Altcoin News
Starknet Dukung Riset Layer 1 Post-Quantum: 93,52% Setuju
Pemungutan suara berlangsung selama tujuh hari melalui platform Snapshot dan mencatat 3.236 suara.
Starknet mendapat dukungan kuat dari komunitas untuk menjajaki perubahan dari jaringan Layer 2 Ethereum menjadi blockchain Layer 1 independen yang dirancang untuk menghadapi ancaman komputasi kuantum. Dalam pemungutan suara yang ditutup pada 22 Oktober 2026, sebanyak 93,52% kekuatan suara mendukung dimulainya riset tersebut.
Mengutip hasil voting resmi Starknet, pemungutan suara berlangsung selama tujuh hari melalui platform Snapshot dan mencatat 3.236 suara. Meski memperoleh dukungan mayoritas, hasil ini bersifat tidak mengikat (non-binding) dan belum menyetujui perpindahan Starknet dari Ethereum.
Starknet Mulai Riset Layer 1 Independen
Hasil voting memberikan mandat kepada StarkWare dan Starknet Foundation untuk meneliti kemungkinan pengembangan Starknet sebagai jaringan Layer 1 independen dengan keamanan pascakuantum (post-quantum).
Menurut laporan Cointelegraph, gagasan ini berkaitan dengan ketergantungan Starknet terhadap Ethereum, terutama pada infrastruktur bridge dan ketersediaan data transaksi. Ketergantungan tersebut membuat sebagian aspek keamanan jaringan Starknet tetap mengikuti perkembangan perlindungan kriptografi Ethereum.
Teknologi post-quantum menjadi perhatian industri blockchain karena komputer kuantum yang cukup canggih berpotensi mengancam sejumlah sistem kriptografi yang digunakan saat ini. Melalui riset tersebut, Starknet ingin mengevaluasi kemungkinan membangun infrastruktur yang dapat mengurangi ketergantungan terhadap jadwal peningkatan keamanan Ethereum.
Draf Whitepaper Ditargetkan November 2026
Tahap selanjutnya adalah penyusunan draf whitepaper yang ditargetkan terbit pada November 2026. Dokumen ini diharapkan menjelaskan rancangan teknis, konsekuensi perubahan arsitektur, serta berbagai pertimbangan sebelum keputusan lebih lanjut diambil.
StarkWare menyatakan bahwa tim kerja akan meneliti kebutuhan teknis dan implikasi perubahan tersebut bagi pengguna, pengembang, serta ekosistem Starknet.
Untuk saat ini, Starknet tetap beroperasi sebagai Layer 2 Ethereum. Keputusan untuk beralih menjadi Layer 1 independen masih memerlukan proses tata kelola dan pemungutan suara terpisah yang mengikat.
Dengan demikian, dukungan 93,52% tersebut menandai dimulainya proses penelitian, bukan kepastian bahwa Starknet akan meninggalkan Ethereum. Perkembangan berikutnya akan bergantung pada hasil riset, rancangan teknis yang diajukan, serta keputusan komunitas dalam proses tata kelola selanjutnya.
Baca Juga: Apa Itu ETF Bitcoin?
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Bitcoin News6 days agoAnalisa Harga Bitcoin Hari Ini: Bitcoin Bertahan di US$82.000, ETF Outflow Bayangi Peluang Rebound
-
Crypto6 days agoAnalisa Harga Ethereum Hari Ini: Turun ke Rp 42,9 Juta, Arus Keluar ETF Bayangi Peluang Cuan
-
Market5 days agoOJK Dorong Pajak Kripto Terbaru Turun Jadi 0,1%, Trader Bisa Hemat Rp11 Ribu per Rp10 Juta
-
Crypto6 days agoAnalisa Harga Solana Hari Ini: Bertahan di Rp1,87 Juta, Upgrade Alpenglow Jadi Penentu Arah SOL

