Connect with us

Altcoin News

Ethereum Diam di $2.200, Data Ini Bisa Picu Lonjakan Seperti 2025!

Harga Ethereum (ETH) saat ini terlihat stagnan di kisaran $2.200, bahkan sempat turun.
Tim Research Tokocrypto melihat kombinasi antara pertumbuhan alamat aktif dan jumlah holder merupakan indikator fundamental yang sangat kuat.

Tivan

Published

on

Ilustrasi The Merge Ethereum. Sumber: Getty Images.

Harga Ethereum (ETH) saat ini terlihat stagnan di kisaran $2.200, bahkan sempat turun sekitar 1,42% pada 28 April. Namun di balik pergerakan yang terlihat tenang ini, data on-chain justru menunjukkan sinyal yang sangat berbeda.

Dilaporkan Coingape, aktivitas jaringan dan jumlah pemegang mencapai rekor tertinggi, memicu spekulasi bahwa ETH bisa saja mengulang reli besar seperti tahun 2025.

Alamat Aktif dan Pemegang Cetak Rekor

Salah satu indikator terkuat datang dari lonjakan jumlah alamat aktif Ethereum yang kini mencapai 587.000, level tertinggi sepanjang masa. Kenaikan ini menunjukkan bahwa penggunaan jaringan tetap tinggi meskipun harga belum bergerak signifikan.

Tidak hanya itu, jumlah pemegang ETH juga menembus angka 190 juta untuk pertama kalinya dalam sejarah. Angka ini bahkan disebut lebih dari tiga kali lipat jumlah pemegang Bitcoin, menandakan adopsi yang semakin luas.

Menariknya, kali ini kenaikan aktivitas jaringan terjadi seiring dengan pergerakan harga yang stabil, sebuah kondisi yang disebut analis sebagai “langka” dan berpotensi menjadi sinyal perubahan besar.

Tim Research Tokocrypto melihat kombinasi antara pertumbuhan alamat aktif dan jumlah holder merupakan indikator fundamental yang sangat kuat. Mereka melihat bahwa meskipun harga belum mencerminkan kenaikan signifikan, aktivitas jaringan menunjukkan adanya akumulasi yang konsisten.

Menurut mereka, kondisi seperti ini sering terjadi sebelum pergerakan besar, di mana pasar berada dalam fase “tenang sebelum lonjakan”. Namun, mereka juga menekankan bahwa konfirmasi teknikal tetap diperlukan agar skenario bullish benar-benar terwujud.

Baca juga: Bitmine Boncos Rp100 Triliun, Masih Nekat Borong Ethereum Lagi

Sinyal Teknikal Mengarah ke Pola 2025

Dari sisi teknikal, perhatian kini tertuju pada potensi bullish crossover antara SMA 50 hari dan SMA 100 hari. Pola ini pernah terjadi sebelumnya dan memicu kenaikan signifikan.

Pada Mei 2025, crossover serupa mendorong harga ETH naik hingga 95% dari sekitar $2.500 ke $4.900. Bahkan pada November 2024, pola yang sama juga memicu kenaikan besar dari $2.300 ke $4.100.

Saat ini, SMA 50 hari kembali mendekati SMA 100 hari, yang memunculkan kemungkinan terulangnya skenario serupa. Jika terjadi, ini bisa menjadi pemicu masuknya investor dalam jumlah besar secara bersamaan.

Risiko Masih Mengintai dari Momentum Lemah

Meski sinyal bullish cukup kuat, indikator RSI menunjukkan potensi kelemahan. Saat ini RSI berada di sekitar level 50 dan cenderung menurun. Jika terus turun, ini bisa menandakan melemahnya momentum dan membuka peluang koreksi harga.

Selain itu, faktor eksternal seperti kondisi makro global juga tetap menjadi risiko utama yang dapat membatalkan skenario bullish.

Ethereum saat ini berada di titik krusial, di mana data fundamental menunjukkan kekuatan, namun harga masih menunggu konfirmasi. Kombinasi antara rekor aktivitas jaringan dan potensi sinyal teknikal membuat ETH berpeluang mengulang reli besar seperti 2025.

Baca juga: Chairman BitMine Sebut Ethereum Masuki Supercycle Bitcoin


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending