Pi Network News
Analisa Harga Pi Network Hari Ini: PI Sulit Bangkit, Selisih FDV & Market Cap Tembus 8,9 Kali
Harga Pi Network (PI) masih kesulitan menunjukkan pemulihan yang meyakinkan karena bergerak di kisaran US$0,078 atau sekitar Rp12.700
Harga Pi Network (PI) masih kesulitan menunjukkan pemulihan yang meyakinkan karena bergerak di kisaran US$0,078 atau sekitar Rp12.700, dengan koreksi hampir 2% dalam 24 jam.
Posisi ini membuat Pi masih tertinggal jauh dari rekor tertingginya di US$2,98 yang tercatat pada Februari 2025.
Tekanan harga bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan. Aktivitas perdagangan PI juga terbilang sangat rendah dibandingkan kapitalisasi pasarnya.
Dengan market cap sekitar US$874,9 juta, volume perdagangan 24 jam hanya mencapai US$3,37 juta. Rasio volume terhadap market cap pun hanya 0,39%, menandakan aktivitas transaksi relatif tipis.
Kondisi tersebut penting dipahami investor, khususnya komunitas Pi Network di Indonesia.
Ketika volume rendah bertemu dengan potensi pertambahan pasokan token, harga bisa menjadi lebih sensitif terhadap perubahan permintaan maupun tekanan jual.
Artinya, PI berpotensi bergerak tajam ke dua arah, bukan hanya turun, tetapi juga naik ketika permintaan mendadak meningkat.
Di tengah kondisi itu, pasar mulai memperhatikan dua perkembangan ekosistem, yakni aktivasi Protocol 28 pada pertengahan Oktober dan penyelenggaraan Pi Ecosystem Summit pada 17–19 November 2026.

Daftar Isi
Harga Pi Network Turun dalam Tujuh Hari Terakhir
Data historis PI/USDT memperlihatkan harga penutupan sekitar US$0,07865 pada 14 Oktober 2026. PI kemudian naik ke US$0,07985 pada 15 Oktober dan US$0,08056 pada 16 Oktober.
Namun, penguatan tersebut tidak bertahan lama. Dalam catatan CoinMarketCap, harga turun ke sekitar US$0,07956 pada 17 Oktober, sempat bertahan di US$0,07966 pada 18 Oktober.
Lalu melemah ke US$0,07848 pada 19 Oktober. Pada 20 Oktober, harga penutupan tercatat sekitar US$0,07725.
Dengan membandingkan harga penutupan 14 dan 20 Oktober, PI terkoreksi sekitar 1,8%. Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa upaya pemulihan belum mampu mempertahankan momentum kenaikan. Data ini menggunakan pasangan PI/USDT dengan waktu penutupan harian UTC, sehingga angkanya dapat berbeda dari harga real-time dalam rupiah.
Tekanan tersebut juga memperlihatkan jarak yang masih sangat lebar dari rekor tertinggi. Dengan harga sekitar US$0,078 dibandingkan puncak US$2,98, PI masih berada sekitar 97,4% di bawah level tertingginya.
Untuk kembali mendekati puncak tersebut, Pi membutuhkan kenaikan berkali-kali lipat, sehingga investor sebaiknya tidak menganggap pantulan kecil sebagai tanda pemulihan tren jangka panjang.
Baca Juga: Analisa Harga Pi Network Hari Ini: PI Turun ke $0,0883 Jelang Protocol 28
Volume Hanya 0,39% dari Market Cap, Mengapa Ini Penting?
Tim Research Tokocrypto menyoroti volume perdagangan PI yang hanya sekitar US$3,37 juta, sementara kapitalisasi pasarnya mencapai US$874,9 juta.
Rasio volume terhadap market cap sebesar 0,39% menunjukkan bahwa nilai transaksi harian relatif kecil dibandingkan ukuran pasar token tersebut.
Rasio ini bukan ukuran likuiditas yang sempurna, tetapi dapat menjadi petunjuk bahwa aktivitas perdagangan sedang terbatas.
Dalam kondisi seperti ini, transaksi besar berpotensi menimbulkan perubahan harga yang lebih terasa, terutama apabila kedalaman order book di bursa tempat investor bertransaksi juga tipis.
Risikonya berlaku untuk kedua arah. Permintaan yang tiba-tiba meningkat dapat mendorong PI naik dengan cepat, tetapi penjualan dalam jumlah besar juga bisa mempercepat penurunan.
Karena itu, investor tidak cukup hanya melihat persentase perubahan harga harian. Volume, kedalaman pasar, dan kemampuan harga bertahan setelah bergerak tajam juga perlu diperhatikan.
Struktur pasokan turut menambah tantangan. Dari total pasokan maksimum 100 miliar PI, jumlah yang beredar sekitar 11,26 miliar token atau hanya 11,26%.
Artinya, sebagian besar pasokan maksimum belum masuk ke peredaran berdasarkan angka tersebut.
Pelepasan token ke pasar pada masa mendatang berpotensi menambah tekanan jual apabila pertumbuhan permintaan tidak mampu mengimbanginya.
Selain itu, fully diluted valuation (FDV) PI diperkirakan mencapai US$7,76 miliar, hampir 8,9 kali market cap saat ini.
FDV menggambarkan valuasi hipotetis apabila seluruh pasokan maksimum dihitung berdasarkan harga sekarang.
Angka tersebut bukan berarti seluruh token akan langsung beredar, tetapi menunjukkan besarnya perbedaan antara valuasi berdasarkan pasokan beredar dan potensi valuasi jika seluruh pasokan maksimum diperhitungkan.
Protocol 28 Sudah Aktif, Apa yang Berubah?
Menurut laporan Crypto.news pada Selasa (20/10), salah satu perkembangan yang menjadi perhatian adalah Protocol 28.
Peningkatan protokol ini dijadwalkan untuk mainnet pada pertengahan Oktober dan terpantau aktif pada 16–17 Oktober berdasarkan catatan versi protokol jaringan.
Pembaruan tersebut berkaitan dengan penanganan keterlambatan data transaksi, dukungan untuk memperbarui kelompok smart contract secara bersamaan, serta pengelolaan data aplikasi yang tersimpan dengan lebih aman.
Perubahan ini terutama menyasar infrastruktur jaringan dan kebutuhan pengembang, bukan mekanisme yang secara otomatis menaikkan harga PI.
Bagi ekosistem Pi, peningkatan infrastruktur baru akan bernilai lebih besar apabila pengembang benar-benar memanfaatkannya untuk membangun aplikasi dan layanan yang digunakan secara aktif.
Oleh sebab itu, pasar perlu memantau apakah setelah upgrade muncul peningkatan penggunaan aplikasi, aktivitas jaringan yang relevan, dan volume perdagangan PI.
Keberhasilan pembaruan teknis tidak selalu langsung tercermin dalam harga. Jika adopsi belum terlihat atau kondisi pasar kripto secara umum masih lemah, dampak positif Protocol 28 terhadap sentimen dapat terbatas.
Pi Ecosystem Summit November Jadi Katalis Berikutnya
Setelah Protocol 28, perhatian pasar berpotensi beralih ke Pi Ecosystem Summit perdana yang dijadwalkan berlangsung secara daring pada 17–19 November 2026.
Dalam pengumuman resmi Pi Network, acara ini akan berfokus pada platform pengembang, demonstrasi perangkat pengembangan, pameran aplikasi dari mitra dan komunitas, serta pembahasan hackathon mendatang.
Agenda tersebut dapat menjadi kesempatan untuk menilai perkembangan utilitas Pi di luar aktivitas penambangan token.
Jika acara menghadirkan produk yang benar-benar digunakan dan memperlihatkan kemajuan aplikasi yang konkret, sentimen terhadap ekosistem berpotensi membaik.
Namun, pengumuman acara saja belum cukup menjadi dasar untuk menyimpulkan bahwa harga PI akan naik.
Investor perlu membedakan katalis yang sekadar menarik perhatian dari perkembangan yang benar-benar mendorong penggunaan jaringan dan permintaan token.
Baca Juga: Harga Pi Network Hari Ini Bertahan di $0,08, Upgrade Protocol 28 Jadi Harapan Baru PI
Support US$0,0774 Jadi Ujian, Resistansi Masih Jauh
Dalam jangka pendek, area US$0,0774 atau sekitar Rp12.600 menjadi support yang perlu diperhatikan.
Jika level ini ditembus dan harga gagal kembali ke atasnya, PI berisiko menguji rekor terendah sekitar US$0,0704 atau kurang lebih Rp11.500 berdasarkan acuan analisa Tim Research Tokocrypto.
Sebaliknya, apabila harga mampu bertahan dan memulihkan momentum, resistansi berada di US$0,0843–US$0,0866 atau sekitar Rp13.700–Rp14.100.
Zona ini dikaitkan dengan EMA 50 hari dan menjadi area yang perlu direbut kembali untuk memperkuat prospek pemulihan jangka pendek.
Respons harga setelah Protocol 28 dan perkembangan menuju Summit November akan menjadi dua hal penting untuk dipantau.
Kenaikan volume yang disertai kemampuan PI menembus resistansi dapat menunjukkan bahwa minat pasar mulai kembali.
Sebaliknya, volume yang tetap rendah dan kegagalan mempertahankan support akan memperbesar risiko pergerakan lanjutan ke bawah.
Untuk saat ini, Pi Network masih menghadapi kombinasi harga yang jauh dari rekor tertinggi, aktivitas perdagangan tipis, dan potensi tekanan pasokan jangka panjang.
Protocol 28 serta Pi Ecosystem Summit menawarkan katalis untuk perkembangan ekosistem, tetapi arah harga tetap membutuhkan konfirmasi dari permintaan nyata dan aktivitas perdagangan.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Academy6 days agoApa Itu $NBIS? Perusahaan Penyedia Cloud Computing untuk AI
-
Bitcoin News6 days agoAnalisa Harga BTC Hari Ini: Naik 2,38% ke $83.149, Bitcoin Rebound dari Tekanan Jual
-
Bitcoin News5 days agoAnalisa Harga BTC Hari Ini: Anjlok 3,13% ke $81.097, Bitcoin Terancam Koreksi Lebih Dalam
-
Altcoin News6 days agoTokenisasi Saham Makin Panas, Harga BABAB Berpeluang Lanjut Reli?

