Market
Trading Tokenized Stocks Tembus US$54 Miliar, Trader Kripto Mulai Lirik Saham TradFi
Trader kripto mulai memperluas fokus dari Bitcoin dan altcoin ke aset tradisional yang ditokenisasi.
Tim Research Tokocrypto mengatakan SpaceX menjadi aset yang paling banyak menarik perhatian dalam tren ini.
Trader kripto mulai memperluas fokus dari Bitcoin dan altcoin ke aset tradisional yang ditokenisasi atau tokenized stocks. Volume perdagangan tokenized traditional stocks di bursa kripto tercatat menembus US$54 miliar pada Juni 2026.
Menurut data CryptoQuant, lonjakan tersebut terutama didorong oleh tingginya minat terhadap saham SpaceX. Aset dengan ticker SPCX menyumbang sekitar US$36 miliar dari total volume perdagangan TradFi equity perpetual selama Juni.
Dilaporkan Coinpedia, kenaikan ini menunjukkan bahwa saham tradisional yang diperdagangkan dalam bentuk tokenized products mulai menjadi salah satu tren besar di pasar derivatif kripto.
Tokenized Stocks Jadi Tren Baru di Bursa Kripto
Analis kripto Ali Martinez menyebut volume perdagangan TradFi equity perpetual futures telah melewati US$54 miliar pada Juni 2026. Angka ini menjadi salah satu pergeseran terbesar di pasar derivatif kripto tahun ini.
Pada bulan yang sama, volume mingguan derivatif saham di centralized exchanges juga mencetak rekor baru sebesar US$11,6 miliar.

Pertumbuhan ini terjadi sangat cepat. Volume bulanan tokenized stock perpetual naik dari sekitar US$831 juta pada Juli 2025 menjadi US$34 miliar pada Mei 2026. Dengan capaian tersebut, pasar derivatif TradFi kini disebut lebih dari delapan kali lebih besar dibanding pasar on-chain real-world assets atau RWA.
Baca juga: Tokenized Stocks: Cara Baru Mengakses Saham Global Lebih Mudah
Binance Kuasai Pasar TradFi Equity Perpetual
Data CryptoQuant menunjukkan Binance menjadi pemimpin utama dalam perdagangan tokenized stocks di bursa kripto. Pada Juni, Binance memproses sekitar US$53,8 miliar volume TradFi equity perpetual futures.
Angka tersebut setara dengan hampir 80% dari total pasar global. Bitget berada di posisi kedua dengan volume sekitar US$9 miliar, sementara Bybit dan Gate hanya mencatat pangsa yang lebih kecil.
Perubahan ini menunjukkan bahwa aktivitas perdagangan tokenized stocks semakin terkonsentrasi di Binance. Volume mulai meningkat signifikan sejak Maret dan mencapai puncaknya pada Juni, seiring meningkatnya minat trader terhadap saham-saham tradisional berbasis token.
SpaceX Jadi Pendorong Utama
Tim Research Tokocrypto mengatakan SpaceX menjadi aset yang paling banyak menarik perhatian dalam tren ini.
“Setelah IPO, saham SPCX mencatat volume perdagangan sekitar US$36 miliar sepanjang Juni, atau hampir dua pertiga dari total pasar TradFi equity perpetual,” tuturnya.
Namun, tren ini tidak hanya berhenti di SpaceX. Aktivitas perdagangan juga meningkat pada saham lain seperti Strategy, Circle, Intel, dan sejumlah ekuitas tradisional lainnya.

Hal ini menunjukkan bahwa trader kripto mulai mencari peluang di luar aset digital murni. Saham-saham tradisional kini diperdagangkan dalam format yang lebih akrab bagi pengguna kripto, terutama melalui produk perpetual futures di centralized exchanges.
Salah satu alasan utama pergeseran ini adalah kemudahan akses. Berbeda dari pasar saham tradisional yang memiliki jam perdagangan terbatas, bursa kripto menawarkan perdagangan 24/7, akses global, serta leverage yang lebih tinggi.
Dengan kombinasi tersebut, tokenized stocks mulai menjadi jembatan antara pasar kripto dan keuangan tradisional. Namun, pertumbuhan cepat ini juga membawa risiko, terutama terkait volatilitas, leverage, likuiditas, dan kejelasan regulasi di berbagai yurisdiksi.
Untuk saat ini, lonjakan volume tokenized stocks menunjukkan bahwa minat trader terhadap aset TradFi di bursa kripto semakin kuat. Jika tren ini berlanjut, saham seperti SpaceX, Strategy, Circle, dan Intel berpotensi menjadi bagian penting dari aktivitas perdagangan kripto ke depan.
Baca juga: Rahasia SpaceX yang Baru IPO: Punya 18.712 Bitcoin, Lebih Banyak dari Tesla!
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Academy6 days agoApa Itu Meme Coin $ANSEM The Black Bull?
-
Market5 days agoRWA Token Makin Panas di Juli 2026, Ini Aset yang Jadi Sorotan Pasar
-
Market4 days agoSinyal Kripto 6 Juli 2026: Analisis Teknikal dan Proyeksi Pasar
-
Altcoin News4 days agoApa itu Open USD? Stablecoin yang Didukung Visa, Mastercard hingga Google

