Analisa harga BTC hari menyoroti Bitcoin yang kembali membuka perdagangan dengan tekanan jual yang lebih terasa.
Tim Research Tokocrypto mengatakan isu tersebut menjadi sensitif karena Strategy, yang dipimpin Michael Saylor, selama ini membangun strategi bisnisnya di sekitar akumulasi Bitcoin.
Analisa harga BTC hari ini menunjukkan pergerakan Bitcoin yang sangat terbatas karena terjebak dalam fase konsolidasi.
Tim Research Tokocrypto mengatakan kondisi ini menjadi sinyal penting karena sovereign wealth fund biasanya memiliki horizon investasi yang lebih panjang dibanding trader jangka pendek.
Analisa harga BTC hari ini kembali menyoroti pergerakan Bitcoin yang sulit mempertahankan momentum akibat berada di bawah tekanan.
Analisa harga BTC hari ini menyoroti pergerakan Bitcoin yang kembali ke zona hijau, setelah beberapa hari terakhir menuai hasil negatif.
Tim Research Tokocrypto, mengatakan data CPI Juli menunjukkan inflasi tahunan AS turun ke 3,4% dari 3,5% pada Juni, sementara core inflation melambat ke 2,5%
Tim Research Tokocrypto menilai BTC turun dari sekitar US$124.700 pada awal Oktober 2025 ke sekitar US$63.400 pada 12 Agustus 2026.
Berdasarkan analisa harga BTC hari ini, penurunan Bitcoin ke sekitar $63.577,53 terutama dipengaruhi oleh kegagalan harga mempertahankan area di atas $64.000.
Merujuk pada analisa harga BTC hari ini, penurunan harga Bitcoin ke sekitar $63.529 mencerminkan melemahnya momentum.
Tim Research Tokocrypto melihat pergerakan tersebut membuat Bitcoin masih terjebak di antara support penting US$60.000 dan resistance kuat di sekitar US$70.000.