Connect with us

XRP News

Harga XRP Hari Ini Turun 0,55% ke US$1,299, Koreksi Mingguan Masih Membayangi

Harga XRP kembali bergerak di zona merah dengan penurunan yang memperpanjang tekanan dalam perdagangan jangka pendek.

Tivan

Published

on

Xrp

Harga XRP kembali bergerak di zona merah dengan penurunan yang memperpanjang tekanan dalam perdagangan jangka pendek.

Saat ini, harga XRP berada di level US$1,299124, atau melemah sekitar 0,55% dalam 24 jam terakhir.

Pergerakan ini terjadi setelah XRP sempat menyentuh US$1,309966, tetapi belum mampu mempertahankan penguatan hingga menembus level tersebut secara konsisten.

Pelemahan harian ini menjadi bagian dari tren koreksi yang terlihat dalam sepekan terakhir. Harga XRP tercatat turun 6,67% dalam tujuh hari dan 1,55% selama 30 hari.

Meski demikian, kinerja dalam jangka menengah masih menunjukkan penguatan, dengan kenaikan 29,94% dalam 60 hari dan 18,50% dalam 90 hari terakhir.

Kapitalisasi pasar XRP saat ini berada di kisaran US$82 miliar, sedangkan volume perdagangan 24 jam mencapai US$1,11 miliar.

Dengan pasokan beredar sekitar 63,13 miliar XRP dari total maksimum 100 miliar token, aset kripto ini masih menempati peringkat kelima berdasarkan kapitalisasi pasar dalam data yang tersedia.

Lantas, apa yang menyebabkan harga XRP turun hari ini? Perlu riset lanjutan untuk mengonfirmasi adanya satu berita spesifik sebagai pemicu langsung.

Namun, tekanan koreksi mingguan, belum kuatnya pemulihan harga, serta kemungkinan perubahan minat beli menjadi sejumlah faktor yang dapat menjelaskan pelemahan XRP saat ini.

Baca Juga: Analisa Harga XRP Hari Ini: Tekanan Jual Bawa XRP Kembali ke $1,47

Tekanan Koreksi Mingguan Membatasi Pemulihan XRP

Salah satu petunjuk penting terlihat dari penurunan XRP sebesar 6,67% selama tujuh hari terakhir.

Angka ini menunjukkan bahwa tekanan terhadap harga tidak hanya terjadi dalam perdagangan harian, tetapi juga terlihat dalam pergerakan selama sepekan.

Ketika harga terus melemah dalam periode pendek, sebagian investor cenderung lebih berhati-hati untuk membuka posisi beli.

Pelaku pasar yang sebelumnya membeli pada harga lebih tinggi juga mungkin memilih mengurangi posisi guna membatasi risiko kerugian.

Kondisi tersebut berpotensi menambah tekanan jual apabila permintaan baru belum cukup kuat. Penurunan harian sebesar 0,55% memang relatif terbatas dibandingkan koreksi mingguan.

Namun, pelemahan tersebut menunjukkan bahwa XRP belum memperlihatkan pemulihan yang cukup kuat untuk membalikkan tekanan dalam jangka pendek.

Meski begitu, penurunan mingguan tidak otomatis berarti tren jangka menengah XRP telah berubah sepenuhnya menjadi bearish. Harga masih mencatat kenaikan hampir 30% dalam 60 hari.

Dengan demikian, pergerakan saat ini juga dapat mencerminkan koreksi setelah penguatan sebelumnya.

Untuk memastikan apakah koreksi akan berlanjut, investor perlu memperhatikan kemampuan XRP mempertahankan area harga terendah hariannya serta perkembangan volume perdagangan pada sesi berikutnya.

XRP Belum Mampu Bertahan di Dekat US$1,31

Data perdagangan menunjukkan XRP bergerak di antara US$1,275264 dan US$1,309966 dalam 24 jam terakhir. Harga saat ini berada di US$1,299124, sedikit di bawah titik tertinggi harian tersebut.

Kondisi ini mengindikasikan bahwa XRP sempat mendapatkan dorongan beli, tetapi belum mampu mempertahankan harga di dekat puncak perdagangan hariannya.

Ketika harga mendekati area tertentu lalu kembali turun, hal tersebut dapat menunjukkan bahwa permintaan beli belum cukup kuat untuk mendorong kenaikan lebih lanjut.

Salah satu kemungkinan yang perlu dipertimbangkan adalah aksi ambil untung setelah penguatan dalam periode 60 dan 90 hari.

Investor yang telah menikmati kenaikan harga dapat memilih merealisasikan keuntungan, sehingga sebagian tekanan jual muncul ketika harga bergerak lebih tinggi.

Namun, data harga saja belum membuktikan bahwa aksi ambil untung merupakan penyebab utama penurunan XRP kali ini.

Untuk memastikan faktor tersebut, diperlukan informasi tambahan mengenai arus transaksi, aktivitas dompet besar, serta perubahan posisi investor di pasar derivatif.

Area US$1,31 dapat menjadi acuan untuk menilai apakah XRP mampu memulihkan momentum.

Jika harga kembali melewati level tersebut dan bertahan di atasnya, peluang pemulihan jangka pendek dapat terbuka.

Sebaliknya, kegagalan mempertahankan kenaikan berpotensi membuat XRP kembali menguji area bawah perdagangan hariannya.

Volume US$1,11 Miliar Belum Menunjukkan Dominasi Penjual

Volume perdagangan XRP dalam 24 jam terakhir tercatat sekitar US$1,11 miliar.

Angka tersebut menunjukkan aktivitas transaksi yang cukup besar, tetapi belum cukup untuk memastikan apakah penurunan harga disebabkan oleh peningkatan aksi jual.

Untuk menilai tekanan pasar secara lebih akurat, volume perdagangan perlu dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Apabila harga turun bersamaan dengan kenaikan volume, kondisi tersebut dapat mengindikasikan bahwa tekanan jual semakin kuat.

Sebaliknya, penurunan harga dengan volume yang lebih rendah dapat mencerminkan melemahnya permintaan tanpa lonjakan penjualan yang signifikan.

Data yang tersedia belum menunjukkan perbandingan volume secara langsung dengan hari sebelumnya.

Karena itu, belum dapat dipastikan apakah penurunan XRP kali ini disertai peningkatan aktivitas penjual atau hanya mencerminkan lemahnya minat beli.

Pergerakan Bitcoin dan aset kripto utama lainnya juga dapat memengaruhi sentimen terhadap XRP. Dalam kondisi pasar yang kurang kondusif, investor biasanya lebih selektif dalam mengambil risiko.

Namun, tanpa data pergerakan pasar yang lebih lengkap, pelemahan XRP belum bisa dikaitkan secara pasti dengan satu faktor eksternal tertentu.

Kinerja 60 Hari Masih Positif, tetapi Belum Menjamin Rebound

Di tengah koreksi terbaru, XRP masih mencatat kenaikan 29,94% dalam 60 hari dan 18,50% dalam 90 hari terakhir.

Performa tersebut menunjukkan bahwa harga masih lebih tinggi dibandingkan posisinya pada dua hingga tiga bulan sebelumnya.

Penguatan dalam periode tersebut dapat menjadi konteks bahwa penurunan saat ini berlangsung setelah fase kenaikan.

Dalam pasar kripto, koreksi dapat terjadi ketika investor melakukan penyesuaian posisi setelah reli, terutama jika harga belum mendapatkan dorongan permintaan baru untuk melanjutkan tren naik.

Namun, kinerja positif dalam jangka menengah tidak menjamin XRP akan segera rebound.

Jika tekanan jual terus berlanjut dan minat beli tidak kembali meningkat, harga berpotensi tetap bergerak melemah meskipun performa 60 dan 90 harinya masih positif.

Investor juga perlu membedakan antara koreksi jangka pendek dan perubahan tren yang lebih besar.

Pergerakan harga selama beberapa sesi berikutnya, terutama kemampuan XRP membentuk level terendah yang lebih tinggi dan kembali menembus area resistensi, dapat memberikan petunjuk tambahan mengenai kekuatan pemulihan.

Area US$1,275 Menjadi Level yang Perlu Dipantau

Dari sisi teknikal, US$1,275264 menjadi titik terendah XRP dalam 24 jam terakhir.

Area tersebut dapat menjadi acuan awal untuk melihat apakah pembeli masih mampu menahan tekanan jual.

Jika XRP bertahan di atas area US$1,275 dan kembali bergerak menuju US$1,31, peluang konsolidasi atau pemulihan jangka pendek masih terbuka.

Penguatan yang berlanjut di atas US$1,31 dapat menjadi indikasi bahwa minat beli mulai membaik. Sebaliknya, jika harga menembus ke bawah US$1,275, risiko koreksi lanjutan perlu diperhatikan.

Penembusan tersebut dapat menunjukkan bahwa tekanan jual masih dominan dan pembeli belum cukup kuat untuk mempertahankan area terendah harian.

Level-level tersebut merupakan acuan berdasarkan data perdagangan yang tersedia, bukan jaminan arah harga berikutnya.

Perubahan sentimen pasar, volume, dan perkembangan fundamental XRP dapat memengaruhi pergerakan harga di luar rentang harian tersebut.

Baca Juga: Analisa Harga XRP Hari Ini: Kehilangan Momentum, XRP Anjlok 5% ke $1,42

Prospek Harga XRP Hari Ini

Penurunan XRP sekitar 0,55% ke US$1,299124 menunjukkan bahwa aset ini masih menghadapi tekanan setelah melemah 6,67% dalam tujuh hari terakhir.

Belum kuatnya pemulihan di dekat US$1,31 serta kemungkinan aksi ambil untung setelah kenaikan sebelumnya dapat menjadi faktor yang menjelaskan kondisi tersebut.

Meski demikian, belum ada bukti yang cukup untuk memastikan satu penyebab sebagai pemicu utama penurunan harga XRP hari ini.

Data yang diambil dari Tokocrypto pada Minggu (18/10) lebih menunjukkan bahwa momentum jangka pendek sedang melemah, sementara kinerja dalam rentang 60 dan 90 hari masih mencatat kenaikan.

Dalam waktu dekat, investor dapat memantau area US$1,275 sebagai batas bawah berdasarkan perdagangan harian dan US$1,31 sebagai level yang perlu dilewati untuk memperkuat pemulihan.

Volume perdagangan dan arah Bitcoin juga layak diperhatikan untuk melihat apakah sentimen pasar mulai membaik.

Jika XRP mampu bertahan di atas area terendah hariannya dan kembali menembus US$1,31, peluang pemulihan masih terbuka.

Sebaliknya, penurunan di bawah US$1,275 dapat meningkatkan risiko koreksi lanjutan.

Dengan kondisi tersebut, pergerakan XRP masih perlu dicermati sebelum dapat dipastikan apakah pelemahan saat ini hanya koreksi sementara atau awal dari tekanan yang lebih panjang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending