Academy
Riset Kripto 22-26 Juni 2026: Bitcoin Menukik, The Fed Siap Naikkan Suku Bunga
Laporan riset kripto yang disusun oleh tim Research Tokocrypto ini hadir sebagai referensi strategis bagi investor dalam memahami dinamika ekonomi global serta perkembangan industri aset digital. Melalui analisis komprehensif yang mencakup data makroekonomi, pergerakan harga, dan berbagai peristiwa penting dalam ekosistem blockchain, laporan ini mengulas tren utama yang turut membentuk arah pasar.
Riset ini berfokus pada penyajian wawasan yang tajam, relevan, dan terpercaya bagi para pembaca. Dengan informasi yang aktual dan terukur, laporan ini diharapkan dapat menjadi panduan dalam merumuskan strategi investasi yang lebih cerdas di tengah volatilitas industri aset digital.
Fokus Utama
- Makroekonomi Global
- Bank of America (BofA) memprediksi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga sebanyak tiga kali (masing-masing 25 basis poin) pada September, Oktober, dan Desember 2026, ke kisaran 4,25%–4,50%.
- Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan bahwa Moskow siap untuk kembali ke meja perundingan damai dengan Ukraina berdasarkan draf perjanjian Istanbul 2022.
- Presiden Trump menyatakan bahwa pemerintah Iran menjamin bebasnya biaya pungutan dan asuransi bagi kapal yang melintas di Selat Hormuz.
- Makroekonomi Nasional
- Masyarakat dengan penghasilan di bawah Rp8 juta per bulan kini resmi masuk ke dalam kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
- Bank Indonesia (BI) melaporkan likuiditas perekonomian atau uang beredar per Mei 2026 melonjak menjadi Rp10.415,9 triliun, tumbuh sebesar 10,8% secara tahunan (yoy)
- OJK merespons keputusan MSCI Emerging Market bagi pasar modal Indonesia dengan menerapkan aturan kepemilikan saham di atas 1%, kerangka High Shareholding Concentration (HSC), serta denda ratusan miliar kepada pelanggar.
- Performa Pasar Kripto
- Market Cap & Volume terkoreksi ke angka $2.09 Triliun (-5.71%), sejalan dengan CoinMarketCap 100 Index yang ikut melemah ke level $117.96 (-6.30%). Indikator Fear & Greed kembali terperosok ke angka 17, menandakan mental pasar berada pada fase ketakutan ekstrem (Extreme Fear) akibat berlanjutnya tekanan jual.
- CMC Altcoin Season Index turun menyentuh skor 45/100. AKondisi ini memperlihatkan bahwa pelaku pasar bersikap ekstra hati-hati dan menghindari rotasi portofolio secara agresif di tengah ketidakpastian tren pasar makro saat ini.
- Sektor Olympus Pro Ecosystem (+200%) dan MVB (+25.52%) memimpin tren, menggeser fokus pasar ke arah narasi tata kelola likuiditas dan infrastruktur inkubasi proyek awal. Token BTW naik (+88.84%), disusul oleh kenaikan VELVET (+37.07%) dan BAS (+32.74%).
- Aksi Pasar & Proyeksi Mingguan
- Harga Bitcoin pada timeframe daily terindikasi melemah pada Support $60K dan dikhawatirkan turun ke Fibonacci terdekatnya.
- StakeStone (STO) → Risiko distribusi suplai tertinggi minggu ini (~9.48%).
- BTC: LTH Net Position Change ➜ Pemegang jangka panjang agresif mengakumulasi.
📌 Kesimpulan: Fokuskan radar portofolio minggu ini pada sektor Olympus Pro Ecosystem dan MVB yang terbukti berhasil menyedot arus modal pasar secara agresif di tengah koreksi. Mengingat sentimen pasar kembali terperosok ke angka 17 (‘Extreme Fear’) akibat tekanan jual makro yang mendominasi, tetap tingkatkan kewaspadaan terhadap volatilitas dari token dengan jadwal unlockmenengah namun bernominal besar seperti STO, BEAT, dan AIO.
Sebagai strategi alternatif yang lebih rasional—terutama saat arus modal masih sangat defensif dan rotasi ke altcoin kian tertahan—manfaatkan fase ketakutan ekstrem ini untukmulai menyicil (DCA) aset solid dengan jadwal emisi super minim seperti ENA, MEGA, atau EIGEN di area support kuat. Tetaplah disiplin mengamankan portofolio dan pastikan cadangan uang tunai (cash) selalu siaga penuh untuk menangkap peluang di tengah ketidakpastian tren pasar saat ini!
Daftar Isi
Makroekonomi Global

- China secara resmi memberlakukan pembatasan perdagangan baru terhadap puluhan entitas Amerika Serikat sebagai langkah balasan (retaliasi) atas keputusan Pentagon yang memasukkan perusahaan teknologi Tiongkok (seperti Alibaba, Baidu, dan BYD) ke dalam daftar 1260H (entitas yang dituduh membantu militer China).
- Sir Keir Starmer resmi mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Perdana Menteri Inggris sekaligus pemimpin Partai Buruh, tetapi tetap menjabat sebagai pelaksana tugas (caretaker) hingga pemimpin baru terpilih pada bulan September
- Bank of America (BofA) memprediksi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga sebanyak tiga kali (masing-masing 25 basis poin) pada September, Oktober, dan Desember 2026, ke kisaran 4,25%–4,50%.
- Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan bahwa Moskow siap untuk kembali ke meja perundingan damai dengan Ukraina berdasarkan draf perjanjian Istanbul 2022.
- Presiden Trump menyatakan bahwa pemerintah Iran menjamin bebasnya biaya pungutan dan asuransi bagi kapal yang melintas di Selat Hormuz. Trump juga menyatakan bahwa aset Iran yang selama ini dibekukan AS akan dicairkan dan dibayarkan langsung kepada para petani serta peternak Amerika.
Makroekonomi Nasional

- Pemerintah Indonesia menyiapkan stimulus senilai Rp26,34 triliun pada semester II 2026, mencakup program bantuan pangan (Rp18,04 triliun), program magang untuk lulusan baru serta korban PHK (Rp6,26 triliun), dan transportasi (Rp2,04 triliun).
- Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, memperbarui klasifikasi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), di mana masyarakat dengan penghasilan di bawah Rp8 juta per bulan kini resmi masuk ke dalam kategori tersebut, berdasarkan regulasi Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.
- OJK merespons keputusan MSCI Emerging Market bagi pasar modal Indonesia dengan menerapkan aturan kepemilikan saham di atas 1%, kerangka High Shareholding Concentration (HSC), serta denda ratusan miliar kepada pelanggar.
- Bank Indonesia (BI) melaporkan likuiditas perekonomian atau uang beredar per Mei 2026 melonjak menjadi Rp10.415,9 triliun, tumbuh sebesar 10,8% secara tahunan (yoy), dibandingkan pertumbuhan sebelumnya yang sebesar 9,2% (yoy).
- Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa kendala utama belum naiknya gaji guru dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) adalah karena masifnya kebocoran ekonomi nasional. Berdasarkan data, meskipun Indonesia mencatat surplus perdagangan, terdapat aliran dana keluar yang mencapai US$343 miliar dalam 22 tahun terakhir.
Kalender Makroekonomi
| Jun 23, 2026 | U.S. Manufacturing Purchasing Managers Index (PMI) | U.S. Manufacturing Purchasing Managers Index (PMI) Actual: 55.7 Forecast: 54.6 Previous: 55.1→ Indeks Manufaktur (PMI) AS naik ke 55.7, mengalahkan ekspektasi dan lebih tinggi dari bulan sebelumnya. Data ini menjadi sentimen Bearish bagi pasar kripto. Sektor manufaktur yang berekspansi kuat menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi AS masih sangat tangguh dan solid. Kondisi ekonomi yang kuat ini memberikan alasan bagi The Fed untuk mempertahankan suku bunga tetap tinggi lebih lama (higher-for-longer) tanpa takut memicu resesi. Dipertahankannya suku bunga tinggi ini akan menguatkan nilai Dolar AS dan memperketat likuiditas di pasar, yang pada akhirnya menekan arus modal masuk ke aset berisiko seperti kripto. |
| Jun 24, 2026 | U.S. New Home Sales | U.S. New Home Sales Actual: 580.00K Forecast: 638.00K Previous: 626.00K→ Penjualan rumah baru di AS anjlok ke 580.00K, jauh di bawah ekspektasi pasar dan bulan sebelumnya. Data ini menjadi sentimen Bullish bagi pasar kripto. Pelemahan signifikan di sektor perumahan mencerminkan melambatnya roda ekonomi AS akibat tekanan suku bunga yang tinggi. Kondisi ini dapat mendorong The Fed untuk lebih cepat memangkas suku bunga guna menstimulasi ekonomi. Pelonggaran kebijakan ini akan melemahkan Dolar AS dan membuka keran likuiditas, yang memicu aliran dana masuk ke aset berisiko tinggi seperti kripto. |
| Jun 25, 2026 | U.S. PCE Price index YoY | U.S. PCE Price Index YoY Actual: – Forecast: 4.0% Previous: 3.8%→ Data aktual belum dirilis, namun pasar memproyeksikan kenaikan ke 4.0%. Jika angka aktual nantinya dirilis sesuai atau lebih tinggi dari ekspektasi, ini akan menjadi sentimen Bearish bagi pasar kripto. Naiknya PCE (indikator inflasi favorit The Fed) menandakan inflasi AS kembali memanas, yang akan memaksa The Fed untuk mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama (higher-for-longer). Hal ini akan memperkuat nilai Dolar AS dan menyedot likuiditas dari aset berisiko. Sebaliknya, jika hasil aktual ternyata jauh di bawah ekspektasi, sentimen akan berbalik menjadi Bullish karena harapan pemangkasan suku bunga kembali terbuka. |
| Jun 26, 2026 (Jun) | U.S. Michigan 1-Year Inflation Expectations | U.S. Michigan 1-Year Inflation Expectations Actual: – Forecast: 4.6% Previous: 4.6%→ Data aktual belum dirilis, namun pasar mengekspektasikan angka tetap di level 4.6%. Jika angka aktual nantinya dirilis sesuai atau lebih tinggi dari proyeksi, ini akan menjadi sentimen Bearish bagi pasar kripto. Ekspektasi inflasi konsumen yang kaku dan tinggi akan memaksa The Fed untuk mempertahankan suku bunga ketat (higher-for-longer) guna mencegah inflasi kembali mengakar. Sebaliknya, jika data aktual turun di bawah ekspektasi, sentimen akan berubah menjadi Bullish karena mengindikasikan tekanan inflasi mulai mereda, yang membuka peluang bagi The Fed untuk melonggarkan kebijakan dan memicu masuknya likuiditas ke aset berisiko. |
| Kesimpulan | Keempat data makroekonomi AS menunjukkan sinyal mixed namun secara keseluruhan cenderung Bearish bagi kripto. Pelemahan di sektor perumahan tertutupi oleh kuatnya ekspansi manufaktur dan proyeksi inflasi yang masih kaku. Hal ini memberikan alasan kuat bagi The Fed untuk mempertahankan suku bunga tinggi (higher-for-longer), yang pada akhirnya menunda aliran likuiditas baru dan membuat pasar kripto masih rentan terhadap tekanan. | |
Perkembangan Regulasi Kripto

- Bank of England (BoE) merilis draf regulasi untuk stablecoin sistemik berbasis Pound Sterling, menetapkan batas penerbitan sebesar £40 miliar ($52,9 miliar) per stablecoin, menghapus pembatasan kepemilikan bagi pengguna, dan meresmikan regulasi pada tahun 2027.
- Platform tokenisasi aset dunia nyata (RWA) Securitize resmi mengajukan gugatan terhadap tZERO di Pengadilan Distrik AS di Delaware, meminta pengadilan untuk membatalkan tuduhan pelanggaran hak paten yang mereka anggap “tidak berdasar”.
- Senat dan DPR AS sepakat mengesahkan RUU perumahan (“21st Century ROAD to Housing Act”) yang juga melarang Federal Reserve menerbitkan CBDC (dolar digital pemerintah) hingga 31 Desember 2030, meski Presiden AS Donald Trump secara mengejutkan membatalkan penandatanganan RUU tersebut.
- Binance menegaskan komitmennya untuk tetap bertahan di Uni Eropa (UE) dan mencari jalur alternatif setelah pengajuan lisensinya di Yunani gagal. Kegagalan ini berpotensi menutup Binance di 27 negara UE sesuai arahan regulasi MiCA dari ESMA.
- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan POJK Nomor 6 Tahun 2026 yang menetapkan bagi financial influencer dengan mewajibkan memiliki sertifikasi serta secara transparan mengungkapkan bentuk promosi berbayar di konten tersebut.
Adopsi Kripto oleh Institusi

- Toss Bank, bank digital asal Korea Selatan, menandatangani MoU dengan Solana Foundation untuk mencoba infrastruktur keuangan berbasis blockchain, khususnya pengiriman uang lintas negara (remittance) dan pembayaran menggunakan stablecoin.
- Manajer aset raksasa Franklin Templeton resmi mengakuisisi 250 Digital (perusahaan investasi kripto) dan meluncurkan divisi bernama Franklin Crypto untuk investor institusional berskala besar, seperti dana pensiun dan sovereign wealth funds
- Mark Zuckerberg dilaporkan akan mengembangkan aplikasi pasar prediksi bernama “Arena”. Berbeda dengan Polymarket atau Kalshi yang menggunakan taruhan uang riil, Arena akan dirancang menggunakan sistem poin ala video game.
- Konglomerat keuangan Jepang, SBI Group, bekerja sama dengan Startale Group resmi meluncurkan JPYSC, stablecoin berbasis yen pertama di Jepang yang didukung oleh bank perwalian (trust bank) yang diterbitkan oleh SBI Shinsei Trust Bank.
- Dana Pensiun Perusahaan Bisnis Nasional Jepang berencana mengalokasikan sekitar 1% dari total asetnya yang bernilai $131,8 juta ke aset kripto melalui reksa dana pasif pada tahun fiskal 2026. Langkah diversifikasi ini bertujuan untuk memitigasi risiko eksposur terhadap pelemahan mata uang Yen
Performa Pasar Kripto Mingguan
Memasuki pekan terakhir bulan Juni 2026, perputaran arus modal (capital flow) di ekosistem kripto menunjukkan pemusatan likuiditas yang tajam pada beberapa narasi spesifik. Pekan ini, sentimen pasar secara luar biasa mengalir deras menuju ekosistem protokol keuangan tertentu, serta infrastruktur interoperabilitas dan peluncuran proyek (inkubasi), mencerminkan pergeseran selera risiko investor yang kembali berfokus pada efisiensi jaringan dan inovasi likuiditas.
📈 Highlights:
- Naiknya Ekosistem Olympus Pro 🏦🚀 Sektor Olympus Pro Ecosystem memimpin tren pasar minggu ini dengan lonjakan masif sebesar +200%. Momentum diikuti oleh ekosistem MVB yang naik sebesar +25.52% dan Lumia Ecosystem dengan +24.08%. Hal ini memperlihatkan tingginya spekulasi dan konsentrasi modal pada mekanisme tata kelola likuiditas yang ditawarkan oleh ekosistem tersebut.
- Lonjakan Interoperabilitas & Infrastruktur Inkubasi 🌐🛠️ Narasi penghubung antar-jaringan (cross-chain) dan dukungan peluncuran proyek awal (launchpad) juga terlihat jelas dari menguatnya sektor Interoperability (+22.55%) dan DAO Maker (+17.15%). Di sisi lain, utilitas juga menjaga momentum positifnya dari pertumbuhan sektor Telegram Bot (+10.54%) serta Lending & Borrowing (+5.47%).
- Top Gainers 📈 Pada deretan pergerakan aset individu, token BTW berhasil memimpin reli pergerakan dengan mencetak kenaikan impresif hingga +88.84%. Kenaikan solid ini disusul oleh token VELVET (+37.07%) dan BAS (+32.74%). Di lapisan berikutnya, token-token berfundamental utilitas seperti BP (+29.45%), DYDX (+21.07%), hingga KMNO (+20.56%) dan EIGEN (+16.38%) juga menorehkan angka hijau yang stabil, menegaskan adanya aksi beli yang terarah pada aset-aset berkapitalisasi menengah dan infrastruktur pada pekan ini.
Pergerakan Harga Bitcoin
| Daily Chart Bitcoin – TradingView | Weekly Chart Bitcoin – Trading View |
| Source: Tradingview (18 Jun 2026) | |
| Pada minggu sebelumnya, harga diprediksi pada daily apabila tertahan di $64K dan membentuk Higher High dapat diukur kenaikannya meski secara Weekly melemah. Namun, weeklynya benar, dailynya salah. Lantas, kemana selanjutnya?Pada timeframe daily, harga berkali-kali menurun dalam mengambil liquidity di $60K. Meski demikian, dapat diprediksi bahwa hal tersebut juga menunjukkan kalau Support semakin rentan untuk dijebol. Sama seperti sebelumnya jika ini terjadi maka diprediksi akan menurun hingga Fibonacci Extension bawah terdekatnya di 1.272 (53,784), hal ini juga didukung dengan didukung dengan MA 14 yang semakin mendorong chart di bawah MA 7 dengan indikasi semakin kuat bear dalam mengambil alih. Sehingga, tidak ada indikasi untuk bullish sama sekali secara timeframe daily.Sedangkan pada timeframe weekly, harga juga menunjukkan hal yang sama, justru memperjelas semakin melemahnya Bitcoin dengan MA 50 dan MA 99 yang akan death cross. Secara historis itu akan terjadi penurunan signifikan, hal ini sejalan dengan RSI nya yang berada di bawah garis MA nya. Secara garis besar, timeframe daily dan weekly kini selaras meski sebelumnya ada rebound karena geopolitik yang mendingin dari konflik US-Iran, Akan jauh lebih baik melakukan DCA pada Bitcoin atau terhadap aset-aset yang memiliki fundamental terkuat, Pastikan selalu ada money management untuk ketahanan cash dan keberlangsungan hidup in this economy yang rumit ini.Daily:Harga Bitcoin pada timeframe daily terus menerus mengambil Liquidity di $60K yang juga indikasi melemahnya support pada $60K dan dikhawatirkan turun di Fibonacci terdekatnya.Weekly:Harga Bitcoin pada timeframe weekly menunjukkan pelemahan yang sangat kuat sejalan dengan MA 50 dan MA 99 yang akan deathcross di mana secara historis akan terjadi penurunan signifikan.🔭 Short-Term Projection:✅ Bullish Case:Secara daily, untuk saat ini tidak ada indikasi bullish terkecuali adanya faktor luar secara makroekonomi atau geopolitik yang mendukung kenaikan Bitoin di Support Psikologisnya ini.⚠️ Bearish Case:Secara weekly, Bitcoin masih menunjukkan sangat melemah seperti minggu lalu dan diindikasikan bisa menurun hingga Fibonacci Extension bawah terdekatnya di 1.272 (53,784). | |
Analisis Data On-Chain Bitcoin
| Heatmap Liquidation Bitcoin 1 Week | BTC: Long Term Holder Net Position Change |
| Peta likuiditas (heatmap) Bitcoin satu minggu terakhir memperlihatkan pergeseran dinamika yang sangat signifikan pasca terjadinya penurunan harga yang tajam. Setelah harga menukik dan menyapu bersih likuiditas di area bawah, magnet likuiditas utama kini berbalik dan menumpuk sangat pekat di area atas: Zona $64.500 – $65.500: Terdapat blok garis kuning menyala yang sangat tebal dan solid di rentang ini. Area ini merepresentasikan kumpulan posisi Short yang masif dan kini tertinggal di atas. Rentang ini bertindak sebagai resistance utama sekaligus magnet penarik yang sangat kuat untuk memicu pantulan naik (short squeeze) dalam jangka pendek.Zona $60.000 – $61.000: Di sisi bawah, pasca terjadinya sapuan likuiditas (dump) baru-baru ini, tumpukan posisi Long terlihat jauh lebih tipis dan berwarna dominan hijau/biru. Rentang ini menjadi support psikologis terdekat, di mana tekanan likuidasi saat ini relatif sudah mengering dibandingkan area atas.🔍 Insight:Karena likuiditas di bawah sudah bersih, probabilitas harga untuk rebound naik memburu tembok likuiditas di area $64.500 – $65.500 kini jauh lebih tinggi. | Di tengah beredarnya prediksi ekstrem yang menarasikan Bitcoin bisa anjlok hingga $23.979 akibat potensi krisis pasar saham dan tren outflow ETF, data on-chain justru secara gamblang membantah kepanikan tersebut dan memperlihatkan struktur pasar yang tetap kokoh: Penyusutan Kepanikan & Potensi Squeeze: Volume outflow dari ETF terbukti mulai menyusut drastis. Di saat yang sama, besarnya tumpukan posisi short di pasar berjangka justru menciptakan bahan bakar likuiditas yang ideal untuk memicu pantulan harga ke atas secara tiba-tiba (short squeeze).Akumulasi Masif LTH: Grafik Long-Term Holder Net Position Change menegaskan bahwa di saat harga terkoreksi ke level $63.228, kelompok pemegang jangka panjang (LTH) sama sekali tidak ikut panik. Mereka justru melipatgandakan aksi borong dengan mencatatkan penambahan posisi bersih yang melonjak tajam hingga menyentuh 79.298 BTC.🔍 Insight: Narasi ketakutan (fear) yang beredar gagal menggoyahkan keyakinan para investor veteran. |
| Bitcoin Rainbow Chart | Bitcoin: Exchange Inflow – All Exchanges |
| Pergerakan harga Bitcoin baru-baru ini menyoroti tumbangnya salah satu indikator prediktif paling populer, yakni Rainbow Chart. Grafik tersebut kini menembus batas bawah historisnya, memberikan sinyal kuat bahwa dinamika pasar saat ini sudah tidak lagi sejalan dengan pola eksponensial masa lalu: Patahnya Tren Historis: Harga Bitcoin terpantau menembus pita terdalam dari Rainbow Chart (melewati zona “Basically a Fire Sale”). Kejadian ini memicu keraguan besar terhadap relevansi indikator tersebut dalam memetakan siklus harga masa depan.Efek Pendewasaan Pasar: Menyusul kegagalan model Stock-to-Flow, anomali ini menegaskan bahwa asumsi pertumbuhan yang selalu eksponensial tidak lagi mutlak berlaku. Ini merupakan konsekuensi natural dari pendewasaan aset Bitcoin yang kini telah menjelma menjadi kelas aset berskala triliunan dolar.🔍 Insight:Investor kini dituntut untuk mulai meninggalkan model prediktif usang dan lebih mengandalkan data analitik makro serta on-chain yang jauh lebih relevan dengan struktur pasar modern. | Meskipun pergerakan harga Bitcoin (BTC) saat ini sedang berada dalam fase koreksi, data on-chain justru memperlihatkan kondisi yang cukup menenangkan terkait minimnya pergerakan aset menuju bursa:Tekanan Jual yang Lemah: Grafik Exchange Inflow menunjukkan tidak adanya lonjakan volume aliran Bitcoin yang masuk ke bursa secara signifikan, menandakan absennya kepanikan jual di pasar spot.Mentalitas Hold yang Kuat: Rendahnya arus pergerakan koin ini mengonfirmasi bahwa mayoritas investor lebih memilih untuk terus menyimpan (hold) aset mereka secara pribadi alih-alih mengirimkannya ke bursa untuk dilikuidasi. 🔍 Insight: Sepinya aliran masuk koin ke bursa membuktikan bahwa koreksi harga saat ini tidak diiringi oleh aksi jual massal |
Altcoin Update
Perkembangan Proyek Altcoin
| Berachain mengaktifkan pembaruan struktural besar “PoL Next” di mainnet pada 23 Juni 2026, tepat 24 jam sebelum hardfork Fusaka. Pembaruan ini menyederhanakan secara drastis sistem tokenomik Proof of Liquidity (PoL) mereka dengan menghapus token BGT beserta mekanisme kurva boost-nya. Seluruh emisi blok kini dipatok secara tetap dan dibayarkan dalam WBERA, sementara semua insentif dikonsolidasikan ke dalam satu wadah nilai: $sWBERA. | |
| Allfunds, platform distribusi dana institusional raksasa yang menghubungkan lebih dari 3.300 manajer aset secara resmi mengekspansi platform dana tokenisasinya ke jaringan Solana. Untuk menciptakan peluang bagi manajer aset untuk menerbitkan dan mendistribusikan produk investasi generasi baru melalui infrastruktur blockchain publik Solana. | |
| Cardano (ADA) secara resmi meluncurkan testnet publik untuk protokol penskalaan Leios yang diberi nama Musashi Dojo. Testnet yang terbagi dalam lima fase pengujian ini menargetkan peningkatan throughput jaringan sebesar 30 hingga 65 kali lipat (dari 4,5 KB/s menjadi 200 KB/s) dengan target peluncuran mainnet pada November 2026. | |
| Ethereum Foundation (EF) mengumumkan restrukturisasi besar-besaran dengan memangkas 20% stafnya (54 orang) sebagai bagian dari penerapan kebijakan Treasury Management yang membatasi biaya operasional tahunan. Langkah efisiensi ini memicu reaksi negatif pasar yang menyebabkan harga ETH terkoreksi hampir 7%. | |
| Chainlink resmi meluncurkan Project Pangea, sebuah kolaborasi strategis dengan konsorsium bank Eropa (Qivalis) dan Korea Selatan (UniKA). Proyek ini bertujuan untuk menguji penggunaan stablecoin (Euro dan Won Korea) guna memungkinkan penyelesaian transaksi valuta asing (FX settlement) secara atomic (instan/T+0). | |
Analisis On Chain Altcoin
| Harga XRP menghadapi ancaman penurunan (bearish) yang signifikan berdasarkan pola “head and shoulders” pada grafik 12 jam, dengan potensi target penurunan hingga ke level $0.96. Meskipun secara data On-Chain para pemegang jangka panjang (hodler) terus melakukan akumulasi. | |
| Pasar prediksi kripto mencetak rekor baru dengan total nilai kontrak terbuka (Open Interest/OI) mencapai $1,48 miliar pada pertengahan Juni 2026. Lonjakan ini—didominasi oleh platform Kalshi dan Polymarket—sangat didorong oleh tingginya volume taruhan olahraga, khususnya turnamen Piala Dunia FIFA 2026 yang sedang berlangsung. | |
| Solana mencetak rekor baru dengan mendominasi 95% volume perdagangan saham yang ditokenisasi (tokenized equity) di seluruh blockchain, mencapai $1,29 miliar minggu lalu. Lonjakan ini sebagian besar didorong oleh peluncuran token IPO SpaceX (SPCX). Dari sisi utilitas, aplikasi Solana juga menghasilkan pendapatan bulanan tertinggi ($82,84 juta), mengalahkan Ethereum. | |
| Minat terbuka (Open Interest) Ethereum di pasar derivatif mengalami penyusutan drastis, anjlok dari $33,1 miliar pada Agustus 2025 menjadi $10,4 miliar. Penurunan tajam ini dipicu oleh rentetan likuidasi paksa, depresiasi harga yang menekan nilai posisi terbuka, serta penutupan posisi secara sukarela di tengah keengganan pasar mengambil risiko. Meski demikian, di tengah kontraksi pasar yang luas, Binance justru mengukuhkan dominasinya dengan memegang Open Interest tertinggi sebesar $4,2 miliar | |
| Sepanjang tahun 2026, Total Value Locked (TVL) di ekosistem DeFi anjlok sebesar 39% atau kehilangan nilai sekitar $45 miliar, merosot dari $115 miliar pada awal tahun menjadi sekitar $70 miliar. Penurunan ini utamanya dipicu oleh fase siklus deleveraging pasca-puncak pasar kripto pada Oktober 2025 dan dipercepat oleh rentetan peretasan keamanan—termasuk eksploitasi Kelp DAO senilai $293 juta yang memicu penarikan belasan miliar dolar dalam hitungan hari. Meskipun demikian, tingkat kontraksi saat ini jauh lebih terukur dibandingkan dengan kehancuran parah pada siklus bear market 2021-2022. | |
Token Unlock (29 Juni – 03 Juli 2026)
Memasuki peralihan bulan dari akhir Juni menuju awal Juli 2026, lanskap kripto kembali diwarnai oleh agenda token unlock atau pelepasan gembok pasokan koin. Menariknya, sorotan utama minggu ini menunjukkan tidak adanya jadwal pelepasan pasokan berskala masif, memberikan sedikit napas lega bagi struktur pasar. Meski begitu, kondisi ini tetap menuntut penyesuaian taktik trading dan kewaspadaan terhadap volatilitas pada beberapa proyek dengan rilis menengah, sembari tetap jeli melihat peluang masuk pada proyek bernarasi solid.
🔍 Highlight Unlock
- 🔺 Unlock Masif (>10% dari Kapitalisasi Pasar): Kabar baik untuk pekan ini, kalender unlock terpantau bersih dari pelepasan pasokan ekstrem di atas 10%. Ini berarti pasar untuk sementara waktu terhindar dari ancaman kejutan inflasi (supply shock) raksasa yang berpotensi memicu kepanikan jual mendadak secara terpusat.
- 🟡 Unlock Menengah (5–10% dari Kapitalisasi Pasar): Di area kewaspadaan ini, radar perlu memantau ketat pergerakan StakeStone (STO) dengan emisi sebesar 9.48%. Perhatian khusus juga harus diarahkan pada Audiera (BEAT) sebesar 7.38%—mengingat nilai nominal pasokannya tergolong sangat besar, yakni mencapai $37.36 juta pada 1 Juli. Deretan menengah ini disusul oleh olaxbt (AIO) di angka 6.36% dan Zama (ZAMA) sebesar 5.21%.
- 🟢 Unlock Relatif Aman (<5% dari Kapitalisasi Pasar): Mayoritas jadwal pelepasan minggu ini didominasi oleh zona aman. Angin segar bertiup untuk proyek seperti Ethena (ENA) dan MegaETH (MEGA) yang rilisnya sangat minim, masing-masing hanya 1.01% dan 1.84%. Deretan lain yang juga masuk zona aman meliputi Portal (PORTAL) 2.03%, Swarm Network (TRUTH) 2.35%, KITE AI (KITE) 2.53%, Undeads Games (UDS) 2.55%, Falcon Finance (FF) 3.30%, Zora (ZORA) 3.73%, Definitive (EDGE) 4.25%, Quack AI (Q) 4.38%, Bitway (BTW) 4.62%, hingga EigenCloud (EIGEN) 4.97%.
💡 Analisis untuk Investor/Trader:
- Absennya Ancaman Dump Berlebih: Tanpa adanya pelepasan koin yang melampaui 10%, tekanan jual struktural dari faktor unlock relatif jauh lebih ringan pekan ini. Hal ini memberikan ruang bagi pasar untuk bergerak lebih natural tanpa harus menyerap hantaman pasokan baru berskala raksasa, sehingga investor terhindar dari keharusan menebak titik henti panic selling.
