Connect with us

Bitcoin News

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun ke US$58.182, Terkoreksi 3% dalam 24 Jam

Analisa harga BTC hari ini kembali menyoroti tekanan yang dialami Bitcoin setelah turun hampir 3% dalam 24 jam terakhir.

Tivan

Published

on

market kripto bitcoin

Analisa harga BTC hari ini kembali menyoroti tekanan yang dialami Bitcoin setelah turun hampir 3% dalam 24 jam terakhir.

Koreksi tersebut membuat aset kripto terbesar di dunia kembali diperdagangkan di bawah level psikologis US$60.000, sekaligus memperpanjang tren pelemahan yang telah berlangsung dalam beberapa pekan terakhir.

Berdasarkan data pasar terbaru yang dihimpun Tokocrypto pada Rabu (1/7), harga Bitcoin berada di US$58.182,26 per BTC atau turun sekitar 2,78% dalam 24 jam terakhir.

Penurunan ini terjadi di tengah meningkatnya aktivitas perdagangan, dengan volume transaksi harian mencapai US$32,44 miliar, mencerminkan tingginya aktivitas jual beli di pasar.

Meski terkoreksi, Bitcoin tetap mempertahankan posisinya sebagai aset kripto terbesar di dunia dengan kapitalisasi pasar sekitar US$1,16 triliun.

Jumlah Bitcoin yang beredar saat ini mencapai 20,05 juta BTC, atau sekitar 95,48% dari total pasokan maksimum sebanyak 21 juta BTC.

BacaJuga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Menguat ke US$64.494

Bitcoin Gagal Bertahan di Atas US$60.000

Sepanjang 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak dalam rentang US$58.045,53 hingga US$59.954,80.

BTC sempat mendekati level US$60.000, namun gagal mempertahankan momentum sehingga kembali mengalami tekanan jual.

Dalam satu jam terakhir, harga Bitcoin juga masih melemah sekitar 0,96%, mengindikasikan bahwa tekanan bearish masih mendominasi perdagangan jangka pendek.

Kegagalan menembus kembali level US$60.000 menjadi sinyal bahwa pelaku pasar masih bersikap hati-hati.

Area tersebut kini menjadi level resistensi penting yang perlu dilewati agar Bitcoin dapat membuka peluang pemulihan lebih lanjut.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 1 Juli 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 1 Juli 2026. Sumber: Tokocrypto.

Tren Koreksi Masih Berlanjut

Pelemahan harga Bitcoin tidak hanya terjadi dalam perdagangan harian, tetapi juga tercermin pada performa jangka menengah.

Selama tujuh hari terakhir, BTC telah turun sekitar 7,69%, menunjukkan bahwa tekanan jual masih berlangsung.

Dalam periode 30 hari, Bitcoin kehilangan sekitar 21,04% nilainya atau terkoreksi lebih dari US$15.400.

Tekanan bahkan lebih besar terlihat dalam 60 hari terakhir dengan penurunan mencapai 25,91%, sementara dalam 90 hari terakhir BTC masih melemah sekitar 14,91%.

Rangkaian koreksi tersebut mencerminkan bahwa pasar Bitcoin masih berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami tekanan yang cukup besar dalam beberapa bulan terakhir.

Volume Perdagangan Meningkat di Tengah Tekanan Jual

Salah satu indikator yang menonjol adalah meningkatnya volume perdagangan Bitcoin.

Dalam 24 jam terakhir, nilai transaksi mencapai sekitar US$32,44 miliar, lebih tinggi dibandingkan sesi perdagangan sebelumnya.

Peningkatan volume saat harga mengalami penurunan umumnya menunjukkan bahwa aksi jual masih cukup kuat.

Kondisi ini juga mengindikasikan bahwa volatilitas Bitcoin berpotensi tetap tinggi dalam jangka pendek.

Meski demikian, kapitalisasi pasar Bitcoin yang masih bertahan di atas US$1,16 triliun menunjukkan bahwa aset ini tetap menjadi tolok ukur utama bagi pasar kripto global.

Bitcoin Masih Jauh dari Rekor Tertinggi

Harga Bitcoin saat ini juga masih berada jauh di bawah rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high/ATH) di level US$126.198,07.

Dengan harga yang berada di kisaran US$58.182, BTC kini diperdagangkan lebih dari 53% di bawah level puncaknya.

Hal tersebut menunjukkan bahwa ruang pemulihan masih terbuka apabila sentimen pasar kembali membaik.

Namun, pergerakan harga Bitcoin tetap dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal, mulai dari kondisi makroekonomi global, kebijakan suku bunga bank sentral, arus dana investor institusional, hingga sentimen terhadap aset berisiko.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Rebound ke $63.000, Investor Mulai Bidik Pemulihan

Prospek Harga Bitcoin

Berdasarkan analisa harga BTC hari ini, dalam jangka pendek, level US$58.000 menjadi area support penting yang akan diperhatikan pelaku pasar.

Jika tekanan jual terus berlanjut dan harga menembus level tersebut, Bitcoin berpotensi menguji area support berikutnya yang lebih rendah.

Sebaliknya, apabila BTC mampu kembali menembus dan bertahan di atas US$60.000, peluang untuk memulai fase pemulihan akan semakin terbuka.

Untuk saat ini, sentimen pasar masih cenderung berhati-hati.

Pelemahan hampir 3% dalam sehari, disertai koreksi lebih dari 21% dalam sebulan terakhir, menunjukkan bahwa investor masih menunggu katalis positif yang mampu mengembalikan momentum bullish.

Meski demikian, dengan kapitalisasi pasar lebih dari US$1,16 triliun, volume perdagangan harian yang melampaui US$32 miliar, serta pasokan yang semakin mendekati batas maksimum, Bitcoin tetap menjadi aset kripto paling dominan dan acuan utama bagi pergerakan pasar aset digital secara global.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending