Connect with us

Blockchain

4 Tokoh dan Artis Indonesia yang Ikut Tren NFT

Published

on

illustrasi nft

Non-Fungible Token (NFT) bisa diartikan sebagai karya seni yang memiliki orisinalitas dan sejarah yang dapat dipertanggungjawabkan. Aspek NFT inilah yang menjadikannya aset menarik bagi para seniman. Tak hanya itu, sederet artis dan tokoh Indonesia sudah berhasil mendapatkan keuntungan jutaan —bahkan milyaran Rupiah— lewat penjualan NFT.

Siapa saja bisa membuat dan memperdagangkan NFT karena tidak diperlukan keterampilan khusus. Contohnya saja seperti Ghozali Everyday yang menjual NFT berisikan selfie dirinya. Jadi, apa yang membuat para selebriti Indonesia tertarik dalam dunia NFT?

Perkembangan NFT hingga Digandrungi oleh Selebriti

Beeple, seorang digital artist dari Amerika Serikat, menjual koleksi yang diberi nama “Everydays: The First 5000 Days”. Koleksi tersebut berhasil meraup pendapatan sebesar $69 juta atau setara dengan Rp989 miliar, nominal fantastis yang mendongkrak popularitas NFT secara global.

Benar, siapa saja bisa melihat dan mengambil foto NFT yang dijual. Namun, hanya pembeli atau kolektor NFT tersebut yang benar-benar mendapatkan kepemilikan dari karya seni itu. Inilah mengapa NFT disebut sebagai media terbaru bagi seniman—dan siapa saja—untuk menjual karya mereka.

Euforia berjalan tak hanya sampai situ saja, sejumlah tokoh ternama dunia juga turut membuat dan menjual NFT buatan mereka sendiri. Di antaranya seperti Jack Dorsey (pendiri Twitter), Grimes (musisi), Eminem (rapper), hingga Paris Hilton (sosialita). Bahkan, brand-brand besar pun ikut meluncurkan NFT, seperti Warner Bros. dengan koleksi NFT Space Jams dan Nike. 

Para penggemar dari masing-masing tokoh, artis, maupun brand ini pastilah punya penggemarnya tersendiri yang akan rela merogoh kocek untuk pujaannya. Terlebih, tiap koleksi NFT tersebut pasti memiliki keunikan dan kelangkaannya sendiri. Dan, ya, ini bisa menjadi cara investasi baru bagi mereka. Hal inilah yang membuat NFT yang dikeluarkan oleh artis atau brand bisa laku terjual di pasaran saat ini. 

Baca juga: Inilah 3 Brand Termahal di Dunia yang Mengadopsi NFT

Deretan Tokoh dan Artis NFT Indonesia 

Tak hanya di negara luar, popularitas NFT pun kian meningkat di Indonesia. Semakin banyak orang tergiur dengan profitabilitas NFT, termasuk para selebriti dan tokoh Indonesia yang terjun ke dunia NFT.  Ini dia daftarnya! 

1. Syahrini

nft artis indonesia syahrini

Source by princessyahrini on Instagram

Dahulu, Syahrini dikenal dari gaya rambutnya yang menghebohkan. Pasti Anda ingat dengan “Jambul Khatulistiwa” milik penyanyi ini, bukan? Kini, Syahrini terkenal sebagai seorang business woman yang berhasil meluncurkan koleksi NFT pertamanya, yakni Syahrini’s Metaverse Tour.

Berisikan 18 ribu NFT, Syahrini menampilkan karya seni digital berupa avatar dirinya di berbagai backdrop cantik dengan tatanan warna lilac dan ungu. Syahrini bekerja sama dengan PT Anak Gaul Jaksel dan NFT Kings Pro untuk membuat koleksi NFT tersebut.

Menariknya, “Metaverse” menjadi NFT pertama di dunia yang menampilkan wanita berhijab! NFT karya Syahrini ini sudah habis terjual dalam beberapa jam saja. NFT yang dibanderol dengan harga $20 atau setara dengan Rp287.000 ini menghebohkan dunia entertainment Indonesia dan menjadi salah satu alasan mengapa NFT kian populer di tanah air.

2. Luna Maya

Jika biasanya NFT dijual dalam jumlah ribuan item, berbeda halnya dengan koleksi NFT yang diluncurkan oleh Luna Maya. Secara mengagetkan, Luna Maya mengumumkan bahwa dirinya akan menjual NFT dalam jumlah yang sangat terbatas, yaitu hanya 10 item. Tidak sendiri, Luna Maya bekerja sama dengan Tokau, sebuah perusahaan Jepang yang sudah berpengalaman memproduksi karya digital untuk NFT selebritas Jepang. Penjualan NFT milik Luna Maya juga didukung oleh Gushcloud International. 

artis nft indonesia luna maya

Source by Binance.com

Selain itu, Luna Maya juga meluncurkan NFT bernama Queen of The Moon yang berformat mp4. Konsep NFT ini cukup unik karena merupakan video kompilasi kehidupan Luna Maya. Harga penawarannya pun mencapai 15 BNB atau sekitar Rp87 juta.

3. Denny JA

nft tokoh indonesia denny ja

Source by A Portrait of Denny JA on OpenSeaDenny Januar Ali atau Denny JA merupakan seorang penulis terkenal. Berkat koleksi NFT berjudul “A Portrait of Denny JA: 40 Years in the World of Ideas,” kini ia juga menjadi artis NFT Indonesia yang menghasilkan Rp1 miliar dari penjualan NFT.

Koleksi NFT ini berisikan sampul-sampul buku karya Denny JA selama 40 tahun menjadi penulis. Namun, jangan salah, NFT ini tidak dibuat oleh Denny JA, melainkan seniman Galam Zulfiki. Karya ini sudah dibeli oleh Denny JA, sehingga legal untuk dijual dalam bentuk NFT.

4. Ridwan Kamil

nft tokoh indonesia ridwan kamil

Source by Ridwan_Kamil Collection on OpenSea

Sang Gubernur Jawa Barat yang selalu up-to-date dengan perkembangan zaman ini juga tidak mau kalah dengan tren NFT. Ridwan Kamil berhasil menjual NFT berupa lukisan buatannya sendiri seharga 1 ETH atau Rp 45,9 juta. Hasil penjualan NFT yang diberi judul “Pandemic Self Portrait” ini disumbangkan ke yayasan yang membantu anak-anak yatim piatu yang orang tuanya meninggal akibat COVID-19. 

Itulah beberapa tokoh dan artis NFT Indonesia yang sudah berhasil menjual NFT karya mereka. Apakah Anda akan menjadi artis NFT Indonesia selanjutnya? Buat dan jual NFT karya Anda hanya di TokoMall!

Blockchain

Jepang Bakal Uji Coba CBDC Yen Digital di Tahun 2023, Indonesia?

Published

on

Jepang Bakal Uji Coba CBDC Yen Digital di Tahun 2023.

Bank sentral Jepang telah merencanakan uji coba central bank digital currency (CBDC) dengan tiga bank besar pada tahun 2023. Peluncuran percontohan akan sejalan dengan eksperimen awal CBDC sebelumnya selama satu tahun yang akan berakhir pada April 2023.

Uji coba ini akan memeriksa apakah infrastruktur beroperasi dengan baik untuk mengantisipasi bencana alam dan gangguan tanpa koneksi internet. Eksperimen ini juga akan mengeksplorasi bagaimana setoran dan penarikan dapat bekerja dengan Yen Digital.

Jika semua berjalan lancar sesuai rencana, Bank sentral Jepang dapat melanjutkan dan merilis CBDC Yen Digital pada tahun 2026.

Ekplorasi CBDC

Ilustrasi Central Bank Digital Currency (CBDC).
Ilustrasi Central Bank Digital Currency (CBDC).

Baca juga: Penerbitan CBDC Semakin Dekat, Australia Luncurkan Proyek Pilot

Sebelumnya, Gubernur Bank of Japan mengatakan pada Mei 2022 bahwa, meskipun Bank of Japan belum memutuskan apakah akan meluncurkan CBDC, namun pihaknya akan terus mengembangkan infrastruktur mata uang digital yang aman dan mulus di negara tersebut.

CBDC adalah versi digital mata uang fiat suatu negara—seperti dolar AS atau euro yang didukung oleh bank sentral. CBDC adalah aset digital, tetapi berbeda dari Bitcoin, Ethereum, atau Dogecoin.

China jauh di depan permainan — beberapa warganya saat ini sudah dapat berbelanja dengan Yuan Digital. Sementara itu, Bahama meluncurkan CBDC sendiri pada tahun 2020.

CBDC di Indonesia

Bank Indonesia terus mengembangkan CBDC atau yang akan dikenal sebagai Rupiah Digital. BI juga bersiap mengeluarkan Whitepaper pengembangan CBDC di akhir tahun 2022.

Ilustrasi Central Bank Digital Currency (CBDC).
Ilustrasi Central Bank Digital Currency (CBDC).

Baca juga: CBDC dan Aset Kripto Bisa Tingkatkan Inklusi Keuangan di Indonesia

Whitepaper pengembangan digital rupiah berisi laporan mengenai latar belakang dan rencana pengembangan CBDC. Penerbitan Whitepaper ini merupakan sebuah bentuk komunikasi kepada publik terkait rencana pengembangan Rupiah Digital serta untuk mendapatkan masukan dari berbagai pihak.

BI melihat pertumbuhan aset kripto dan CBDC memiliki potensi untuk mengembangkan inklusi dan efisiensi dalam sistem keuangan walaupun dengan berbagai risiko yang dikhawatirkan dapat mempengaruhi perekonomian.

Sebagian besar bank sentral di dunia terdorong untuk mengembangkan CBDC yang bertujuan mendukung mandat penguatan kebijakan moneter, tidak serta merta hanya menjaga stabilitas keuangan, tetapi juga meningkatkan efisiensi dan ketahanan sistem pembayaran.

Continue Reading

Blockchain

Binus University Jadi Kampus Indonesia Pertama yang Hadir di Metaverse

Published

on

Binus University jadi kampus Indonesia pertama yang hadir di metaverse. Foto: Binus University.

Binus University bakal menjadi kampus pertama Indonesia yang hadir di metaverse. Konsep teknologi dunia virtual kini sangat menarik untuk dikembangkan pada sektor pendidikan.

Dilansir dari situs resminya, Binus University mengambil langkah besar dalam mendukung metaverse, dibuktikan dengan terjalinnya kolaborasi strategis dengan PT WIR Asia Tbk (WIR Group) yang merupakan perusahaan pengembang teknologi berbasis AR/VR karya anak bangsa, untuk menjadi salah satu bagian dalam pembangunan Nusameta.

“Dalam waktu dekat, prototype kita melalui BINUSMAYA versi 9 akan berbentuk Metaverse dan akan kita jalankan bersama dengan Nusameta. Artinya memang proses pembelajaran berbasis gamification tadi ke depan menjadi hal yang wajib dan itu menjadi tuntutan zamannya generasi muda sekarang,” kata Prof. Meyliana.

Teknologi Metaverse

Binus University jadi kampus Indonesia pertama yang hadir di metaverse. Foto: Binus University.
Binus University jadi kampus Indonesia pertama yang hadir di metaverse. Foto: Binus University.

Baca juga: Hong Kong Kembangkan Kampus Metaverse Pertama, Ijazah NFT

Prof. Meyliana menjelaskan pihaknya akan terus mengembangkan kurikulum sesuai dengan kemajuan teknologi metaverse untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul. Binus University memiliki visi untuk menjadi Perguruan Tinggi Indonesia berkelas dunia yang dapat membina dan memberdayakan masyarakat melalui pendidikan.

Binus University bersama WIR Group membangun Nusameta, yang merupakan ekosistem metaverse yang menampilkan teknologi AR, VR dan AI di Indonesia diharapkan dapat mempermudah pengguna untuk merasakan pengalaman unik yang imersif, menggali potensi dan berbagai benefit.

Stephen Ng, Chief Executive Officer Nusameta, anak perusahaan WIR Group, menyatakan apreasiasinya terhadap Binus yang telah memilih WIR Group sebagai mitra dalam mengembangkan Eduverse.

“Masuknya BINUS dalam dunia web3 dan metaverse menambah daftar panjang sektor pendidikan, riset, dan penelitian yang memanfaatkan teknologi web3 dan metaverse untuk pengembangan berbagai lini dalam sistem pendidikan di kampus, serta kemampuan sumber daya manusia,” ujar Stephen.

