Altcoin News
ANSEM Anjlok Usai Listing KuCoin, Bisa Pulih atau Makin Dalam?
Tim Research Tokocrypto menilai risiko terbesar ANSEM saat ini adalah konsentrasi suplai. Salah satu wallet disebut menguasai lebih dari 60% total suplai ANSEM.
Harga The Black Bull (ANSEM) masih berada dalam tekanan setelah mengalami salah satu koreksi meme coin paling tajam di ekosistem Solana. Pada 11 Juli 2026, ANSEM diperdagangkan di sekitar US$0,2419, turun 1,35% dalam 24 jam terakhir.
Token ini sebelumnya sempat mencatat kapitalisasi pasar hingga sekitar US$449 juta, sebelum turun lebih dari 45% dari level tertingginya. Koreksi terjadi setelah listing di KuCoin membuka jalan bagi early holder untuk merealisasikan keuntungan.
Listing KuCoin Picu Tekanan Jual
Dilaporkan Coinedition, ANSEM mulai menarik perhatian setelah diluncurkan di Pump.fun pada pertengahan Juni 2026. Token ini tidak memiliki produk, tim resmi, maupun roadmap yang jelas. Namun, narasi komunitas di sekitar nama Ansem membuat token tersebut melonjak tajam dalam waktu singkat.
Dalam 13 hari, ANSEM sempat naik lebih dari 190.000% dan mencapai kapitalisasi pasar di atas US$440 juta. Kenaikan besar ini membuat sejumlah wallet awal mencatat keuntungan besar di atas kertas.
Namun, listing ANSEM di KuCoin pada 10 Juli mengubah dinamika pasar. Kehadiran bursa terpusat memberi likuiditas lebih besar bagi investor awal untuk keluar dari posisi mereka. Akibatnya, harga ANSEM turun lebih dari 45% dari all-time high di sekitar US$0,44.
Volume perdagangan 24 jam sempat melonjak ke US$99,75 juta, naik 96%. Namun, sebagian besar volume tersebut diduga berasal dari tekanan jual, bukan akumulasi baru.
CASHCAT Tarik Likuiditas Meme Coin
Selain tekanan jual dari early holder, ANSEM juga tertekan oleh munculnya narasi baru di sektor meme coin. CASHCAT di Robinhood Chain menarik perhatian besar setelah komentar CEO Robinhood Vlad Tenev terkait meme coin.
Sentimen tersebut membuat sebagian likuiditas meme coin bergeser dari ekosistem Solana ke Robinhood Chain. Sejumlah pelacak on-chain juga mencatat adanya rotasi modal dari meme coin Solana menuju narasi baru tersebut.
Di saat yang sama, wallet yang dikaitkan oleh analis on-chain dengan Ansem disebut membeli CASHCAT senilai sekitar US$233.000. Namun, Ansem belum mengonfirmasi apakah wallet tersebut benar miliknya.
Risiko Konsentrasi Supply Jadi Sorotan
Tim Research Tokocrypto menilai risiko terbesar ANSEM saat ini adalah konsentrasi suplai. Salah satu wallet disebut menguasai lebih dari 60% total suplai ANSEM.
“Kondisi ini menjadi perhatian karena dapat meningkatkan risiko manipulasi harga dan tekanan jual besar ketika harga mengalami rebound,” ujarnya.
RugCheck juga menandai konsentrasi tersebut sebagai risiko. Jika pemegang besar menjual token ke pasar, harga ANSEM dapat kembali tertekan, terutama karena belum ada kewajiban untuk mengumumkan waktu penjualan.
Selain itu, investigator on-chain ZachXBT sebelumnya menuduh Ansem melakukan promosi pump-and-dump terkait meme token Solana. Tuduhan ini dapat membuat investor yang lebih berhati-hati memilih menjauh dari token tersebut.
Staking ANSEM juga masih dihentikan sementara sambil menunggu audit keamanan. Di sisi lain, beredar pula situs airdrop palsu yang menargetkan holder ANSEM dengan wallet drainer.
Level US$0,21 Jadi Support Kunci
Secara teknikal, ANSEM masih mencoba bertahan di atas ascending trendline yang terbentuk sejak level terendah 10 Juli di sekitar US$0,18. Pada grafik 30 menit, harga sempat bergerak kembali ke area US$0,25, tetapi tekanan jual masih muncul saat harga naik.
Wick tajam ke US$0,35 pada 11 Juli langsung direspons dengan aksi jual yang membawa harga kembali ke sekitar US$0,24. Hal ini menunjukkan masih banyak holder yang memanfaatkan kenaikan harga untuk keluar dari posisi.

Support penting ANSEM berada di kisaran US$0,21 hingga US$0,22. Jika level ini mampu dipertahankan, struktur pemulihan jangka pendek masih bisa bertahan. Dalam skenario positif, ANSEM berpeluang kembali menguji area US$0,30 hingga US$0,35.
Namun, jika trendline tersebut gagal dipertahankan, harga berisiko kembali turun ke US$0,18. Tekanan jual lanjutan dari early holder dapat membuka peluang pelemahan lebih dalam menuju US$0,15.
Untuk saat ini, prospek ANSEM masih sangat bergantung pada kemampuan harga bertahan di atas support utama dan apakah tekanan jual dari holder awal mulai mereda. Meski peluang rebound masih ada, risiko volatilitas tetap tinggi karena suplai terkonsentrasi, belum adanya fundamental jelas, dan rotasi likuiditas meme coin ke narasi baru seperti CASHCAT.
Baca juga: Apa Itu Meme Coin $ANSEM The Black Bull?
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Market7 days agoRWA Token Makin Panas di Juli 2026, Ini Aset yang Jadi Sorotan Pasar
-
Market5 days agoSinyal Kripto 6 Juli 2026: Analisis Teknikal dan Proyeksi Pasar
-
Market4 days agoTrump Sebut Dirinya Big Crypto Guy, Debat Etika Kripto di AS Makin Panas
-
Altcoin News6 days agoApa itu Open USD? Stablecoin yang Didukung Visa, Mastercard hingga Google

