Bitcoin News
Peluang Bitcoin Turun ke US$50.000 Naik ke 65% di Polymarket
Trader di Polymarket kini memperkirakan peluang Bitcoin (BTC) turun ke US$50.000 tahun ini mencapai 65%.
Menurut Tim Research Tokocrypto, mengatakan sentimen trader di Polymarket berubah semakin bearish.
Trader di Polymarket kini memperkirakan peluang Bitcoin (BTC) turun ke US$50.000 tahun ini mencapai 65%.
Kenaikan probabilitas tersebut muncul setelah Bitcoin mengalami tekanan jual tajam dan sempat turun ke sekitar US$58.100 pada Kamis.
Level ini menjadi harga terendah Bitcoin sejak September 2024, sekaligus memperkuat kekhawatiran bahwa pasar masih belum menemukan bottom yang solid.
Daftar Isi
Inflasi Panas Picu Tekanan Jual
Selloff Bitcoin terjadi setelah data inflasi Amerika Serikat kembali lebih panas dari ekspektasi.
Personal Consumption Expenditures atau PCE price index naik 4,1% secara tahunan pada Mei 2026.
Sementara itu, core PCE yang tidak memasukkan komponen makanan dan energi mencapai 3,4%.
Peluang Rate Cut Makin Menipis
Dilaporkan BeInCrypto, data inflasi yang masih tinggi membuat peluang Federal Reserve untuk memangkas suku bunga semakin kecil.
Ketika peluang rate cut menurun, aset berisiko seperti Bitcoin biasanya ikut tertekan.
Investor cenderung lebih berhati-hati karena suku bunga tinggi dapat memperketat likuiditas dan mengurangi minat terhadap aset spekulatif.

Baca Juga: Bitcoin Kembali Melemah, Sentuh Level Terendah dalam Delapan Bulan
Likuidasi Crypto Tembus US$1,26 Miliar
Penurunan harga Bitcoin juga memicu likuidasi besar di pasar derivatif.
Lebih dari US$1,26 miliar posisi crypto dilikuidasi di berbagai exchange, melibatkan sekitar 209.000 trader.
Likuidasi sebesar ini menunjukkan bahwa banyak posisi leverage tidak siap menghadapi penurunan cepat setelah data inflasi dirilis.
Sentimen Polymarket Makin Bearish
Menurut Tim Research Tokocrypto, mengatakan sentimen trader di Polymarket berubah semakin bearish.
“Probabilitas Bitcoin turun ke US$50.000 tahun ini naik menjadi 65%. Sementara itu, peluang BTC menyentuh US$55.000 bahkan lebih tinggi, mencapai 77%,” jelasnya.
Kedua level tersebut berada jauh di bawah harga Bitcoin yang berada di sekitar US$59.900, menunjukkan bahwa trader kini melihat penurunan lebih dalam sebagai skenario utama, bukan sekadar risiko kecil.
Target US$55.000 Jadi Fokus Terdekat
Perubahan paling tajam terjadi pada target US$55.000.
Probabilitas BTC menyentuh level tersebut naik sekitar 20 poin, menandakan meningkatnya keyakinan trader bahwa support saat ini masih rapuh.
Jika Bitcoin gagal mempertahankan area US$58.000–US$60.000, peluang menuju US$55.000 dapat semakin besar.
Masih Ada Peluang Rebound ke US$70.000
Meski sentimen bearish mendominasi, pasar Polymarket tidak sepenuhnya satu arah.
Peluang Bitcoin kembali ke US$70.000 tahun ini juga naik menjadi 60%.
Hal ini menunjukkan sebagian trader masih melihat potensi rebound setelah tekanan jual selesai, terutama jika pasar mulai membentuk bottom dan tekanan makro mereda.

Arthur Hayes Lihat Risiko ke US$40.000
Beberapa tokoh pasar memperkirakan Bitcoin masih bisa turun lebih dalam.
BitMEX co-founder Arthur Hayes melihat kemungkinan Bitcoin membentuk bottom di sekitar US$40.000 dalam enam bulan ke depan.
Sementara itu, miner asal China Jiang Zhuoer memperkirakan area bottom berada di kisaran US$42.000 hingga US$44.000 pada akhir 2026.
Fed Meeting Juli Jadi Penentu
Arah Bitcoin berikutnya kemungkinan akan sangat dipengaruhi oleh pertemuan The Fed pada Juli.
Jika inflasi tetap tinggi dan The Fed mempertahankan sikap hawkish, tekanan terhadap Bitcoin bisa berlanjut.
Namun, jika pasar mulai melihat tanda bahwa inflasi mereda atau The Fed tidak akan menaikkan suku bunga lebih jauh, peluang rebound dapat kembali terbuka.
Area US$58.000 Jadi Support Penting
Untuk saat ini, area US$58.000 menjadi support penting yang perlu dipantau.
Jika BTC mampu bertahan di atas area ini, pasar mungkin mencoba membentuk base jangka pendek.
Namun, jika support tersebut gagal, probabilitas skenario bearish menuju US$55.000 hingga US$50.000 dapat semakin meningkat.
Baca Juga: Michael Saylor Beri Sinyal Beli Bitcoin Baru Setelah Pendanaan $711 Juta
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Event4 days agoEvent Tokocrypto Minggu Ini
-
Academy5 days agoTebak-Tebakan Pertandingan Piala Dunia Berhadiah Rp1 Miliar! Gini Cara Ikutannya
-
Market6 days agoSiapa Itu ICEx? Bursa Kripto Berizin OJK dalam Ekosistem Aset Digital Indonesia
-
Market4 days agoSinyal Kripto 22 Juni 2026: Analisis Teknikal dan Proyeksi Pasar