Majukan Dunia Pendidikan

Kolaborasi Binus University dan WIR Group hadirkan kampus kelas dunia. Foto: Binus University.
Kolaborasi Binus University dan WIR Group hadirkan kampus kelas dunia. Foto: Binus University.

Baca juga: Kenal Jagat Nusantara Metaverse IKN yang Diresmikan Presiden Jokowi

Binus merupakan kampus pertama di Indonesia yang telah hadir di dunia virtual Nusameta yang telah di launching pada acara G20 kemarin. Harapannya dengan hadirnya Binus di Nusameta dapat memajukan dunia pendidikan ke depannya.

Kehadiran Binus University di Nusameta ini menampilkan kehidupan mahasiswa di kampus Binus. Avatar-avatar yang diciptakan bisa berinteraksi. Binus metaverse ini dirancang oleh tim Binus terdiri dari 10 dosen dan 15 mahasiswa. Adapun target utama Binus di ruang virtual ini adalah para mahasiswa Binus, alumni, dosen dan diperluas ke masyarakat.

Pengembang teknologi digital berbasis AR/VR memiliki kapabilitas yang kuat, selain karena rekam jejaknya dalam menghadirkan teknologi metaverse di berbagai negara di dunia telah terbukti, juga telah mendapat pengakuan dan dukungan dari pemerintah dalam mengembangkan Metaverse Indonesia.

Continue Reading

Blockchain

JP Morgan Resmi Daftarkan Merek Dagang untuk Layanan Wallet Kripto

Published

on

JPMorgan: Kasus FTX Buka Regulasi Aset Kripto Dipercepat.

JP Morgan telah mendaftarkan merek dagang untuk wallet atau dompet digital dan layanan pemrosesan aset kripto terkait. Merek dagang tidak secara eksklusif berlaku untuk kripto, tetapi juga dapat diterapkan pada layanan keuangan lainnya.

Menurut pengajuan ke U.S. Patent and Trademark Office, JP Morgan mengajukan merek dagang untuk “JP Morgan Wallet” pada Juli 2020. Kemudian, pengajuan akhirnya disetujui pada 15 November 2022.

Dokumen merek dagang menunjukkan bahwa itu dapat diterapkan pada layanan online, termasuk pemrosesan pembayaran aset kripto, transfer elektronik dan pertukaran mata uang virtual.

Merek dagang tidak secara eksklusif berlaku untuk layanan kripto. Ini juga dapat diterapkan untuk layanan keuangan lainnya, termasuk rekening giro virtual, pembayaran Automated Clearing House (ACH), pemrosesan cek elektronik, dan pembayaran tagihan.

Terobosan JP Morgan

menyimpan aset kripto di wallet kripto
lustrasi crypto wallet.

Baca juga: Genesis Terancam Bangkrut Potensi Kirim Bitcoin ke Titik Rendah Baru

Meskipun JP Morgan belum menerapkan merek dagang ke crypto wallet yang lengkap, ia telah membuat beberapa terobosan ke dalam industri blockchain selama beberapa bulan terakhir.

Pada tanggal 2 November, perusahaan melakukan pertukaran mata uang internasional menggunakan blockchain Polygon. Transaksi tersebut dilakukan dengan dua bank asal Singapura, DBS Bank dan SBI Digital Asset Holdings.

Selain itu, JP Morgan bermitra dengan Visa pada 11 Oktober lalu. Kemitraan tersebut bertujuan untuk mengintegrasikan produk blockchain JP Morgans Liink dengan jaringan B2B Connect Visa.

Kuat di Industri Kripto

JP Morgan juga diketahui telah melakukan transaksi on-chain yang melibatkan penyelesaian aset BlackRock, membuka ruang di dunia virtual Decentraland berbasis blockchain, dan mengomentari The Merge Ethereum baru-baru ini.

Raksasa perbankan terus mengoperasikan berbagai lini produk terkait aset kripto, termasuk jaringan blockchain Onyx dan stablecoin pribadinya, JPM Coin.

Perkembangan tersebut, meski tidak terkait langsung dengan berita hari ini, akan menempatkan bank pada posisi yang kuat untuk memperluas layanan kripto di bawah merek dompet barunya.

Baca juga: Bappebti Tinjau Ulang Daftar Aset Kripto Legal di Indonesia

Continue Reading

Popular