Academy
Apa Itu $MSFT, Saham dari Microsoft?
Windows di laptop kantor, Word dan Excel untuk menyusun laporan, Teams untuk meeting, Outlook untuk email, sampai Xbox di ruang gaming mungkin sudah jadi bagian dari keseharian kamu.
Tapi di balik berbagai produk tersebut ada Microsoft, perusahaan teknologi dengan kode $MSFT yang bisnisnya kini jauh lebih luas dari sekadar software komputer.
Azure, misalnya, menjadi salah satu fondasi cloud yang digunakan berbagai perusahaan dan layanan digital. Sementara itu, Microsoft juga terus memperluas bisnisnya ke bidang AI melalui berbagai produk dan layanan.
Lantas, seperti apa sebenarnya bisnis dan kinerja saham $MSFT alias Microsoft? Yuk, kenali lebih dalam.
Daftar Isi
Apa Itu Saham MSFT?
Saham MSFT merupakan kode ticker untuk Microsoft Corporation, salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia yang diperdagangkan di bursa Nasdaq.
Berawal dengan didirikan oleh Bill Gates dan Paul Allen, Microsoft telah berkembang dari perusahaan software menjadi perusahaan teknologi dengan bisnis yang mencakup perangkat lunak, layanan cloud, kecerdasan buatan (AI), dan perangkat keras.
Produk Microsoft mencakup Windows, Microsoft 365, Azure, LinkedIn, Xbox, serta berbagai solusi AI seperti Copilot yang terintegrasi ke dalam sejumlah layanan Microsoft. Copilot menjadi salah satu bagian dari strategi Microsoft dalam mengembangkan dan menghadirkan AI generatif untuk kebutuhan produktivitas.
Microsoft juga termasuk dalam kelompok Magnificent Seven, yaitu tujuh perusahaan terbesar, paling berpengaruh, dan berkinerja tinggi di bursa saham Amerika Serikat sehingga kerap menjadi perhatian investor, isinya Microsoft, Apple, Amazon, Alphabet (Google), Meta Platforms, NVIDIA, dan Tesla.
Bagaimana Sejarah Microsoft?
Microsoft didirikan pada 1975 oleh Bill Gates dan Paul Allen. Perusahaan ini berkembang pesat seiring pertumbuhan industri komputer personal (PC), terutama melalui sistem operasi Windows dan software produktivitas Office.
Selama bertahun-tahun, Windows dan Office menjadi bagian penting dari bisnis Microsoft sekaligus membuat nama perusahaan ini sangat lekat dengan komputer dan pekerjaan kantoran.
Namun, Microsoft kemudian mulai menggeser fokus bisnisnya ke cloud computing. Salah satu langkah terbesarnya adalah mengembangkan Azure, platform cloud yang kini menjadi salah satu sumber pertumbuhan utama perusahaan.
Microsoft juga memperluas ekosistem bisnisnya melalui sejumlah akuisisi besar, termasuk LinkedIn sebagai bentuk strategi Microsft untuk memperkuat ekosistem produk produktivitas bisnis dan memperluas jaringan profesional. Serta Activision Blizzard untuk untuk memperkuat posisi mereka di industri game global.
Di bidang AI, perusahaan ini kemudian menghadirkan Copilot ke berbagai produk dan layanan produktivitas, sekaligus memperluas investasi serta kemitraan di industri AI.
Saat ini, Azure dan bisnis cloud menjadi salah satu perhatian utama investor ketika Microsoft merilis laporan keuangan. Di sisi lain, Windows dan Office tetap menjadi produk yang paling familiar bagi banyak pengguna.
Baca juga: Tokenisasi Emas hingga Nvidia Meledak! Inilah Daftar RWA Terpanas
Apa Saja Bisnis dan Produk Utama Microsoft?
Microsoft bukan hanya perusahaan yang menjual Windows. Model bisnisnya mencakup berbagai sumber pendapatan, mulai dari langganan software, penggunaan layanan cloud, iklan digital, hingga gaming.
Dalam laporan keuangannya, bisnis Microsoft dibagi menjadi tiga segmen utama, yaitu Productivity and Business Processes, Intelligent Cloud, dan More Personal Computing.
Productivity and Business Processes
Productivity and Business Processes merupakan segmen Microsoft yang mencakup berbagai produk untuk kebutuhan produktivitas dan operasional bisnis.
Di dalamnya terdapat Microsoft 365, termasuk aplikasi Office, Teams, Exchange, dan SharePoint. Segmen ini juga mencakup LinkedIn, Dynamics 365, serta Power Platform.
Sebagian besar produk produktivitas Microsoft menggunakan model berlangganan berdasarkan jumlah pengguna yang mereka sebut seat.
Intelligent Cloud
Intelligent Cloud merupakan segmen yang mencakup bisnis cloud infrastructure dan software enterprise Microsoft.
Produk utamanya adalah Azure, platform yang menyediakan berbagai layanan seperti computing, storage, data, dan AI. Selain Azure, segmen ini juga mencakup produk server seperti Windows Server dan SQL Server, platform developer GitHub, serta berbagai layanan enterprise.
Azure menjadi salah satu bagian yang paling banyak diperhatikan dalam laporan keuangan Microsoft karena meningkatnya kebutuhan terhadap infrastruktur cloud dan AI.
More Personal Computing
Segmen More Personal Computing mencakup bisnis yang lebih dekat dengan konsumen, termasuk Windows OEM dan Devices seperti Surface.
Segmen ini juga mencakup bisnis gaming Microsoft, termasuk perangkat Xbox serta content dan services seperti Game Pass. Selain itu, terdapat bisnis iklan pencarian melalui Bing dan Edge.
Bagaimana Performa Jangka Panjang Microsoft?
Melihat kinerja saham Microsoft (MSFT) tentunya tidak cukup hanya dari satu kuartal. Perjalanan bisnis perusahaan selama beberapa dekade memberikan gambaran mengenai bagaimana Microsoft berubah dari perusahaan software PC menjadi salah satu pemain besar di cloud dan AI.

Menurut data Macrotrends, pendapatan fiskal Microsoft sendiri meningkat dari sekitar US$8,7 miliar pada FY1996 menjadi sekitar US$96,6 miliar pada FY2017, kemudian mencapai US$281,7 miliar pada FY2025 dan sekitar US$331,8 miliar pada FY2026.
Pertumbuhan pendapatan Microsoft semakin terlihat sejak 2017, seiring bisnis cloud yang terus berkembang dan pendapatan perusahaan mulai menembus US$100 miliar.

Pertumbuhan tersebut kemudian membawa Microsoft ke kelompok perusahaan dengan kapitalisasi pasar triliunan dolar AS dan sempat mencatatkan kapitalisasi pasar tertinggnya di $4.19 pada Juli 2025.
Bagaimana Kinerja Keuangan Terbaru Microsoft?
Menurut hasil FY26 Q4 Microsoft yang dirilis pada 29 Juli 2026 untuk kuartal yang berakhir 30 Juni 2026, Microsoft mencatat revenue sebesar US$90,0 miliar, naik 18% secara tahunan atau 17% jika dihitung berdasarkan constant currency.
Pertumbuhan terbesar datang dari bisnis cloud yang mencatat pendapatan sekitar US$59,3 miliar, naik 27%. Sementara itu, commercial remaining performance obligations (RPO) mencapai US$678 miliar, meningkat 84%.
Segmen Intelligent Cloud mencatat pendapatan sekitar US$39,3 miliar, naik 32%. Di dalamnya, Azure dan layanan cloud lainnya tumbuh 43%.
Sementara itu, Productivity and Business Processes menghasilkan sekitar US$37,8 miliar, naik 14%. Adapun More Personal Computing mencatat sekitar US$12,9 miliar, turun 4%.
Untuk indikator profitabilitas, Microsoft membukukan operating income sebesar US$40,6 miliar, naik 18%. Net income GAAP mencapai US$35,8 miliar, naik 31%, sedangkan diluted EPS GAAP berada di US$4,81, naik 32%.
Sampai Q2 2026 Microsoft mencatat revenue sekitar US$331,8 miliar, naik 18%. Pendapatan Azure sepanjang tahun fiskal juga untuk pertama kalinya menembus US$100 miliar, dengan pertumbuhan sekitar 41% secara tahunan menurut laporan dan earnings call perusahaan.
Baca juga: Apa Itu $PLTR, Saham dari Palantir?
Saham Tokenized Microsoft (MSFTB) Bisa Dibeli di Tokocrypto

Buat kamu yang ingin memiliki eksposur terhadap saham MSFT, sekarang kamu bisa mendapatkannya dengan mudah melalui versi tokenized stock, MSFTB yang sudah tersedia di Tokocrypto.
MSFTB merupakan produk tokenized stock yang memberikan eksposur terhadap saham Microsoft. Token ini didukung oleh saham yang menjadi underlying dengan rasio 1:1.
Selain itu, pasar tokenized stock ini buka 24/7, dan kamu juga masih bisa mendapatkan dividen dari tokenized stock yang kamu miliki jika perusahaan tersebut membagikan dividen, lho!
Dapatkan eksposur Microsoft lewat tokenized stock (HOODB) di Tokocrypto di sini.
Kesimpulan
MSFT adalah ticker saham Microsoft Corporation yang diperdagangkan di Nasdaq. Microsoft merupakan perusahaan teknologi global dengan bisnis yang mencakup Windows, Microsoft 365, Azure, LinkedIn, Xbox, layanan cloud, hingga AI.
Bagi investor kripto yang ingin memiliki eksposur terhadap pergerakan saham MSFT dengan cara yang lebih fleksibel, kini sudah tersedia versi tokenized stock melalui Microsoft Tokenized bStocks (MSFTB) di Tokocrypto, dengan dukungan underlying 1:1 dan akses perdagangan 24/7.
Baca juga: Cara Investasi Tokenized Stocks di 2026
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Referensi:
Microsoft: FY26 Q4 Results
Microsoft Investor Relations
Macrotrends: Microsoft Revenue
CompaniesMarketCap: Microsoft Market Cap
Wikipedia: Microsoft
-
Event5 days agoEvent Tokocrypto Minggu Ini
-
Market5 days agoPasar Kripto Hari Ini 21 September 2026: Bitcoin Tembus US$81.000
-
Market5 days agoPasar Kripto Hari Ini 22 September 2026: BTC Dekat $87K, Memecoin Menguat
-
Altcoin News6 days agoBaru Listing di Tokocrypto, INTWB Naik 3,06 Persen Saat Bitcoin Turun


