Connect with us

Bitcoin News

Bitcoin Turun, Mt. Gox dan Strategy Jadi Pemicu Sentimen

Bitcoin turun di bawah US$70.000 setelah pasar bereaksi terhadap transfer besar dari wallet Mt. Gox dan penjualan kecil dari Strategy.
Tim Research Tokocrypto menjelaskan penurunan BTC juga memperkuat kondisi extreme fear di pasar kripto.

Tivan

Published

on

Ilustrasi market kripto Bitcoin.

Bitcoin turun di bawah US$70.000 setelah pasar bereaksi terhadap transfer besar dari wallet Mt. Gox dan penjualan kecil dari Strategy. Dua nama ini cukup kuat untuk memicu tekanan jangka pendek karena sentimen pasar sedang rapuh.

Meski belum ada bukti penjualan besar dari Mt. Gox, perpindahan 10.422 BTC senilai sekitar US$739 juta tetap memicu kekhawatiran. Dalam kondisi likuiditas tipis, headline seperti ini sering cukup untuk mendorong aksi jual cepat.

Mt. Gox Pindahkan 10.422 BTC

Data on-chain menunjukkan Mt. Gox memindahkan sekitar 10.422 BTC ke wallet baru. Sebagian besar, sekitar 10.306 BTC, dikirim ke alamat baru yang belum pernah terlihat sebelumnya.

Sebagian kecil lainnya masuk ke hot wallet Mt. Gox sebelum diteruskan lagi. Arkham Intelligence dan tracker on-chain lain menyebut tidak ada deposit langsung ke exchange dan belum terlihat aktivitas penjualan besar.

Artinya, transfer ini belum membuktikan Mt. Gox sedang menjual Bitcoin. Namun, pasar tetap merespons negatif karena riwayat Mt. Gox selalu dikaitkan dengan repayment kreditur dan potensi supply masuk pasar.

FUD Mt. Gox Kembali Muncul

Mt. Gox pernah menguasai lebih dari 70% volume perdagangan Bitcoin global sebelum runtuh pada 2014. Karena itu, setiap pergerakan wallet-nya masih dianggap penting oleh pasar.

Rehabilitation trustee Nobuaki Kobayashi masih mengelola distribusi kepada kreditur. Mt. Gox disebut masih memegang sekitar 34.500 BTC untuk sisa pembayaran.

Deadline repayment kini diperpanjang hingga 31 Oktober 2026. Ini berarti headline transfer Mt. Gox masih bisa muncul berkala dan tetap menjadi sumber volatilitas psikologis bagi pasar.

Belum Ada Bukti Kreditur Langsung Menjual

Meski kekhawatiran sell-off wajar muncul, data historis menunjukkan transfer Mt. Gox tidak selalu berujung pada tekanan jual besar yang bertahan lama.

Banyak kreditur juga tidak selalu langsung menjual Bitcoin yang diterima. Sebagian bisa memilih menahan BTC, terutama jika mereka sudah menunggu proses repayment selama bertahun-tahun.

Karena itu, penurunan terbaru lebih terlihat sebagai reaksi likuiditas dan sentimen, bukan bukti fundamental bahwa supply besar benar-benar membanjiri pasar.

Baca Juga: Mt. Gox Pindahkan Bitcoin US$739 Juta, Ini Faktanya

Strategy Juga Tambah Tekanan Psikologis

Faktor kedua datang dari Strategy, pemegang Bitcoin korporat terbesar. Perusahaan tersebut menjual 32 BTC senilai sekitar US$2,5 juta pada periode 26–31 Mei untuk mendanai preferred stock distributions.

Jumlah ini sangat kecil, kurang dari 0,004% dari total treasury Strategy yang masih lebih dari 843.000 BTC.

Namun, secara simbolis, ini penting karena Strategy selama ini dikenal sebagai akumulator Bitcoin paling agresif. Penjualan kecil ini mematahkan narasi bahwa Strategy tidak pernah menjual BTC.

Simbolisme Lebih Besar dari Nilainya

Penjualan 32 BTC oleh Strategy tidak signifikan untuk likuiditas pasar. Namun, waktu penjualannya datang saat pasar sedang lemah dan Mt. Gox baru saja memindahkan BTC dalam jumlah besar.

Kombinasi dua headline ini memperkuat sentimen negatif. Investor menjadi lebih sensitif terhadap potensi supply overhang dari pihak besar, meskipun jumlah aktual yang dijual Strategy sangat kecil.

Inilah alasan mengapa Bitcoin bisa turun lebih cepat di bawah US$70.000.

Fear Market Makin Dalam

Tim Research Tokocrypto menjelaskan penurunan BTC juga memperkuat kondisi extreme fear di pasar kripto. Ketika indeks sentimen berada di zona takut, trader biasanya lebih cepat merespons negatif terhadap headline besar.

“Dalam kondisi seperti ini, bahkan transfer yang belum terbukti sebagai penjualan dapat memicu tekanan jual karena pelaku pasar memilih mengurangi risiko lebih dulu,” ujarnya.

Likuiditas musim panas yang lebih tipis juga membuat pergerakan harga menjadi lebih tajam.

Level US$68.000 Jadi Support Kritis

Analis kini menyoroti area US$68.000 sebagai support penting. Jika BTC mampu bertahan di atas level ini, peluang untuk kembali merebut area US$70.000 hingga US$72.000 masih terbuka.

Namun, jika US$68.000 ditembus, risiko penurunan ke area demand yang lebih dalam di US$64.000 hingga US$66.000 akan meningkat.

Area tersebut menjadi penting karena sebelumnya banyak long-term holders melakukan akumulasi di zona tersebut.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 3 Juni 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 3 Juni 2026. Sumber: Tokocrypto.

Retest US$71.500 Bisa Jadi Area Reaksi

Beberapa analis melihat retest ke sekitar US$71.500 sebagai area yang perlu dipantau. Jika BTC hanya memantul ke level tersebut lalu tertolak, tekanan jual bisa berlanjut.

Sebaliknya, jika Bitcoin mampu menembus kembali US$75.000, struktur bearish jangka pendek dapat mulai melemah.

Untuk saat ini, pasar masih membutuhkan konfirmasi bahwa penurunan di bawah US$70.000 bukan awal dari breakdown yang lebih dalam.

Baca Juga: Kapitalisasi Pasar Altcoin Tersungkur Saat Bitcoin Memimpin


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending