Connect with us

Bitcoin News

Harga Bitcoin Dekati US$67.000, Indikator Bullish Berpeluang Terulang

Harga Bitcoin kini bergerak di sekitar US$65.000, sementara pola teknikal penting kembali muncul.
Tim Research Tokocrypto melihat jika data inflasi berikutnya, seperti CPI dan PCE, dirilis lebih rendah dari perkiraan, ekspektasi kenaikan suku bunga dapat turun cepat.

Tivan

Published

on

bentuk koin bitcoin

Harga Bitcoin kini bergerak di sekitar US$65.000, sementara pola teknikal penting kembali muncul pada grafik empat jam. Pola tersebut sebelumnya sering muncul menjelang pergerakan besar BTC dalam siklus pasar saat ini.

Tim Research Tokocrypto melihat jika data inflasi berikutnya, seperti CPI dan PCE, dirilis lebih rendah dari perkiraan, ekspektasi kenaikan suku bunga dapat turun cepat.

“Kondisi ini berpotensi memberi dorongan positif bagi Bitcoin dan aset berisiko lainnya,” ungkapnya.

Sementara itu, analis Gareth Soloway menyoroti terbentuknya pola falling wedge pada chart Bitcoin dalam beberapa hari terakhir. Pola ini terjadi ketika harga membentuk lower high dan lower low dalam dua garis tren menurun yang semakin menyempit.

Meski terlihat bearish, falling wedge secara historis lebih sering berakhir dengan breakout ke atas. Pola ini disebut memiliki peluang penyelesaian bullish sekitar 70%, ketika harga menembus garis atas dan memicu kenaikan lebih tajam.

Falling Wedge Bisa Jadi Pemicu Breakout

Dilaporkan Coinpedia, Bitcoin kini mulai mendekati ujung pola falling wedge, yang berarti pergerakan besar kemungkinan dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Jika BTC berhasil menembus garis tren atas, harga berpeluang bergerak menuju zona resistance US$67.000 hingga US$69.000. Area ini menjadi level penting karena dapat menentukan apakah pemulihan Bitcoin hanya bersifat sementara atau mulai membentuk struktur yang lebih kuat.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 21 Juli 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 21 Juli 2026. Sumber: Tokocrypto.

Namun, risiko penurunan tetap ada. Jika Bitcoin gagal mempertahankan pola dan justru menembus garis bawah, harga berpotensi kembali menguji area US$58.000 hingga US$59.000.

Zona tersebut sebelumnya menjadi support penting yang bertahan selama tekanan jual besar pada Juni.

Baca juga: Pasar Kripto Lesu, Tapi Data Industri Justru Cetak Rekor Baru

Chart Mingguan Masih Jadi Tantangan

Meski sinyal jangka pendek mulai membaik, struktur Bitcoin pada timeframe mingguan masih menjadi perhatian. BTC masih berada dalam tren turun yang jelas, dengan setiap reli besar sebelumnya berakhir dengan tekanan jual dan pembentukan lower high baru.

Karena itu, konfirmasi bullish yang lebih kuat belum muncul selama Bitcoin belum mencatat penutupan mingguan di atas US$67.000.

Level US$67.000 menjadi titik penting. Jika BTC mampu ditutup di atas level tersebut pada timeframe mingguan, tekanan bearish dapat mulai melemah secara signifikan.

Sebaliknya, selama Bitcoin masih berada di bawah US$67.000, reli yang terjadi masih berisiko dianggap sebagai counter-trend bounce, bukan awal dari fase bullish baru.

The Fed Jadi Faktor Makro Utama

Selain teknikal, faktor makro juga menjadi penentu arah Bitcoin berikutnya. Pertemuan Federal Reserve berikutnya menjadi agenda penting bagi aset berisiko, termasuk kripto.

Pasar saat ini memperkirakan peluang sekitar 70% untuk setidaknya satu kenaikan suku bunga sebelum akhir tahun. Ekspektasi tersebut menjadi salah satu faktor yang menahan upaya pemulihan Bitcoin sepanjang fase bearish.

Di sisi lain, harga minyak yang mulai turun dari level tertinggi setelah adanya sinyal gencatan senjata di Timur Tengah dapat membantu meredakan tekanan inflasi. Karena itu, data inflasi dalam beberapa pekan ke depan akan sangat penting bagi arah pasar.

Level Kunci Bitcoin

Dalam jangka pendek, area US$63.000 menjadi level yang perlu dipertahankan agar pola falling wedge tetap berpeluang menyelesaikan breakout bullish.

Jika Bitcoin mampu menembus dan ditutup di atas US$67.000 pada timeframe mingguan, peluang menuju US$69.000 akan semakin terbuka dan narasi bearish dapat melemah.

Namun, jika BTC kehilangan level US$58.000 pada penutupan mingguan, risiko penurunan lebih dalam menuju area US$46.000 hingga US$50.000 dapat kembali terbuka.

Untuk saat ini, Bitcoin berada di fase krusial. Sinyal falling wedge memberi peluang kenaikan jangka pendek, tetapi konfirmasi utama tetap berada di level US$67.000. Beberapa hari ke depan dapat menjadi penentu apakah BTC mampu keluar dari tekanan atau kembali menguji support bawah.

Baca juga: Apa Itu $CASHCAT? Meme Coin Viral dari Robinhood Chain


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending