Connect with us

Altcoin News

Harga Uniswap Bertahan di Atas US$3 setelah Breakout Dipicu Standard Chartered

Tim Research Tokocrypto menilai UNI saat ini diperdagangkan sedikit di bawah pivot penting di sekitar US$3,125.

Tivan

Published

on

Uniswap (UNI)

Harga Uniswap (UNI) masih bertahan di atas level US$3 setelah mencatat reli tajam selama tiga hari. Kenaikan tersebut dipicu oleh laporan bullish dari Standard Chartered dan gelombang short liquidation di pasar derivatif.

Pada 22 Juni, UNI diperdagangkan di sekitar US$3,03. Harga ini masih sekitar 20% lebih tinggi dibanding level 15 Juni, meskipun sudah turun dari local high dekat US$4 yang tercapai sebelumnya pada pekan ini.

Dilaporkan Crypto.news, kondisi ini menunjukkan bahwa sebagian buyer masih mempertahankan posisi, tetapi momentum mulai diuji setelah kenaikan cepat.

Standard Chartered Picu Repricing UNI

Sentimen pasar terhadap UNI membaik setelah Standard Chartered memulai coverage terhadap token decentralized exchange tersebut pada 15 Juni.

Bank tersebut menetapkan target harga jangka panjang US$100 untuk UNI pada akhir 2030. Proyeksi ini langsung menarik kembali perhatian pasar terhadap sektor DeFi setelah beberapa bulan mengalami underperformance.

Ketika laporan itu muncul, UNI masih diperdagangkan di bawah US$2,50. Setelah itu, demand spot meningkat dan mendorong harga menembus beberapa resistance penting.

Futures Market Ikut Bergerak Agresif

Reli UNI tidak hanya terjadi di pasar spot. Data CoinGlass menunjukkan futures volume melonjak, sementara open interest ikut naik tajam selama kenaikan berlangsung.

Hal ini menunjukkan trader derivatif masuk secara agresif untuk menangkap momentum breakout.

Kombinasi spot demand, leverage positioning, dan short liquidation membuat pergerakan UNI menjadi lebih cepat dari biasanya.

Uniswap Dinilai Masih Kuat di DeFi

Standard Chartered menilai Uniswap sebagai salah satu penerima manfaat utama dari pertumbuhan decentralized exchange activity.

Menurut analis Geoffrey Kendrick, Uniswap berpotensi menangkap porsi lebih besar dari volume perdagangan on-chain dalam beberapa tahun ke depan.

Narasi ini memperkuat posisi UNI sebagai token DeFi yang kembali diperhatikan, terutama ketika pasar mulai menilai proyek berdasarkan revenue, aktivitas pengguna, dan potensi value capture.

Short Liquidation Cluster Ada di Atas US$3,30

Data liquidation heatmap CoinGlass menunjukkan adanya konsentrasi leverage besar di atas harga saat ini.

Cluster paling signifikan berada di kisaran US$3,30 hingga US$3,45. Selain itu, terdapat kantong short liquidation lain di sekitar US$3,75 hingga US$3,85.

Jika UNI bergerak ke zona tersebut, short covering bisa memicu lonjakan volatilitas baru seperti yang terjadi pada 15–17 Juni.

Baca Juga: Situs Uniswap Palsu Kuras US$400.000 dari Beberapa Wallet

US$2,93 Jadi Support Kunci

Secara teknikal, struktur harian UNI membaik setelah harga kembali merebut area Murrey Math support di sekitar US$2,93.

Level ini kini menjadi support terpenting dalam jangka pendek. Selama UNI bertahan di atas US$2,93–US$3,00, buyer masih memiliki peluang mempertahankan struktur bullish.

Namun, jika level ini hilang, tekanan jual bisa meningkat dan membuka ruang koreksi lebih dalam.

Resistance Terdekat di US$3,125

Tim Research Tokocrypto menilai UNI saat ini diperdagangkan sedikit di bawah pivot penting di sekitar US$3,125.

“Jika harga mampu menembus dan bertahan di atas area tersebut, resistance berikutnya berada di US$3,32, US$3,51, dan US$3,71,” analisisnya.

Di atas level tersebut, area US$3,90 menjadi resistance besar berikutnya karena berdekatan dengan cluster liquidation paling kuat dalam heatmap satu minggu.

Momentum Masih Konstruktif

Meski harga sudah mengalami pullback dari local high, indikator momentum masih relatif konstruktif.

Aroon Up masih berada di atas 60%, menunjukkan bahwa buyer masih mengendalikan tren dominan setelah beberapa hari konsolidasi di sekitar US$3.

Namun, momentum ini perlu dikonfirmasi dengan kemampuan UNI bertahan di atas support US$2,93 dan menembus kembali pivot US$3,125.

Risiko Pullback Masih Ada

Profit-taking mulai muncul setelah reli cepat. Ini wajar karena banyak trader masuk ketika UNI masih berada di bawah US$2,50 dan kini mulai mengamankan posisi.

Selain itu, risk appetite pasar crypto melemah setelah keputusan kebijakan terbaru The Fed di bawah Chair Kevin Warsh. Ekspektasi bahwa suku bunga dapat bertahan restriktif lebih lama memberi tekanan pada aset berisiko.

Dalam kondisi seperti ini, UNI tetap rentan terhadap koreksi jika buyer gagal mempertahankan support.

Jika US$2,93 Jebol, Target Turun ke US$2,73

Risiko teknikal utama berada di area US$2,93.

Jika UNI turun dan ditutup di bawah level tersebut, harga berisiko kembali menguji pivot US$2,73.

Di bawah itu, support berikutnya berada di sekitar US$2,54. Heatmap juga menunjukkan leverage di bawah harga saat ini relatif tipis, sehingga peluang rebound berbasis likuidasi tidak sebesar area atas.

Baca Juga: Uniswap Usulkan Fee Switch di 8 Jaringan, Siap Buyback


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending