Altcoin News
Ethereum Catat Aktivitas Tertinggi dalam Sejarah, Harga ETH Naik?
Tim Research Tokocrypto mengatakan lonjakan aktivitas Ethereum hingga mencetak rekor baru merupakan sinyal kuat bahwa ekosistemnya terus berkembang.
Jaringan Ethereum mencatatkan rekor baru dengan total 200,4 juta transaksi pada kuartal pertama (Q1) 2026. Ini menjadi pertama kalinya Ethereum menembus angka 200 juta transaksi dalam satu kuartal, sekaligus menandai pemulihan signifikan setelah sempat berada di titik terendah sekitar 90 juta transaksi pada 2023.
Lonjakan ini mencerminkan tren pemulihan berbentuk U (U-shaped recovery), di mana aktivitas jaringan meningkat secara konsisten sejak pertengahan 2025. Dibandingkan kuartal sebelumnya (Q4 2025) yang mencatat 145 juta transaksi, angka ini menunjukkan kenaikan sekitar 43%.
Baca Juga: Ethereum Langka! Cadangan Bursa Terendah Sejak 2021
Layer 2 dan Stablecoin Jadi Motor Utama Pertumbuhan
Peningkatan aktivitas Ethereum sebagian besar didorong oleh penggunaan Layer 2 (L2) dan stablecoin. Platform seperti Base dan Arbitrum memungkinkan pengguna melakukan transaksi dengan biaya lebih rendah, yang kemudian diselesaikan di jaringan utama Ethereum (Layer 1).
Selain itu, penggunaan stablecoin juga meningkat signifikan. Total suplai stablecoin di jaringan Ethereum kini mencapai sekitar $180 miliar, atau sekitar 60% dari total pasar stablecoin global. Aktivitas ini turut mendorong peningkatan jumlah transaksi di jaringan utama, meskipun pengguna tidak selalu berinteraksi langsung dengan Layer 1.

Tim Research Tokocrypto mengatakan lonjakan aktivitas Ethereum hingga mencetak rekor baru merupakan sinyal kuat bahwa ekosistemnya terus berkembang, terutama melalui Layer 2 dan penggunaan stablecoin. Hal ini menunjukkan bahwa Ethereum tetap menjadi infrastruktur utama dalam industri blockchain, khususnya untuk aplikasi keuangan terdesentralisasi.
“Tidak sejalannya pertumbuhan aktivitas dengan harga ETH mengindikasikan adanya perubahan dalam mekanisme value capture di jaringan. Upgrade seperti Dencun memang meningkatkan efisiensi, tetapi di sisi lain dapat mengurangi pendapatan jaringan dari biaya transaksi, sehingga dampaknya terhadap harga menjadi tidak langsung,” terangnya.
Harga ETH Belum Mengikuti Kenaikan Aktivitas
Meski aktivitas jaringan meningkat tajam, harga Ether (ETH) justru masih tertinggal. Saat ini, ETH diperdagangkan di kisaran $2.300, atau masih lebih dari 50% di bawah puncaknya pada Agustus 2025 yang mendekati $5.000.
Kondisi ini menciptakan perbedaan antara fundamental jaringan dan pergerakan harga. Salah satu penyebabnya adalah upgrade Dencun yang menurunkan biaya transaksi untuk Layer 2, sehingga peningkatan aktivitas tidak secara langsung berdampak pada peningkatan fee, burning token, maupun nilai bagi pemegang ETH.
Beberapa analis juga menyoroti bahwa sebagian aktivitas, terutama dari stablecoin, berpotensi didominasi oleh bot, sehingga perlu dikaji lebih lanjut apakah pertumbuhan ini benar-benar mencerminkan adopsi riil.
Baca Juga: BlackRock Diam-Diam Daftarkan Staked Ethereum Trust
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Bitcoin News6 days agoAnalisa Harga BTC Hari Ini: Sentuh $72.995, Bitcoin Ngegas Lagi
-
Bitcoin News5 days agoAnalisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun $71.536, Koreksi Sehat
-
Academy6 days agoCara Investasi XAUT untuk Pemula Tanpa Harus Beli Emas Fisik
-
Bitcoin News4 days agoAnalisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Koreksi $70.806, Sinyal Turun?

