika sebuah perusahaan menolak menjual aset apa pun dalam semua kondisi, termasuk ketika ada kewajiban yang harus dipenuhi.
Kritik Tetap Muncul karena Narasi Lama
Meski penjelasan Saylor cukup jelas, kritik tetap muncul karena narasi sebelumnya sangat absolut.
Tim Research Tokocrypto menilai Saylor pernah dikenal dengan pernyataan yang sangat kuat soal tidak menjual Bitcoin, bahkan dalam bentuk retorika ekstrem. Karena itu, ketika filing menunjukkan Strategy menjual BTC, komunitas langsung membandingkannya dengan pesan-pesan lamanya.
“Bagi sebagian investor, isu ini bukan tentang jumlah BTC yang dijual, tetapi tentang konsistensi narasi,” jelasnya.
MSTR Masih Di Bawah Tekanan
Penjualan BTC juga muncul saat saham MSTR berada di bawah tekanan. Beberapa analis menilai episode ini menambah beban sentimen terhadap saham perusahaan.
MSTR selama ini diperdagangkan sebagai proxy Bitcoin dengan leverage naratif yang kuat. Ketika perusahaan mulai menjual BTC, meskipun dalam jumlah kecil, pasar bisa membaca sinyal tersebut secara negatif.
Karena itu, investor kini akan semakin memperhatikan bagaimana Strategy membiayai kewajiban berikutnya.
Ujian Berikutnya pada 30 Juni
Tanggal 30 Juni menjadi momen penting karena dividen preferred stock akan jatuh tempo.
Pasar akan memantau apakah Strategy akan membayar distribusi berikutnya melalui modal baru, kas, atau kembali menggunakan sebagian cadangan Bitcoin.
Jika perusahaan kembali menjual BTC, kritik terhadap narasi “never sell” bisa meningkat. Namun, jika Strategy mampu membayar kewajiban tanpa menyentuh cadangan BTC lagi, tekanan sentimen mungkin mereda.
Baca Juga: Michael Saylor Beri Sinyal Beli Bitcoin Baru Setelah Pendanaan $711 Juta
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

