Market
Bitcoin Pulih Setelah Sinyal Damai AS-Iran, Altcoin Menguat Lebih Agresif
Tim Research Tokocrypto melihat untuk mengonfirmasi pemulihan yang lebih kuat, Bitcoin perlu menembus kembali area US$78.000 hingga US$80.000.
Bitcoin kembali menguat pada 23 Mei setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa memorandum perdamaian dengan Iran sudah “sebagian besar dinegosiasikan”. Pernyataan ini meredakan kekhawatiran pasar setelah beberapa hari sebelumnya aset berisiko tertekan oleh ketegangan geopolitik.
Sebelumnya, BTC sempat turun ke bawah US$75.000, level terendah dalam sekitar satu bulan. Setelah kabar tersebut, Bitcoin pulih ke sekitar US$77.000 dan naik sekitar 1,4% dalam 24 jam.
Daftar Isi
Trump Sebut Pembicaraan Damai Sudah Berjalan
Trump mengatakan dirinya telah berbicara dengan sejumlah pemimpin negara, termasuk Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Pakistan, Turki, Mesir, Yordania, dan Bahrain. Ia juga menyebut telah melakukan panggilan terpisah dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Menurut Trump, pembicaraan tersebut berfokus pada “Memorandum of Understanding pertaining to PEACE”. Ia juga menyatakan bahwa Selat Hormuz akan dibuka kembali berdasarkan kesepakatan tersebut.
Pernyataan ini menjadi sinyal de-eskalasi penting bagi pasar global karena Selat Hormuz merupakan salah satu jalur utama perdagangan energi dunia.

Selat Hormuz Jadi Kunci Sentimen Pasar
Selat Hormuz selama ini menjadi salah satu titik risiko terbesar dalam konflik AS-Iran karena perannya dalam aliran minyak global. Jika jalur tersebut kembali dibuka dan ketegangan mereda, tekanan terhadap harga energi dapat berkurang.
Penurunan risiko energi biasanya membantu memperbaiki sentimen terhadap aset berisiko seperti saham teknologi, kripto, dan altcoin. Karena itu, pasar langsung merespons positif pernyataan Trump.
Namun, reli ini masih bergantung pada apakah pernyataan politik tersebut benar-benar berubah menjadi kesepakatan final.
Altcoin Menguat Lebih Besar dari Bitcoin
Meski Bitcoin pulih, altcoin mencatat kenaikan yang jauh lebih agresif. Pergerakan ini menunjukkan bahwa trader mulai kembali masuk ke aset berisiko lebih tinggi setelah headline damai AS-Iran mengurangi ketakutan jangka pendek.
Token berbasis AI dan privacy coin menjadi pemimpin rebound. NEAR Protocol naik 14,8% dalam 24 jam dan menguat lebih dari 62% dalam sepekan.
Worldcoin juga naik 8,7% harian dan lebih dari 26% dalam tujuh hari terakhir. Kenaikan ini menunjukkan bahwa narasi AI kembali mendapat perhatian ketika pasar masuk mode risk-on.

Zcash dan Privacy Coin Ikut Menguat
Dilaporkan BeInCrypto, sektor privacy coin juga mencatat pemulihan kuat. Zcash naik 8,8% dalam 24 jam dan hampir 28% dalam sepekan.
Kenaikan ZEC memperpanjang momentum positif yang sebelumnya didorong oleh penutupan investigasi SEC terhadap Zcash Foundation dan laporan treasury yang solid. Dalam kondisi pasar yang membaik, token dengan katalis kuat seperti ZEC cenderung mendapat dorongan lebih besar.
Baca Juga: Plume Melonjak 33%, Narasi RWA Kembali Dorong Minat Pasar
ONDO, Morpho, dan HYPE Juga Naik
Selain AI dan privacy coin, sejumlah altcoin lain ikut menguat. Ondo naik sekitar 8,5%, Morpho menguat 7,8%, dan Hyperliquid naik 6,3% dalam periode yang sama.
Kenaikan ini memperlihatkan bahwa pemulihan pasar tidak hanya terbatas pada Bitcoin. Trader mulai kembali mencari peluang pada sektor RWA, DeFi, dan derivatif on-chain.
Namun, Ethereum tidak menjadi pemimpin utama dalam reli kali ini, sehingga pergerakan altcoin lebih terlihat sebagai rotasi tematik daripada altseason yang sepenuhnya terkonfirmasi.
Reli Masih Bergantung pada Finalisasi Kesepakatan
Meski pasar merespons positif, kesepakatan damai AS-Iran belum sepenuhnya final. Beberapa isu utama masih perlu diperjelas, termasuk keringanan sanksi, program nuklir Iran, jaminan tidak adanya serangan lanjutan, dan mekanisme pengawasan di Selat Hormuz.
Jika kesepakatan benar-benar difinalisasi, sentimen risk-on dapat berlanjut dan mendukung pemulihan aset kripto. Namun, jika negosiasi kembali buntu, pasar bisa kembali mengalami tekanan.

Bitcoin Butuh Tembus US$78.000–US$80.000
Tim Research Tokocrypto melihat untuk mengonfirmasi pemulihan yang lebih kuat, Bitcoin perlu menembus kembali area US$78.000 hingga US$80.000. Area tersebut menjadi resistance psikologis penting setelah BTC sempat jatuh ke bawah US$75.000.
“Jika BTC mampu bertahan di atas US$77.000 dan melanjutkan kenaikan, altcoin berpotensi mempertahankan momentum. Namun, jika Bitcoin kembali melemah, reli altcoin yang lebih agresif dapat cepat berbalik karena sifatnya lebih sensitif terhadap sentimen risiko,” ungkapnya.
Pasar Masuk Fase Relief Rally
Untuk saat ini, pasar memperlakukan pernyataan Trump sebagai sinyal de-eskalasi besar. Bitcoin pulih dari level terendah satu bulan, sementara altcoin seperti NEAR, WLD, ZEC, ONDO, Morpho, dan HYPE mencatat kenaikan lebih tajam.
Namun, reli ini masih lebih tepat dibaca sebagai relief rally berbasis headline geopolitik. Keberlanjutannya akan ditentukan oleh dua hal: apakah kesepakatan AS-Iran benar-benar difinalisasi dan apakah Bitcoin mampu merebut kembali area US$80.000.
Baca Juga: NEAR Turun ke $1,03, Nansen Rilis Fitur Pelacakan Wallet dan Token
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Event7 days agoEvent Tokocrypto Minggu Ini
-
Market5 days agoJadwal Piala Dunia 2026: Tanggal, Format Baru, dan Negara Tuan Rumah
-
Bitcoin News6 days agoAnalisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Melemah, Koreksi Berlanjut?
-
Market6 days agoPasar Kripto Hari Ini 18 Mei 2026: Tekanan Potensi Konflik di Iran

