Crypto
Harga Ethereum Tergelincir ke US$1.666, Tekanan Pasar Jatuhkan Level Psikologis
Bahkan dalam periode 90 hari, harga Ethereum masih mencatat pelemahan sekitar 22,02%, menandakan bahwa proses pemulihan masih menghadapi tantangan yang cukup besar.
Harga Ethereum (ETH) kembali mengalami koreksi dalam perdagangan 24 jam terakhir. Berdasarkan data pasar terbaru, ETH turun sekitar 2,76% dan diperdagangkan di level US$1.666,60 per koin.
Pelemahan ini membuat Ethereum kembali bergerak menjauh dari area psikologis US$1.700 yang sebelumnya menjadi titik penting bagi pelaku pasar.
Di tengah kondisi pasar kripto yang masih dibayangi aksi jual, ETH belum mampu mempertahankan momentum pemulihan yang sempat terlihat pada pekan lalu.
Meski mengalami tekanan harga, Ethereum tetap menjadi aset kripto terbesar kedua di dunia dengan kapitalisasi pasar mencapai lebih dari US$201 miliar.
Baca Juga: Harga Ethereum Sentuh $1.669, Pasar Menunggu Dorongan Baru
Daftar Isi
ETH Bergerak Fluktuatif Sepanjang Hari
Dalam 24 jam terakhir, Ethereum bergerak di rentang US$1.638 hingga US$1.711. Harga sempat mencoba bertahan di atas US$1.700 pada awal sesi perdagangan.
Namun meningkatnya tekanan jual membuat ETH kehilangan momentum dan turun menuju area US$1.660, menurut laporan Tokocrypto pada Rabu (24/6).
Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa investor masih cenderung berhati-hati dan belum memiliki keyakinan kuat untuk mendorong harga kembali ke level yang lebih tinggi.
Selama tekanan jual masih mendominasi, Ethereum berpotensi melanjutkan fase konsolidasi dengan kecenderungan melemah dalam jangka pendek.
Koreksi Mingguan dan Bulanan Masih Dalam
Pelemahan Ethereum tidak hanya terjadi dalam satu hari perdagangan.
Dalam tujuh hari terakhir, ETH tercatat turun sekitar 6,72%, menunjukkan bahwa sentimen pasar masih relatif negatif.
Jika melihat periode yang lebih panjang, tekanan terhadap Ethereum terlihat lebih jelas. Dalam 30 hari terakhir, harga Ethereum telah terkoreksi sekitar 20,78%, sementara dalam 60 hari terakhir turun 27,89%.
Bahkan dalam periode 90 hari, harga Ethereum masih mencatat pelemahan sekitar 22,02%, menandakan bahwa proses pemulihan masih menghadapi tantangan yang cukup besar.

Volume Perdagangan Tetap Solid
Meski harga Ethereum mengalami penurunan, aktivitas perdagangan ETH masih tergolong tinggi.
Volume transaksi ETH dalam 24 jam terakhir mencapai sekitar US$10,79 miliar, menunjukkan bahwa Ethereum tetap menjadi salah satu aset kripto dengan likuiditas terbesar di pasar global.
Tingginya volume perdagangan mengindikasikan bahwa minat investor terhadap Ethereum masih kuat, baik dari kalangan trader jangka pendek maupun investor jangka panjang.
Likuiditas yang besar juga membantu menjaga stabilitas pasar meskipun tekanan jual sedang meningkat.
Kapitalisasi Pasar Bertahan di Atas US$200 Miliar
Ethereum saat ini memiliki kapitalisasi pasar sekitar US$201,39 miliar, mempertahankan posisinya sebagai aset kripto terbesar kedua setelah Bitcoin.
Dengan jumlah pasokan yang beredar mencapai 120,68 juta ETH, Ethereum masih menjadi fondasi utama bagi berbagai sektor di industri blockchain, mulai dari keuangan terdesentralisasi (DeFi), tokenisasi aset, hingga aplikasi berbasis smart contract.
Besarnya kapitalisasi pasar tersebut menunjukkan bahwa Ethereum tetap menjadi salah satu aset digital paling berpengaruh di industri kripto.
Area US$1.600 Menjadi Fokus Investor
Dalam jangka pendek, perhatian pasar kini tertuju pada area US$1.600 yang menjadi support penting bagi Ethereum.
Jika level tersebut mampu dipertahankan, ETH berpeluang melakukan rebound menuju area US$1.700 hingga US$1.750.
Namun jika tekanan jual terus meningkat dan support ini ditembus, risiko koreksi yang lebih dalam masih terbuka.
Selain faktor teknikal, arah pergerakan Bitcoin dan sentimen pasar kripto secara keseluruhan juga akan sangat memengaruhi langkah Ethereum dalam beberapa hari mendatang.
Baca Juga: Harga Ethereum Melonjak 8%, ETH Tembus US$1.700
Ethereum kembali mengalami tekanan setelah turun 2,76% dalam 24 jam terakhir dan diperdagangkan di sekitar US$1.666.
Koreksi mingguan sebesar 6,72% serta pelemahan lebih dari 20% dalam sebulan menunjukkan bahwa tren jangka pendek masih didominasi sentimen bearish.
Meski demikian, volume perdagangan yang tetap tinggi dan kapitalisasi pasar di atas US$200 miliar menunjukkan bahwa Ethereum masih menjadi salah satu aset kripto paling diminati investor.
Fokus pasar kini tertuju pada kemampuan ETH mempertahankan area support US$1.600 sebagai penentu arah pergerakan berikutnya.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Event2 days agoEvent Tokocrypto Minggu Ini
-
Academy5 days agoRiset Kripto 15-19 Juni 2026: Geopolitik Reda, Utang RI Naik: Sell on the News?
-
Market6 days agoPasar Kripto Hari Ini 18 Juni 2026: Altcoin Menguat, Bitcoin Melemah
-
Market5 days agoSinyal Kripto 19 Juni 2026: Analisis Teknikal dan Proyeksi Pasar

