Connect with us

Bitcoin News

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Naik ke US$63.107, Tekanan Jual Mereda

Berdasarkan analisa harga BTC hari ini, kenaikan harga Bitcoin menjadi sinyal bahwa kepercayaan investor mulai kembali pulih setelah periode volatilitas yang cukup tinggi.

Tivan

Published

on

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan tanda-tanda pemulihan Bitcoin setelah berhasil mengakhiri tekanan jual yang membayangi pasar kripto dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan data perdagangan terbaru, harga Bitcoin hari ini berada di US$63.107,26 per BTC, naik sekitar 1,42% dalam 24 jam terakhir.

Kenaikan ini menjadi sinyal positif bagi investor setelah sebelumnya BTC sempat terkoreksi hingga mendekati level psikologis US$61.000.

Meski belum sepenuhnya keluar dari fase konsolidasi, pergerakan terbaru menunjukkan minat beli mulai kembali meningkat seiring membaiknya sentimen pasar.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Naik ke US$60.819, Sinyal Kebangkitan

Bitcoin Kembali Menembus Level US$63.000

Dalam perdagangan selama 24 jam terakhir, harga Bitcoin bergerak di kisaran US$61.645,75 hingga US$63.422,94.

Setelah sempat menyentuh level terendah harian di bawah US$62.000, BTC perlahan bangkit dan berhasil menembus kembali area US$63.000.

Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa tekanan jual mulai mereda. Bahkan dalam satu jam terakhir, harga Bitcoin masih mencatat kenaikan sekitar 0,34%, menandakan momentum bullish jangka pendek masih bertahan.

Meski kenaikannya belum terlalu besar, keberhasilan BTC mempertahankan level di atas US$63.000 menjadi indikator penting bagi pelaku pasar.

Area ini kini dipandang sebagai titik awal untuk menguji resistance berikutnya apabila sentimen positif terus berlanjut.

Kapitalisasi Pasar Bitcoin Tembus US$1,26 Triliun

Sebagai aset kripto terbesar di dunia, Bitcoin tetap mempertahankan dominasinya dengan kapitalisasi pasar mencapai sekitar US$1,27 triliun.

Nilai tersebut memperkuat posisi BTC sebagai aset digital paling bernilai di industri kripto.

Sementara itu, volume perdagangan dalam 24 jam mencapai sekitar US$26,3 miliar, menunjukkan aktivitas transaksi yang masih tinggi.

Tingginya volume perdagangan menjadi indikasi bahwa likuiditas pasar tetap kuat dan minat investor terhadap Bitcoin masih terjaga.

Dari sisi suplai, jumlah Bitcoin yang beredar kini mencapai 20,05 juta BTC, atau sekitar 95,5% dari total maksimal 21 juta BTC.

Artinya, hanya sebagian kecil Bitcoin yang belum ditambang, sehingga karakteristik kelangkaan (scarcity) BTC tetap menjadi salah satu faktor utama yang mendukung nilainya dalam jangka panjang.

Kinerja Bitcoin Mulai Membaik

Performa Bitcoin mulai menunjukkan pemulihan jika dilihat dari beberapa periode waktu.

Dalam 24 jam terakhir, BTC naik 1,42%, sementara dalam tujuh hari terakhir berhasil mencatat kenaikan 2,92%.

Bahkan dibandingkan 30 hari lalu, Bitcoin masih membukukan kenaikan sekitar 2,41%, menandakan tren jangka pendek mulai berbalik positif.

Namun, jika melihat periode yang lebih panjang, Bitcoin masih berada dalam fase pemulihan.

Selama 60 hari terakhir, Tokocrypto mencatat harga BTC masih turun sekitar 22,53%, sedangkan dalam 90 hari terakhir koreksinya mencapai 13,04%.

Data tersebut menunjukkan bahwa meskipun tekanan mulai mereda, Bitcoin masih membutuhkan katalis yang lebih kuat untuk kembali memasuki tren bullish jangka menengah.

Masih Berjarak dari Rekor Tertinggi

Harga Bitcoin saat ini juga masih berada cukup jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa (All-Time High/ATH) di US$126.198,07.

Meski demikian, banyak analis menilai fase konsolidasi seperti saat ini merupakan bagian normal dari siklus pasar.

Selama Bitcoin mampu mempertahankan level support penting dan terus menarik minat investor institusional maupun ritel, peluang untuk melanjutkan pemulihan tetap terbuka.

Selain itu, status Bitcoin sebagai aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar membuatnya masih menjadi acuan utama dalam menentukan arah pergerakan pasar aset digital secara keseluruhan.

Level Penting yang Perlu Diperhatikan

Secara teknikal, area US$61.600 kini menjadi support terdekat yang perlu dipertahankan oleh Bitcoin.

Selama harga tetap berada di atas level tersebut, peluang untuk melanjutkan penguatan menuju resistance di kisaran US$63.500 hingga US$64.000 masih cukup terbuka.

Jika resistance tersebut berhasil ditembus dengan volume perdagangan yang meningkat, Bitcoin berpotensi membuka jalan menuju level yang lebih tinggi dalam jangka pendek.

Sebaliknya, apabila tekanan jual kembali meningkat dan harga turun di bawah support, BTC berisiko kembali memasuki fase konsolidasi sebelum menentukan arah berikutnya.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Terkoreksi ke US$62.897

Prospek Bitcoin

Berdasarkan analisa harga BTC hari ini, kenaikan harga Bitcoin menjadi sinyal bahwa kepercayaan investor mulai kembali pulih setelah periode volatilitas yang cukup tinggi.

Didukung oleh kapitalisasi pasar yang telah melampaui US$1,26 triliun, volume perdagangan yang tetap solid, serta pasokan yang semakin terbatas, Bitcoin masih mempertahankan posisinya sebagai aset kripto utama yang menjadi barometer industri.

Meski tantangan dari kondisi makroekonomi dan sentimen pasar global masih membayangi, pergerakan terbaru menunjukkan bahwa momentum bullish perlahan mulai terbentuk.

Dalam beberapa hari ke depan, perhatian investor akan tertuju pada kemampuan Bitcoin mempertahankan level US$63.000 sebagai fondasi untuk melanjutkan tren kenaikan berikutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Trending