Crypto
Harga Pi Network Tertekan ke $0,152, Ancaman Breakdown
Harga Pi Network (PI) turun 4,31% ke level $0,152 setelah menembus support penting. Simak analisis terbaru terkait tekanan pasar altcoin, unlock token PI, dan dampak upgrade Protocol 23.
Harga Pi Network (PI) kembali mengalami tekanan signifikan di tengah kondisi pasar kripto yang sedang lesu.
Dalam 24 jam terakhir, Coinmarketcap mencatat harga token PI turun sekitar 4,31% dan diperdagangkan di level $0,152.
Penurunan ini membuat Pi menjadi salah satu aset yang mengalami performa lebih buruk dibanding rata-rata pasar kripto secara umum.
Pelemahan tidak hanya dipicu oleh sentimen negatif di sektor altcoin, tetapi juga oleh faktor teknikal yang dinilai memperkuat dominasi seller dalam jangka pendek.
Analis pasar menilai tekanan terhadap PI semakin besar setelah harga gagal mempertahankan area support penting di kisaran $0,1637.
Level tersebut sebelumnya dianggap sebagai zona pertahanan utama sejak April lalu.
Baca Juga: Harga Pi Network Hari Ini Turun Hampir 2%, Terhantam Tekanan Jual
Breakdown Support Jadi Sinyal Bearish Baru
Salah satu pemicu utama koreksi terbaru Pi Network adalah pecahnya level support teknikal yang cukup krusial. Setelah harga turun di bawah $0,1637, pasar mulai menunjukkan pola bearish yang lebih kuat.
Breakdown ini memicu gelombang aksi jual lanjutan karena banyak trader mengaktifkan stop-loss otomatis. Di saat yang sama, indikator teknikal juga mulai memperlihatkan tekanan yang meningkat.
Saat ini, harga PI tercatat bergerak di bawah seluruh rata-rata pergerakan utama atau moving average penting.
Kondisi tersebut biasanya dianggap sebagai tanda bahwa momentum pasar masih berada di tangan seller.
Selain itu, indikator Relative Strength Index (RSI) dilaporkan mendekati area oversold.
Meski kondisi oversold terkadang membuka peluang rebound teknikal, pasar sejauh ini belum menunjukkan sinyal pembalikan yang kuat.
Pelaku pasar kini memantau apakah PI mampu kembali menembus area $0,1637. Jika level tersebut berhasil direbut kembali, tekanan bearish jangka pendek berpotensi mereda.
Altcoin Melemah, Dominasi Bitcoin Naik
Tekanan terhadap Pi Network juga terjadi bersamaan dengan melemahnya pasar altcoin secara lebih luas.
Dalam beberapa hari terakhir, investor terlihat mulai mengalihkan dana ke Bitcoin sebagai aset yang dianggap lebih aman.
Dominasi Bitcoin tercatat naik hingga sekitar 60,14%, sementara Altcoin Season Index justru turun sekitar 40% dalam sepekan terakhir. Kondisi ini menunjukkan bahwa minat terhadap aset altcoin sedang menurun.
Ketika modal pasar lebih banyak mengalir ke Bitcoin, aset kripto dengan kapitalisasi lebih kecil seperti PI biasanya mengalami tekanan lebih besar. Situasi tersebut membuat pemulihan harga menjadi semakin sulit dalam jangka pendek.
Tidak hanya itu, kekhawatiran investor juga meningkat akibat potensi lonjakan suplai token di pasar.
Unlock Token PI Jadi Sorotan Investor
Faktor lain yang membebani pergerakan harga Pi Network adalah kekhawatiran terhadap unlock token dalam jumlah besar.
Berdasarkan data yang beredar di komunitas kripto, lebih dari 200 juta token PI diperkirakan akan terbuka bulan ini.
Dengan nilai mencapai sekitar $36 juta, tambahan suplai tersebut memicu kekhawatiran adanya tekanan jual baru di pasar.
Investor umumnya cenderung berhati-hati ketika menghadapi periode unlock token besar karena meningkatnya jumlah aset yang bisa diperdagangkan sering kali berdampak pada penurunan harga.
Selain itu, laporan mengenai meningkatnya saldo token PI di exchange juga menjadi perhatian pasar. Kondisi tersebut kerap diartikan sebagai indikasi bahwa sebagian holder bersiap melakukan penjualan.
Fokus Pasar Tertuju pada Upgrade Protocol 23
Di tengah tekanan bearish, pasar kini menaruh perhatian pada aktivasi Protocol 23 yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Mei.
Upgrade ini dipandang sebagai salah satu katalis penting yang dapat menentukan arah pergerakan PI selanjutnya.
Pelaku pasar berharap pembaruan jaringan tersebut mampu meningkatkan utilitas ekosistem Pi Network dan mendorong kembali minat pengguna.
Namun demikian, analis menilai upgrade saja mungkin belum cukup apabila tekanan suplai terus meningkat. Pasar tetap membutuhkan lonjakan permintaan yang signifikan agar harga mampu stabil.
Jika tekanan jual berlanjut, PI berpotensi kembali menguji area terendah tahunannya di sekitar $0,1300. Bahkan, apabila support tersebut gagal bertahan, risiko mencetak level terendah baru masih terbuka.
Baca Juga: Harga Pi Network Turun ke $0,166, Tekanan Makro Masih Bayangi PI
Harga Pi Network saat ini masih berada dalam tekanan kuat setelah breakdown support penting dan melemahnya sentimen pasar altcoin.
Kombinasi faktor teknikal bearish, dominasi Bitcoin yang meningkat, serta ancaman unlock token besar membuat pergerakan PI semakin tertekan.
Kini, perhatian investor tertuju pada upgrade Protocol 23 sebagai potensi katalis pemulihan. Meski begitu, pasar masih menunggu apakah peningkatan utilitas jaringan mampu mengimbangi tekanan suplai yang terus membayangi harga PI dalam waktu dekat.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
-
Market7 days agoHyperliquid hingga Pump.fun Bagikan US$96 Juta ke Holder
-
Market6 days agoPasar Kripto Hari Ini 12 Mei 2026: Bitcoin Bidik level $83.400
-
Market6 days agoSinyal Kripto 12 Mei 2026: Analisis Teknikal dan Proyeksi Pasar
-
Market7 days agoAltcoin Season Mulai Panas, Tapi Ethereum Beri Sinyal Bahaya

