Connect with us

Altcoin News

5 Crypto Potensial Pekan Ini: XRP, BNB, EOS, SNP dan OXY

Published

on

Ilustrasi 5 Crypto Potensial Pekan Ini: XRP, BNB, EOS, SNP, OXY. Foto: Dok. Coinvestasi.

Awal pekan ini dimulai dengan pergerakan koreksi yang cukup signifikan dini hari yang terjadi pada mayoritas crypto secara dadakan. 

Kabar baiknya, setelah koreksi tersebut saat ini mayoritas crypto sedang bergerak menyamping atau dalam konsolidasi yang memberi harapan baru. 

Walau pasar crypto masih belum memiliki arah yang jelas, terdapat beberapa crypto dengan sentimen positif yang dapat mendorong harganya naik. 

Dalam artikel ini akan diberikan lima crypto potensial yang memiliki sentimen positif sehingga dapat mendorong harganya naik. 

Ripple (XRP)

Pertama adalah XRP yang sedang mendapat sentimen positif dari kelanjutan kasus sidang dengan Securities and Exchange Commission atau SEC. 

Dikabarkan bahwa menuju yang diprediksi sebagai sidang terakhir, Ripple masih terlihat unggul. 

Setelah masa perbincangan sebelum sidang, dimana Ripple dan SEC berbagi data yang kemungkinan akan dijadikan bahan penuntutan atau masa “discovery”, terlihat bahwa Ripple masih unggul. 

Hal ini disebabkan belum adanya bukti terbaru untuk menjegal Ripple dan SEC kehabisan bahan untuk menuntut sehingga kemungkinan sidang akan berhenti.

Kabar ini menjadi sentimen positif karena membawa Ripple kemungkinan keluar dari kasus ini yang telah berjalan sejak Tahun 2020.

Jika benar selesai maka XRP akan kembali naik karena kembali legal dan kemungkinan bisa kembali masuk terdaftar di beberapa exchange

Saat ini satu hambatan adalah terkait testimoni dari mantan kepala SEC yang masih diperdebatkan. Jika perdebatan itu sudah selesai maka kemungkinan XRP akan kembali legal. 

Dari sisi teknikal, saat ini XRP masih terlihat bergerak naik dalam zona apresiasinya sejak beberapa hari yang lalu. 

5 Crypto Potensial Pekan Ini: XRP, BNB, EOS, SNP, OXY
Grafik Harian XRPUSD

Selama batas bawah pada $0.70 masih terjaga, kemungkinan besar XRP dapat naik menuju $0.99 dalam beberapa hari ke depan. 

Baca juga: CEO Robinhood: Bagaimana Dogecoin Bisa Menjadi Mata Uang Internet

Binance Coin (BNB)

Kedua adalah BNB yang akan memiliki sentimen positif setelah peluncuran fitur terbaru. Fitur ini adalah Binance Bridge 2.0 dimana Binance meluncurkan bridge atau jembatan antar blockchain

Dengan fitur ini, Binance telah meluncurkan bridge yang dapat menyambungkannya dengan beberapa blockchain lain. 

Saat ini yang sudah tersambung adalah Blockchain Ethereum dan kedepannya akan lebih banyak blockchain lain. 

5 Crypto Potensial Pekan Ini: XRP, BNB, EOS, SNP, OXY

Bridge ini juga akan menyambungkan seluruh aplikasi yang tersentralisasi dan terdesentralisasi antar blockchain

Caranya adalah dengan penciptaan BTokens dimana BTokens ini adalah token yang akan berpindah dalam bridge antar blockchain

Nantinya BTokens bisa ditukarkan dengan token atau koin apa pun yang diinginkan di masing-masing blockchain dengan rasio satu banding satu. 

Jadi sebuah koin atau token akan berubah menjadi BTokens di bridge dan berubah kembali menjadi token atau koin aslinya saat sudah sampai di aplikasi blockchain lain. 

Inovasi ini mempermudah perpindahan crypto seperti BNB dari Binance Smart Chain dan mempermudah penerimaan crypto lain kepada Binance Smart Chain. 

Bersama inovasi ini, kemungkinan besar volume transaksi pada Binance Smart Chain akan meningkat yang dapat menjadi sentimen positif untuk BNB. 

Dari sisi teknikal, BNB masih terlihat bergerak dalam pergerakan apresiasinya. 

5 Crypto Potensial Pekan Ini: XRP, BNB, EOS, SNP, OXY
Grafik Harian BNBUSD

Selama batas bawah pada $405 kemungkinan besar BNB dapat bergerak naik menuju $458 dalam beberapa hari ke depan. 

Eos (EOS)

Ketiga adalah Blockchain EOS yang akan meluncurkan EVM atau Ethereum Virtual Machine agar token dari Ethereum dapat diterbitkan di EOS. h

Dikabarkan bahwa pada 19 April 2022 EOS akan meluncurkan versi uji coba dari fitur ini. Peluncurannya dilaksanakan pada jaringan uji coba EOS bernama jungle testnet. 

Dengan adanya fitur ini, kemungkinan besar volume transaksi pada EOS dapat meningkat.

Adanya EVM di ekosistem EOS akan membuat lebih banyak token dari Ethereum bergerak di EOS sehingga akan lebih banyak pergerakan di dalam Blockchain EOS.

Dari sisi teknikal, saat ini EOS masih terjebak dalam pola segitiga simetris dan belum memiliki arah yang jelas. 

5 Crypto Potensial Pekan Ini: XRP, BNB, EOS, SNP, OXY
Grafik Harian EOSUSD

Jika berhasil melewati $2.5 kemungkinan besar EOS dapat bergerak naik menuju $3.3 dalam beberapa hari ke depan. 

Baca juga: LINE Luncurkan Platform Marketplace NFT, Bisa Ekspansi ke Indonesia?

Synapse Network (SNP)

Keempat adalah Synapse Network yang saat ini sedang ambisius untuk menjadi salah satu proyek DeFi terbesar di dunia crypto. 

Synapse Network ingin menjadi platform DeFi yang dapat menjadi tempat investasi untuk proyek baru layaknya launchpad

Selain itu ia juga memiliki fitur cross chain jadi platformnya tersedia di beberapa blockchain.  

Saat ini sentimen positif yang akan datang adalah integrasi terbarunya yaitu dengan Solana pada 19 April 2022. 

Dengan semakin banyaknya blockchain yang ditempati oleh Synapse Network maka volume transaksinya kemungkinan akan terus meningkat. 

Dari sisi teknikal, saat ini SNP masih bergerak dalam kondisi apresiasi dan kemungkinan masih akan terjaga. 

5 Crypto Potensial Pekan Ini: XRP, BNB, EOS, SNP, OXY
Grafik Harian SNPUSD

Selama batas bawah pada $39,7 masih terjaga, kemungkinan besar SNP dapat bergerak naik menuju $50,5 dalam beberapa hari ke depan. 

Oxygen (OXY)

Kelima adalah Oxygen yang merupakan sebuah protokol DeFi yang bergerak untuk memberi pinjaman untuk para trader yang trading secara terdesentralisasi. 

Oxygen menggantikan peran broker pada bursa terdesentralisasi atau DeX, sehingga trader masih dapat menggunakan leverage walau tidak ada broker atau pihak ketiga. 

Saat ini OXY akan mengadakan program staking terbaru dimana biasanya saat ada program ini akan banyak OXY yang dikunci.

Semakin banyak OXY yang dikunci maka kemungkinan besar jumlahnya akan semakin langka. 

Jika semakin langka dan permintaannya bergerak naik, maka kemungkinan besar harganya juga akan bergerak naik. 

Dari sisi teknikal, saat ini OXY masih bergerak dalam pergerakan segitiga menurun atau descending triangle

5 Crypto Potensial Pekan Ini: XRP, BNB, EOS, SNP, OXY
Grafik Harian OXYUSD

Jika OXY dapat bergerak melewati $0.32 kemungkinan besar harga akan bergerak naik menuju $0.4 hingga $0.5 dalam beberapa hari ke depan. 

Baca juga: Penting! Gunakan Uang Dingin Ketika Berinvestasi Aset Kripto

Disclaimer

Artikel ini merupakan pandangan pribadi penulis dan bukan saran atau ajakan untuk investasi atau trading. Risiko ditanggung masing-masing. 

Sumber

Altcoin News

Shiba Inu (SHIB) Jadi Salah Satu Aset Kripto Paling Banyak Dilihat

Published

on

Ilustrasi aset kripto, Shiba Inu.

Shiba Inu (SHIB) menjadi salah satu aset kripto paling menarik di seluruh dunia. Menurut analisis CoinMarketCap tentang pasar kripto untuk bulan Agustus, Shiba Inu telah menjadi salah satu kripto paling menarik bagi pengguna di semua benua di dunia, kecuali Antartika.

Dikutip U Today, ketertarikan pada SHIB ditunjukkan oleh jumlah tampilan halaman Shiba Inu di CoinMarketCap. Dengan demikian, di Amerika Utara, Amerika Selatan, Asia dan Afrika, SHIB adalah aset kripto ketiga yang paling banyak dilihat dan posisinya hanya di bawah, Bitcoin dan Ethereum.

Sementara, wilayah Oseania dan Eropa, Shiba Inu berhasil disalip Terra Luna Classic juga, yang mungkin disebabkan oleh banyaknya yang ingin melihat gerak harga LUNC di minggu-minggu terakhir bulan Agustus lalu. Sebagaimana dicatat dalam penelitian tersebut, dua wilayah yang paling tertarik dengan memecoin, yang gelarnya masih dipegang oleh SHIB, adalah Amerika Latin dan Afrika.

Ilusrasi aset kripto SHIB.
Ilusrasi aset kripto SHIB.

Baca juga: Bank DBS dan The Sandbox Kolaborasi Luncurkan Metaverse Interaktif

Tren Pasar Shiba Inu

Berdasarkan data CoinMarketCap, kita dapat melihat bahwa Shiba Inu tetap menjadi salah satu koin yang paling banyak dilihat terlepas dari kondisi pasar kripto pada bulan Juli dan Agustus.

Shiba Inu bisa menjadi diversifikasi minat investor dibandingkan dengan pesaing utamanya, Dogecoin. SHIB dianggap lebih menjanjikan karena terus melakukan perkembangan ekosistem.

Baca juga: Penyebab Terra Luna Classic Anjlok Mendadak Rugikan Investor

Misalnya, tim yang bertanggung jawab atas SHIB: The Metaverse secara teratur melaporkan perekrutan tim dan pakar dari dunia film besar dan konten hiburan ke jajarannya. Shiba Eternity, game mobile dari Shiba Inu, baru saja diluncurkan dan sudah menjadi hit di Asia.

Kemudian, desas-desus tentang kemungkinan rilis Shibarium yang akan segera terjadi, yang akan membuat sektornya juga dicatat oleh CoinMarketCap sebagai salah satu yang paling menarik, terus-menerus memicu minat pada SHIB di antara pengguna.

Disclaimer: Perdagangan aset kripto memiliki risiko yang tinggi. Harap lakukan perdagangan dengan hati-hati dan cermat. TokoNews tidak bertanggung jawab atas kerugian perdagangan yang dilakukan.

Continue Reading

Altcoin News

Penyebab Terra Luna Classic Anjlok Mendadak Rugikan Investor

Published

on

Ilustrasi aset kripto, Terra LUNA.

Terra Luna Classic sempat kembali mencuri perhatian karena termasuk ke dalam salah satu altcoin yang menguntungkan dalam beberapa hari terakhir. Namun, ternyata memasuki pekan ketiga September, LUNA dan LUNA Classic kembali anjlok.

Dikutip Decrypt, Terra telah kehilangan tenaga setelah lonjakan mendadak minggu lalu, tetapi harga LUNA dan LUNA Classic masih tergolong lebih baik, tidak terpuruk jauh. Terra LUNA turun akhir minggu lalu, karena versi token kripto yang di-reboot melonjak 247% pada awal hari Jumat (9/9).

Sebenarnya, token LUNA masih mengambil nilai besar selama seminggu terakhir, meski pendakian telah berhenti. Sekarang nilainya turun lebih dari sepertiga dari puncaknya baru-baru ini.

Dengan harga saat ini US$ 4,17 per koin, LUNA telah turun total 38% dari puncak Jumatnya sebesar US$ 6,72, per data dari CoinGecko.

Ilustrasi aset kripto, Terra LUNA.
Ilustrasi aset kripto, Terra LUNA.

Baca juga: Disney Metaverse akan Hadir Bawa Konsep Taman Hiburan Virtual

Harga Tertinggi LUNA Sejak Krisis

Nilai tersebut adalah harga tertinggi yang berhasil dicapai untuk LUNA sejak 1 Juni lalu, tak lama setelah koin generasi kedua diluncurkan dan didistribusikan ke pemegang aset kripto LUNA sebelumnya, yang sejak itu berganti nama menjadi LUNA Classic (LUNC).

Meskipun itu adalah penurunan yang cukup besar, LUNA masih mempertahankan sedikit kenaikannya baru-baru ini. Itu masih naik 133% selama tujuh hari terakhir, lebih dari dua kali lipat dalam beberapa hari terakhir setelah menghabiskan berbulan-bulan melayang di sekitar US$ 2.

Altcoin Ekosistem Terra Turun

Menariknya, koin-koin lain di ekosistem Terra telah memetakan kemunculan dan penurunan serupa dalam beberapa hari terakhir. LUNC, misalnya, telah turun 43% sejak puncak akhir pekan lalu, dan turun 17% selama 24 jam terakhir dengan harga saat ini US$ 0,0003. Meski begitu, LUNA Classic tetap naik 33% dalam seminggu dan 242% selama 30 hari terakhir.

Ilustrasi aset kripto Terra Classic (LUNC).
Ilustrasi aset kripto Terra Classic (LUNC).

Baca juga: Raja Charles III Soal Blockchain: Perkembangan yang Menarik

Sementara itu, TerraClassicUSD (USTC) —sebelumnya stablecoin yang dipatok dolar bernama UST— turun 10% hari ini dengan harga US$ 0,047, tetapi masih naik hampir 54% selama seminggu terakhir dan 61% selama 30 hari terakhir.

Kenaikan LUNC dalam beberapa minggu terakhir lebih bertahap daripada LUNA, dan telah terjadi di tengah inisiatif yang dipimpin oleh komunitas untuk membangun kembali ekosistem yang hancur.

Continue Reading

Altcoin News

Alasan Terra Luna Classic Ungguli Bitcoin Selama 30 Hari Terakhir

Published

on

Alasan Terra Luna Classic ungguli Bitcoin selama 30 hari terakhir. Foto: Coinpedia.org.

Terra Luna Classic kini jadi salah satu altcoin yang mencuri perhatian dalam beberapa hari terakhir. Setidaknya Terra Classic (LUNC) menikmati sedikit kebangkitan dalam seminggu terakhir, karena nilainya mengalami kenaikan yang signifikan.

Dikutip dari Be[in]crypto, nilai LUNC meningkat setelah pengenalan burn tax 1,2% pada semua pertukaran. Token diperdagangkan capai US$ 0,00031131 selama seminggu, bahkan pada saat berita ini ditulis nilainya sudah tinggi US$ 0,0004052 atau naik lebih dari 57% dalam 24 jam terakhir.

Terlepas dari ini, LUNC adalah salah satu aset kripto berkinerja terbaik di bear market saat ini. Token mampu bangkit sejak ledakan historisnya pada bulan Mei lalu, di mana aset telah meningkat lebih dari 25.000% selama empat bulan terakhir.

Dalam 30 hari terakhir saja, LUNC naik 160,5% dan hampir 200% dalam 14 hari terakhir.

Ilustrasi aset kripto, Terra Classic (LUNC).
Ilustrasi aset kripto, Terra Classic (LUNC).

Baca juga: Analis: Terra Classic (LUNC) Tidak Akan Pernah Capai Harga US$ 1

LUNC Mampu Kalahkan Bitcoin

Untuk konteks perbandingan dengan kripto lain, Bitcoin telah kehilangan lebih dari 13% nilainya selama 30 hari terakhir, sementara Ethereum telah kehilangan sekitar 4%, meskipun antusiasme seputar The Merge mulai merangkak naik.

Salah satu faktor penyebab naiknya harga LUNC adalah komunitas Terra ingin menghidupkan kembali ekosistem. Token LUNA asli melihat turunya volume perdagangan mencapai US$ 7 triliun setelah runtuhnya ekosistem Terra.

Inflasi token akhirnya menyebabkan jatuhnya nilainya dari lebih dari US$ 80 menjadi kurang dari satu sen. Sejak itu, para pengembang telah menyerahkan tata kelola blockchain kepada komunitas, yang sekarang ingin menebus aset kripto teratas kembali.

Faktor Harga LUNC Kembali Meroket

Selain itu, ada faktor lain yang menyebabkan harga LUNC kembali melonjak. Sebelum mekanisme burn baru 1,2%, tingkat ‘pembakaran’ yang ada telah menyebabkan penghapusan lebih dari 3 miliar token dari peredaran.

Ilustrasi aset kripto, Terra Classic (LUNC).
Ilustrasi aset kripto, Terra Classic (LUNC).

Baca juga: Wamendag Sebut Bursa Kripto Bakal Rilis Akhir Tahun 2022

Mekanisme staking di Terra telah membantu rebound harga untuk token. Staking ratio tadinya 2,6% dari total pasokan pada 27 Agustus lalu. Namun, kini sudah mencapai 7,5%.

Imbalan taruhan APY 37% adalah faktor utama yang menarik lebih banyak investor. Tetapi, pengembalian yang tinggi ini memiliki kemiripan dengan hasil yang tidak berkelanjutan yang menyebabkan runtuhnya ekosistem asli.

Namun demikian, banyak yang antusias dengan mekanisme token burn baru, yang akan ditayangkan pada 12 September mendatang. Ini akan berlaku untuk swap on-chain dan pertukaran, seperti Binance dan KuCoin.

Setelah mekanisme token burn dimulai, hal itu dapat mengakibatkan hampir separuh pasokan terbakar dalam beberapa bulan, tergantung pada volume perdagangan. Namun, ada banyak variabel yang akan mempengaruhi seberapa efektif mekanisme pembakaran.

Disclaimer: Perdagangan aset kripto memiliki risiko yang tinggi. Harap lakukan perdagangan dengan hati-hati dan cermat. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas kerugian perdagangan yang dilakukan.

Continue Reading

Popular