- Waspada Volatilitas & Tekanan Jual Nominal Besar (STO, BEAT, AIO, ZAMA): Meskipun berada di zona menengah (5-9%), khusus untuk Audiera (BEAT), investor harus ekstra berhati-hati. Injeksi senilai $37.36 juta menuntut volume serapan likuiditas yang cukup tebal di pasar. Rilis pasokan di kategori ini membuka ruang lebar bagi early investors untuk mengamankan profit mereka (take profit). Bagi pelaku pasar jangka pendek (scalping), volatilitas ini dapat menjadi arena peluang. Namun bagi investor jangka menengah, disarankan untuk bersabar dan tidak gegabah membuka posisi (entry) baru di sekitar tanggal eksekusi.
- Momentum Buy the Dip di Aset Solid (ENA, EIGEN, MEGA, dll): Berdasarkan kacamata fundamental, penambahan suplai di bawah 5% biasanya gampang “tercerna” (absorbed) oleh volume trading harian tanpa membuat harga anjlok drastis atau merusak struktur tren bullish utamanya. Apabila terdapat sedikit koreksi akibat sentimen ketakutan ritel menjelang hari rilis, momen tersebut justru dapat dimanfaatkan sebagai peluang yang strategis untuk melakukan akumulasi bertahap (DCA) di area support yang kuat.
Proyeksi & Analisis
Market Cap & Volume kembali tertekan turun ke angka $2.09 Triliun (-5.71%), CoinMarketCap 100 Index yang ikut terkoreksi ke level $117.96 (-6.30%). Indikator psikologi Fear & Greed juga terperosok ke angka 17, menandakan mental pasar yang masih sangat rapuh akibat tekanan jual makro yang kembali mendominasi. Di sisi lain, CMC Altcoin Season Index terus bergerak turun hingga menyentuh skor 45/100. Kondisi ini mempertegas bahwa arus modal masih sangat defensif, di mana pelaku pasar enggan melakukan rotasi likuiditas menuju altcoin di tengah ketidakpastian. Gunakan fase koreksi ini secara disiplin untuk sekadar memantau pasar atau menyicil bertahap (DCA) hanya pada aset berfundamental solid di area support kuat, sembari memastikan cadangan uang tunai (cash) tetap aman.
🔮Outlook Minggu Depan:
✅Harga Bitcoin pada timeframe daily terus menerus mengambil Liquidity di $60K yang juga indikasi melemahnya support pada $60K dan dikhawatirkan turun di Fibonacci terdekatnya.
- Bullish case: Saat ini tidak ada indikasi bullish terkecuali adanya faktor luar secara makroekonomi yang mendukung kenaikan Bitoin di Support Psikologisnya ini
- Bearish case: Bitcoin masih menunjukkan sangat melemah seperti minggu lalu dan bisa menurun hingga Fibonacci Extension bawah terdekatnya di 1.272 (53,784).
✅ Zona likuidasi & teknikal:
- Zona Atas ($64.500 – $65.500): Tumpukan posisi Short sangat tebal. Area ini menjadi magnet kuat untuk memicu pantulan harga ke atas (short squeeze).
- Zona Bawah ($60.000 – $61.000): Tumpukan posisi Long sudah tipis dan mengering karena baru saja tersapu saat harga turun.
✅ Narrative utama:
- Sektor Olympus Pro Ecosystem (+200%) dan MVB (+25.52%) memimpin tren, menggeser fokus pasar ke arah narasi tata kelola likuiditas dan infrastruktur inkubasi proyek awal.
- Token BTW naik (+88.84%), disusul oleh kenaikan VELVET (+37.07%) dan BAS (+32.74%).
✅ On-chain Insight & Derivatif:
- BTC: LTH Net Position Change ➜ Pemegang jangka panjang agresif mengakumulasi.
- BTC: Rainbow Chart ➜ Menembus batas “Fire Sale”, mematahkan tren pertumbuhan historis
- BTC: Exchange Inflow ➜ Aliran masuk ke bursa sangat minim.
Fokuskan radar portofolio minggu ini pada sektor Olympus Pro Ecosystem dan MVB yang terbukti berhasil menyedot arus modal pasar secara agresif di tengah koreksi. Mengingat sentimen pasar kembali terperosok ke angka 17 (‘Extreme Fear’) akibat tekanan jual makro yang mendominasi, tetap tingkatkan kewaspadaan terhadap volatilitas dari token dengan jadwal unlock menengah namun bernominal besar seperti STO, BEAT, dan AIO. Sebagai strategi alternatif yang lebih rasional—terutama saat arus modal masih sangat defensif dan rotasi ke altcoin kian tertahan—manfaatkan fase ketakutan ekstrem ini untuk mulai menyicil (DCA) aset solid dengan jadwal emisi super minim seperti ENA, MEGA, atau EIGEN di area support kuat. Tetaplah disiplin mengamankan portofolio dan pastikan cadangan uang tunai (cash) selalu siaga penuh untuk menangkap peluang di tengah ketidakpastian tren pasar saat ini!
🐻 Edukasi Mingguan: Strategi Bertahan di Tengah Fase Bear Market
Melihat portofolio yang terus terkoreksi tajam dapat memengaruhi kondisi psikologis. Namun, terdapat prinsip dasar yang penting untuk diingat: Bull market menciptakan ilusi kekayaan, tetapi bear market adalah fase krusial untuk membangun fondasi kekayaan pada siklus berikutnya.
Alih-alih terpancing emosi oleh pergerakan harga jangka pendek, berikut adalah strategi praktis untuk bertahan dan memposisikan portofolio secara strategis:
- Fokus pada Data Objektif (On-Chain) 📊 Saat pasar dilanda kepanikan, sentimen publik seringkali dipenuhi oleh ketakutan yang tidak berdasar. Keputusan investasi yang rasional harus berpegang teguh pada data. Fokuskan perhatian pada analisis on-chain secara mendalam—mulai dari pelacakan pergerakan akumulasi whale, analisis liquidation heatmap untuk menemukan area likuiditas riil, hingga pemantauan jadwal token unlock. Angka dan metrik pada jaringan bersifat transparan dan kerap memberikan sinyal awal pembalikan arah pasar.
- Disiplin Eksekusi Dollar Cost Averaging (DCA) 💰 Godaan untuk menebak dasar harga (bottom fishing) atau melakukan rotasi portofolio secara agresif akibat FOMO harus dihindari secara ketat. Strategi yang paling terukur pada fase ini adalah melakukan akumulasi bertahap melalui metode DCA. Alokasi dana sebaiknya difokuskan pada proyek infrastruktur dengan fundamental solid yang telah memiliki rekam jejak ketahanan yang teruji.
- Manajemen Arus Kas dan Rutinitas Fisik 🏃♂️ Menavigasi bear market membutuhkan ketahanan jangka panjang. Memastikan ketersediaan uang tunai (cash flow) sangat krusial untuk mencegah likuidasi aset pada titik harga terendah. Di samping aspek finansial, menjaga keseimbangan dengan rutinitas aktivitas fisik yang konsisten, seperti lari jarak menengah atau kardio statis, akan sangat membantu menjaga tingkat stres. Fisik yang prima secara langsung berkontribusi pada kejernihan pikiran dalam mengambil keputusan investasi yang objektif.
Bertahan di bear market melalui sistem pengelolaan yang terukur adalah faktor fundamental yang membedakan pendekatan investasi rasional dari sekadar spekulasi. Kedisiplinan dalam menerapkan strategi-strategi di atas akan membentuk ketahanan portofolio yang kokoh untuk menghadapi fase pertumbuhan pasar selanjutnya.
Pengumuman
Trade & Hold Tokenized Stocks di Tokocrypto Berhadiah Rp 75 Juta*

Tokocrypto menghadirkan program “Trade & Hold Tokenized Stocks” untuk para Tokonauts yang ingin memperbesar peluang mendapatkan hadiah menarik dari aktivitas trading dan holding aset Tokenized Stocks. Program ini memberikan kesempatan bagi pengguna untuk mengumpulkan Lucky Ticket dan mengikuti undian berhadiah dengan total hadiah hingga Rp 75 juta*.
Program ini berlangsung mulai 24 Juni 2026 hingga 23 Juli 2026 pukul 18:00 WIB. Selama periode tersebut, pengguna yang melakukan transaksi dan hold Tokenized Stocks berkesempatan mendapatkan Lucky Ticket. Semakin besar nilai transaksi dan semakin lama aset di-hold, semakin besar pula peluang untuk memenangkan hadiah.
Untuk mengikuti program ini, pengguna wajib mendaftar melalui Reward Hub dan sudah menyelesaikan verifikasi identitas KYC Level 1 di Tokocrypto. Peserta yang belum menyelesaikan KYC tidak dapat mengikuti program ini.
Poin-Poin Penting Program
- Program berlangsung pada 24 Juni 2026–23 Juli 2026 pukul 18:00 WIB.
- Berlaku untuk pengguna yang melakukan trade dan hold Tokenized Stocks selama periode program.
- Peserta wajib menyelesaikan KYC Level 1.
- Peserta harus melakukan hold Tokenized Stocks minimal 10 hari sejak event berlangsung.
- Jika aset di-hold kurang dari 10 hari, peserta tidak eligible untuk memenangkan hadiah.
- Setiap akumulasi transaksi Tokenized Stocks senilai Rp50.000 akan mendapatkan 1 Lucky Ticket.
- Lucky Ticket bersifat akumulatif selama periode program.
- Akan ada 150 pemenang yang dipilih melalui mekanisme lucky draw.
- Setiap pemenang berhak mendapatkan hadiah senilai Rp500.000.
- Hadiah akan diberikan dalam bentuk USDC.
- Semakin banyak Lucky Ticket yang dikumpulkan, semakin besar peluang untuk menang.
Melalui program ini, Tokonauts bisa mulai mengoleksi Tokenized Stocks favorit seperti NVIDIA, Tesla, dan aset lainnya di Tokocrypto. Selain berkesempatan memperluas portofolio, pengguna juga memiliki peluang untuk meraih hadiah menarik dari total hadiah Rp 75 juta*.
Baca juga: Apa Itu Bitcoin Inscriptions dan Mengapa Penting bagi Masa Depan BTC?
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Event4 days agoEvent Tokocrypto Minggu Ini
-
Academy7 days agoRamai Pre-IPO Token Trading, Apa Maksudnya?
-
Academy4 days agoTebak-Tebakan Pertandingan Piala Dunia Berhadiah Rp1 Miliar! Gini Cara Ikutannya
-
Market6 days agoSiapa Itu ICEx? Bursa Kripto Berizin OJK dalam Ekosistem Aset Digital Indonesia

