Connect with us

Bitcoin News

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun ke $78 Ribu, Dibayangi Tekanan Pasar

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin turun ke level US$78 ribu setelah terkoreksi 1,39% dalam 24 jam terakhir.

Tivan

Published

on

Musim Jual Bitcoin Belum Reda, Bearish Masih Mengintai

Aset kripto terbesar dunia, Bitcoin, kembali mengalami tekanan dalam perdagangan terbaru.

Sebagaimana dicatat Tokocrypto pada Minggu (17/5), harga BTC hari ini tercatat berada di level $78.002 per koin atau turun sekitar 1,39% dalam 24 jam terakhir.

Koreksi tersebut membuat Bitcoin semakin menjauh dari level psikologis $80 ribu yang sebelumnya sempat menjadi area pertahanan penting pasar.

Pelemahan harga juga menekan kapitalisasi pasar BTC menjadi sekitar $1,56 triliun. Sedangkan volume perdagangan harian Bitcoin tercatat sebesar $26,2 miliar.

Meski lebih rendah dibanding beberapa hari sebelumnya, angka tersebut menunjukkan aktivitas transaksi pasar masih cukup aktif.

Tekanan yang terjadi saat ini mencerminkan investor masih bersikap hati-hati di tengah volatilitas tinggi dan ketidakpastian kondisi ekonomi global.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Bertahan, Pasar Optimistis?

BTC Bergerak Dekat Area Support Penting

Dalam perdagangan 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak di rentang harga $77.630 hingga $79.069. Area tersebut kini menjadi zona penting yang diperhatikan trader dan analis.

Meski secara harian mengalami pelemahan, BTC sempat mencatat kenaikan tipis 0,14% dalam satu jam terakhir.

Hal itu mengindikasikan adanya upaya rebound jangka pendek setelah tekanan jual yang cukup kuat.

Saat ini level US$77 ribu menjadi support penting yang sedang diuji pasar. Jika area tersebut mampu bertahan, peluang konsolidasi dan pemulihan harga masih terbuka.

Namun apabila tekanan jual kembali meningkat dan support ditembus, Bitcoin berpotensi bergerak menuju area koreksi yang lebih dalam.

Di sisi lain, resistance jangka pendek berada di kisaran $79 ribu hingga $80 ribu. Bitcoin perlu kembali menembus area tersebut untuk memulihkan momentum bullish yang mulai melemah.

Tren Jangka Menengah BTC Masih Positif

Walaupun sedang terkoreksi dalam jangka pendek, performa Bitcoin dalam periode lebih panjang masih menunjukkan tren yang cukup solid.

Dalam 30 hari terakhir, BTC masih mencatat kenaikan sekitar 4,28%. Sementara dalam periode 60 hari naik 4,7%, dan dalam 90 hari terakhir menguat sekitar 14,34%.

Data tersebut memperlihatkan bahwa Bitcoin sebenarnya masih berada dalam tren pemulihan jangka menengah meskipun saat ini pasar sedang mengalami tekanan sementara.

Sebagian analis menilai pelemahan harga dalam beberapa hari terakhir dipicu aksi ambil untung investor setelah reli yang cukup kuat sebelumnya.

Selain itu, ketidakpastian terkait arah suku bunga global juga membuat investor cenderung mengurangi eksposur terhadap aset berisiko tinggi seperti kripto.

Sentimen Makro Global Masih Jadi Faktor Utama

Pergerakan Bitcoin saat ini masih sangat dipengaruhi kondisi ekonomi global dan sentimen pasar keuangan.

Kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat, data inflasi, hingga pergerakan obligasi pemerintah menjadi faktor yang terus dipantau pelaku pasar.

Ketika imbal hasil obligasi meningkat dan ekspektasi suku bunga tinggi bertahan lebih lama, aset berisiko seperti kripto biasanya mengalami tekanan karena investor lebih memilih instrumen yang dianggap aman.

Selain itu, pergerakan altcoin besar seperti Ethereum dan Solana juga ikut memengaruhi sentimen pasar secara keseluruhan.

Kelangkaan Bitcoin Tetap Jadi Daya Tarik

Di tengah tekanan jangka pendek, fundamental utama Bitcoin masih dianggap kuat oleh banyak investor.

Jumlah suplai BTC yang beredar saat ini mencapai sekitar 20,03 juta koin atau lebih dari 95% dari total maksimum 21 juta BTC. Karakteristik suplai terbatas tersebut membuat Bitcoin sering disebut sebagai “emas digital”.

Kelangkaan ini menjadi salah satu alasan mengapa Bitcoin tetap dipandang memiliki nilai jangka panjang, terutama ketika adopsi aset digital terus berkembang secara global.

Selain itu, meningkatnya keterlibatan institusi besar dalam industri kripto juga dinilai membantu menjaga optimisme terhadap prospek BTC di masa depan.

Baca Juga: Prediksi Harga BTC Jelang Bitcoin Conference 2026

Investor Tunggu Arah Berikutnya

Saat ini perhatian pasar tertuju pada kemampuan Bitcoin mempertahankan support di area $77 ribu.

Jika tekanan jual mulai mereda dan volume beli kembali meningkat, BTC berpeluang melakukan rebound menuju level $80 ribu dalam jangka pendek.

Namun apabila sentimen negatif terus mendominasi pasar, Bitcoin berisiko melanjutkan fase koreksi sebelum menemukan titik keseimbangan baru.

Di tengah volatilitas pasar yang masih tinggi, Bitcoin tetap menjadi indikator utama arah industri kripto global dan aset digital paling diperhatikan investor di seluruh dunia.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Trending