Connect with us

Crypto

Pi Network Anjlok Hampir 3%, Tekanan Pasar Kembali Seret Harga

Pi Network (PI) kembali berada dalam tekanan setelah mencatat penurunan 2,77% dalam 24 jam terakhir dan diperdagangkan di kisaran US$0,132.

Tivan

Published

on

Pi Network (PI)

Pi Network (PI) kembali berada dalam tekanan setelah mencatat penurunan 2,77% dalam 24 jam terakhir dan diperdagangkan di kisaran US$0,132.

Pelemahan ini terjadi ketika pasar kripto secara umum juga bergerak negatif, namun penurunan PI tercatat lebih dalam dibandingkan mayoritas aset digital utama.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa Pi Network masih sangat sensitif terhadap perubahan sentimen pasar.

Ketika investor mulai mengurangi eksposur terhadap aset berisiko, PI menjadi salah satu token yang paling cepat merespons tekanan jual.

Meski belum ada berita negatif khusus yang berkaitan dengan proyek Pi Network, lemahnya minat beli dan likuiditas yang tipis membuat harga kembali kehilangan momentum.

Baca Juga: Harga Pi Network Turun ke US$0,125, Sentimen Extreme Fear

Pi Network Tertekan oleh Pelemahan Pasar Kripto

Dalam 24 jam terakhir, kapitalisasi pasar kripto global turun sekitar 0,94%, sementara Bitcoin melemah sekitar 1,01%.

Namun yang menarik, data dari Coinmarketcap menunjukkan penurunan Pi Network mencapai hampir tiga kali lipat lebih besar dibandingkan Bitcoin.

Hal ini menunjukkan bahwa PI bergerak sebagai aset dengan volatilitas yang lebih tinggi dibandingkan aset kripto berkapitalisasi besar.

Ketika sentimen pasar berubah negatif, aset dengan likuiditas rendah biasanya mengalami tekanan yang lebih besar karena jumlah pembeli yang tersedia tidak sebanyak aset utama seperti Bitcoin atau Ethereum.

Akibatnya, pergerakan turun yang terjadi di pasar dapat terasa lebih tajam bagi pemegang PI.

Likuiditas Tipis Memperbesar Gejolak Harga

Salah satu faktor utama yang membuat Pi Network mudah mengalami fluktuasi adalah tingkat likuiditas yang masih relatif rendah.

Data Dari menunjukkan aktivitas perdagangan PI masih berada pada level yang terbatas dibandingkan aset kripto besar lainnya.

Dalam kondisi seperti ini, tekanan jual dalam jumlah yang tidak terlalu besar saja sudah cukup untuk menggerakkan harga secara signifikan.

Fenomena ini menjelaskan mengapa PI sering mengalami kenaikan maupun penurunan yang lebih agresif dibandingkan pasar secara keseluruhan.

Bagi investor, kondisi tersebut berarti peluang keuntungan yang besar juga disertai risiko volatilitas yang tinggi.

Tidak Ada Katalis Positif yang Mendorong Harga

Pergerakan haarga Pi Coin (PI/USDT) pada Selasa, 23 Juni 2026. Sumber: CoinMarketCap.
Pergerakan haarga Pi Coin (PI/USDT) pada Selasa, 23 Juni 2026. Sumber: CoinMarketCap.

Selain faktor pasar secara umum, tidak ditemukan katalis positif yang mampu menopang pergerakan harga Pi Network dalam 24 jam terakhir.

Tidak ada pengumuman besar, kerja sama strategis, pembaruan ekosistem, maupun lonjakan aktivitas komunitas yang dapat memicu minat beli baru.

Ketiadaan sentimen positif membuat PI bergerak mengikuti arah pasar secara keseluruhan tanpa memiliki kekuatan tambahan untuk menahan tekanan jual.

Situasi ini membuat harga lebih rentan terhadap perubahan sentimen yang terjadi di pasar kripto global.

Tren Penurunan Masih Mendominasi

Jika melihat performa dalam periode yang lebih panjang, Pi Network masih berada dalam tren yang kurang menggembirakan.

Dalam 30 hari terakhir, harga PI tercatat turun sekitar 12,21%, menunjukkan bahwa tekanan bearish masih mendominasi pergerakan jangka menengah.

Meskipun beberapa kali mencoba bangkit, setiap penguatan masih berakhir dengan aksi jual yang mengembalikan harga ke area yang lebih rendah.

Hal tersebut menandakan bahwa pasar masih membutuhkan katalis yang lebih kuat untuk mengubah arah tren secara signifikan.

Area US$0,130 Menjadi Garis Pertahanan Penting

Saat ini perhatian investor tertuju pada area US$0,130, yang menjadi support terdekat bagi Pi Network.

Jika harga mampu bertahan di atas level tersebut, peluang konsolidasi dalam rentang sempit masih terbuka.

Namun apabila support ini ditembus, tekanan jual berpotensi meningkat dan membawa harga menuju area US$0,125.

Sebaliknya, untuk memulihkan sentimen jangka pendek, PI perlu kembali menembus area US$0,135 dan mempertahankan posisi di atas level tersebut.

Pergerakan di sekitar zona ini kemungkinan akan menjadi penentu arah harga dalam beberapa hari ke depan.

Baca Juga: Harga Pi Network Naik Tipis ke US$0,128, Belum Mampu Angkat Sentimen Pi

Bitcoin Masih Menjadi Faktor Utama

Selain faktor internal, arah pergerakan Bitcoin juga akan sangat memengaruhi nasib Pi Network.

Jika Bitcoin mampu mempertahankan posisi di atas US$63.500 dan kembali menunjukkan stabilitas, sentimen pasar berpotensi membaik dan memberikan ruang bagi PI untuk melakukan konsolidasi.

Sebaliknya, apabila Bitcoin kembali melemah, aset dengan likuiditas rendah seperti Pi Network berisiko mengalami tekanan yang lebih besar.

Karena itu, investor PI tidak hanya perlu memperhatikan perkembangan ekosistem Pi Network, tetapi juga dinamika pasar kripto secara keseluruhan.

Pada akhirnya, penurunan 2,77% yang terjadi saat ini menunjukkan bahwa Pi Network masih berada dalam fase yang rentan terhadap tekanan pasar.

Selama belum muncul katalis positif baru dan volume perdagangan belum meningkat secara signifikan, tren jangka pendek masih cenderung bearish.

Area US$0,130 menjadi level kunci yang akan menentukan apakah PI mampu bertahan atau kembali melanjutkan pelemahannya menuju support berikutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending