Connect with us

Bitcoin News

Bitcoin Sudah Dekati Bottom? Data On-Chain Mulai Beri Sinyal Pemulihan

Tim Research Tokocrypto mengatakan meski konfirmasi bottom belum muncul, faktor historis memberi sedikit harapan bagi investor.
Data CryptoQuant menunjukkan Bitcoin sering mencatat kinerja positif pada Juli, bahkan dalam fase bear market.

Tivan

Published

on

Ilustrasi market kripto Bitcoin.

Bitcoin kembali menjadi perhatian pasar setelah data on-chain menunjukkan bahwa kondisi untuk pembentukan bottom mulai terbentuk. Meski begitu, sejumlah indikator penting belum memberikan konfirmasi penuh bahwa BTC sudah memasuki fase pemulihan yang kuat.

Dalam laporan terbaru, Glassnode menyebut penurunan Bitcoin mulai menunjukkan karakteristik late-stage bear market. Artinya, tekanan jual sudah berada di tahap lanjutan, tetapi pasar masih membutuhkan sinyal tambahan sebelum pembalikan tren dapat dianggap valid.

Sinyal Bottom Mulai Terbentuk

Glassnode mencatat Bitcoin telah diperdagangkan di bawah True Market Mean dan Short-Term Holder Cost Basis sejak awal Februari 2026. Dua level tersebut masing-masing berada di sekitar US$76.600 dan US$72.200.

Kondisi ini menunjukkan Bitcoin telah berada dalam diskon cukup lama dibandingkan basis biaya investor jangka pendek dan pasar aktif secara keseluruhan. Diskon selama sekitar lima bulan ini menjadi salah satu periode terpanjang dalam sejarah Bitcoin.

Dikutip BeInCrypto, secara historis, akumulasi dalam periode diskon panjang seperti ini kerap menjadi dasar pembentukan bottom siklus. Namun, Glassnode menilai sinyal tersebut masih perlu didukung oleh meredanya tekanan kapitulasi dan stabilnya arus dana institusional.

Saat ini, tekanan jual masih banyak datang dari long-term holder. Porsi realized loss dari kelompok ini naik menjadi 43% secara rata-rata 30 hari, meningkat dari 15% pada Februari.

Kapitulasi long-term holder bahkan sempat mencapai hampir US$280 juta per hari, level tertinggi sejak Desember 2022. Selama tekanan jual dari kelompok ini belum mereda, peluang pemulihan yang berkelanjutan masih belum sepenuhnya terkonfirmasi.

ETF dan Derivatif Masih Belum Kuat

Permintaan institusional terhadap Bitcoin juga masih terlihat lemah. Outflow ETF Bitcoin spot memang mulai menurun menjadi sekitar US$88,9 juta per hari dari puncaknya pada Juni, tetapi arus dana masih berada di wilayah negatif.

Di pasar derivatif, posisi trader juga masih cenderung hati-hati. Put/call ratio turun ke 0,56, level terendah pada 2026, tetapi skew dan volatilitas masih menunjukkan ekspektasi terhadap risiko penurunan lanjutan.

Menurut Glassnode, Bitcoin masih membutuhkan beberapa konfirmasi sebelum peluang perubahan tren dapat dinilai lebih kuat. Faktor yang perlu diperhatikan mencakup meredanya tekanan kapitulasi, stabilnya arus dana ETF, serta kemampuan BTC merebut kembali level True Market Mean.

Baca juga: Bitcoin dan XRP Rebound Usai Trump Klaim Iran Ingin Berdamai

Juli Beri Harapan untuk Bullish

Tim Research Tokocrypto mengatakan meski konfirmasi bottom belum muncul, faktor historis memberi sedikit harapan bagi investor. Data CryptoQuant menunjukkan Bitcoin sering mencatat kinerja positif pada Juli, bahkan dalam fase bear market.

“Pada Juli 2018, Bitcoin naik sekitar 20%. Sementara pada Juli 2022, BTC menguat sekitar 17%, meskipun tren pasar secara umum masih lemah,” ujarnya.

Permintaan juga mulai menunjukkan tanda stabilisasi. Data CryptoQuant menunjukkan total demand pulih dari kontraksi sekitar 650.000 BTC pada awal Juni menuju area netral. Pembeli dari Amerika Serikat juga mulai kembali terlihat, dengan Coinbase Premium Index membaik saat Bitcoin memantul dari area US$57.000.

Namun, sinyal bullish masih belum cukup kuat. CryptoQuant Bull Score Index saat ini berada di level 20, jauh di bawah level 60 yang biasanya diperlukan untuk mendukung reli yang lebih berkelanjutan.

Saat artikel ini ditulis, Bitcoin diperdagangkan di sekitar US$62.904. BTC sempat pulih dari level terendah bear market di sekitar US$57.700, tetapi tekanan geopolitik, termasuk serangan terbaru AS ke Iran, kembali menekan aset berisiko.

Dengan kondisi saat ini, Bitcoin memang mulai menunjukkan tanda-tanda pembentukan bottom. Namun, pasar masih belum mendapatkan konfirmasi penuh. Pemulihan yang lebih kuat membutuhkan penurunan tekanan jual dari long-term holder, perbaikan arus dana ETF, serta kemampuan BTC merebut kembali level teknikal dan on-chain utama.

Baca juga: Heboh! Profesor Jiang Bongkar Bitcoin Adalah Operasi CIA!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. IkutiGoogle News Tokonews untuk updateberita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending