Bitcoin News
Strategy Raup Rp50 Triliun dari Bitcoin dalam Sebulan
Strategy melaporkan lonjakan keuntungan signifikan sepanjang April 2026.
Tim Research Tokocrypto melihat performa Strategy mencerminkan bagaimana Bitcoin semakin diposisikan sebagai aset strategis.
Perusahaan pemegang Bitcoin terbesar, Strategy, melaporkan lonjakan keuntungan signifikan sepanjang April 2026. Executive Chairman Michael Saylor mengungkapkan bahwa perusahaan mencatat keuntungan sekitar $3,6 miliar, setara dengan 47.079 BTC, hanya dalam tiga minggu pertama bulan ini.
Kinerja ini didukung oleh kenaikan harga Bitcoin serta strategi akumulasi agresif yang terus dilakukan perusahaan. Strategy juga mencatat imbal hasil sekitar 6,2% dari kepemilikan Bitcoin selama periode tersebut, mencerminkan performa yang kuat di tengah kondisi pasar yang masih fluktuatif.
Baca juga: Michael Saylor Beri Sinyal Pembelian Bitcoin Lebih Besar
Akumulasi Besar Dorong Posisi Strategy sebagai Pemegang Terbesar
Dilaporkan Coingape, keuntungan tersebut terjadi setelah Strategy kembali melakukan pembelian besar dengan mengakuisisi 34.164 BTC senilai $2,54 miliar, dengan harga rata-rata sekitar $74.395 per Bitcoin. Dengan tambahan ini, total kepemilikan Strategy kini mencapai lebih dari 815.000 BTC, dengan nilai sekitar $61,5 miliar.
Langkah ini memperkuat posisi Strategy sebagai pemegang Bitcoin korporasi terbesar, bahkan melampaui kepemilikan BlackRock melalui produk ETF-nya. Secara keseluruhan, perusahaan juga mencatat yield Bitcoin sebesar 9,5% sepanjang tahun 2026.
Institusi Besar Tingkatkan Eksposur ke Saham MSTR
Seiring kinerja positif tersebut, minat institusional terhadap saham Strategy (MSTR) juga meningkat. Capital Group menambah kepemilikan saham senilai sekitar $747 juta, sehingga total kepemilikannya mencapai lebih dari $1,7 miliar.
Sementara itu, Vanguard Group sebelumnya juga meningkatkan investasinya dengan membeli saham MSTR senilai $195 juta melalui ETF mereka. Hal ini menunjukkan bahwa investor institusional semakin melihat saham terkait Bitcoin sebagai alternatif eksposur terhadap aset kripto.
Tim Research Tokocrypto melihat performa Strategy mencerminkan bagaimana Bitcoin semakin diposisikan sebagai aset strategis oleh perusahaan besar. Pendekatan yang berfokus pada akumulasi jangka panjang memberikan hasil yang signifikan ketika harga bergerak naik.
“Selain itu, meningkatnya minat institusional terhadap saham MSTR menunjukkan bahwa eksposur tidak langsung terhadap Bitcoin semakin diminati, terutama oleh investor yang ingin menghindari kompleksitas kepemilikan aset kripto secara langsung,” tutupnya.
Baca Juga: Michael Saylor Beri Sinyal Beli Bitcoin Baru Setelah Pendanaan $711 Juta
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Bitcoin News4 days agoAnalisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Tembus $77K, Real Breakout?
-
Bitcoin News6 days agoAnalisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Tembus $75K, Pelan Tapi Ngegas!
-
Academy5 days agoRiset Kripto 13-17 Apr 2026: Bitcoin Bangkit, Geopolitik Stabil
-
Market7 days agoDampak Penurunan Inflasi AS terhadap Proyeksi Pasar Kripto

