Connect with us

Altcoin News

AMDB Naik Saat Bitcoin Turun, Harga US$500 Jadi Target Berikutnya?

Volume perdagangan AMDB tercatat sekitar US$2,52 juta, turun 13,43%. Artinya, kenaikan harga belum disertai lonjakan aktivitas perdagangan yang kuat.

Tivan

Published

on

Advanced Micro Devices Tokenized bStocks (AMDB) menguat 2,70% ke US$475,41 dalam 24 jam meski Bitcoin terkoreksi hampir 2%. Rally saham AMD dan sektor semikonduktor, ditambah semakin luasnya adopsi tokenized stocks, menjadi penopang utama pergerakan tersebut.

Advanced Micro Devices Tokenized bStocks (AMDB) mencatat kenaikan 2,70% dalam 24 jam ke level US$475,41, berdasarkan snapshot data pasar yang digunakan.

Kenaikan tersebut menarik karena terjadi ketika Bitcoin justru turun sekitar 1,95%, menunjukkan AMDB kali ini tidak sekadar bergerak mengikuti sentimen pasar kripto.

Volume perdagangan AMDB tercatat sekitar US$2,52 juta, turun 13,43%. Artinya, kenaikan harga belum disertai lonjakan aktivitas perdagangan yang kuat.

Namun, ada faktor lain yang lebih langsung menopang AMDB: saham Advanced Micro Devices (NASDAQ: AMD) sendiri mencatat rally kuat di Wall Street.

Saham AMD Melonjak Hampir 5%

Saham AMD ditutup di sekitar US$477,57 pada Jumat, 4 September 2026, naik 4,69% dari perdagangan sebelumnya.

Performa tersebut jauh lebih kuat dibandingkan pasar saham AS secara keseluruhan.

Pada sesi yang sama, indeks S&P 500 turun sekitar 0,4%, Dow Jones Industrial Average melemah 0,5%, dan Nasdaq Composite terkoreksi 0,3% setelah laporan tenaga kerja AS yang lebih kuat dari perkiraan kembali meningkatkan kekhawatiran terhadap kenaikan suku bunga The Fed.

Meski demikian, saham semikonduktor justru menunjukkan ketahanan.

AMD naik 4,69%, Applied Materials menguat 4,31%, sementara sejumlah perusahaan memory dan AI chip lainnya juga membukukan kenaikan besar.

Karena AMDB memberikan eksposur ekonomi terhadap saham AMD, rally pada underlying asset tersebut menjadi faktor yang lebih langsung dalam menjelaskan kenaikan AMDB.

Saham Chip AI Melawan Tekanan Market

Kekuatan AMD berlangsung bersamaan dengan rotasi modal ke sektor semikonduktor.

PHLX Semiconductor Index menguat sekitar 3% pada 4 September meski pasar saham secara umum melemah. Investor terus memberikan perhatian pada perusahaan yang memiliki eksposur terhadap pembangunan infrastruktur Artificial Intelligence (AI).

AMD menjadi salah satu pemain utama dalam kompetisi tersebut melalui lini accelerator Instinct, CPU EPYC, serta ekosistem perangkat lunak ROCm yang ditujukan untuk komputasi AI dan data center.

Optimisme terhadap AI juga menopang sejumlah perusahaan semiconductor dan memory lainnya. SanDisk, Micron, SK Hynix, dan Applied Materials termasuk saham yang mengungguli pasar pada perdagangan Jumat.

Kondisi ini menunjukkan investor masih bersedia mengambil eksposur terhadap tema AI meski risiko kenaikan suku bunga kembali meningkat.

Bagi AMDB, faktor tersebut menjadi penting karena aset ini membawa pergerakan saham AMD ke dalam ekosistem blockchain.

Tokenized Stocks Makin Ramai

Selain rally underlying AMD, sentimen terhadap industri tokenized equities juga masih positif.

Pertumbuhan pengguna terlihat dari produk tokenized stocks Robinhood yang mencapai sekitar 862.800 holder hanya dalam waktu kurang dari dua bulan, melampaui sekitar 827.200 holder pada Binance bStocks berdasarkan data Token Terminal.

Aktivitas tersebut tidak hanya terlihat dari jumlah holder.

Tokenized stocks Robinhood telah menghasilkan sekitar US$3 miliar volume DEX dalam 63 hari, sementara volume perdagangan hariannya berkembang menuju kisaran US$100 juta hingga US$130 juta.

Perkembangan tersebut menunjukkan tokenized equities mulai membangun basis pengguna dan likuiditas yang semakin besar.

AMDB berpotensi ikut mendapat manfaat dari meningkatnya perhatian terhadap kelas aset ini, meskipun pertumbuhan sektor bukan satu-satunya penyebab kenaikannya.

Genius Buka Trading bSTOCKS On-Chain

Ekosistem bSTOCKS juga mendapat tambahan distribusi baru.

Pada 5 September, Genius dilaporkan mengintegrasikan bSTOCKS, memungkinkan pengguna yang memenuhi syarat di wilayah non-AS memperdagangkan sejumlah tokenized securities secara on-chain dan 24/7.

Ekspansi platform semacam ini menjadi penting karena salah satu tantangan utama tokenized stocks adalah distribusi dan likuiditas.

Semakin banyak platform yang menawarkan akses terhadap aset tersebut, semakin besar pula kemungkinan investor tradisional dan pengguna DeFi bertemu dalam pasar yang sama.

Namun, integrasi tersebut lebih tepat dibaca sebagai katalis sektor dan bukan katalis langsung khusus untuk AMDB.

Kenapa AMDB Bisa Naik Saat Bitcoin Turun?

Perbedaan pergerakan AMDB dan Bitcoin menjadi bagian paling menarik dari rally kali ini.

Bitcoin turun hampir 2%, sementara AMDB justru menguat 2,70%.

Kondisi tersebut menunjukkan underlying equity AMD sedang memberikan pengaruh lebih besar dibandingkan beta terhadap pasar kripto.

Ini juga menggambarkan karakter unik tokenized stocks.

Tidak seperti aset kripto murni, tokenized equity dapat terpengaruh oleh dua kelompok sentimen sekaligus: kondisi likuiditas pasar digital dan perkembangan fundamental saham tradisional yang menjadi acuannya.

Dalam kasus AMDB saat ini, penguatan AMD dan sektor chip mampu mengimbangi tekanan risk-off yang terlihat di Bitcoin.

Volume AMDB Justru Turun

Meski outlook relatif positif, ada satu indikator yang patut diperhatikan.

Volume perdagangan AMDB turun sekitar 13,43% menjadi US$2,52 juta, berdasarkan snapshot yang digunakan.

Hal tersebut berbeda dengan beberapa bStocks lain yang rally bersamaan dengan lonjakan volume.

Artinya, kenaikan AMDB belum mendapatkan konfirmasi dari ekspansi volume perdagangan yang kuat.

Jika harga terus naik tetapi volume tetap melemah, risiko rally kehilangan momentum dapat meningkat.

Sebaliknya, kenaikan volume ketika AMDB mencoba menembus resistance berikutnya akan memberikan konfirmasi yang lebih kuat bahwa investor baru mulai masuk.

AMDB Bisa Tembus US$500?

Dari sisi teknikal jangka pendek, US$460 menjadi support penting.

Dikutip CoinMarketCap, selama AMDB bertahan di atas level tersebut dan saham AMD mampu mempertahankan momentum, harga berpeluang melanjutkan pergerakan menuju resistance psikologis US$500.

Level tersebut juga cukup dekat dengan area tertinggi perdagangan saham AMD beberapa pekan terakhir, sehingga dapat menjadi ujian penting bagi momentum bullish.

Namun, penurunan kembali di bawah US$460 akan meningkatkan risiko AMDB memasuki fase koreksi.

Jika tekanan jual berlanjut, area US$450 menjadi support berikutnya yang perlu diperhatikan.

Outlook AMDB Positif, tetapi Butuh Konfirmasi Volume

Untuk jangka pendek, outlook AMDB berada dalam kategori cautiously bullish.

Kenaikan 2,70% saat Bitcoin melemah menunjukkan aset tersebut mulai mendapatkan kekuatan dari underlying saham AMD dan sektor semikonduktor, bukan hanya dari kondisi pasar kripto.

Pertumbuhan tokenized stocks dan perluasan akses melalui berbagai platform memberikan tambahan sentimen positif.

Namun, penurunan volume perdagangan AMDB menunjukkan rally kali ini belum mendapatkan konfirmasi partisipasi pasar yang sama kuatnya dengan kenaikan harga.

Karena itu, US$460 menjadi support utama, sementara US$500 menjadi resistance psikologis berikutnya.

Jika AMD mempertahankan rally dan volume AMDB kembali meningkat, peluang menguji US$500 semakin terbuka. Sebaliknya, kehilangan US$460 dapat membawa harga kembali menuju rentang US$450.

Baca juga: Sentimen Bitcoin Berbalik, Fear & Greed Index Sempat Naik ke 82 Extreme Greed


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending