Coinbase Tokenized bStocks (COINB) mencatat kenaikan 3,07% dalam 24 jam ke level US$176,21, berdasarkan data pasar yang digunakan.
Katalis utama datang dari kebijakan terbaru Securities and Exchange Commission (SEC) mengenai perdagangan saham tokenisasi berbasis blockchain.
Kenaikan AVA semakin mencuri perhatian setelah token Travala tersebut melonjak hampir 100%. Momentum ini dipicu oleh listing AVA/KRW di Bithumb.
SpaceX Tokenized bStocks (SPCXB) mencatat kenaikan 4,14% dalam 24 jam ke US$153,44, berdasarkan data pasar yang digunakan.
Pergerakan pasar turut dipengaruhi keputusan bank sentral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserve (The Fed).
Saham Meta sendiri ditutup naik 0,70% ke US$670,24 pada 15 September, setelah melonjak 2,71% sehari sebelumnya. Dalam dua sesi perdagangan, META telah naik hampir 3,5%.
Bitcoin turun sekitar 3,7%, Ethereum melemah 5,2%, dan XRP terkoreksi 7,3% dalam 24 jam.
Bitcoin mencatat kenaikan seiring terjadinya short squeeze di pasar derivatif. Kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan juga meningkat 1,44%.
Pergerakan COINB juga terjadi setelah saham Coinbase Global (NASDAQ: COIN) kembali menguat.
Tekanan terhadap pasar kripto datang dari pergerakan harga minyak dan meningkatnya ekspektasi terhadap kebijakan The Fed.
Indikator Fear & Greed berada di angka 70, menandakan sentimen pasar masih cukup optimis dan bertahan di fase keserakahan (Greed).